HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Yuk belajar tentang visual merchandising, meliputi pengertian, manfaat, komponen, hingga implementasinya. Materi ini dibahas pada mapel Penataan Produk untuk<a>SMK kelas 12</a>Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, lho!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Yuk belajar tentang visual merchandising, meliputi pengertian, manfaat, komponen, hingga implementasinya. Materi ini dibahas pada mapel Penataan Produk untuk<a>SMK kelas 12</a>Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, lho!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 </blockquote><p><em>“Dari mana aja sih kamu? Kok lama banget?”</em></p>
3 </blockquote><p><em>“Dari mana aja sih kamu? Kok lama banget?”</em></p>
4 <p><em>“Hehe.. Maaf yaaa. Tadi aku masih mampir ke toko RAISO. Niatnya sih, mau sebentar aja, tapi ternyata nggak bisa.”</em></p>
4 <p><em>“Hehe.. Maaf yaaa. Tadi aku masih mampir ke toko RAISO. Niatnya sih, mau sebentar aja, tapi ternyata nggak bisa.”</em></p>
5 <p><em>“Hah? Kenapa emangnya?”</em></p>
5 <p><em>“Hah? Kenapa emangnya?”</em></p>
6 <p><em>“Soalnya tokonya bagus banget! Barangnya juga lengkap dan lucu-lucu huhu kan aku jadi pengen beli semuanya…”</em></p>
6 <p><em>“Soalnya tokonya bagus banget! Barangnya juga lengkap dan lucu-lucu huhu kan aku jadi pengen beli semuanya…”</em></p>
7 <p><em>Hayoo</em>, siapa yang pernah<em>kayak</em>gini juga? Lagi mampir di suatu toko, eh malah keasyikan sendiri ngeliatin barangnya satu per satu karena tampilannya yang cantik dan menarik. </p>
7 <p><em>Hayoo</em>, siapa yang pernah<em>kayak</em>gini juga? Lagi mampir di suatu toko, eh malah keasyikan sendiri ngeliatin barangnya satu per satu karena tampilannya yang cantik dan menarik. </p>
8 <p><em>Hehe</em>, sama. Aku juga pernah gitu.</p>
8 <p><em>Hehe</em>, sama. Aku juga pernah gitu.</p>
9 <p>Nah, teman-teman tau nggak sih,<a>penataan produk</a>di suatu toko itu ada tekniknya,<em>lho</em>! Makanya produk yang ditampilkan jadi lebih menarik dan bisa memengaruhi kamu untuk membeli barangnya. Ada yang tau teknik apa itu?</p>
9 <p>Nah, teman-teman tau nggak sih,<a>penataan produk</a>di suatu toko itu ada tekniknya,<em>lho</em>! Makanya produk yang ditampilkan jadi lebih menarik dan bisa memengaruhi kamu untuk membeli barangnya. Ada yang tau teknik apa itu?</p>
10 <p><em>Yup</em>! Betul<em>guys</em>, namanya<em>visual merchandising</em>!</p>
10 <p><em>Yup</em>! Betul<em>guys</em>, namanya<em>visual merchandising</em>!</p>
11 <h2><strong>Apa Itu</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong><strong>?</strong></h2>
11 <h2><strong>Apa Itu</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong><strong>?</strong></h2>
12 <p><em>Visual merchandising</em>adalah<strong>kegiatan</strong><strong>penataan produk</strong>dengan<strong>memperhatikan</strong><strong>berbagai aspek</strong>yang bertujuan untuk<strong>menarik perhatian</strong>konsumen dan<strong>membentuk citra toko,</strong>sehingga terjadi<strong>keputusan pembelian</strong>.</p>
12 <p><em>Visual merchandising</em>adalah<strong>kegiatan</strong><strong>penataan produk</strong>dengan<strong>memperhatikan</strong><strong>berbagai aspek</strong>yang bertujuan untuk<strong>menarik perhatian</strong>konsumen dan<strong>membentuk citra toko,</strong>sehingga terjadi<strong>keputusan pembelian</strong>.</p>
13 <p>Jadi, kalau kamu sampai betah di tokonya berlama-lama bahkan sampai kalap membeli semua barangnya, berarti teknik<em>visual merchandising</em>yang dilakukan toko tersebut sukses besar, tuh!</p>
13 <p>Jadi, kalau kamu sampai betah di tokonya berlama-lama bahkan sampai kalap membeli semua barangnya, berarti teknik<em>visual merchandising</em>yang dilakukan toko tersebut sukses besar, tuh!</p>
14 <p>Ngomong-ngomong, siapa sih, yang melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>itu? Nah, orang yang melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>disebut dengan<em>visual merchandiser</em>. Biasanya,<em>visual merchandiser</em>suatu toko adalah karyawan toko itu sendiri, tapi ada juga toko yang menggunakan jasa<em>visual merchandiser</em>dari pihak luar.</p>
14 <p>Ngomong-ngomong, siapa sih, yang melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>itu? Nah, orang yang melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>disebut dengan<em>visual merchandiser</em>. Biasanya,<em>visual merchandiser</em>suatu toko adalah karyawan toko itu sendiri, tapi ada juga toko yang menggunakan jasa<em>visual merchandiser</em>dari pihak luar.</p>
15 <p>Kamu pasti pernah kan, melihat karyawan toko yang sedang melakukan penataan produk di area<em>display</em>? Nah, berarti karyawan tersebut sedang melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>, teman-teman!</p>
15 <p>Kamu pasti pernah kan, melihat karyawan toko yang sedang melakukan penataan produk di area<em>display</em>? Nah, berarti karyawan tersebut sedang melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>, teman-teman!</p>
16 <p>Seorang<em>visual merchandiser</em>juga memiliki ciri-ciri tertentu,<em>lho</em>! Coba perhatikan infografik berikut.</p>
16 <p>Seorang<em>visual merchandiser</em>juga memiliki ciri-ciri tertentu,<em>lho</em>! Coba perhatikan infografik berikut.</p>
17 <p>Nah, sekarang kita bahas manfaat<em>visual merchandising</em>, yuk!</p>
17 <p>Nah, sekarang kita bahas manfaat<em>visual merchandising</em>, yuk!</p>
18 <p>Baca Juga:<a>Perkembangan Teknologi Bisnis Ritel dari Masa ke Masa</a></p>
18 <p>Baca Juga:<a>Perkembangan Teknologi Bisnis Ritel dari Masa ke Masa</a></p>
19 <h2><strong>Manfaat</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h2>
19 <h2><strong>Manfaat</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h2>
20 <p>Manfaat<em>visual merchandising</em>dibagi menjadi tiga kategori nih, yaitu manfaat bagi<strong>konsumen</strong>, manfaat bagi<strong>produsen</strong>, dan manfaat bagi<strong>peritel</strong>.</p>
20 <p>Manfaat<em>visual merchandising</em>dibagi menjadi tiga kategori nih, yaitu manfaat bagi<strong>konsumen</strong>, manfaat bagi<strong>produsen</strong>, dan manfaat bagi<strong>peritel</strong>.</p>
21 <p>Berdasarkan infografik di atas, kita jadi tau nih, bahwa<em>visual merchandising</em>itu nggak hanya membawa manfaat bagi tokonya aja, tapi juga membawa manfaat bagi konsumen dan produsen. Oleh karena itu,<em>visual merchandising</em>sangat penting untuk dilakukan.</p>
21 <p>Berdasarkan infografik di atas, kita jadi tau nih, bahwa<em>visual merchandising</em>itu nggak hanya membawa manfaat bagi tokonya aja, tapi juga membawa manfaat bagi konsumen dan produsen. Oleh karena itu,<em>visual merchandising</em>sangat penting untuk dilakukan.</p>
22 <h2><strong>Komponen</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h2>
22 <h2><strong>Komponen</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h2>
23 <p><em>Visual merchandising</em>memiliki beberapa komponen penting yang harus diperhatikan, yaitu:</p>
23 <p><em>Visual merchandising</em>memiliki beberapa komponen penting yang harus diperhatikan, yaitu:</p>
24 <p>Kita bahas satu per satu, yuk!</p>
24 <p>Kita bahas satu per satu, yuk!</p>
25 <h3><strong>Titik Fokus</strong></h3>
25 <h3><strong>Titik Fokus</strong></h3>
26 <p>Titik fokus pada<em>visual merchandising</em>yaitu tampilan produk harus bisa<strong>memberikan pesan singkat atau informasi</strong>pada konsumen hanya dalam kurun waktu<strong>3-5 detik</strong>. Jadi, penataan produk yang baik harus membuat konsumen mampu mengetahui produk apa yang dijual dalam waktu singkat dengan hanya melihat tampilan produknya.</p>
26 <p>Titik fokus pada<em>visual merchandising</em>yaitu tampilan produk harus bisa<strong>memberikan pesan singkat atau informasi</strong>pada konsumen hanya dalam kurun waktu<strong>3-5 detik</strong>. Jadi, penataan produk yang baik harus membuat konsumen mampu mengetahui produk apa yang dijual dalam waktu singkat dengan hanya melihat tampilan produknya.</p>
27 <h3><strong>Warna</strong></h3>
27 <h3><strong>Warna</strong></h3>
28 <p>Pemilihan warna sangat<strong>berpengaruh terhadap kesan</strong>yang ingin disampaikan untuk menarik perhatian konsumen. Oleh karena itu, pilihlah warna yang sesuai dengan kesan yang ingin disampaikan.</p>
28 <p>Pemilihan warna sangat<strong>berpengaruh terhadap kesan</strong>yang ingin disampaikan untuk menarik perhatian konsumen. Oleh karena itu, pilihlah warna yang sesuai dengan kesan yang ingin disampaikan.</p>
29 <h3><strong>Tema</strong></h3>
29 <h3><strong>Tema</strong></h3>
30 <p>Suasana yang ditampilkan juga<strong>bergantung pada tema</strong>yang dikonsepkan. Tema ini juga dapat<strong>memengaruhi citra toko</strong>di mata konsumen.</p>
30 <p>Suasana yang ditampilkan juga<strong>bergantung pada tema</strong>yang dikonsepkan. Tema ini juga dapat<strong>memengaruhi citra toko</strong>di mata konsumen.</p>
31 <h3><strong><em>Brand Logo</em></strong></h3>
31 <h3><strong><em>Brand Logo</em></strong></h3>
32 <p><em>Brand logo</em>memiliki<strong>keterkaitan dengan pemilihan warna</strong>. Usahakan pemilihan warna pada toko senada dengan warna<em>brand logo</em>agar terjadi keselarasan tampilan antara warna toko dengan warna<em>brand logo</em>.</p>
32 <p><em>Brand logo</em>memiliki<strong>keterkaitan dengan pemilihan warna</strong>. Usahakan pemilihan warna pada toko senada dengan warna<em>brand logo</em>agar terjadi keselarasan tampilan antara warna toko dengan warna<em>brand logo</em>.</p>
33 <p><strong>Baca Juga:</strong><a><strong>Konsep Desain pada Toko dalam Pemasaran</strong></a></p>
33 <p><strong>Baca Juga:</strong><a><strong>Konsep Desain pada Toko dalam Pemasaran</strong></a></p>
34 <h3><strong><em>Props</em></strong><strong>(Atribut)</strong></h3>
34 <h3><strong><em>Props</em></strong><strong>(Atribut)</strong></h3>
35 <p>Perlu adanya<em>props</em>(atribut) tambahan untuk<strong>menguatkan kesan toko dan produk</strong>.<em>Props</em>(atribut) yang digunakan bisa berupa bentuk, warna, atau karakter.</p>
35 <p>Perlu adanya<em>props</em>(atribut) tambahan untuk<strong>menguatkan kesan toko dan produk</strong>.<em>Props</em>(atribut) yang digunakan bisa berupa bentuk, warna, atau karakter.</p>
36 <h3><strong>Kerapian dan Kebersihan</strong></h3>
36 <h3><strong>Kerapian dan Kebersihan</strong></h3>
37 <p>Selain menarik, tampilan toko dan produk juga harus rapi dan bersih. Kerapian dan kebersihan dapat membuat konsumen<strong>menjadi lebih nyaman</strong>ketika berbelanja.</p>
37 <p>Selain menarik, tampilan toko dan produk juga harus rapi dan bersih. Kerapian dan kebersihan dapat membuat konsumen<strong>menjadi lebih nyaman</strong>ketika berbelanja.</p>
38 <h3><strong>Pergantian Tampilan</strong></h3>
38 <h3><strong>Pergantian Tampilan</strong></h3>
39 <p>Pergantian tampilan perlu dilakukan secara berkala agar tampilan<strong>tidak monoton dan membosankan</strong>. Kalau di negara-negara 4 musim, biasanya pergantian tampilan akan dilakukan setiap 3 bulan sekali mengikuti pergantian musim, karena produk yang dijual pun juga akan berubah sesuai musim. Misalnya, saat musim panas, produk buah-buahan musim panas seperti semangka, nanas, dan melon akan lebih banyak muncul dibandingkan saat musim dingin. </p>
39 <p>Pergantian tampilan perlu dilakukan secara berkala agar tampilan<strong>tidak monoton dan membosankan</strong>. Kalau di negara-negara 4 musim, biasanya pergantian tampilan akan dilakukan setiap 3 bulan sekali mengikuti pergantian musim, karena produk yang dijual pun juga akan berubah sesuai musim. Misalnya, saat musim panas, produk buah-buahan musim panas seperti semangka, nanas, dan melon akan lebih banyak muncul dibandingkan saat musim dingin. </p>
40 <p>Sekarang, kita masuk ke pembahasan selanjutnya ya, yaitu implementasi<em>visual merchandising</em>.</p>
40 <p>Sekarang, kita masuk ke pembahasan selanjutnya ya, yaitu implementasi<em>visual merchandising</em>.</p>
41 <h2><strong>Implementasi</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h2>
41 <h2><strong>Implementasi</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h2>
42 <p>Pada implementasi<em>visual merchandising</em>, kamu akan belajar mengenai dua hal nih<em>guys</em>, yaitu prinsip dasar implementasi<em>visual merchandising</em>dan prosedur implementasi<em>visual merchandising</em>.</p>
42 <p>Pada implementasi<em>visual merchandising</em>, kamu akan belajar mengenai dua hal nih<em>guys</em>, yaitu prinsip dasar implementasi<em>visual merchandising</em>dan prosedur implementasi<em>visual merchandising</em>.</p>
43 <h3><strong>Prinsip Dasar Implementasi</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h3>
43 <h3><strong>Prinsip Dasar Implementasi</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h3>
44 <p>Dalam mengimplementasi<em>visual merchandising</em>, kamu perlu memperhatikan prinsip-prinsip dasarnya ya, teman-teman! Ada 4 prinsip dasar implementasi<em>visual merchandising</em>, seperti yang terangkum pada infografik berikut.</p>
44 <p>Dalam mengimplementasi<em>visual merchandising</em>, kamu perlu memperhatikan prinsip-prinsip dasarnya ya, teman-teman! Ada 4 prinsip dasar implementasi<em>visual merchandising</em>, seperti yang terangkum pada infografik berikut.</p>
45 <p>Jadi, ketika melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>, jangan lupa untuk memperhatikan 4 prinsip dasar tersebut, ya!</p>
45 <p>Jadi, ketika melakukan kegiatan<em>visual merchandising</em>, jangan lupa untuk memperhatikan 4 prinsip dasar tersebut, ya!</p>
46 <h3><strong>Prosedur Implementasi</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h3>
46 <h3><strong>Prosedur Implementasi</strong><strong><em>Visual Merchandising</em></strong></h3>
47 <p>Teman-teman pasti penasaran kan, gimana sih, cara melakukan<em>visual merchandising</em>itu? Gimana sih, cara mengimplementasikan<em>visual merchandising</em>?</p>
47 <p>Teman-teman pasti penasaran kan, gimana sih, cara melakukan<em>visual merchandising</em>itu? Gimana sih, cara mengimplementasikan<em>visual merchandising</em>?</p>
48 <p>Baca Juga:<a>Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel</a></p>
48 <p>Baca Juga:<a>Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel</a></p>
49 <p>Nah,<em>visual merchandising</em>itu ada prosedurnya sendiri,<em>guys</em>! Prosedur implementasi<em>visual merchandising</em>terdiri atas 5 tahap. Apa saja 5 tahap itu? Perhatikan infografik berikut, ya!</p>
49 <p>Nah,<em>visual merchandising</em>itu ada prosedurnya sendiri,<em>guys</em>! Prosedur implementasi<em>visual merchandising</em>terdiri atas 5 tahap. Apa saja 5 tahap itu? Perhatikan infografik berikut, ya!</p>
50 <p>Kamu bisa menerapkan 5 tahap prosedur di atas agar kamu bisa terbantu ketika melakukan implementasi<em>visual merchandising</em>.<em>Eits</em>, jangan lupa, prinsip dasarnya juga diterapkan, ya!</p>
50 <p>Kamu bisa menerapkan 5 tahap prosedur di atas agar kamu bisa terbantu ketika melakukan implementasi<em>visual merchandising</em>.<em>Eits</em>, jangan lupa, prinsip dasarnya juga diterapkan, ya!</p>
51 <p>Demikian pembahasan tentang<em>visual merchandising</em>mulai dari pengertian, manfaat, komponen, hingga implementasinya. Gimana nih,<em>guys</em>? Sudah paham kan tentang serba-serbi<em>visual merchandising</em>? Kalau masih ada yang mengganjal, kamu boleh tanya di kolom komentar, ya.<em>Pssstt</em>.. kalau kamu butuh pembahasan yang lebih lengkap, kamu bisa tonton video belajar tentang<em>visual merchandising</em>di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>,<em>lho</em>! Yuk,<em>download</em>sekarang!</p>
51 <p>Demikian pembahasan tentang<em>visual merchandising</em>mulai dari pengertian, manfaat, komponen, hingga implementasinya. Gimana nih,<em>guys</em>? Sudah paham kan tentang serba-serbi<em>visual merchandising</em>? Kalau masih ada yang mengganjal, kamu boleh tanya di kolom komentar, ya.<em>Pssstt</em>.. kalau kamu butuh pembahasan yang lebih lengkap, kamu bisa tonton video belajar tentang<em>visual merchandising</em>di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>,<em>lho</em>! Yuk,<em>download</em>sekarang!</p>
52 <p><strong>Referensi:</strong></p>
52 <p><strong>Referensi:</strong></p>
53 <p>Windiarti, S. dkk. (2016).<em>Modul Paket Keahlian Pemasaran SMK: Penataan Barang Dagangan</em>. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.</p>
53 <p>Windiarti, S. dkk. (2016).<em>Modul Paket Keahlian Pemasaran SMK: Penataan Barang Dagangan</em>. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.</p>
54 <p><em>Artikel ini telah diperbarui pada 10 Agustus 2022.</em></p>
54 <p><em>Artikel ini telah diperbarui pada 10 Agustus 2022.</em></p>
55  
55