HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Artikel latihan soal Penilaian Akhir Semester (PAS) 2025 Semester Ganjil ini akan melatih para siswa terbiasa menjawab dan memahami soal dengan baik dan benar.</em></p>
1 <blockquote><p><em>Artikel latihan soal Penilaian Akhir Semester (PAS) 2025 Semester Ganjil ini akan melatih para siswa terbiasa menjawab dan memahami soal dengan baik dan benar.</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em><strong> </strong></p>
2 </blockquote><p><em>-</em><strong> </strong></p>
3 <h2>BAHASA INDONESIA</h2>
3 <h2>BAHASA INDONESIA</h2>
4 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
4 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Deskripsi</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Deskripsi</strong></p>
6 <p>1. Paragraf deskripsi yang berisi gambaran keadaan sesuai dengan apa yang dilihat dan dirasakan penulis termasuk ke dalam jenis …</p>
6 <p>1. Paragraf deskripsi yang berisi gambaran keadaan sesuai dengan apa yang dilihat dan dirasakan penulis termasuk ke dalam jenis …</p>
7 <ol><li>paragraf deskripsi spasial</li>
7 <ol><li>paragraf deskripsi spasial</li>
8 <li>paragraf deskripsi objektif</li>
8 <li>paragraf deskripsi objektif</li>
9 <li>paragraf deskripsi subjektif</li>
9 <li>paragraf deskripsi subjektif</li>
10 <li>paragraf deskripsi ruang dan waktu</li>
10 <li>paragraf deskripsi ruang dan waktu</li>
11 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
11 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
12 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
12 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
13 <p>Secara umum, terdapat tiga jenis teks deskripsi, yaitu sebagai berikut.</p>
13 <p>Secara umum, terdapat tiga jenis teks deskripsi, yaitu sebagai berikut.</p>
14 <p>1) Paragraf deskripsi spasial, yakni paragraf yang dibuat berdasarkan ruang dan waktu yang menjelaskan suatu ruangan dari berbagai penjuru, luar, dalam, atas atau bahkan bawah dan penjelasan tentang keadaan ruangan, apakah gelap, terang, pengap, berdebu, bersih, rapi, kotor, dan sebagainya.</p>
14 <p>1) Paragraf deskripsi spasial, yakni paragraf yang dibuat berdasarkan ruang dan waktu yang menjelaskan suatu ruangan dari berbagai penjuru, luar, dalam, atas atau bahkan bawah dan penjelasan tentang keadaan ruangan, apakah gelap, terang, pengap, berdebu, bersih, rapi, kotor, dan sebagainya.</p>
15 <p>2) Paragraf deskripsi objektif, yakni paragraf yang berisi gambaran sesuatu secara objektif dan apa adanya.</p>
15 <p>2) Paragraf deskripsi objektif, yakni paragraf yang berisi gambaran sesuatu secara objektif dan apa adanya.</p>
16 <p>3) Paragraf deskripsi subjektif, yakni paragraf yang berisi gambaran keadaan sesuai dengan apa yang dilihat dan dirasakan penulis.</p>
16 <p>3) Paragraf deskripsi subjektif, yakni paragraf yang berisi gambaran keadaan sesuai dengan apa yang dilihat dan dirasakan penulis.</p>
17 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
17 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
18 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Deskripsi, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Contoh</a></p>
18 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Deskripsi, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Contoh</a></p>
19 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
19 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
20 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Deskripsi</strong></p>
20 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Deskripsi</strong></p>
21 <p><strong>Perhatikan kalimat berikut!</strong></p>
21 <p><strong>Perhatikan kalimat berikut!</strong></p>
22 <p><i>Cilok isi keju memiliki bentuk bulat dengan rasa manis dan asin.</i></p>
22 <p><i>Cilok isi keju memiliki bentuk bulat dengan rasa manis dan asin.</i></p>
23 <p>2. Kalimat di atas menunjukkan pembuktian dari cerapan pancaindra ….</p>
23 <p>2. Kalimat di atas menunjukkan pembuktian dari cerapan pancaindra ….</p>
24 <ol><li>Penglihatan dan penciuman</li>
24 <ol><li>Penglihatan dan penciuman</li>
25 <li>Perabaan dan penciuman</li>
25 <li>Perabaan dan penciuman</li>
26 <li>Penglihatan dan pengecap</li>
26 <li>Penglihatan dan pengecap</li>
27 <li>Perabaan dan pengecap</li>
27 <li>Perabaan dan pengecap</li>
28 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
28 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
29 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
29 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
30 <p>Cerapan pancaindra yang terdapat dalam teks yaitu penglihatan yang ditunjukkan dari pernyataan tentang bentuk dari cilok yaitu bulat dan pengecap dari pernyataan tentang rasa asin dan manis dari cilok.</p>
30 <p>Cerapan pancaindra yang terdapat dalam teks yaitu penglihatan yang ditunjukkan dari pernyataan tentang bentuk dari cilok yaitu bulat dan pengecap dari pernyataan tentang rasa asin dan manis dari cilok.</p>
31 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
31 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
32 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
32 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
33 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Deskripsi</strong></p>
33 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Deskripsi</strong></p>
34 <p>3. Kata <strong><i>di, dari, </i></strong>dan <strong><i>ke</i></strong> termasuk ke dalam tiga jenis kata ….</p>
34 <p>3. Kata <strong><i>di, dari, </i></strong>dan <strong><i>ke</i></strong> termasuk ke dalam tiga jenis kata ….</p>
35 <ol><li>penghubung</li>
35 <ol><li>penghubung</li>
36 <li>imbuhan</li>
36 <li>imbuhan</li>
37 <li>depan</li>
37 <li>depan</li>
38 <li>konjungsi</li>
38 <li>konjungsi</li>
39 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
39 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
40 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
40 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
41 <p>Kata <strong><i>di, dari, </i></strong>dan <strong><i>ke</i></strong> termasuk ke dalam tiga jenis kata depan. Kata depan atau preposisi digunakan untuk menandai hubungan makna antara kata di depannya dengan kata yang berada di belakangnya. Kata depan akan diletakkan sebelum kata benda atau kata keterangan.</p>
41 <p>Kata <strong><i>di, dari, </i></strong>dan <strong><i>ke</i></strong> termasuk ke dalam tiga jenis kata depan. Kata depan atau preposisi digunakan untuk menandai hubungan makna antara kata di depannya dengan kata yang berada di belakangnya. Kata depan akan diletakkan sebelum kata benda atau kata keterangan.</p>
42 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>
42 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>
43 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
43 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Deskripsi</strong></p>
44 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Deskripsi</strong></p>
44 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Deskripsi</strong></p>
45 <p><strong>Perhatikan teks berikut ini!</strong></p>
45 <p><strong>Perhatikan teks berikut ini!</strong></p>
46 <p><strong>Pantai Batu Karas</strong></p>
46 <p><strong>Pantai Batu Karas</strong></p>
47 <p>Pantai Batu Karas merupakan salah satu pantai untuk berselancar terbaik di Pulau Jawa, dan ombaknya cukup terkenal di kalangan para peselancar. Pantai Batu Karas terletak di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang, sekitar 34 km atau sekitar 1 jam perjalanan dari kawasan wisata Pangandaran. Pantai Batu Karas terletak di antara dua bukit yang mengurungnya, sehingga pantai tersebut berbentuk setengah lingkaran.</p>
47 <p>Pantai Batu Karas merupakan salah satu pantai untuk berselancar terbaik di Pulau Jawa, dan ombaknya cukup terkenal di kalangan para peselancar. Pantai Batu Karas terletak di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang, sekitar 34 km atau sekitar 1 jam perjalanan dari kawasan wisata Pangandaran. Pantai Batu Karas terletak di antara dua bukit yang mengurungnya, sehingga pantai tersebut berbentuk setengah lingkaran.</p>
48 <p>Pantai ini sering dianggap sebagai perpaduan antara obyek wisata Batu Hiu dan Pantai Pangandaran karena pantainya yang kaya akan tebing dengan hamparan pasir serta ombaknya yang indah. Keberadaan tebing di sebelah kanan pantai, menciptakan jalur ombak yang panjang sehingga cocok untuk berselancar.</p>
48 <p>Pantai ini sering dianggap sebagai perpaduan antara obyek wisata Batu Hiu dan Pantai Pangandaran karena pantainya yang kaya akan tebing dengan hamparan pasir serta ombaknya yang indah. Keberadaan tebing di sebelah kanan pantai, menciptakan jalur ombak yang panjang sehingga cocok untuk berselancar.</p>
49 <p>Ombak di Batu Karas tidak terlalu ekstrem, keadaan inilah yang membuat para peselancar pemula juga menggemari Batu Karas sebagai tempat mengasah kemampuan berselancar. Selain itu, arus laut yang tidak langsung mengarah ke pantai menjadikan area Pantai Batu Karas aman untuk berenang sekaligus melakukan olahraga air lainnya seperti Banana Boat.</p>
49 <p>Ombak di Batu Karas tidak terlalu ekstrem, keadaan inilah yang membuat para peselancar pemula juga menggemari Batu Karas sebagai tempat mengasah kemampuan berselancar. Selain itu, arus laut yang tidak langsung mengarah ke pantai menjadikan area Pantai Batu Karas aman untuk berenang sekaligus melakukan olahraga air lainnya seperti Banana Boat.</p>
50 <p>4. Paragraf pertama kutipan teks di atas merupakan bagian identifikasi teks deskripsi karena ….</p>
50 <p>4. Paragraf pertama kutipan teks di atas merupakan bagian identifikasi teks deskripsi karena ….</p>
51 <ol><li>Berisi gambaran umum dari pantai Batu Karas</li>
51 <ol><li>Berisi gambaran umum dari pantai Batu Karas</li>
52 <li>Berisi rincian dari pantai Batu Karas</li>
52 <li>Berisi rincian dari pantai Batu Karas</li>
53 <li>Berisi tanggapan subjektif penulis tentang pantai Batu Karas</li>
53 <li>Berisi tanggapan subjektif penulis tentang pantai Batu Karas</li>
54 <li>Berisi kesan penulis terhadap pantai Batu Karas\</li>
54 <li>Berisi kesan penulis terhadap pantai Batu Karas\</li>
55 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
55 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
56 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
56 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
57 <p>Paragraf pertama kutipan teks di atas berisi gambaran umum tentang nama objek, lokasi objek, dan asal usul objek tersebut. Identifikasi atau gambaran umum berisi nama objek, lokasi objek, sejarah lahirnya, serta gambaran umum tentang suatu objek yang dideskripsikan.</p>
57 <p>Paragraf pertama kutipan teks di atas berisi gambaran umum tentang nama objek, lokasi objek, dan asal usul objek tersebut. Identifikasi atau gambaran umum berisi nama objek, lokasi objek, sejarah lahirnya, serta gambaran umum tentang suatu objek yang dideskripsikan.</p>
58 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</p>
58 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</p>
59 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Deskripsi Singkat beserta Strukturnya</a></p>
59 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Deskripsi Singkat beserta Strukturnya</a></p>
60 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
60 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
61 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
61 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
62 <p>5. Cerita fantasi dapat diidentikkan dengan ….</p>
62 <p>5. Cerita fantasi dapat diidentikkan dengan ….</p>
63 <ol><li>hal-hal mistis yang dikaitkan dengan keagamaan</li>
63 <ol><li>hal-hal mistis yang dikaitkan dengan keagamaan</li>
64 <li>tokoh-tokoh yang selalu membutuhkan pertolongan</li>
64 <li>tokoh-tokoh yang selalu membutuhkan pertolongan</li>
65 <li>latar yang hanya terbatas pada dunia lain</li>
65 <li>latar yang hanya terbatas pada dunia lain</li>
66 <li>hal-hal gaib dan futuristik atau berbau masa depan</li>
66 <li>hal-hal gaib dan futuristik atau berbau masa depan</li>
67 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
67 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
68 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
68 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
69 <p>Salah satu ciri teks cerita fantasi adalah ada kemustahilan, keajaiban, keanehan, atau kemisteriusan dalam ceritanya. Dalam cerita fantasi, hal yang aneh dapat dianggap biasa. Cerita fantasi dapat diidentikkan dengan hal-hal gaib atau supernatural dan futuristik atau berbau masa depan. Selain itu, cerita fantasi memiliki tokoh yang unik dan umumnya memiliki kesaktian yang tidak biasa. Latar dalam cerita fantasi pun beragam, bisa lintas ruang dan lintas waktu.</p>
69 <p>Salah satu ciri teks cerita fantasi adalah ada kemustahilan, keajaiban, keanehan, atau kemisteriusan dalam ceritanya. Dalam cerita fantasi, hal yang aneh dapat dianggap biasa. Cerita fantasi dapat diidentikkan dengan hal-hal gaib atau supernatural dan futuristik atau berbau masa depan. Selain itu, cerita fantasi memiliki tokoh yang unik dan umumnya memiliki kesaktian yang tidak biasa. Latar dalam cerita fantasi pun beragam, bisa lintas ruang dan lintas waktu.</p>
70 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</p>
70 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</p>
71 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Teks Cerita Fantasi: Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur, dan Contoh</a></p>
71 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Teks Cerita Fantasi: Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur, dan Contoh</a></p>
72 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
72 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
73 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
73 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
74 <p>6. Urutan struktur teks cerita fantasi yang tepat adalah ….</p>
74 <p>6. Urutan struktur teks cerita fantasi yang tepat adalah ….</p>
75 <ol><li>Orientasi- resolusi - komplikasi</li>
75 <ol><li>Orientasi- resolusi - komplikasi</li>
76 <li>Orientasi - komplikasi - resolusi</li>
76 <li>Orientasi - komplikasi - resolusi</li>
77 <li>Orientasi - konflik - resolusi</li>
77 <li>Orientasi - konflik - resolusi</li>
78 <li>Orientasi - konflik - reorientasi</li>
78 <li>Orientasi - konflik - reorientasi</li>
79 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
79 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
80 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
80 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
81 <p>Struktur teks cerita fantasi terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi. Selain itu, ada pula teks cerita fantasi yang memasukkan koda pesan moral yang disampaikan secara tertulis dalam cerita. Namun, ada pula teks cerita fantasi yang tidak memiliki struktur koda. Jadi, orientasi, komplikasi, dan resolusi termasuk struktur dalam teks cerita fantasi.</p>
81 <p>Struktur teks cerita fantasi terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi. Selain itu, ada pula teks cerita fantasi yang memasukkan koda pesan moral yang disampaikan secara tertulis dalam cerita. Namun, ada pula teks cerita fantasi yang tidak memiliki struktur koda. Jadi, orientasi, komplikasi, dan resolusi termasuk struktur dalam teks cerita fantasi.</p>
82 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>
82 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>
83 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
83 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
84 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Cerita Fantasi</strong></p>
84 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Cerita Fantasi</strong></p>
85 <p>7. Kata tiba-tiba, tanpa diduga, dan tak disangka merupakan contoh ….</p>
85 <p>7. Kata tiba-tiba, tanpa diduga, dan tak disangka merupakan contoh ….</p>
86 <ol><li>kata sambung penanda peristiwa</li>
86 <ol><li>kata sambung penanda peristiwa</li>
87 <li>konjungsi penanda urutan waktu</li>
87 <li>konjungsi penanda urutan waktu</li>
88 <li>kata penunjuk keterkejutan</li>
88 <li>kata penunjuk keterkejutan</li>
89 <li>kata ganti penunjuk rangkaian kejadian</li>
89 <li>kata ganti penunjuk rangkaian kejadian</li>
90 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
90 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
91 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
91 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
92 <p>Kata penunjuk keterkejutan digunakan untuk menunjukkan keterkejutan. Contoh kata penunjuk keterkejutan adalah <i>tiba-tiba, tanpa diduga, tak disangka</i>, dan lain sebagainya.</p>
92 <p>Kata penunjuk keterkejutan digunakan untuk menunjukkan keterkejutan. Contoh kata penunjuk keterkejutan adalah <i>tiba-tiba, tanpa diduga, tak disangka</i>, dan lain sebagainya.</p>
93 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
93 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
94 <p>Baca Juga:<a>Cara Membuat Teks Cerita Fantasi</a></p>
94 <p>Baca Juga:<a>Cara Membuat Teks Cerita Fantasi</a></p>
95 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
95 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
96 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
96 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
97 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 8 dan 9!</strong></p>
97 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 8 dan 9!</strong></p>
98 <p>Pada sebuah desa yang damai, hiduplah dua saudara kembar yang memiliki kekuatan sihir. Mereka adalah Niko dan Joko. Walaupun mereka saudara kembar, tetapi watak keduanya amatlah berbeda drastis. Niko begitu sombong dan angkuh sedangkan Joko adalah anak yang baik hati. Adapun Niko mempunyai keistimewaan, yaitu menguasai sihir lebih banyak sehingga dengan sombongnya selalu memamerkan kemampuannya.</p>
98 <p>Pada sebuah desa yang damai, hiduplah dua saudara kembar yang memiliki kekuatan sihir. Mereka adalah Niko dan Joko. Walaupun mereka saudara kembar, tetapi watak keduanya amatlah berbeda drastis. Niko begitu sombong dan angkuh sedangkan Joko adalah anak yang baik hati. Adapun Niko mempunyai keistimewaan, yaitu menguasai sihir lebih banyak sehingga dengan sombongnya selalu memamerkan kemampuannya.</p>
99 <p>8. Berdasarkan kesesuaiannya dengan kehidupan nyata, teks cerita fantasi di atas dapat digolongkan ke dalam jenis cerita fantasi ….</p>
99 <p>8. Berdasarkan kesesuaiannya dengan kehidupan nyata, teks cerita fantasi di atas dapat digolongkan ke dalam jenis cerita fantasi ….</p>
100 <ol><li>sezaman</li>
100 <ol><li>sezaman</li>
101 <li>lintas waktu</li>
101 <li>lintas waktu</li>
102 <li>total</li>
102 <li>total</li>
103 <li>irisan</li>
103 <li>irisan</li>
104 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
104 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
105 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
105 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
106 <p>Teks cerita fantasi di atas merupakan cerita fantasi total. Dalam cerita fantasi total, semua hal tidak dapat ditemui dalam kehidupan nyata. Kutipan teks tersebut tokoh memiliki kekuatan sihir yang tidak nyata.</p>
106 <p>Teks cerita fantasi di atas merupakan cerita fantasi total. Dalam cerita fantasi total, semua hal tidak dapat ditemui dalam kehidupan nyata. Kutipan teks tersebut tokoh memiliki kekuatan sihir yang tidak nyata.</p>
107 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
107 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
108 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
108 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
109 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Cerita Fantasi</strong></p>
109 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kebahasaan Teks Cerita Fantasi</strong></p>
110 <p>9. Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan teks di atas adalah ….</p>
110 <p>9. Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan teks di atas adalah ….</p>
111 <ol><li>Orang pertama</li>
111 <ol><li>Orang pertama</li>
112 <li>Orang kedua</li>
112 <li>Orang kedua</li>
113 <li>Orang ketiga</li>
113 <li>Orang ketiga</li>
114 <li>Campuran</li>
114 <li>Campuran</li>
115 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
115 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
116 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
116 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
117 <p>Kutipan cerita fantasi di atas menggunakan sudut pandang orang ketiga. Dalam cerita tersebut, pengarang hanya berperan sebagai pencerita dan tidak ikut berperan dalam cerita.</p>
117 <p>Kutipan cerita fantasi di atas menggunakan sudut pandang orang ketiga. Dalam cerita tersebut, pengarang hanya berperan sebagai pencerita dan tidak ikut berperan dalam cerita.</p>
118 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
118 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
119 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
119 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Cerita Fantasi</strong></p>
120 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
120 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Cerita Fantasi</strong></p>
121 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut!</strong></p>
121 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut!</strong></p>
122 <p>Di sebuah desa, hiduplah pemuda miskin dan sebatang kara. Dia tidak mempunyai harta benda kecuali gubuk yang telah rapuh peninggalan orang tuanya. Untuk menghidupi dirinya, pemuda tersebut selalu mencari bakar di hutan lalu dijualnya atau ditukarnya dengan kebutuhan pokok lainnya. Walaupun hidup serba kekurangan, tetapi pemuda tersebut sangat baik hati dan penyabar.</p>
122 <p>Di sebuah desa, hiduplah pemuda miskin dan sebatang kara. Dia tidak mempunyai harta benda kecuali gubuk yang telah rapuh peninggalan orang tuanya. Untuk menghidupi dirinya, pemuda tersebut selalu mencari bakar di hutan lalu dijualnya atau ditukarnya dengan kebutuhan pokok lainnya. Walaupun hidup serba kekurangan, tetapi pemuda tersebut sangat baik hati dan penyabar.</p>
123 <p>10. Alasan kutipan teks di atas merupakan bagian dari orientasi pada struktur teks cerita fantasi adalah ….</p>
123 <p>10. Alasan kutipan teks di atas merupakan bagian dari orientasi pada struktur teks cerita fantasi adalah ….</p>
124 <ol><li>Kemunculan sebuah masalah dalam cerita</li>
124 <ol><li>Kemunculan sebuah masalah dalam cerita</li>
125 <li>Memperkenalkan tokoh dan latar dalam cerita</li>
125 <li>Memperkenalkan tokoh dan latar dalam cerita</li>
126 <li>Penyelesaian masalah dalam cerita</li>
126 <li>Penyelesaian masalah dalam cerita</li>
127 <li>Pesan yang dapat diambil dari cerita</li>
127 <li>Pesan yang dapat diambil dari cerita</li>
128 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
128 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
129 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
129 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
130 <p>Orientasi merupakan bagian pengenalan tokoh dan latar cerita. Pada bagian orientasi dapat pula diperkenalkan gambaran alur. Kutipan teks di atas memperkenalkan tokoh dan latar. Tokoh dalam cerita tersebut adalah tokoh “dia” . Latar yang ditunjukkan dalam kutipan di atas meliputi latar tempat di sebuah desa dan hutan.</p>
130 <p>Orientasi merupakan bagian pengenalan tokoh dan latar cerita. Pada bagian orientasi dapat pula diperkenalkan gambaran alur. Kutipan teks di atas memperkenalkan tokoh dan latar. Tokoh dalam cerita tersebut adalah tokoh “dia” . Latar yang ditunjukkan dalam kutipan di atas meliputi latar tempat di sebuah desa dan hutan.</p>
131 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>
131 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>
132 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Cerita Fantasi Pendek beserta Strukturnya</a></p>
132 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Cerita Fantasi Pendek beserta Strukturnya</a></p>
133 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
133 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
134 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
134 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
135 <p>11. Bentuk teks yang berisi langkah/tahapan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik disebut ….</p>
135 <p>11. Bentuk teks yang berisi langkah/tahapan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik disebut ….</p>
136 <ol><li>Teks deskripsi</li>
136 <ol><li>Teks deskripsi</li>
137 <li>Teks laporan</li>
137 <li>Teks laporan</li>
138 <li>Teks prosedur</li>
138 <li>Teks prosedur</li>
139 <li>Teks eksposisi</li>
139 <li>Teks eksposisi</li>
140 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
140 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
141 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
141 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
142 <p>Teks prosedur adalah suatu bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan-tahapan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik.</p>
142 <p>Teks prosedur adalah suatu bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan-tahapan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik.</p>
143 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
143 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
144 <p>Baca Juga:<a>Kenali Ciri-Ciri Teks Prosedur, Struktur, hingga Contohnya, Yuk!</a></p>
144 <p>Baca Juga:<a>Kenali Ciri-Ciri Teks Prosedur, Struktur, hingga Contohnya, Yuk!</a></p>
145 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
145 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
146 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
146 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
147 <p><strong>Perhatikan ciri-ciri teks prosedur berikut!</strong></p>
147 <p><strong>Perhatikan ciri-ciri teks prosedur berikut!</strong></p>
148 <ol><li>Menggunakan bahasa baku dan resmi.</li>
148 <ol><li>Menggunakan bahasa baku dan resmi.</li>
149 <li>Terdapat aturan atau batasan dalam hal bahan/kegiatan dalam melakukan kegiatan.</li>
149 <li>Terdapat aturan atau batasan dalam hal bahan/kegiatan dalam melakukan kegiatan.</li>
150 <li>Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips).</li>
150 <li>Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips).</li>
151 <li>Bersifat subjektif.</li>
151 <li>Bersifat subjektif.</li>
152 </ol><p>12. Ciri-ciri teks prosedur terdapat pada nomor ….</p>
152 </ol><p>12. Ciri-ciri teks prosedur terdapat pada nomor ….</p>
153 <ol><li>(1) dan (2)</li>
153 <ol><li>(1) dan (2)</li>
154 <li>(1) dan (3)</li>
154 <li>(1) dan (3)</li>
155 <li>(2) dan (3)</li>
155 <li>(2) dan (3)</li>
156 <li>(2) dan (4)</li>
156 <li>(2) dan (4)</li>
157 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
157 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
158 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
158 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
159 <p>Teks prosedur dapat dikenali dari ciri-ciri sebagai berikut.</p>
159 <p>Teks prosedur dapat dikenali dari ciri-ciri sebagai berikut.</p>
160 <ol><li>Terdapat panduan langkah-langkah yang harus dilakukan,</li>
160 <ol><li>Terdapat panduan langkah-langkah yang harus dilakukan,</li>
161 <li>Terdapat aturan atau batasan dalam hal bahan/kegiatan dalam melakukan kegiatan,</li>
161 <li>Terdapat aturan atau batasan dalam hal bahan/kegiatan dalam melakukan kegiatan,</li>
162 <li>Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips).</li>
162 <li>Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips).</li>
163 </ol><p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
163 </ol><p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
164 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
164 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
165 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
165 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
166 <p>13. Berikut ini yang merupakan kalimat perintah adalah ….</p>
166 <p>13. Berikut ini yang merupakan kalimat perintah adalah ….</p>
167 <ol><li>Bungkuslah beras ketan yang sudah dicampur ragi tadi dengan daun pisang!</li>
167 <ol><li>Bungkuslah beras ketan yang sudah dicampur ragi tadi dengan daun pisang!</li>
168 <li>Jus jambu disaring agar mendapatkan hasil yang lebih halus lagi.</li>
168 <li>Jus jambu disaring agar mendapatkan hasil yang lebih halus lagi.</li>
169 <li>Buah mangga harus dicuci terlebih dahulu agar menghilangkan kotoran pada buah.</li>
169 <li>Buah mangga harus dicuci terlebih dahulu agar menghilangkan kotoran pada buah.</li>
170 <li>Bawang putih ditumis hingga harum!</li>
170 <li>Bawang putih ditumis hingga harum!</li>
171 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
171 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
172 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
172 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
173 <p>Kalimat perintah adalah kalimat yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan suatu perbuatan. Kalimat perintah memiliki beberapa ciri, yaitu:</p>
173 <p>Kalimat perintah adalah kalimat yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan suatu perbuatan. Kalimat perintah memiliki beberapa ciri, yaitu:</p>
174 <ul><li>menggunakan kata kerja perintah (kata kerja perintah biasanya dibentuk dengan akhiran -<i>kan</i>, <i>-i</i>, dan <i>-lah</i>),</li>
174 <ul><li>menggunakan kata kerja perintah (kata kerja perintah biasanya dibentuk dengan akhiran -<i>kan</i>, <i>-i</i>, dan <i>-lah</i>),</li>
175 <li>memiliki tanda seru (!) di akhir kalimatnya,</li>
175 <li>memiliki tanda seru (!) di akhir kalimatnya,</li>
176 <li>biasanya disusun oleh predikat yang mendahului subjek, serta</li>
176 <li>biasanya disusun oleh predikat yang mendahului subjek, serta</li>
177 <li>memakai intonasi nada yang tinggi dan tegas.</li>
177 <li>memakai intonasi nada yang tinggi dan tegas.</li>
178 </ul><p>Dengan demikian, kalimat yang memenuhi ciri kalimat perintah terdapat pada pilihan jawaban A.</p>
178 </ul><p>Dengan demikian, kalimat yang memenuhi ciri kalimat perintah terdapat pada pilihan jawaban A.</p>
179 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
179 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
180 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
180 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur</strong></p>
181 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
181 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
182 <p><strong>Cara Membuat Tempe</strong></p>
182 <p><strong>Cara Membuat Tempe</strong></p>
183 <p>Tempe dijual di pasar atau tukang sayur keliling. Namun, sebaiknya Anda mencoba membuat sendiri di rumah. Tempe buatan sendiri tentu lebih higienis dan lebih sehat sehingga aman dikonsumsi. Berikut ini langkah-langkah proses membuat tempe kedelai.</p>
183 <p>Tempe dijual di pasar atau tukang sayur keliling. Namun, sebaiknya Anda mencoba membuat sendiri di rumah. Tempe buatan sendiri tentu lebih higienis dan lebih sehat sehingga aman dikonsumsi. Berikut ini langkah-langkah proses membuat tempe kedelai.</p>
184 <p>14. Kutipan teks di atas termasuk dalam bagian struktur teks prosedur bagian ….</p>
184 <p>14. Kutipan teks di atas termasuk dalam bagian struktur teks prosedur bagian ….</p>
185 <ol><li>Penutup</li>
185 <ol><li>Penutup</li>
186 <li>Bahan dan Alat</li>
186 <li>Bahan dan Alat</li>
187 <li>Judul dan Tujuan</li>
187 <li>Judul dan Tujuan</li>
188 <li>Langkah-langkah</li>
188 <li>Langkah-langkah</li>
189 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
189 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
190 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
190 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
191 <p>Kutipan teks tersebut berisi judul “Cara Membuat Tempe” dan paragraf selanjutnya berisi paragraf pengantar tentang tujuannya, yakni sesuatu yang akan dibuat atau dilakukan. Dengan demikian, kutipan teks tersebut berisi judul dan tujuan.</p>
191 <p>Kutipan teks tersebut berisi judul “Cara Membuat Tempe” dan paragraf selanjutnya berisi paragraf pengantar tentang tujuannya, yakni sesuatu yang akan dibuat atau dilakukan. Dengan demikian, kutipan teks tersebut berisi judul dan tujuan.</p>
192 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
192 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
193 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
193 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Prosedur</strong></p>
194 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur </strong></p>
194 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengidentifikasi Teks Prosedur </strong></p>
195 <p><strong>Perhatikan teks prosedur berikut!</strong></p>
195 <p><strong>Perhatikan teks prosedur berikut!</strong></p>
196 <p>Langkah-langkah membuat bubur manado:</p>
196 <p>Langkah-langkah membuat bubur manado:</p>
197 <ol><li>Didihkan air, masukkan berurutan nasi merah, singkong, ubi, jagung pipil dan sereh. Aduk sampai bubur mengental.</li>
197 <ol><li>Didihkan air, masukkan berurutan nasi merah, singkong, ubi, jagung pipil dan sereh. Aduk sampai bubur mengental.</li>
198 <li>Tambahkan kangkung dan bayam, aduk beberapa saat, jangan sampai terlalu layu.</li>
198 <li>Tambahkan kangkung dan bayam, aduk beberapa saat, jangan sampai terlalu layu.</li>
199 <li>Angkatlah dan hidangkan panas, ditemani ikan asin dan kerupuk</li>
199 <li>Angkatlah dan hidangkan panas, ditemani ikan asin dan kerupuk</li>
200 </ol><p>15. Kalimat pada bagian langkah-langkah merupakan kalimat imperatif karena ….</p>
200 </ol><p>15. Kalimat pada bagian langkah-langkah merupakan kalimat imperatif karena ….</p>
201 <ol><li>Mengandung makna mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu</li>
201 <ol><li>Mengandung makna mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu</li>
202 <li>Mengandung makna memerintah seseorang untuk melakukan sesuatu</li>
202 <li>Mengandung makna memerintah seseorang untuk melakukan sesuatu</li>
203 <li>Menjelaskan tentang tata cara yang yang benar untuk melakukan sesuatu</li>
203 <li>Menjelaskan tentang tata cara yang yang benar untuk melakukan sesuatu</li>
204 <li>Menjelaskan tentang peristiwa terjadinya sesuatu</li>
204 <li>Menjelaskan tentang peristiwa terjadinya sesuatu</li>
205 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
205 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
206 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
206 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
207 <p>Kalimat pada bagian langkah-langkah berisi tentang perintah kepada orang lain untuk melakukan sebuah tahapan membuat bubur manado. Kalimat perintah disebut dengan kalimat imperatif. Kalimat imperatif merupakan suatu bentuk perintah untuk kalimat atau verba yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan.</p>
207 <p>Kalimat pada bagian langkah-langkah berisi tentang perintah kepada orang lain untuk melakukan sebuah tahapan membuat bubur manado. Kalimat perintah disebut dengan kalimat imperatif. Kalimat imperatif merupakan suatu bentuk perintah untuk kalimat atau verba yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan.</p>
208 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
208 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
209 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
209 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
210 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
210 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
211 <p>16. Teks laporan hasil observasi berisi ….</p>
211 <p>16. Teks laporan hasil observasi berisi ….</p>
212 <ol><li>hasil peninjauan atau pengamatan secara rinci, sistematis, faktual, dan cermat</li>
212 <ol><li>hasil peninjauan atau pengamatan secara rinci, sistematis, faktual, dan cermat</li>
213 <li>langkah-langkah atau tahapan dalam membuat suatu hal</li>
213 <li>langkah-langkah atau tahapan dalam membuat suatu hal</li>
214 <li>informasi faktual yang baru saja benar-benar terjadi dalam lingkungan sekitar</li>
214 <li>informasi faktual yang baru saja benar-benar terjadi dalam lingkungan sekitar</li>
215 <li>informasi tentang suatu objek atau situasi yang merupakan hasil suatu pengamatan ilmiah</li>
215 <li>informasi tentang suatu objek atau situasi yang merupakan hasil suatu pengamatan ilmiah</li>
216 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
216 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
217 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
217 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
218 <p>Teks laporan hasil observasi merupakan teks yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang suatu objek atau situasi yang merupakan hasil suatu pengamatan ilmiah.</p>
218 <p>Teks laporan hasil observasi merupakan teks yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang suatu objek atau situasi yang merupakan hasil suatu pengamatan ilmiah.</p>
219 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
219 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
220 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi beserta Contohnya</a></p>
220 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi beserta Contohnya</a></p>
221 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
221 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
222 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
222 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
223 <p>17. Tujuan ditulisnya teks laporan hasil observasi adalah ….</p>
223 <p>17. Tujuan ditulisnya teks laporan hasil observasi adalah ….</p>
224 <ol><li>Sebagai media untuk mengatasi suatu permasalahan yang ada</li>
224 <ol><li>Sebagai media untuk mengatasi suatu permasalahan yang ada</li>
225 <li>Sebagai media untuk mencari keuntungan</li>
225 <li>Sebagai media untuk mencari keuntungan</li>
226 <li>Untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci suatu hal dari sudut keilmuan</li>
226 <li>Untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci suatu hal dari sudut keilmuan</li>
227 <li>Sebagai media untuk mengadakan pengawasan dan perbaikan secara terukur terhadap suatu hal</li>
227 <li>Sebagai media untuk mengadakan pengawasan dan perbaikan secara terukur terhadap suatu hal</li>
228 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
228 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
229 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
229 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
230 <p>Tujuan dari teks laporan observasi adalah mendapatkan informasi dan penjelasan rinci suatu hal dari sudut keilmuan, serta menyampaikan segala hal yang diperlukan berdasarkan hasil peninjauan atau pengamatan secara rinci, sistematis, faktual, dan cermat kepada pembaca.</p>
230 <p>Tujuan dari teks laporan observasi adalah mendapatkan informasi dan penjelasan rinci suatu hal dari sudut keilmuan, serta menyampaikan segala hal yang diperlukan berdasarkan hasil peninjauan atau pengamatan secara rinci, sistematis, faktual, dan cermat kepada pembaca.</p>
231 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
231 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
232 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
232 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
233 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
233 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
234 <p>18. Deskripsi bagian pada teks laporan hasil observasi berisi ….</p>
234 <p>18. Deskripsi bagian pada teks laporan hasil observasi berisi ….</p>
235 <ol><li>keterangan umum tentang subjek yang dilaporkan</li>
235 <ol><li>keterangan umum tentang subjek yang dilaporkan</li>
236 <li>perincian hal-hal yang dilaporkan</li>
236 <li>perincian hal-hal yang dilaporkan</li>
237 <li>pendapat penulis tentang hal yang dilaporkan</li>
237 <li>pendapat penulis tentang hal yang dilaporkan</li>
238 <li>ringkasan umum tentang bagian-bagian dari hal yang dilaporkan</li>
238 <li>ringkasan umum tentang bagian-bagian dari hal yang dilaporkan</li>
239 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
239 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
240 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
240 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
241 <p>Terdapat tiga struktur dalam teks laporan hasil observasi, yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan. Pernyataan umum berisi definisi atau keterangan umum tentang subjek yang dilaporkan, deskripsi bagian berisi perincian hal-hal yang dilaporkan, dan simpulan berisi ringkasan umum hal yang dilaporkan.</p>
241 <p>Terdapat tiga struktur dalam teks laporan hasil observasi, yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan. Pernyataan umum berisi definisi atau keterangan umum tentang subjek yang dilaporkan, deskripsi bagian berisi perincian hal-hal yang dilaporkan, dan simpulan berisi ringkasan umum hal yang dilaporkan.</p>
242 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
242 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
243 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
243 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
244 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
244 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
245 <p>19. Salah satu ciri teks laporan hasil observasi yaitu dibuat berdasarkan fakta. Maksud dari fakta dalam teks laporan hasil observasi adalah ….</p>
245 <p>19. Salah satu ciri teks laporan hasil observasi yaitu dibuat berdasarkan fakta. Maksud dari fakta dalam teks laporan hasil observasi adalah ….</p>
246 <ol><li>berbagai data bersumber dari pendapat orang lain yang belum terbukti kebenarannya</li>
246 <ol><li>berbagai data bersumber dari pendapat orang lain yang belum terbukti kebenarannya</li>
247 <li>berbagai data bersumber dari teks fiksi</li>
247 <li>berbagai data bersumber dari teks fiksi</li>
248 <li>berbagai data bersumber dari cerita yang ada di masyarakat</li>
248 <li>berbagai data bersumber dari cerita yang ada di masyarakat</li>
249 <li>berbagai data bersumber dari hal-hal yang benar-benar ada dan dapat dibuktikan kebenarannya</li>
249 <li>berbagai data bersumber dari hal-hal yang benar-benar ada dan dapat dibuktikan kebenarannya</li>
250 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
250 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
251 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
251 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
252 <p>Sebuah teks laporan observasi harus bersumber dari fakta yang berarti berbagai data yang benar-benar ada dan dapat dibuktikan kebenarannya sehingga isinya dapat dipertanggungjawabkan. Pilihan A, B, dan C adalah berbagai pilihan yang salah. Berbagai sumber yang terdapat di dalam ketiga pilihan tersebut masih tidak dapat dibuktikan kebenarannya.</p>
252 <p>Sebuah teks laporan observasi harus bersumber dari fakta yang berarti berbagai data yang benar-benar ada dan dapat dibuktikan kebenarannya sehingga isinya dapat dipertanggungjawabkan. Pilihan A, B, dan C adalah berbagai pilihan yang salah. Berbagai sumber yang terdapat di dalam ketiga pilihan tersebut masih tidak dapat dibuktikan kebenarannya.</p>
253 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
253 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
254 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
254 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
255 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
255 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
256 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
256 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
257 <p>Raflesia arnoldi atau yang sering biasa disebut dengan bunga bangkai merupakan jenis bunga yang ukurannya sangat besar sekali dan mempunyai bau yang tidak sedap. Bau tak sedap itu sangat menyengat sekali namun mempunyai fungsi sebagai penarik perhatian binatang seperti lalat dan serangga yang lainnya yang dapat membantu proses<i> penyerbukan</i> bunga.</p>
257 <p>Raflesia arnoldi atau yang sering biasa disebut dengan bunga bangkai merupakan jenis bunga yang ukurannya sangat besar sekali dan mempunyai bau yang tidak sedap. Bau tak sedap itu sangat menyengat sekali namun mempunyai fungsi sebagai penarik perhatian binatang seperti lalat dan serangga yang lainnya yang dapat membantu proses<i> penyerbukan</i> bunga.</p>
258 <p>20. Makna kata yang bergaris miring pada kutipan teks di atas adalah ….</p>
258 <p>20. Makna kata yang bergaris miring pada kutipan teks di atas adalah ….</p>
259 <ol><li>Pembuahan</li>
259 <ol><li>Pembuahan</li>
260 <li>Proses</li>
260 <li>Proses</li>
261 <li>Cara</li>
261 <li>Cara</li>
262 <li>Menebarkan</li>
262 <li>Menebarkan</li>
263 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
263 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
264 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
264 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
265 <p>Kata <i>penyerbukan </i>pada kutipan teks di atas berfokus pada objek bunga. Dengan demikian, makna yang sesuai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penyerbukan memiliki arti pembuahan (hal melekatkan tepung sari ke kepala putik).</p>
265 <p>Kata <i>penyerbukan </i>pada kutipan teks di atas berfokus pada objek bunga. Dengan demikian, makna yang sesuai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penyerbukan memiliki arti pembuahan (hal melekatkan tepung sari ke kepala putik).</p>
266 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</p>
266 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</p>
267 <p>-</p>
267 <p>-</p>
268 <p>Yuk, ikutan Smart Payday Promo! Kamu bisa berlangganan seluruh produk Ruangguru dengan diskon spesial plus beragam hadiah menarik. Pas banget nih buat kamu yang lagi butuh paket lengkap untuk persiapan segala ujian, khususnya untuk Penilaian Akhir Semester (PAS) dan SNBT nanti. Promonya cuma sampai 4 Desember! Langsung klaim sekarang sebelum kelewatan.</p>
268 <p>Yuk, ikutan Smart Payday Promo! Kamu bisa berlangganan seluruh produk Ruangguru dengan diskon spesial plus beragam hadiah menarik. Pas banget nih buat kamu yang lagi butuh paket lengkap untuk persiapan segala ujian, khususnya untuk Penilaian Akhir Semester (PAS) dan SNBT nanti. Promonya cuma sampai 4 Desember! Langsung klaim sekarang sebelum kelewatan.</p>
269 <h2>MATEMATIKA</h2>
269 <h2>MATEMATIKA</h2>
270 <p><strong>Topik: Bilangan Bulat I</strong></p>
270 <p><strong>Topik: Bilangan Bulat I</strong></p>
271 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan Bilangan Bulat</strong></p>
271 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan Bilangan Bulat</strong></p>
272 <p><strong>1. Perhatikan persegi ajaib di bawah ini!</strong></p>
272 <p><strong>1. Perhatikan persegi ajaib di bawah ini!</strong></p>
273 <p>Diketahui bahwa jumlah bilangan pada setiap baris, setiap kolom, dan setiap diagonal bernilai sama. Jika semua kotak terisi dengan angka 1 sampai 9, maka bilangan yang tepat untuk menggantikan y adalah ….</p>
273 <p>Diketahui bahwa jumlah bilangan pada setiap baris, setiap kolom, dan setiap diagonal bernilai sama. Jika semua kotak terisi dengan angka 1 sampai 9, maka bilangan yang tepat untuk menggantikan y adalah ….</p>
274 <ol><li>4</li>
274 <ol><li>4</li>
275 <li>5</li>
275 <li>5</li>
276 <li>8</li>
276 <li>8</li>
277 <li>9</li>
277 <li>9</li>
278 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
278 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
279 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
279 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
280 <p>Perhatikan baris yang ditunjuk panah hitam berikut!</p>
280 <p>Perhatikan baris yang ditunjuk panah hitam berikut!</p>
281 <p>Jumlah bilangan pada baris tersebut adalah sebagai berikut.</p>
281 <p>Jumlah bilangan pada baris tersebut adalah sebagai berikut.</p>
282 <p>2 + 7 + 6 = 15</p>
282 <p>2 + 7 + 6 = 15</p>
283 <p>Selanjutnya, perhatikan kolom yang ditunjuk panah hitam berikut!</p>
283 <p>Selanjutnya, perhatikan kolom yang ditunjuk panah hitam berikut!</p>
284 <p>Jumlah bilangan pada kolom yang ditunjuk panah hitam juga harus berjumlah 15, maka:</p>
284 <p>Jumlah bilangan pada kolom yang ditunjuk panah hitam juga harus berjumlah 15, maka:</p>
285 <p>Oleh karena itu, x dapat diganti dengan bilangan 5. Akibatnya, persegi ajaib tersebut menjadi seperti berikut.</p>
285 <p>Oleh karena itu, x dapat diganti dengan bilangan 5. Akibatnya, persegi ajaib tersebut menjadi seperti berikut.</p>
286 <p>Selanjutnya, perhatikan diagonal yang ditunjuk panah hitam berikut!</p>
286 <p>Selanjutnya, perhatikan diagonal yang ditunjuk panah hitam berikut!</p>
287 <p>Jumlah bilangan pada diagonal yang ditunjuk panah hitam juga harus berjumlah 15, maka:</p>
287 <p>Jumlah bilangan pada diagonal yang ditunjuk panah hitam juga harus berjumlah 15, maka:</p>
288 <p>Dengan demikian, bilangan yang tepat untuk menggantikan y adalah 8 sehingga persegi ajaib tersebut menjadi seperti berikut.</p>
288 <p>Dengan demikian, bilangan yang tepat untuk menggantikan y adalah 8 sehingga persegi ajaib tersebut menjadi seperti berikut.</p>
289 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
289 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
290 <p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Contoh Bilangan Bulat</a></p>
290 <p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Contoh Bilangan Bulat</a></p>
291 <p><strong>2. Topik: Bilangan Bulat II</strong></p>
291 <p><strong>2. Topik: Bilangan Bulat II</strong></p>
292 <p><strong>Subtopik: Pembagian Bentuk Akar</strong></p>
292 <p><strong>Subtopik: Pembagian Bentuk Akar</strong></p>
293 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
293 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
294 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
294 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
295 <p>Untuk menjawab soal tersebut, ingat sifat bilangan akar berikut.</p>
295 <p>Untuk menjawab soal tersebut, ingat sifat bilangan akar berikut.</p>
296 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
296 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
297 <p><strong>Topik: Pecahan I</strong></p>
297 <p><strong>Topik: Pecahan I</strong></p>
298 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan</strong></p>
298 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan</strong></p>
299 <p>3. Diketahui dua buah pecahan yang jumlahnya sama dengan 11/12 dan selisihnya sama dengan 5/12. Kedua pecahan tersebut adalah ….</p>
299 <p>3. Diketahui dua buah pecahan yang jumlahnya sama dengan 11/12 dan selisihnya sama dengan 5/12. Kedua pecahan tersebut adalah ….</p>
300 <ol><li>2/3 dan 1/3</li>
300 <ol><li>2/3 dan 1/3</li>
301 <li>2/3 dan 1/4</li>
301 <li>2/3 dan 1/4</li>
302 <li>1/3 dan 3/4</li>
302 <li>1/3 dan 3/4</li>
303 <li>1/4 dan 3/4</li>
303 <li>1/4 dan 3/4</li>
304 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
304 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
305 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
305 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
306 <p>Misal kedua pecahan tersebut adalah a dan b.</p>
306 <p>Misal kedua pecahan tersebut adalah a dan b.</p>
307 <p>Dari soal, diketahui informasi sebagai berikut.</p>
307 <p>Dari soal, diketahui informasi sebagai berikut.</p>
308 <p>Perhatikan bahwa nilai a dapat ditulis seperti berikut.</p>
308 <p>Perhatikan bahwa nilai a dapat ditulis seperti berikut.</p>
309 <p>Oleh karena itu, diperoleh perhitungan sebagai berikut.</p>
309 <p>Oleh karena itu, diperoleh perhitungan sebagai berikut.</p>
310 <p>Diperoleh nilai b = 1/4.</p>
310 <p>Diperoleh nilai b = 1/4.</p>
311 <p>Selanjutnya, substitusikan nilai b untuk memperoleh nilai a.</p>
311 <p>Selanjutnya, substitusikan nilai b untuk memperoleh nilai a.</p>
312 <p>Dengan demikian, kedua pecahan tersebut adalah 2/3 dan 1/4.</p>
312 <p>Dengan demikian, kedua pecahan tersebut adalah 2/3 dan 1/4.</p>
313 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
313 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
314 <p>Baca Juga:<a>Belajar Operasi Hitung pada Pecahan</a></p>
314 <p>Baca Juga:<a>Belajar Operasi Hitung pada Pecahan</a></p>
315 <p><strong>Topik: Pecahan II</strong></p>
315 <p><strong>Topik: Pecahan II</strong></p>
316 <p><strong>Subtopik: Bilangan Rasional dan Irasional</strong></p>
316 <p><strong>Subtopik: Bilangan Rasional dan Irasional</strong></p>
317 <p>4. Bentuk pecahan dari bilangan 0,7272727… adalah ….</p>
317 <p>4. Bentuk pecahan dari bilangan 0,7272727… adalah ….</p>
318 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
318 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
319 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
319 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
320 <p>Jika diperhatikan, dari bentuk 0,7272727… terdapat bilangan yang berulang, yaitu 72, 72, 72.</p>
320 <p>Jika diperhatikan, dari bentuk 0,7272727… terdapat bilangan yang berulang, yaitu 72, 72, 72.</p>
321 <p>Dapat diperhatikan bahwa:</p>
321 <p>Dapat diperhatikan bahwa:</p>
322 <p>Oleh karena itu, bentuk pecahan dari 0,7272727… adalah sebagai berikut.</p>
322 <p>Oleh karena itu, bentuk pecahan dari 0,7272727… adalah sebagai berikut.</p>
323 <p>Dengan demikian, bentuk pecahan dari bilangan 0,7272727… adalah 811.</p>
323 <p>Dengan demikian, bentuk pecahan dari bilangan 0,7272727… adalah 811.</p>
324 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
324 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
325 <p>Baca Juga:<a>Apa Bedanya Bilangan Rasional dan Irasional?</a></p>
325 <p>Baca Juga:<a>Apa Bedanya Bilangan Rasional dan Irasional?</a></p>
326 <p><strong>Topik: Aljabar</strong></p>
326 <p><strong>Topik: Aljabar</strong></p>
327 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan dan Pengurangan Aljabar</strong></p>
327 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan dan Pengurangan Aljabar</strong></p>
328 <p>5. Jumlah dari 6p + 7q - 8r dan 5p - 6q - 7r adalah ….</p>
328 <p>5. Jumlah dari 6p + 7q - 8r dan 5p - 6q - 7r adalah ….</p>
329 <ol><li>p + 13q - r</li>
329 <ol><li>p + 13q - r</li>
330 <li>p - 13q + r</li>
330 <li>p - 13q + r</li>
331 <li>11p + q - 15r</li>
331 <li>11p + q - 15r</li>
332 <li>11p - q + 15r</li>
332 <li>11p - q + 15r</li>
333 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
333 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
334 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
334 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
335 <p>Perhatikan perhitungan di bawah ini!</p>
335 <p>Perhatikan perhitungan di bawah ini!</p>
336 <p>(6p + 7q - 8r) + (5p - 6q - 7r)</p>
336 <p>(6p + 7q - 8r) + (5p - 6q - 7r)</p>
337 <p>= 6p + 7q - 8r + 5p - 6q - 7r</p>
337 <p>= 6p + 7q - 8r + 5p - 6q - 7r</p>
338 <p>= 6p + 5p + 7q - 6q - 8r - 7r</p>
338 <p>= 6p + 5p + 7q - 6q - 8r - 7r</p>
339 <p>= 11p + q - 15r</p>
339 <p>= 11p + q - 15r</p>
340 <p>Dengan demikian, jumlah dari 6p + 7q - 8r dan 5p - 6q - 7r adalah 11p + q - 15r.</p>
340 <p>Dengan demikian, jumlah dari 6p + 7q - 8r dan 5p - 6q - 7r adalah 11p + q - 15r.</p>
341 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
341 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
342 <p>Baca Juga:<a>Cara Menyelesaikan Bentuk-Bentuk Aljabar</a></p>
342 <p>Baca Juga:<a>Cara Menyelesaikan Bentuk-Bentuk Aljabar</a></p>
343 <p><strong>Topik: Pengenalan Variabel</strong></p>
343 <p><strong>Topik: Pengenalan Variabel</strong></p>
344 <p><strong>Subtopik: Pengenalan Satu Variabel</strong></p>
344 <p><strong>Subtopik: Pengenalan Satu Variabel</strong></p>
345 <p>6. Pada persamaan <em>c</em> - 8 = 19, yang merupakan variabel adalah….</p>
345 <p>6. Pada persamaan <em>c</em> - 8 = 19, yang merupakan variabel adalah….</p>
346 <ol><li>7</li>
346 <ol><li>7</li>
347 <li>=</li>
347 <li>=</li>
348 <li><em>c</em></li>
348 <li><em>c</em></li>
349 <li>-<strong></strong></li>
349 <li>-<strong></strong></li>
350 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
350 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
351 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
351 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
352 <p>Perhatikan bahwa variabel adalah simbol untuk menggantikan suatu nilai yang belum diketahui.</p>
352 <p>Perhatikan bahwa variabel adalah simbol untuk menggantikan suatu nilai yang belum diketahui.</p>
353 <p>Pada <em>c</em> - 8 = 19, yang merupakan variabel adalah <em>c</em>.</p>
353 <p>Pada <em>c</em> - 8 = 19, yang merupakan variabel adalah <em>c</em>.</p>
354 <p>Bilangan 8 merupakan suatu bilangan yang sudah diketahui.</p>
354 <p>Bilangan 8 merupakan suatu bilangan yang sudah diketahui.</p>
355 <p>Tanda - merupakan tanda hubung untuk operasi pengurangan.</p>
355 <p>Tanda - merupakan tanda hubung untuk operasi pengurangan.</p>
356 <p>Tanda = merupakan tanda hubung untuk menyatakan suatu persamaan.</p>
356 <p>Tanda = merupakan tanda hubung untuk menyatakan suatu persamaan.</p>
357 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
357 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
358 <p><strong>Topik: Bilangan Bulat I</strong></p>
358 <p><strong>Topik: Bilangan Bulat I</strong></p>
359 <p><strong>Subtopik: Membandingkan Bilangan Bulat</strong></p>
359 <p><strong>Subtopik: Membandingkan Bilangan Bulat</strong></p>
360 <p>7. Supaya bilangan 3α3.253 memiliki nilai yang lebih besar dari 346.176, maka nilai α yang memenuhi adalah ….</p>
360 <p>7. Supaya bilangan 3α3.253 memiliki nilai yang lebih besar dari 346.176, maka nilai α yang memenuhi adalah ….</p>
361 <ol><li>2</li>
361 <ol><li>2</li>
362 <li>3</li>
362 <li>3</li>
363 <li>4</li>
363 <li>4</li>
364 <li>5<strong></strong></li>
364 <li>5<strong></strong></li>
365 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
365 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
366 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
366 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
367 <p>Perhatikan bahwa kedua bilangan memiliki banyak angka penyusun yang sama, yaitu enam angka.</p>
367 <p>Perhatikan bahwa kedua bilangan memiliki banyak angka penyusun yang sama, yaitu enam angka.</p>
368 <p>Nilai angka pertama (yaitu ratusan ribu), sama-sama ditempati oleh angka 3, sehingga nilainya sama (yaitu 300.000).</p>
368 <p>Nilai angka pertama (yaitu ratusan ribu), sama-sama ditempati oleh angka 3, sehingga nilainya sama (yaitu 300.000).</p>
369 <p>Selanjutnya, perhatikan pada nilai angka kedua (yaitu puluhan ribu). Pada bilangan 3α3.253 ditempati oleh α. Sedangkan pada bilangan 346.176 ditempati oleh angka 4.</p>
369 <p>Selanjutnya, perhatikan pada nilai angka kedua (yaitu puluhan ribu). Pada bilangan 3α3.253 ditempati oleh α. Sedangkan pada bilangan 346.176 ditempati oleh angka 4.</p>
370 <p>Perhatikan bahwa supaya 3α3.253 lebih besar dari 346.176, maka salah satu penyelesaiannya adalah α harus sama atau lebih besar dari 4 tergantung dari angka ketiga. Sehingga nilai pada opsi jawaban yang mungkin untuk α adalah 4 atau 5.</p>
370 <p>Perhatikan bahwa supaya 3α3.253 lebih besar dari 346.176, maka salah satu penyelesaiannya adalah α harus sama atau lebih besar dari 4 tergantung dari angka ketiga. Sehingga nilai pada opsi jawaban yang mungkin untuk α adalah 4 atau 5.</p>
371 <p>Perhatikan terdapat kemungkinan untuk α = 4.</p>
371 <p>Perhatikan terdapat kemungkinan untuk α = 4.</p>
372 <p>Jika α = 4, maka didapat bahwa nilai angka kedua (yaitu puluhan ribu) dari kedua bilangan adalah sama.</p>
372 <p>Jika α = 4, maka didapat bahwa nilai angka kedua (yaitu puluhan ribu) dari kedua bilangan adalah sama.</p>
373 <p>Sehingga perhatikan nilai angka ketiga (yaitu ribuan). Pada bilangan 3α3.253 ditempati oleh 3, sehingga bernilai 3.000 dan bilangan 346.176 ditempati oleh angka 6, sehingga bernilai 6.000.</p>
373 <p>Sehingga perhatikan nilai angka ketiga (yaitu ribuan). Pada bilangan 3α3.253 ditempati oleh 3, sehingga bernilai 3.000 dan bilangan 346.176 ditempati oleh angka 6, sehingga bernilai 6.000.</p>
374 <p>Perhatikan bahwa 3.000 lebih kecil nilainya jika dibandingkan dengan 6.000. Sehingga untuk α = 4 tidak terpenuhi, bahwa masih lebih kecil dari 3α3.253.</p>
374 <p>Perhatikan bahwa 3.000 lebih kecil nilainya jika dibandingkan dengan 6.000. Sehingga untuk α = 4 tidak terpenuhi, bahwa masih lebih kecil dari 3α3.253.</p>
375 <p>Maka bilangan memiliki nilai yang lebih besar dari untuk nilai yaitu nilai di atas 4, yaitu 5, 6, 7, 8, dan 9. Sehingga pada opsi jawaban, nilai α yang mungkin adalah 5.</p>
375 <p>Maka bilangan memiliki nilai yang lebih besar dari untuk nilai yaitu nilai di atas 4, yaitu 5, 6, 7, 8, dan 9. Sehingga pada opsi jawaban, nilai α yang mungkin adalah 5.</p>
376 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
376 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
377 <p><strong>Topik: Pecahan</strong></p>
377 <p><strong>Topik: Pecahan</strong></p>
378 <p><strong>Subtopik: Bentuk Baku</strong></p>
378 <p><strong>Subtopik: Bentuk Baku</strong></p>
379 <p>8. Bentuk baku dari 90123000000000 adalah ….</p>
379 <p>8. Bentuk baku dari 90123000000000 adalah ….</p>
380 <ol><li>9,0123 x 1012</li>
380 <ol><li>9,0123 x 1012</li>
381 <li>9,0123 x 1013</li>
381 <li>9,0123 x 1013</li>
382 <li>9,0123 x 1014</li>
382 <li>9,0123 x 1014</li>
383 <li>9,0123 x 1015</li>
383 <li>9,0123 x 1015</li>
384 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
384 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
385 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
385 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
386 <p>Bilangan pokok bentuk baku harus diantara 1 sampai 10, maka bisa diubah menjadi 9,0123 dengan pangkat 10 nya dapat dihitung dari angka setelah satu 1 sampai angka terakhir ke belakang, maka bentuk bakunya yaitu:</p>
386 <p>Bilangan pokok bentuk baku harus diantara 1 sampai 10, maka bisa diubah menjadi 9,0123 dengan pangkat 10 nya dapat dihitung dari angka setelah satu 1 sampai angka terakhir ke belakang, maka bentuk bakunya yaitu:</p>
387 <p>90123000000000 = 9,0123 x 1013</p>
387 <p>90123000000000 = 9,0123 x 1013</p>
388 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
388 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
389 <p>Baca Juga:<a>Aturan Penulisan Bentuk Baku dalam Matematika</a></p>
389 <p>Baca Juga:<a>Aturan Penulisan Bentuk Baku dalam Matematika</a></p>
390 <p><strong>Topik: Himpunan</strong></p>
390 <p><strong>Topik: Himpunan</strong></p>
391 <p><strong>Subtopik: Konsep Himpunan</strong></p>
391 <p><strong>Subtopik: Konsep Himpunan</strong></p>
392 <p>9. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
392 <p>9. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
393 <ol><li>Kumpulan siswa berbadan tinggi</li>
393 <ol><li>Kumpulan siswa berbadan tinggi</li>
394 <li>Kumpulan hewan berkaki empat</li>
394 <li>Kumpulan hewan berkaki empat</li>
395 <li>Kumpulan sepatu yang bagus</li>
395 <li>Kumpulan sepatu yang bagus</li>
396 <li>Kumpulan siswa yang memakai topi</li>
396 <li>Kumpulan siswa yang memakai topi</li>
397 </ol><p>Pernyataan di atas yang termasuk himpunan adalah ….</p>
397 </ol><p>Pernyataan di atas yang termasuk himpunan adalah ….</p>
398 <ol><li>i dan ii</li>
398 <ol><li>i dan ii</li>
399 <li>i dan iii</li>
399 <li>i dan iii</li>
400 <li>ii dan iii</li>
400 <li>ii dan iii</li>
401 <li>ii dan iv</li>
401 <li>ii dan iv</li>
402 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
402 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
403 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
403 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
404 <p>Himpunan adalah kumpulan objek yang dapat didefinisikan dengan jelas dan terukut sehingga dapat diketahui termasuk atau tidaknya di dalam himpunan tertentu.</p>
404 <p>Himpunan adalah kumpulan objek yang dapat didefinisikan dengan jelas dan terukut sehingga dapat diketahui termasuk atau tidaknya di dalam himpunan tertentu.</p>
405 <ul><li>Pernyataan i: Kumpulan siswa berbadan tinggi (objek tidak didefinisikan dengan jelas dan terukur karena tinggi-pendeknya seseorang itu relatif)</li>
405 <ul><li>Pernyataan i: Kumpulan siswa berbadan tinggi (objek tidak didefinisikan dengan jelas dan terukur karena tinggi-pendeknya seseorang itu relatif)</li>
406 <li>Pernyataan ii: Kumpulan hewan berkaki empat (objek didefinisikan dengan jelas dan terukur)</li>
406 <li>Pernyataan ii: Kumpulan hewan berkaki empat (objek didefinisikan dengan jelas dan terukur)</li>
407 <li>Pernyataan iii: Kumpulan sepatu yang bagus (objek tidak didefinisikan dengan jelas dan terukur karena bagusnya sepatu itu relatif)</li>
407 <li>Pernyataan iii: Kumpulan sepatu yang bagus (objek tidak didefinisikan dengan jelas dan terukur karena bagusnya sepatu itu relatif)</li>
408 <li>Pernyataan iv: Kumpulan siswa yang memakai topi (objek didefinisikan dengan jelas dan terukur)</li>
408 <li>Pernyataan iv: Kumpulan siswa yang memakai topi (objek didefinisikan dengan jelas dan terukur)</li>
409 </ul><p>Jadi, pernyataan yang termasuk himpunan adalah (ii) dan (iv).</p>
409 </ul><p>Jadi, pernyataan yang termasuk himpunan adalah (ii) dan (iv).</p>
410 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
410 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
411 <p>Baca Juga:<a>Hubungan Antar Himpunan Matematika dan Contohnya</a></p>
411 <p>Baca Juga:<a>Hubungan Antar Himpunan Matematika dan Contohnya</a></p>
412 <p><strong>Topik: Aljabar</strong></p>
412 <p><strong>Topik: Aljabar</strong></p>
413 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan dan Pengurangan</strong></p>
413 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan dan Pengurangan</strong></p>
414 <p>10. Hasil dari 5α - 2<em>b</em> - α +3<em>b</em> adalah .…</p>
414 <p>10. Hasil dari 5α - 2<em>b</em> - α +3<em>b</em> adalah .…</p>
415 <ol><li>4α + <em>b</em></li>
415 <ol><li>4α + <em>b</em></li>
416 <li>6α - <em>b</em></li>
416 <li>6α - <em>b</em></li>
417 <li>3α + 2<em>b</em></li>
417 <li>3α + 2<em>b</em></li>
418 <li>8α - 3<em>b</em></li>
418 <li>8α - 3<em>b</em></li>
419 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
419 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
420 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
420 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
421 <p>Perhatikan bahwa dan merupakan suku-suku yang sejenis serta dan juga merupakan suku-suku yang sejenis. Perhatikan bahwa suku-suku yang dapat dijumlahkan atau dikurangkan adalah suku-suku yang sejenis. Maka</p>
421 <p>Perhatikan bahwa dan merupakan suku-suku yang sejenis serta dan juga merupakan suku-suku yang sejenis. Perhatikan bahwa suku-suku yang dapat dijumlahkan atau dikurangkan adalah suku-suku yang sejenis. Maka</p>
422 <p>5α - 2<em>b</em> - α +3<em>b </em>= <em>5α - α - 2b + 3b</em>= (5 - 1)<em>α + </em>(-2 + 3)<em>b</em>= 4α + <em>b</em></p>
422 <p>5α - 2<em>b</em> - α +3<em>b </em>= <em>5α - α - 2b + 3b</em>= (5 - 1)<em>α + </em>(-2 + 3)<em>b</em>= 4α + <em>b</em></p>
423 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
423 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
424 <p><strong>Topik: Bilangan Bulat I</strong></p>
424 <p><strong>Topik: Bilangan Bulat I</strong></p>
425 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan Bilangan Bulat</strong></p>
425 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan Bilangan Bulat</strong></p>
426 <p>11. Perhatikan penggunaan pin + dan pin - di bawah ini:</p>
426 <p>11. Perhatikan penggunaan pin + dan pin - di bawah ini:</p>
427 <p>Operasi hitung penjumlahan dan hasil yang sesuai dengan penggunaan pin + dan pin - di atas adalah ….</p>
427 <p>Operasi hitung penjumlahan dan hasil yang sesuai dengan penggunaan pin + dan pin - di atas adalah ….</p>
428 <ol><li>5 + (-2) = 3</li>
428 <ol><li>5 + (-2) = 3</li>
429 <li>(-5) + 2 = -3</li>
429 <li>(-5) + 2 = -3</li>
430 <li>5 + (-3) = 2</li>
430 <li>5 + (-3) = 2</li>
431 <li>(-5) + 3 = -2</li>
431 <li>(-5) + 3 = -2</li>
432 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
432 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
433 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
433 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
434 <p>Perhatikan gambar penggunaan pin + dan pin - berikut ini:</p>
434 <p>Perhatikan gambar penggunaan pin + dan pin - berikut ini:</p>
435 <p>Perhatikan bahwa terdapat 5 buah pin + dan 3 buah pin -. Sehingga operasi hitung penjumlahan yang diwakili oleh penggunaan pin di atas adalah 5 + (-3).</p>
435 <p>Perhatikan bahwa terdapat 5 buah pin + dan 3 buah pin -. Sehingga operasi hitung penjumlahan yang diwakili oleh penggunaan pin di atas adalah 5 + (-3).</p>
436 <p>Perhatikan bahwa dari 3 buah pin + dan 3 buah pin - didapat hasil 0 dan tersisa 2 buah pin +. Maka didapat hasil penjumlahan yaitu 2.</p>
436 <p>Perhatikan bahwa dari 3 buah pin + dan 3 buah pin - didapat hasil 0 dan tersisa 2 buah pin +. Maka didapat hasil penjumlahan yaitu 2.</p>
437 <p>Maka operasi hitung penjumlahan dan hasil yang sesuai dengan penggunaan pin + dan pin - di atas adalah 5 + (-3) = 2.</p>
437 <p>Maka operasi hitung penjumlahan dan hasil yang sesuai dengan penggunaan pin + dan pin - di atas adalah 5 + (-3) = 2.</p>
438 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
438 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
439 <p><strong>12. Topik: Pecahan I</strong></p>
439 <p><strong>12. Topik: Pecahan I</strong></p>
440 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan Pecahan</strong></p>
440 <p><strong>Subtopik: Penjumlahan Pecahan</strong></p>
441 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
441 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
442 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
442 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
443 <p>Perhatikan bahwa:</p>
443 <p>Perhatikan bahwa:</p>
444 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
444 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
445 <h2>FISIKA</h2>
445 <h2>FISIKA</h2>
446 <p>Topik: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</p>
446 <p>Topik: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</p>
447 <p>Subtopik: Pengukuran</p>
447 <p>Subtopik: Pengukuran</p>
448 <p><strong>1. Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
448 <p><strong>1. Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
449 <ol><li>Andi mengukur massa beras yang akan dibeli</li>
449 <ol><li>Andi mengukur massa beras yang akan dibeli</li>
450 <li>Dina merasa lapar karena mencium bau makanan</li>
450 <li>Dina merasa lapar karena mencium bau makanan</li>
451 <li>Dani mengukur luas kolam renang</li>
451 <li>Dani mengukur luas kolam renang</li>
452 <li>Ani mengukur rasa enak dari makanan yang dimakannya</li>
452 <li>Ani mengukur rasa enak dari makanan yang dimakannya</li>
453 </ol><p>Dari pernyataan tersebut, yang termasuk contoh besaran dalam fisika dinyatakan oleh nomor ….</p>
453 </ol><p>Dari pernyataan tersebut, yang termasuk contoh besaran dalam fisika dinyatakan oleh nomor ….</p>
454 <ol><li>1 dan 2</li>
454 <ol><li>1 dan 2</li>
455 <li>1 dan 3</li>
455 <li>1 dan 3</li>
456 <li>2 dan 3</li>
456 <li>2 dan 3</li>
457 <li>3 dan 4</li>
457 <li>3 dan 4</li>
458 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong><strong></strong></p>
458 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong><strong></strong></p>
459 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
459 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
460 <p>Besaran adalah<strong>segala sesuatu yang dapat diukur</strong>dan dinyatakan dengan angka dan satuannya. Beberapa contoh besaran di antaranya:</p>
460 <p>Besaran adalah<strong>segala sesuatu yang dapat diukur</strong>dan dinyatakan dengan angka dan satuannya. Beberapa contoh besaran di antaranya:</p>
461 <ul><li>Panjang</li>
461 <ul><li>Panjang</li>
462 <li>Massa</li>
462 <li>Massa</li>
463 <li>Luas</li>
463 <li>Luas</li>
464 <li>Tekanan</li>
464 <li>Tekanan</li>
465 <li>Suhu</li>
465 <li>Suhu</li>
466 </ul><p>Dari pernyataan pada soal, yang dapat diukur adalah<strong>massa beras</strong>dan<strong>luas kolam renang</strong>, sedangkan rasa lapar dan enak tidak dapat diukur. Dengan demikian, pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor 1 dan 3.</p>
466 </ul><p>Dari pernyataan pada soal, yang dapat diukur adalah<strong>massa beras</strong>dan<strong>luas kolam renang</strong>, sedangkan rasa lapar dan enak tidak dapat diukur. Dengan demikian, pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor 1 dan 3.</p>
467 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
467 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
468 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Macam-Macam Alat Pengukuran Panjang</a></p>
468 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Macam-Macam Alat Pengukuran Panjang</a></p>
469 <p><strong>Topik</strong><strong>: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</strong><strong></strong></p>
469 <p><strong>Topik</strong><strong>: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</strong><strong></strong></p>
470 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Besaran</strong></p>
470 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Besaran</strong></p>
471 <p>2. Kecepatan merupakan besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok yaitu ….</p>
471 <p>2. Kecepatan merupakan besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok yaitu ….</p>
472 <ol><li>panjang dan massa</li>
472 <ol><li>panjang dan massa</li>
473 <li>waktu dan suhu</li>
473 <li>waktu dan suhu</li>
474 <li>massa dan waktu</li>
474 <li>massa dan waktu</li>
475 <li>panjang dan waktu</li>
475 <li>panjang dan waktu</li>
476 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
476 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
477 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
477 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
478 <p>Kecepatan suatu benda dapat diketahui dengan:</p>
478 <p>Kecepatan suatu benda dapat diketahui dengan:</p>
479 <p>Kecepatan = Perpindahan / Waktu</p>
479 <p>Kecepatan = Perpindahan / Waktu</p>
480 <p>Perpindahan merupakan besaran yang mengukur panjang.</p>
480 <p>Perpindahan merupakan besaran yang mengukur panjang.</p>
481 <p>Dengan demikian, kecepatan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu.</p>
481 <p>Dengan demikian, kecepatan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu.</p>
482 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
482 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
483 <p>Baca Juga:<a>Apa Bedanya Besaran Pokok dan Besaran Turunan?</a></p>
483 <p>Baca Juga:<a>Apa Bedanya Besaran Pokok dan Besaran Turunan?</a></p>
484 <p><strong>Topik</strong><strong>: Zat dan Karakteristiknya</strong><strong></strong></p>
484 <p><strong>Topik</strong><strong>: Zat dan Karakteristiknya</strong><strong></strong></p>
485 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Materi</strong></p>
485 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Materi</strong></p>
486 <p>3. Makanan sisa yang telah terdekomposisi tidak dapat kembali menjadi makanan segar yang dapat dikonsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa dekomposisi menghasilkan perubahan ….</p>
486 <p>3. Makanan sisa yang telah terdekomposisi tidak dapat kembali menjadi makanan segar yang dapat dikonsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa dekomposisi menghasilkan perubahan ….</p>
487 <ol><li>fisika, karena tidak menghasilkan zat baru</li>
487 <ol><li>fisika, karena tidak menghasilkan zat baru</li>
488 <li>fisika, karena menghasilkan zat yang tidak dapat dikonsumsi</li>
488 <li>fisika, karena menghasilkan zat yang tidak dapat dikonsumsi</li>
489 <li>kimia, karena makanan tersebut mengalami perubahan wujud</li>
489 <li>kimia, karena makanan tersebut mengalami perubahan wujud</li>
490 <li>kimia, karena makanan yang sudah busuk tidak dapat kembali menjadi segar</li>
490 <li>kimia, karena makanan yang sudah busuk tidak dapat kembali menjadi segar</li>
491 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
491 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
492 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
492 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
493 <p>Makanan yang terdekomposisi mengalami perubahan pada zat penyusunnya oleh mikroorganisme sehingga mengalami pembusukan. Makanan yang telah busuk tidak dapat berubah menjadi makanan yang segar kembali. Oleh karena itu, dekomposisi makanan termasuk dalam perubahan kimia.</p>
493 <p>Makanan yang terdekomposisi mengalami perubahan pada zat penyusunnya oleh mikroorganisme sehingga mengalami pembusukan. Makanan yang telah busuk tidak dapat berubah menjadi makanan yang segar kembali. Oleh karena itu, dekomposisi makanan termasuk dalam perubahan kimia.</p>
494 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
494 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
495 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Sifat dan Perubahan Bentuk Zat</a></p>
495 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Sifat dan Perubahan Bentuk Zat</a></p>
496 <p><strong>Topik</strong><strong>: Suhu dan Perubahannya</strong><strong></strong></p>
496 <p><strong>Topik</strong><strong>: Suhu dan Perubahannya</strong><strong></strong></p>
497 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Termometer</strong></p>
497 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Termometer</strong></p>
498 <p>4. Andi dan Dani mengukur suhu suatu benda menggunakan dua termometer berbeda. Andi menggunakan termometer dengan skala fahrenheit dan Dani menggunakan skala celcius. Hasil pengukuran yang diperoleh Andi adalah dua kali hasil pengukuran yang diperoleh Dani, maka termometer yang digunakan Dani menunjukkan angka ….</p>
498 <p>4. Andi dan Dani mengukur suhu suatu benda menggunakan dua termometer berbeda. Andi menggunakan termometer dengan skala fahrenheit dan Dani menggunakan skala celcius. Hasil pengukuran yang diperoleh Andi adalah dua kali hasil pengukuran yang diperoleh Dani, maka termometer yang digunakan Dani menunjukkan angka ….</p>
499 <ol><li>160 °C</li>
499 <ol><li>160 °C</li>
500 <li>320 °C</li>
500 <li>320 °C</li>
501 <li>160 °F</li>
501 <li>160 °F</li>
502 <li>320 °F</li>
502 <li>320 °F</li>
503 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong><strong></strong></p>
503 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong><strong></strong></p>
504 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
504 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
505 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
505 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
506 <p>Andi → skala Fahrenheit</p>
506 <p>Andi → skala Fahrenheit</p>
507 <p>Dani → skala Celcius</p>
507 <p>Dani → skala Celcius</p>
508 <p>TA = 2TD</p>
508 <p>TA = 2TD</p>
509 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
509 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
510 <p>Angka yang ditunjukkan termometer Dani (TD) = ?</p>
510 <p>Angka yang ditunjukkan termometer Dani (TD) = ?</p>
511 <p><strong>Jawab:</strong></p>
511 <p><strong>Jawab:</strong></p>
512 <p>Gunakan perbandingan skala Celcius dan Fahrenheit:</p>
512 <p>Gunakan perbandingan skala Celcius dan Fahrenheit:</p>
513 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
513 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
514 <p>Baca Juga:<a>4 Macam Skala Suhu dan Cara Konversinya</a></p>
514 <p>Baca Juga:<a>4 Macam Skala Suhu dan Cara Konversinya</a></p>
515 <p><strong>Topik</strong><strong>: Suhu dan Perubahannya</strong><strong></strong></p>
515 <p><strong>Topik</strong><strong>: Suhu dan Perubahannya</strong><strong></strong></p>
516 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemuaian Zat Padat</strong></p>
516 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemuaian Zat Padat</strong></p>
517 <p>5. Rani melakukan percobaan di laboratorium dengan memanaskan sebuah bola aluminium (α = 25 × 10-6 /°C) bervolume 80 cm3. Bola aluminium tersebut dipanaskan dari 20 °C menjadi 60 °C. Perubahan volume yang dialami oleh bola aluminum adalah ….</p>
517 <p>5. Rani melakukan percobaan di laboratorium dengan memanaskan sebuah bola aluminium (α = 25 × 10-6 /°C) bervolume 80 cm3. Bola aluminium tersebut dipanaskan dari 20 °C menjadi 60 °C. Perubahan volume yang dialami oleh bola aluminum adalah ….</p>
518 <ol><li>0,06 cm3</li>
518 <ol><li>0,06 cm3</li>
519 <li>0,12 cm3</li>
519 <li>0,12 cm3</li>
520 <li>0,24 cm3</li>
520 <li>0,24 cm3</li>
521 <li>0,48 cm3</li>
521 <li>0,48 cm3</li>
522 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
522 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
523 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
523 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
524 <p>Perubahan volume yang dialami oleh bola aluminium dapat diketahui dengan</p>
524 <p>Perubahan volume yang dialami oleh bola aluminium dapat diketahui dengan</p>
525 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
525 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
526 <p>Baca Juga:<a>Mempelajari Proses Pemuaian Zat Padat dan Contohnya</a></p>
526 <p>Baca Juga:<a>Mempelajari Proses Pemuaian Zat Padat dan Contohnya</a></p>
527 <p><strong>T</strong><strong>opik: Objek Ilmu Alam dan Pengetahuannya</strong></p>
527 <p><strong>T</strong><strong>opik: Objek Ilmu Alam dan Pengetahuannya</strong></p>
528 <p><strong>Subtopik: Penyelidikan Ilmiah IPA</strong></p>
528 <p><strong>Subtopik: Penyelidikan Ilmiah IPA</strong></p>
529 <p>6. Suatu pengamatan yang dilakukan dengan melakukan observasi mengenai sifat atau keadaan objek yang diamati dan tidak disajikan dalam bentuk angka merupakan jenis pengamatan….</p>
529 <p>6. Suatu pengamatan yang dilakukan dengan melakukan observasi mengenai sifat atau keadaan objek yang diamati dan tidak disajikan dalam bentuk angka merupakan jenis pengamatan….</p>
530 <ol><li>Kualitatif</li>
530 <ol><li>Kualitatif</li>
531 <li>Analitif</li>
531 <li>Analitif</li>
532 <li>Kuantitatif</li>
532 <li>Kuantitatif</li>
533 <li>Deskriptif</li>
533 <li>Deskriptif</li>
534 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
534 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
535 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
535 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
536 <p>Pengamatan adalah suatu proses merasakan, mengenali, mengukur, dan mengamati suatu fenomena alam untuk mengumpulkan data dan memperoleh informasi.</p>
536 <p>Pengamatan adalah suatu proses merasakan, mengenali, mengukur, dan mengamati suatu fenomena alam untuk mengumpulkan data dan memperoleh informasi.</p>
537 <p>Pengamatan kualitatif dilakukan dengan menggunakan alat indera dan hasil yang diperoleh berupa data kualitatif yang menunjukkan sifat atau keadaan objek yang diamati. Contohnya ketika mengamati kucing, data yang diperoleh adalah kucing merupakan karnivora, memiliki rambut, dan vivipar.</p>
537 <p>Pengamatan kualitatif dilakukan dengan menggunakan alat indera dan hasil yang diperoleh berupa data kualitatif yang menunjukkan sifat atau keadaan objek yang diamati. Contohnya ketika mengamati kucing, data yang diperoleh adalah kucing merupakan karnivora, memiliki rambut, dan vivipar.</p>
538 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
538 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
539 <p>Baca Juga:<a>Pengamatan Ilmiah dalam IPA, Gimana Caranya?</a></p>
539 <p>Baca Juga:<a>Pengamatan Ilmiah dalam IPA, Gimana Caranya?</a></p>
540 <p><strong>Topik: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</strong></p>
540 <p><strong>Topik: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</strong></p>
541 <p><strong>Subtopik: Besaran</strong></p>
541 <p><strong>Subtopik: Besaran</strong></p>
542 <p>7. Perhatikan pernyataan berikut</p>
542 <p>7. Perhatikan pernyataan berikut</p>
543 <p>1) Dani mengukur berat buku dengan neraca pegas 2) Dina mengukur tinggi badannya dengan jangka sorong 3) Andi mengukur massa badan dengan neraca Ohauss 4) Ani mengukur waktu berlarinya menggunakan stopwatch<strong></strong></p>
543 <p>1) Dani mengukur berat buku dengan neraca pegas 2) Dina mengukur tinggi badannya dengan jangka sorong 3) Andi mengukur massa badan dengan neraca Ohauss 4) Ani mengukur waktu berlarinya menggunakan stopwatch<strong></strong></p>
544 <p>Penggunaan alat ukur yang tepat dinyatakan oleh nomor ….</p>
544 <p>Penggunaan alat ukur yang tepat dinyatakan oleh nomor ….</p>
545 <ol><li>1) dan 2)</li>
545 <ol><li>1) dan 2)</li>
546 <li>1) dan 4)</li>
546 <li>1) dan 4)</li>
547 <li>2) dan 4)</li>
547 <li>2) dan 4)</li>
548 <li>3) dan 4)</li>
548 <li>3) dan 4)</li>
549 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
549 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
550 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
550 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
551 <p>Berat diukur dengan neraca pegas.</p>
551 <p>Berat diukur dengan neraca pegas.</p>
552 <p>Tinggi merupakan besaran panjang, namun tinggi manusia tidak dapat diukur menggunakan jangka sorong karena skalanya terbatas.</p>
552 <p>Tinggi merupakan besaran panjang, namun tinggi manusia tidak dapat diukur menggunakan jangka sorong karena skalanya terbatas.</p>
553 <p>Massa dapat diukur dengan neraca Ohauss, namun skala neraca Ohauss terbatas untuk digunakan mengukur massa manusia.</p>
553 <p>Massa dapat diukur dengan neraca Ohauss, namun skala neraca Ohauss terbatas untuk digunakan mengukur massa manusia.</p>
554 <p>Waktu dapat diukur dengan jam atau stopwatch.</p>
554 <p>Waktu dapat diukur dengan jam atau stopwatch.</p>
555 <p>Jadi, pernyataan yang tepat dinyatakan oleh nomor 1) dan 4).</p>
555 <p>Jadi, pernyataan yang tepat dinyatakan oleh nomor 1) dan 4).</p>
556 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
556 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
557 <p><strong>Topik: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</strong></p>
557 <p><strong>Topik: Objek Ilmu Alam dan Pengamatannya</strong></p>
558 <p><strong>Subtopik: Penggunaan Alat Ukur</strong></p>
558 <p><strong>Subtopik: Penggunaan Alat Ukur</strong></p>
559 <p>8. Sebuah benda berbentuk tabung padat dengan jari-jari 3,5 cm dan tinggi 10 cm dimasukkan ke dalam gelas ukur berisi 38,5 mL air. Jika massa tabung padat tersebut 308 g, massa jenis tabung tersebut sebesar ….</p>
559 <p>8. Sebuah benda berbentuk tabung padat dengan jari-jari 3,5 cm dan tinggi 10 cm dimasukkan ke dalam gelas ukur berisi 38,5 mL air. Jika massa tabung padat tersebut 308 g, massa jenis tabung tersebut sebesar ….</p>
560 <ol><li>0,8 kg/m3</li>
560 <ol><li>0,8 kg/m3</li>
561 <li>8 kg/m3</li>
561 <li>8 kg/m3</li>
562 <li>800 kg/m3</li>
562 <li>800 kg/m3</li>
563 <li>8.000 kg/m3</li>
563 <li>8.000 kg/m3</li>
564 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
564 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
565 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
565 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
566 <p>Diketahui:</p>
566 <p>Diketahui:</p>
567 <p>V0 = 38,5 mL</p>
567 <p>V0 = 38,5 mL</p>
568 <p>r = 3,5 cm</p>
568 <p>r = 3,5 cm</p>
569 <p>t = 10 cm</p>
569 <p>t = 10 cm</p>
570 <p>m = 308 g</p>
570 <p>m = 308 g</p>
571 <p>Hitung volume tabung:</p>
571 <p>Hitung volume tabung:</p>
572 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
572 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.</p>
573 <p><strong>Topik: Zat dan Karakteristiknya</strong></p>
573 <p><strong>Topik: Zat dan Karakteristiknya</strong></p>
574 <p><strong>Subtopik: Sifat Materi</strong></p>
574 <p><strong>Subtopik: Sifat Materi</strong></p>
575 <p>9. Suatu zat memiliki ciri-ciri volumenya tetap, bentuknya berubah, dan gaya ikat antarpartikel lemah. Wujud zat tersebut adalah….</p>
575 <p>9. Suatu zat memiliki ciri-ciri volumenya tetap, bentuknya berubah, dan gaya ikat antarpartikel lemah. Wujud zat tersebut adalah….</p>
576 <ol><li>Padat</li>
576 <ol><li>Padat</li>
577 <li>Cair</li>
577 <li>Cair</li>
578 <li>Gas</li>
578 <li>Gas</li>
579 <li>Tidak dapat ditentukan</li>
579 <li>Tidak dapat ditentukan</li>
580 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
580 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
581 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
581 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
582 <p>Ciri-ciri dari zat cair adalah:</p>
582 <p>Ciri-ciri dari zat cair adalah:</p>
583 <ul><li>Bentuknya berubah</li>
583 <ul><li>Bentuknya berubah</li>
584 <li>Volumenya tetap</li>
584 <li>Volumenya tetap</li>
585 <li>Gaya ikat partikel lemah</li>
585 <li>Gaya ikat partikel lemah</li>
586 <li>Jarak antarpartikel renggang</li>
586 <li>Jarak antarpartikel renggang</li>
587 <li>Gerakan partikel bebas</li>
587 <li>Gerakan partikel bebas</li>
588 <li>Massa jenisnya lebih kecil dari zat padat</li>
588 <li>Massa jenisnya lebih kecil dari zat padat</li>
589 </ul><p>Berdasarkan ciri-ciri tersebut, zat yang dimaksud adalah zat cair.</p>
589 </ul><p>Berdasarkan ciri-ciri tersebut, zat yang dimaksud adalah zat cair.</p>
590 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
590 <p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
591 <p><strong>Topik: Zat dan Karakteristiknya</strong></p>
591 <p><strong>Topik: Zat dan Karakteristiknya</strong></p>
592 <p><strong>Subtopik: Perubahan Materi</strong></p>
592 <p><strong>Subtopik: Perubahan Materi</strong></p>
593 <p>10. Dina membeli buah yang sudah matang dan berencana untuk digunakan sampai esok hari. Ternyata secara tiba-tiba, Dina harus pergi selama empat hari, buah yang dibeli Dina hanya diletakkan di luar dan dibiarkan di udara terbuka. Empat hari kemudian ketika Dina pulang, hal yang ditemuinya adalah ….</p>
593 <p>10. Dina membeli buah yang sudah matang dan berencana untuk digunakan sampai esok hari. Ternyata secara tiba-tiba, Dina harus pergi selama empat hari, buah yang dibeli Dina hanya diletakkan di luar dan dibiarkan di udara terbuka. Empat hari kemudian ketika Dina pulang, hal yang ditemuinya adalah ….</p>
594 <ol><li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan kimia, yaitu menyusut</li>
594 <ol><li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan kimia, yaitu menyusut</li>
595 <li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan fisika, yaitu mengering</li>
595 <li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan fisika, yaitu mengering</li>
596 <li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan fisika, yaitu membusuk</li>
596 <li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan fisika, yaitu membusuk</li>
597 <li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan kimia, yaitu membusuk</li>
597 <li>Buah yang dibeli Dina mengalami perubahan kimia, yaitu membusuk</li>
598 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
598 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
599 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
599 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
600 <p>Buah yang sudah matang harus segera dikonsumsi karena akan mengalami perubahan kimia, yaitu membusuk.</p>
600 <p>Buah yang sudah matang harus segera dikonsumsi karena akan mengalami perubahan kimia, yaitu membusuk.</p>
601 <p>Perubahan kimia adalah perubahan suatu benda yang disertai dengan terbentuknya zat baru. Perubahan kimia yang terjadi pada buah yang membusuk secara umum akan mengeluarkan bau yang tidak enak, berlendir, terasa lembek, dan lain sebagainya.</p>
601 <p>Perubahan kimia adalah perubahan suatu benda yang disertai dengan terbentuknya zat baru. Perubahan kimia yang terjadi pada buah yang membusuk secara umum akan mengeluarkan bau yang tidak enak, berlendir, terasa lembek, dan lain sebagainya.</p>
602 <p>Maka jawaban yang tepat, hal yang ditemui Dina ketika pulang adalah melihat bahwa buah yang dibeli Dina empat hari lalu mengalami perubahan kimia, yaitu membusuk.</p>
602 <p>Maka jawaban yang tepat, hal yang ditemui Dina ketika pulang adalah melihat bahwa buah yang dibeli Dina empat hari lalu mengalami perubahan kimia, yaitu membusuk.</p>
603 <p>Jadi, jawabannya adalah D.</p>
603 <p>Jadi, jawabannya adalah D.</p>
604 <p><strong>Topik: Materi</strong></p>
604 <p><strong>Topik: Materi</strong></p>
605 <p><strong>Subtopik: Campuran</strong></p>
605 <p><strong>Subtopik: Campuran</strong></p>
606 <p>11. Suatu cara pemisahan zat berdasarkan perbedaan daya serap zat pada medium stasioner disebut dengan ….</p>
606 <p>11. Suatu cara pemisahan zat berdasarkan perbedaan daya serap zat pada medium stasioner disebut dengan ….</p>
607 <ol><li>Ekstraksi</li>
607 <ol><li>Ekstraksi</li>
608 <li>Distilasi</li>
608 <li>Distilasi</li>
609 <li>Evaporasi</li>
609 <li>Evaporasi</li>
610 <li>Kromatografi</li>
610 <li>Kromatografi</li>
611 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
611 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
612 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
612 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
613 <p>Campuran homogen dapat dipisahkan dengan beberapa cara, yaitu ekstraksi, distilasi, evaporasi, sublimasi, kromatografi. Kromatografi adalah cara pemisahan zat berdasarkan perbedaan daya serap zat pada medium stasioner.</p>
613 <p>Campuran homogen dapat dipisahkan dengan beberapa cara, yaitu ekstraksi, distilasi, evaporasi, sublimasi, kromatografi. Kromatografi adalah cara pemisahan zat berdasarkan perbedaan daya serap zat pada medium stasioner.</p>
614 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
614 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
615 <p><strong>Topik: Kalor dan Perpindahannya</strong></p>
615 <p><strong>Topik: Kalor dan Perpindahannya</strong></p>
616 <p><strong>Subtopik: Kalor</strong></p>
616 <p><strong>Subtopik: Kalor</strong></p>
617 <p>12. Lima gram raksa cair akan diubah menjadi raksa dalam bentuk padat. Jika 0,059 kJ kalor dilepaskan oleh raksa pada proses perubahan wujud tersebut, maka kalor lebur raksa sebesar ….</p>
617 <p>12. Lima gram raksa cair akan diubah menjadi raksa dalam bentuk padat. Jika 0,059 kJ kalor dilepaskan oleh raksa pada proses perubahan wujud tersebut, maka kalor lebur raksa sebesar ….</p>
618 <ol><li>118.000 J/kg</li>
618 <ol><li>118.000 J/kg</li>
619 <li>11.800 J/kg</li>
619 <li>11.800 J/kg</li>
620 <li>118 J/kg</li>
620 <li>118 J/kg</li>
621 <li>11,8 J/kg</li>
621 <li>11,8 J/kg</li>
622 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
622 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
623 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
623 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
624 <p>Kalor lebur (L) adalah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah benda padat menjadi cair.</p>
624 <p>Kalor lebur (L) adalah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah benda padat menjadi cair.</p>
625 <p>Diketahui:</p>
625 <p>Diketahui:</p>
626 <p>Q = 0,059 kJ = 59 J</p>
626 <p>Q = 0,059 kJ = 59 J</p>
627 <p>m = 5 g = 0,005 kg</p>
627 <p>m = 5 g = 0,005 kg</p>
628 <p>L = ?</p>
628 <p>L = ?</p>
629 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
629 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
630 <h2>BIOLOGI</h2>
630 <h2>BIOLOGI</h2>
631 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
631 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
632 <p><strong>Subtopik: Ciri-ciri makhluk hidup</strong></p>
632 <p><strong>Subtopik: Ciri-ciri makhluk hidup</strong></p>
633 <p>1. Dalam suatu kebun dekat sekolah terdapat</p>
633 <p>1. Dalam suatu kebun dekat sekolah terdapat</p>
634 <p>1) Bunga tulip 2) Anjing 3) Tanah 4) Air 5) Kupu - kupu 6) Lebah madu 7) Ulat 8) Cahaya matahari<strong></strong></p>
634 <p>1) Bunga tulip 2) Anjing 3) Tanah 4) Air 5) Kupu - kupu 6) Lebah madu 7) Ulat 8) Cahaya matahari<strong></strong></p>
635 <p>Berdasarkan komponen diatas, yang termasuk kedalam komponen abiotik adalah….</p>
635 <p>Berdasarkan komponen diatas, yang termasuk kedalam komponen abiotik adalah….</p>
636 <ol><li>1, 2, dan 5</li>
636 <ol><li>1, 2, dan 5</li>
637 <li>3, 4, dan 8</li>
637 <li>3, 4, dan 8</li>
638 <li>6, 7, dan 8</li>
638 <li>6, 7, dan 8</li>
639 <li>2, 4, dan 7</li>
639 <li>2, 4, dan 7</li>
640 </ol><p><strong>Jawapan: B</strong></p>
640 </ol><p><strong>Jawapan: B</strong></p>
641 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
641 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
642 <p>Abiotik berasal dari bahasa latin “<em>a</em>” yang artinya tidak dan <em>bios</em> yang artinya makhluk hidup jadi dapat dikatakan abiotik adalah benda tak hidup. Pada ekosistem diatas komponen abiotik adalah tanah, air dan cahaya matahari. Dalam ekosistem itu juga terdapat ekosistem biotik (yang terdiri dari makhluk hidup) yaitu bunga tulip, anjing, kupu-kupu, lebah madu dan ulat.</p>
642 <p>Abiotik berasal dari bahasa latin “<em>a</em>” yang artinya tidak dan <em>bios</em> yang artinya makhluk hidup jadi dapat dikatakan abiotik adalah benda tak hidup. Pada ekosistem diatas komponen abiotik adalah tanah, air dan cahaya matahari. Dalam ekosistem itu juga terdapat ekosistem biotik (yang terdiri dari makhluk hidup) yaitu bunga tulip, anjing, kupu-kupu, lebah madu dan ulat.</p>
643 <p>Dengan demikian jawaban adalah B.</p>
643 <p>Dengan demikian jawaban adalah B.</p>
644 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Ciri-Ciri Makhluk Hidup, Apa Saja Ya?</a></p>
644 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Ciri-Ciri Makhluk Hidup, Apa Saja Ya?</a></p>
645 <p><strong>Topik : Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
645 <p><strong>Topik : Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
646 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup </strong></p>
646 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup </strong></p>
647 <p>2. Bunga matahari memiliki nama latin <em>Helianthus annuus </em>. Kata “<em>Helianthus”</em> pada nama tersebut menunjukkan ….</p>
647 <p>2. Bunga matahari memiliki nama latin <em>Helianthus annuus </em>. Kata “<em>Helianthus”</em> pada nama tersebut menunjukkan ….</p>
648 <ol><li>Petunjuk spesies</li>
648 <ol><li>Petunjuk spesies</li>
649 <li>Petunjuk genus</li>
649 <li>Petunjuk genus</li>
650 <li>Petunjuk ras</li>
650 <li>Petunjuk ras</li>
651 <li>Petunjuk nama penemu</li>
651 <li>Petunjuk nama penemu</li>
652 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
652 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
653 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
653 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
654 <p>Dalam penulisan nama latin yang dicetuskan oleh <em>Carolus linnaeus </em>yaitu sistem tata nama ganda atau binomial nomenklatur memiliki salah satu aturan dimana suatu spesies terdiri dari dua kata dimana kata pertama petunjuk genus dan kata kedua adalah petunjuk spesies. Serta nama atau singkatan nama penemu dapat dituliskan di belakang nama spesies, dengan huruf tegak dan tanpa garis bawah. Bunga matahari dengan nama latin <em>Helianthus annuus </em>L. memiliki genus <em>Helianthus</em>, spesies <em>annuus</em> dan nama penemunya adalah “L”. Kode nama L sendiri adalah untuk <em>Carolus linnaeus.</em></p>
654 <p>Dalam penulisan nama latin yang dicetuskan oleh <em>Carolus linnaeus </em>yaitu sistem tata nama ganda atau binomial nomenklatur memiliki salah satu aturan dimana suatu spesies terdiri dari dua kata dimana kata pertama petunjuk genus dan kata kedua adalah petunjuk spesies. Serta nama atau singkatan nama penemu dapat dituliskan di belakang nama spesies, dengan huruf tegak dan tanpa garis bawah. Bunga matahari dengan nama latin <em>Helianthus annuus </em>L. memiliki genus <em>Helianthus</em>, spesies <em>annuus</em> dan nama penemunya adalah “L”. Kode nama L sendiri adalah untuk <em>Carolus linnaeus.</em></p>
655 <p>Dengan demikian jawaban adalah B.</p>
655 <p>Dengan demikian jawaban adalah B.</p>
656 <p>Baca Juga:<a>Seperti Apa Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Whittaker?</a></p>
656 <p>Baca Juga:<a>Seperti Apa Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Whittaker?</a></p>
657 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
657 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
658 <p><strong>Subtopik: Ciri-Ciri Makhluk Hidup</strong></p>
658 <p><strong>Subtopik: Ciri-Ciri Makhluk Hidup</strong></p>
659 <p>3. Ratna hobi dengan olahraga bulu tangkis. Setelah berolahraga bulu tangkis, Ratna akan berkeringat. Berbeda dengan Robi yang memiliki hobi mendaki gunung. Saat udara dingin di gunung, Robi sering buang air kecil. Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa Ratna dan Robi memiliki ciri-ciri makhluk hidup yaitu ….</p>
659 <p>3. Ratna hobi dengan olahraga bulu tangkis. Setelah berolahraga bulu tangkis, Ratna akan berkeringat. Berbeda dengan Robi yang memiliki hobi mendaki gunung. Saat udara dingin di gunung, Robi sering buang air kecil. Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa Ratna dan Robi memiliki ciri-ciri makhluk hidup yaitu ….</p>
660 <ol><li>menyesuaikan diri terhadap lingkungan</li>
660 <ol><li>menyesuaikan diri terhadap lingkungan</li>
661 <li>melakukan ekskresi</li>
661 <li>melakukan ekskresi</li>
662 <li>menanggapi rangsang</li>
662 <li>menanggapi rangsang</li>
663 <li>memerlukan nutrisi</li>
663 <li>memerlukan nutrisi</li>
664 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
664 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
665 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
665 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
666 <p>Keringat dan urin merupakan contoh zat sisa metabolisme yang harus dikeluarkan oleh tubuh. Pengeluaran zat sisa oleh makhluk hidup disebut dengan ekskresi. Ekskresi sangat diperlukan karena zat sisa metabolisme bersifat racun. Jika tidak dikeluarkan, zat-zat tersebut akan mengganggu metabolisme pada tubuh. Dengan demikian peristiwa pada soal membuktikan bahwa makhluk hidup yaitu Ratna dan Robi melakukan ekskresi.</p>
666 <p>Keringat dan urin merupakan contoh zat sisa metabolisme yang harus dikeluarkan oleh tubuh. Pengeluaran zat sisa oleh makhluk hidup disebut dengan ekskresi. Ekskresi sangat diperlukan karena zat sisa metabolisme bersifat racun. Jika tidak dikeluarkan, zat-zat tersebut akan mengganggu metabolisme pada tubuh. Dengan demikian peristiwa pada soal membuktikan bahwa makhluk hidup yaitu Ratna dan Robi melakukan ekskresi.</p>
667 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
667 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
668 <p>Baca Juga:<a>Pembahasan Latihan Soal PAS Kelas 7 SMP Semester Ganjil 2023</a></p>
668 <p>Baca Juga:<a>Pembahasan Latihan Soal PAS Kelas 7 SMP Semester Ganjil 2023</a></p>
669 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
669 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
670 <p><strong>Subtopik: Ciri-Ciri Makhluk Hidup</strong></p>
670 <p><strong>Subtopik: Ciri-Ciri Makhluk Hidup</strong></p>
671 <p>4. Dalam suatu kebun dekat sekolah terdapat:</p>
671 <p>4. Dalam suatu kebun dekat sekolah terdapat:</p>
672 <ol><li>Air</li>
672 <ol><li>Air</li>
673 <li>Ulat</li>
673 <li>Ulat</li>
674 <li>Anjing</li>
674 <li>Anjing</li>
675 <li>Tanah</li>
675 <li>Tanah</li>
676 <li>Kupu-kupu</li>
676 <li>Kupu-kupu</li>
677 <li>Terumbu karang</li>
677 <li>Terumbu karang</li>
678 <li>Lebah madu</li>
678 <li>Lebah madu</li>
679 <li>Cahaya matahari</li>
679 <li>Cahaya matahari</li>
680 </ol><p>Berdasarkan komponen tersebut, yang termasuk ke dalam komponen abiotik adalah ….</p>
680 </ol><p>Berdasarkan komponen tersebut, yang termasuk ke dalam komponen abiotik adalah ….</p>
681 <ol><li>4, 6, dan 8</li>
681 <ol><li>4, 6, dan 8</li>
682 <li>1, 4, dan 8</li>
682 <li>1, 4, dan 8</li>
683 <li>1, 4, dan 6</li>
683 <li>1, 4, dan 6</li>
684 <li>1, 6, dan 8</li>
684 <li>1, 6, dan 8</li>
685 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
685 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
686 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
686 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
687 <p>Abiotik berasal dari bahasa latin “<strong>a</strong>” yang artinya<strong>tidak</strong>dan “<strong>bios</strong>” yang artinya<strong>makhluk hidup</strong>, sehingga dapat disimpulkan<strong>abiotik adalah benda tak hidup</strong>. Pada ekosistem di atas, komponen abiotik adalah tanah, air dan cahaya matahari. Dalam ekosistem itu juga terdapat komponen biotik (yang terdiri dari makhluk hidup) yaitu bunga tulip, anjing, kupu-kupu, lebah madu dan ulat.</p>
687 <p>Abiotik berasal dari bahasa latin “<strong>a</strong>” yang artinya<strong>tidak</strong>dan “<strong>bios</strong>” yang artinya<strong>makhluk hidup</strong>, sehingga dapat disimpulkan<strong>abiotik adalah benda tak hidup</strong>. Pada ekosistem di atas, komponen abiotik adalah tanah, air dan cahaya matahari. Dalam ekosistem itu juga terdapat komponen biotik (yang terdiri dari makhluk hidup) yaitu bunga tulip, anjing, kupu-kupu, lebah madu dan ulat.</p>
688 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
688 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
689 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
689 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
690 <p><strong>Subtopik: Ciri-Ciri Makhluk Hidup</strong></p>
690 <p><strong>Subtopik: Ciri-Ciri Makhluk Hidup</strong></p>
691 <p>5. Daniel pada umur 15 tahun memiliki tinggi badan 150 cm, sedangkan pada saat umur 25 tahun Daniel memiliki tinggi badan 180 cm. Di bawah ini yang menunjukkan ciri makhluk hidup seperti yang terjadi di atas adalah ….</p>
691 <p>5. Daniel pada umur 15 tahun memiliki tinggi badan 150 cm, sedangkan pada saat umur 25 tahun Daniel memiliki tinggi badan 180 cm. Di bawah ini yang menunjukkan ciri makhluk hidup seperti yang terjadi di atas adalah ….</p>
692 <ol><li>bertambah jumlah tanaman jambu dengan cara stek batang</li>
692 <ol><li>bertambah jumlah tanaman jambu dengan cara stek batang</li>
693 <li>muncul bunga dan buah pada tanaman mangga</li>
693 <li>muncul bunga dan buah pada tanaman mangga</li>
694 <li>batang tanaman jagung bertambah panjang dari hari ke hari</li>
694 <li>batang tanaman jagung bertambah panjang dari hari ke hari</li>
695 <li>munculnya kantong spora pada tumbuhan lumut</li>
695 <li>munculnya kantong spora pada tumbuhan lumut</li>
696 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
696 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
697 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
697 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
698 <p>Ciri makhluk hidup yang ditunjukkan pada soal adalah tumbuh atau mengalami pertumbuhan. Tumbuh adalah proses pertambahan ukuran baik tinggi, diameter, volume atau massa. Pertumbuhan terjadi akibat adanya pembelahan sel serta pertumbuhan tidak akan dapat kembali ke ukuran semulanya. Pada opsi pilihan yang menunjukkan ciri-ciri tumbuh adalah opsi C karena penambahan panjang batang adalah ciri-ciri dari tumbuh.</p>
698 <p>Ciri makhluk hidup yang ditunjukkan pada soal adalah tumbuh atau mengalami pertumbuhan. Tumbuh adalah proses pertambahan ukuran baik tinggi, diameter, volume atau massa. Pertumbuhan terjadi akibat adanya pembelahan sel serta pertumbuhan tidak akan dapat kembali ke ukuran semulanya. Pada opsi pilihan yang menunjukkan ciri-ciri tumbuh adalah opsi C karena penambahan panjang batang adalah ciri-ciri dari tumbuh.</p>
699 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
699 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
700 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
700 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
701 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi Makhluk Hidup </strong></p>
701 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi Makhluk Hidup </strong></p>
702 <p>6. Bunga matahari memiliki nama latin<em>Helianthus annuus</em>L.. Kata “<em>Helianthus</em>” pada nama tersebut menunjukkan ….</p>
702 <p>6. Bunga matahari memiliki nama latin<em>Helianthus annuus</em>L.. Kata “<em>Helianthus</em>” pada nama tersebut menunjukkan ….</p>
703 <ol><li>famili</li>
703 <ol><li>famili</li>
704 <li>genus</li>
704 <li>genus</li>
705 <li>nama penemu</li>
705 <li>nama penemu</li>
706 <li>penunjuk spesies</li>
706 <li>penunjuk spesies</li>
707 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
707 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
708 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
708 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
709 <p>Dalam penulisan nama latin yang dicetuskan oleh Carolus linnaeus, yaitu sistem tata nama ganda atau binomial nomenklatur, memiliki salah satu aturan yaitu suatu spesies terdiri dari dua kata di mana kata pertama adalah genus dan kata kedua adalah penunjuk spesies. Aturan lainnya yaitu nama atau singkatan nama penemu dapat dituliskan di belakang nama spesies, dengan huruf tegak dan tanpa garis bawah. Bunga matahari dengan nama latin<em>Helianthus</em><em>annuus</em>L. memiliki genus<em>Helianthus</em>, penunjuk spesies<em>annuus</em>dan singkatan nama penemunya adalah “L”. Kode nama L sendiri adalah untuk Carolus linnaeus.</p>
709 <p>Dalam penulisan nama latin yang dicetuskan oleh Carolus linnaeus, yaitu sistem tata nama ganda atau binomial nomenklatur, memiliki salah satu aturan yaitu suatu spesies terdiri dari dua kata di mana kata pertama adalah genus dan kata kedua adalah penunjuk spesies. Aturan lainnya yaitu nama atau singkatan nama penemu dapat dituliskan di belakang nama spesies, dengan huruf tegak dan tanpa garis bawah. Bunga matahari dengan nama latin<em>Helianthus</em><em>annuus</em>L. memiliki genus<em>Helianthus</em>, penunjuk spesies<em>annuus</em>dan singkatan nama penemunya adalah “L”. Kode nama L sendiri adalah untuk Carolus linnaeus.</p>
710 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
710 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
711 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
711 <p><strong>Topik: Klasifikasi Makhluk Hidup</strong></p>
712 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi Makhluk Hidup </strong></p>
712 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi Makhluk Hidup </strong></p>
713 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
713 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
714 <p>7. Berdasarkan sistem lima kingdom makhluk hidup di atas dimasukkan ke dalam kingdom ….</p>
714 <p>7. Berdasarkan sistem lima kingdom makhluk hidup di atas dimasukkan ke dalam kingdom ….</p>
715 <ol><li>Animalia</li>
715 <ol><li>Animalia</li>
716 <li>Fungi</li>
716 <li>Fungi</li>
717 <li>Plantae</li>
717 <li>Plantae</li>
718 <li>Monera</li>
718 <li>Monera</li>
719 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
719 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
720 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
720 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
721 <p>Gambar pada soal merupakan gambar jamur. Jamur merupakan kelompok organisme yang tidak memiliki pigmen klorofil sehingga dimasukkan ke dalam kingdom fungi. Sementara itu, animalia merupakan kelompok hewan, monera merupakan kelompok bakteri, dan plantae merupakan kelompok tumbuhan.</p>
721 <p>Gambar pada soal merupakan gambar jamur. Jamur merupakan kelompok organisme yang tidak memiliki pigmen klorofil sehingga dimasukkan ke dalam kingdom fungi. Sementara itu, animalia merupakan kelompok hewan, monera merupakan kelompok bakteri, dan plantae merupakan kelompok tumbuhan.</p>
722 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
722 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
723 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
723 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
724 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
724 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
725 <p>8. Perhatikan gambar hewan dibawah ini!</p>
725 <p>8. Perhatikan gambar hewan dibawah ini!</p>
726 <p>Kunci dikotom untuk hewan diatas adalah ….</p>
726 <p>Kunci dikotom untuk hewan diatas adalah ….</p>
727 <ol><li>1a-2b</li>
727 <ol><li>1a-2b</li>
728 <li>1b-3b</li>
728 <li>1b-3b</li>
729 <li>1b-3a-4a</li>
729 <li>1b-3a-4a</li>
730 <li>1b-3a-4b</li>
730 <li>1b-3a-4b</li>
731 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
731 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
732 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
732 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
733 <p>Hewan yang terdapat pada gambar diatas adalah gurita (<em>Octopus </em>sp.). Gurita merupakan hewan tidak bertulang belakang yang memiliki tubuh lunak dengan ciri khusus berupa bergerak dengan kaki yang terletak di kepala. Berdasarkan ciri-ciri tersebut diketahui bahwa gurita termasuk kelompok Cephalopoda. Dengan demikian, urutan identifikasi gurita sesuai kunci dikotom adalah 1b - 3a - 4a.</p>
733 <p>Hewan yang terdapat pada gambar diatas adalah gurita (<em>Octopus </em>sp.). Gurita merupakan hewan tidak bertulang belakang yang memiliki tubuh lunak dengan ciri khusus berupa bergerak dengan kaki yang terletak di kepala. Berdasarkan ciri-ciri tersebut diketahui bahwa gurita termasuk kelompok Cephalopoda. Dengan demikian, urutan identifikasi gurita sesuai kunci dikotom adalah 1b - 3a - 4a.</p>
734 <p>Dengan demikian jawaban adalah C.</p>
734 <p>Dengan demikian jawaban adalah C.</p>
735 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
735 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
736 <p><strong>Subtopik: Pengenalan miskroskop </strong></p>
736 <p><strong>Subtopik: Pengenalan miskroskop </strong></p>
737 <p>9. Perhatikan gambar dibawah ini!</p>
737 <p>9. Perhatikan gambar dibawah ini!</p>
738 <p>Makhluk mikroskopis ditunjukkan oleh nomor ….</p>
738 <p>Makhluk mikroskopis ditunjukkan oleh nomor ….</p>
739 <ol><li>1) dan 2)</li>
739 <ol><li>1) dan 2)</li>
740 <li>3) dan 4)</li>
740 <li>3) dan 4)</li>
741 <li>1) dan 3)</li>
741 <li>1) dan 3)</li>
742 <li>2) dan 4)</li>
742 <li>2) dan 4)</li>
743 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
743 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
744 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
744 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
745 <p>Makhluk mikroskopis adalah makhluk hidup yang berukuran sangat kecil yaitu tidak lebih dari 100 mm (0.1 ml) maka untuk melihatnya dibutuhkan alat bantu berupa mikroskop. Pada soal makhluk mikroskopis ditunjukkan oleh gambar 1 (<em>protista</em>) dan gambar 3 (<em>Fungi</em> mikroskropis). Sedangkan gambar 2 adalah lumut dan gambar 4 adalah tumbuhan paku yang dapat diamati secara langsung.</p>
745 <p>Makhluk mikroskopis adalah makhluk hidup yang berukuran sangat kecil yaitu tidak lebih dari 100 mm (0.1 ml) maka untuk melihatnya dibutuhkan alat bantu berupa mikroskop. Pada soal makhluk mikroskopis ditunjukkan oleh gambar 1 (<em>protista</em>) dan gambar 3 (<em>Fungi</em> mikroskropis). Sedangkan gambar 2 adalah lumut dan gambar 4 adalah tumbuhan paku yang dapat diamati secara langsung.</p>
746 <p>Dengan demikian jawaban adalah C.</p>
746 <p>Dengan demikian jawaban adalah C.</p>
747 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
747 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
748 <p><strong>Subtopik: Ciri-ciri makhluk hidup </strong></p>
748 <p><strong>Subtopik: Ciri-ciri makhluk hidup </strong></p>
749 <p>10. Perhatikan gambar dibawah ini!</p>
749 <p>10. Perhatikan gambar dibawah ini!</p>
750 <p>Ciri makluk hidup memerlukan makanan dan berkembang biak ditunjukkan oleh nomor ….</p>
750 <p>Ciri makluk hidup memerlukan makanan dan berkembang biak ditunjukkan oleh nomor ….</p>
751 <ol><li>1 dan 2</li>
751 <ol><li>1 dan 2</li>
752 <li>2 dan 3</li>
752 <li>2 dan 3</li>
753 <li>3 dan 4</li>
753 <li>3 dan 4</li>
754 <li>1 dan 4</li>
754 <li>1 dan 4</li>
755 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
755 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
756 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
756 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
757 <p>Ciri makluk hidup memerlukan makan ditunjukkan oleh gambar nomor satu karena pada gambar tersebut terdapat burung yang sedang mengambil madu dari bunga sedangkan ciri makhluk hidup yang menunjukkan berkembang biak ditunjukkan oleh nomor 2 karena pada gambar tersebut terdapat gambar kawanan singa.</p>
757 <p>Ciri makluk hidup memerlukan makan ditunjukkan oleh gambar nomor satu karena pada gambar tersebut terdapat burung yang sedang mengambil madu dari bunga sedangkan ciri makhluk hidup yang menunjukkan berkembang biak ditunjukkan oleh nomor 2 karena pada gambar tersebut terdapat gambar kawanan singa.</p>
758 <p>Dengan demikian jawaban adalah A.</p>
758 <p>Dengan demikian jawaban adalah A.</p>
759 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
759 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
760 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup </strong></p>
760 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup </strong></p>
761 <p>11. Perhatikan tingkatan takson berikut.</p>
761 <p>11. Perhatikan tingkatan takson berikut.</p>
762 <p>1) Spesies 2) Genus 3) Filum 4) Ordo 6) Kingdom 7) Divisi 8) Famili 9) Kelas</p>
762 <p>1) Spesies 2) Genus 3) Filum 4) Ordo 6) Kingdom 7) Divisi 8) Famili 9) Kelas</p>
763 <p>Urutan tingkatan takson mulai dari yang tertinggi hingga tingkatan terendah untuk <em>Panthera tigris </em>adalah ….</p>
763 <p>Urutan tingkatan takson mulai dari yang tertinggi hingga tingkatan terendah untuk <em>Panthera tigris </em>adalah ….</p>
764 <ol><li>5 - 3 - 8 - 4 - 7 - 2 - 1</li>
764 <ol><li>5 - 3 - 8 - 4 - 7 - 2 - 1</li>
765 <li>5 - 6 - 8 - 4 - 7 - 2 - 1</li>
765 <li>5 - 6 - 8 - 4 - 7 - 2 - 1</li>
766 <li>1 - 2 - 7 - 4 - 8 - 3 - 5</li>
766 <li>1 - 2 - 7 - 4 - 8 - 3 - 5</li>
767 <li>1 - 2 - 7 - 4 - 8 - 6 - 5</li>
767 <li>1 - 2 - 7 - 4 - 8 - 6 - 5</li>
768 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
768 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
769 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
769 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
770 <p>Tingkatan takson adalah tingkatan unit atau kelompok makhluk hidup yang disusun mulai dari tingkat tertinggi hingga tingkat terendah. <em>Panthera tigris </em>adalah nama latin untuk hewan harimau maka urutan tingkatan takson mulai dari tingkat tertinggi ke tingkat terendah adalah kingdom - filum - kelas - ordo - famili - genus - spesies.</p>
770 <p>Tingkatan takson adalah tingkatan unit atau kelompok makhluk hidup yang disusun mulai dari tingkat tertinggi hingga tingkat terendah. <em>Panthera tigris </em>adalah nama latin untuk hewan harimau maka urutan tingkatan takson mulai dari tingkat tertinggi ke tingkat terendah adalah kingdom - filum - kelas - ordo - famili - genus - spesies.</p>
771 <p>Dengan demikian jawaban adalah A.</p>
771 <p>Dengan demikian jawaban adalah A.</p>
772 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
772 <p><strong>Topik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
773 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
773 <p><strong>Subtopik: Klasifikasi makhluk hidup</strong></p>
774 <p>12. Perhatikan ciri-ciri makhluk hidup dibawah ini!</p>
774 <p>12. Perhatikan ciri-ciri makhluk hidup dibawah ini!</p>
775 <p>1) Bersifat prokariotik 2) Bersifat eukariotik 3) Uniseluler dan mikroskopis 4) Memiliki klorofil dan berkas pengangkut</p>
775 <p>1) Bersifat prokariotik 2) Bersifat eukariotik 3) Uniseluler dan mikroskopis 4) Memiliki klorofil dan berkas pengangkut</p>
776 <p>Seorang siswa bernama Daniel mengambil air sungai dengan menggunakan net plankton. Air yang diambil tersebut diamati dibawah mikroskop. Pada pengamatan didapatkan ada satu mikroorganisme yaitu <em>Shigella</em> <em>dysenteriae</em> dan<em> Escherichia coli</em>. Ciri-ciri yang sesuai dengan mikroorganisme tersebut ditunjukkan oleh nomor ….</p>
776 <p>Seorang siswa bernama Daniel mengambil air sungai dengan menggunakan net plankton. Air yang diambil tersebut diamati dibawah mikroskop. Pada pengamatan didapatkan ada satu mikroorganisme yaitu <em>Shigella</em> <em>dysenteriae</em> dan<em> Escherichia coli</em>. Ciri-ciri yang sesuai dengan mikroorganisme tersebut ditunjukkan oleh nomor ….</p>
777 <ol><li>2 dan 3</li>
777 <ol><li>2 dan 3</li>
778 <li>3 dan 4</li>
778 <li>3 dan 4</li>
779 <li>1 dan 3</li>
779 <li>1 dan 3</li>
780 <li>2 dan 4</li>
780 <li>2 dan 4</li>
781 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
781 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
782 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
782 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
783 <p>Mikroorganisme <em>Shigella</em> <em>dysenteriae</em> dan<em> Escherichia coli </em>merupakan jenis bakteri yang termasuk kedalam kingdom monera. Kingdom monera memiliki ciri yaitu bersifat prokariotik atau tidak memiliki membran inti sel dan merupakan makhluk hidup uniseluler dan mikroskopis.</p>
783 <p>Mikroorganisme <em>Shigella</em> <em>dysenteriae</em> dan<em> Escherichia coli </em>merupakan jenis bakteri yang termasuk kedalam kingdom monera. Kingdom monera memiliki ciri yaitu bersifat prokariotik atau tidak memiliki membran inti sel dan merupakan makhluk hidup uniseluler dan mikroskopis.</p>
784 <p>Dengan demikian jawaban adalah C.</p>
784 <p>Dengan demikian jawaban adalah C.</p>
785 <h2>GEOGRAFI</h2>
785 <h2>GEOGRAFI</h2>
786 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
786 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
787 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ruang dan Interaksi Antarruang</strong></p>
787 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ruang dan Interaksi Antarruang</strong></p>
788 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOT</strong></p>
788 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOT</strong></p>
789 <p>1. Tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal disebut….</p>
789 <p>1. Tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal disebut….</p>
790 <ol><li>wilayah</li>
790 <ol><li>wilayah</li>
791 <li>tempat</li>
791 <li>tempat</li>
792 <li>habitat</li>
792 <li>habitat</li>
793 <li>ruang</li>
793 <li>ruang</li>
794 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
794 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
795 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
795 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
796 <p>Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang muka bumi meliputi ruang darat, ruang laut dan perairan lain, serta ruang udara.</p>
796 <p>Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang muka bumi meliputi ruang darat, ruang laut dan perairan lain, serta ruang udara.</p>
797 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
797 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
798 <p>Baca Juga:<a>Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia</a></p>
798 <p>Baca Juga:<a>Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia</a></p>
799 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
799 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
800 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Letak dan Luas Indonesia</strong></p>
800 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Letak dan Luas Indonesia</strong></p>
801 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
801 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
802 <p>2. Secara geologis, Indonesia terletak di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia, yaitu….</p>
802 <p>2. Secara geologis, Indonesia terletak di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia, yaitu….</p>
803 <ol><li>Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik</li>
803 <ol><li>Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik</li>
804 <li>Eurasia, Pasifik, dan Amerika</li>
804 <li>Eurasia, Pasifik, dan Amerika</li>
805 <li>India, Eurasia, dan Hindia</li>
805 <li>India, Eurasia, dan Hindia</li>
806 <li>Pasifik, Indo-Australia, dan Antartika</li>
806 <li>Pasifik, Indo-Australia, dan Antartika</li>
807 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
807 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
808 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
808 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
809 <p>Secara geologis, Indonesia terletak di zona pertemuan lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Posisi ini menjadikan Indonesia menjadi rawan terhadap bencana gempa bumi dan gunung meletus.</p>
809 <p>Secara geologis, Indonesia terletak di zona pertemuan lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Posisi ini menjadikan Indonesia menjadi rawan terhadap bencana gempa bumi dan gunung meletus.</p>
810 <p>Jawaban yang tepat adalah A.</p>
810 <p>Jawaban yang tepat adalah A.</p>
811 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
811 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
812 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Letak dan Luas Indonesia</strong></p>
812 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Letak dan Luas Indonesia</strong></p>
813 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
813 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
814 <p>3. Jika di Bogor menunjukkan waktu pukul 10.00 WIB, maka waktu di Jayapura menunjukkan waktu pukul….</p>
814 <p>3. Jika di Bogor menunjukkan waktu pukul 10.00 WIB, maka waktu di Jayapura menunjukkan waktu pukul….</p>
815 <ol><li>12.00 WIT</li>
815 <ol><li>12.00 WIT</li>
816 <li>11.00 WIT</li>
816 <li>11.00 WIT</li>
817 <li>09.00 WIT</li>
817 <li>09.00 WIT</li>
818 <li>08.00 WIT</li>
818 <li>08.00 WIT</li>
819 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
819 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
820 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
820 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
821 <p>Kota Bogor terletak di wilayah waktu Indonesia bagian barat. Sementara itu, Kota Jayapura terletak di wilayah waktu Indonesia bagian timur. Oleh sebab itu, waktu di Jayapura lebih cepat dua jam dibandingkan waktu di Bogor. Jika, waktu di Bogor menunjukkan waktu pukul 10.00 WIB, maka waktu di Jayapura menunjukkan waktu pukul 12.00 WIT.</p>
821 <p>Kota Bogor terletak di wilayah waktu Indonesia bagian barat. Sementara itu, Kota Jayapura terletak di wilayah waktu Indonesia bagian timur. Oleh sebab itu, waktu di Jayapura lebih cepat dua jam dibandingkan waktu di Bogor. Jika, waktu di Bogor menunjukkan waktu pukul 10.00 WIB, maka waktu di Jayapura menunjukkan waktu pukul 12.00 WIT.</p>
822 <p>Jawaban yang tepat adalah A.</p>
822 <p>Jawaban yang tepat adalah A.</p>
823 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
823 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
824 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Letak dan Luas Indonesia</strong></p>
824 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Letak dan Luas Indonesia</strong></p>
825 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
825 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
826 <p>4. Contoh objek yang bisa digambarkan dengan warna hijau pada peta adalah….</p>
826 <p>4. Contoh objek yang bisa digambarkan dengan warna hijau pada peta adalah….</p>
827 <ol><li>jalan raya</li>
827 <ol><li>jalan raya</li>
828 <li>danau</li>
828 <li>danau</li>
829 <li>permukiman</li>
829 <li>permukiman</li>
830 <li>hutan</li>
830 <li>hutan</li>
831 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
831 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
832 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
832 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
833 <p>Simbol warna digunakan untuk mewakili kenampakan objek yang berbeda-beda di muka bumi. Simbol warna hijau digunakan untuk mewakili objek vegetasi di sebuah wilayah, seperti hutan. Selain itu, warna hijau juga digunakan untuk menggambarkan wilayah dataran rendah.</p>
833 <p>Simbol warna digunakan untuk mewakili kenampakan objek yang berbeda-beda di muka bumi. Simbol warna hijau digunakan untuk mewakili objek vegetasi di sebuah wilayah, seperti hutan. Selain itu, warna hijau juga digunakan untuk menggambarkan wilayah dataran rendah.</p>
834 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
834 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
835 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
835 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
836 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Alam Indonesia</strong></p>
836 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Alam Indonesia</strong></p>
837 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
837 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
838 <p>5. Berikut ini sungai yang terdapat di Pulau Sumatra adalah….</p>
838 <p>5. Berikut ini sungai yang terdapat di Pulau Sumatra adalah….</p>
839 <ol><li>Sungai Serayu</li>
839 <ol><li>Sungai Serayu</li>
840 <li>Sungai Mamberamo</li>
840 <li>Sungai Mamberamo</li>
841 <li>Batang Hari</li>
841 <li>Batang Hari</li>
842 <li>Sungai Barito</li>
842 <li>Sungai Barito</li>
843 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
843 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
844 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
844 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
845 <p>Indonesia memiliki banyak aliran sungai yang mengaliri wilayahnya. Sungai-sungai ini memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan karakteristiknya. Salah satunya adalah Batang Hari, yang merupakan sungai terpanjang di Provinsi Jambi, Sumatra. Sungai ini dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, aktivitas pertambangan pasir, pariwisata air, dan juga sarana transportasi.</p>
845 <p>Indonesia memiliki banyak aliran sungai yang mengaliri wilayahnya. Sungai-sungai ini memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan karakteristiknya. Salah satunya adalah Batang Hari, yang merupakan sungai terpanjang di Provinsi Jambi, Sumatra. Sungai ini dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, aktivitas pertambangan pasir, pariwisata air, dan juga sarana transportasi.</p>
846 <p>Jawaban yang tepat adalah C.</p>
846 <p>Jawaban yang tepat adalah C.</p>
847 <p>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Sumber Daya Alam, Potensi, dan Persebarannya</a></p>
847 <p>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Sumber Daya Alam, Potensi, dan Persebarannya</a></p>
848 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
848 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
849 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman</strong></p>
849 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman</strong></p>
850 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
850 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
851 <p>6. Perhatikan gambar berikut ini:</p>
851 <p>6. Perhatikan gambar berikut ini:</p>
852 <p>Daerah yang ditunjukkan oleh huruf X merupakan daerah penghasil….</p>
852 <p>Daerah yang ditunjukkan oleh huruf X merupakan daerah penghasil….</p>
853 <ol><li>emas</li>
853 <ol><li>emas</li>
854 <li>minyak bumi</li>
854 <li>minyak bumi</li>
855 <li>timah</li>
855 <li>timah</li>
856 <li>tembaga</li>
856 <li>tembaga</li>
857 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
857 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
858 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
858 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
859 <p>Daerah yang ditunjukkan oleh huruf X adalah Kepulauan Bangka Belitung. Daerah ini merupakan penghasil timah terbesar di Indonesia. Jawaban yang tepat adalah C.</p>
859 <p>Daerah yang ditunjukkan oleh huruf X adalah Kepulauan Bangka Belitung. Daerah ini merupakan penghasil timah terbesar di Indonesia. Jawaban yang tepat adalah C.</p>
860 <p>Baca Juga:<a>Distribusi Potensi Wilayah Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui!</a></p>
860 <p>Baca Juga:<a>Distribusi Potensi Wilayah Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui!</a></p>
861 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
861 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
862 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Kependudukan Indonesia</strong></p>
862 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Kependudukan Indonesia</strong></p>
863 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
863 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
864 <p>7. Suku yang berasal dari Provinsi Sumatra Barat adalah ….</p>
864 <p>7. Suku yang berasal dari Provinsi Sumatra Barat adalah ….</p>
865 <ol><li>Batak</li>
865 <ol><li>Batak</li>
866 <li>Minahasa</li>
866 <li>Minahasa</li>
867 <li>Anak Dalam</li>
867 <li>Anak Dalam</li>
868 <li>Minangkabau</li>
868 <li>Minangkabau</li>
869 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
869 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
870 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
870 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
871 <p>Salah satu suku yang berasal dari Provinsi Sumatra Barat adalah suku Minangkabau atau Minang. Suku ini merupakan suku yang menganut dari sistem matrilineal atau mengambil garis keturunan ibu. Budaya suku Minangkabau banyak dipengaruhi oleh ajaran agama Islam.</p>
871 <p>Salah satu suku yang berasal dari Provinsi Sumatra Barat adalah suku Minangkabau atau Minang. Suku ini merupakan suku yang menganut dari sistem matrilineal atau mengambil garis keturunan ibu. Budaya suku Minangkabau banyak dipengaruhi oleh ajaran agama Islam.</p>
872 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
872 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
873 <p>Baca Juga:<a>Cara Mengetahui Kondisi Sumber Daya Manusia</a></p>
873 <p>Baca Juga:<a>Cara Mengetahui Kondisi Sumber Daya Manusia</a></p>
874 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
874 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
875 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Kependudukan Indonesia</strong></p>
875 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Kependudukan Indonesia</strong></p>
876 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
876 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
877 <p>8. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan penduduknya yang tinggi. Upaya yang bisa dilakukan untuk menekan angka pertumbuhan penduduk Indonesia adalah….</p>
877 <p>8. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan penduduknya yang tinggi. Upaya yang bisa dilakukan untuk menekan angka pertumbuhan penduduk Indonesia adalah….</p>
878 <ol><li>menggiatkan kampanye banyak anak banyak rezeki</li>
878 <ol><li>menggiatkan kampanye banyak anak banyak rezeki</li>
879 <li>menghilangkan undang-undang yang mengatur batas usia menikah</li>
879 <li>menghilangkan undang-undang yang mengatur batas usia menikah</li>
880 <li>mendorong pernikahan usia muda</li>
880 <li>mendorong pernikahan usia muda</li>
881 <li>meningkatkan program keluarga berencana</li>
881 <li>meningkatkan program keluarga berencana</li>
882 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
882 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
883 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
883 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
884 <p>Jumlah penduduk di Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk ini dapat menimbulkan dampak buruk jika tidak diatasi dengan baik. Oleh sebab itu, Indonesia perlu menekan angka laju pertumbuhan penduduk. Beberapa upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan program keluarga berencana dan mengatur batas usia menikah di Indonesia.</p>
884 <p>Jumlah penduduk di Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk ini dapat menimbulkan dampak buruk jika tidak diatasi dengan baik. Oleh sebab itu, Indonesia perlu menekan angka laju pertumbuhan penduduk. Beberapa upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan program keluarga berencana dan mengatur batas usia menikah di Indonesia.</p>
885 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
885 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
886 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
886 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
887 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Akibat Interaksi Antarruang</strong></p>
887 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Akibat Interaksi Antarruang</strong></p>
888 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
888 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
889 <p>9. Puncak, Bogor merupakan salah satu daerah tujuan wisata penduduk perkotaan, terutama Jakarta dan Depok. Hal ini menjadikan terjadinya peningkatan pembangunan villa-villa dan penginapan di Puncak. Namun, pembangunan ini menjadikan potensi banjir di Jakarta semakin meningkat. Faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah….</p>
889 <p>9. Puncak, Bogor merupakan salah satu daerah tujuan wisata penduduk perkotaan, terutama Jakarta dan Depok. Hal ini menjadikan terjadinya peningkatan pembangunan villa-villa dan penginapan di Puncak. Namun, pembangunan ini menjadikan potensi banjir di Jakarta semakin meningkat. Faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah….</p>
890 <ol><li>intensitas curah hujan yang sangat tinggi</li>
890 <ol><li>intensitas curah hujan yang sangat tinggi</li>
891 <li>berkurangnya daerah resapan air</li>
891 <li>berkurangnya daerah resapan air</li>
892 <li>meningkatnya sampah di perkotaan</li>
892 <li>meningkatnya sampah di perkotaan</li>
893 <li>penyempitan badan aliran sungai</li>
893 <li>penyempitan badan aliran sungai</li>
894 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
894 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
895 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
895 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
896 <p>Interaksi antarruang antara daerah Puncak dan Jakarta menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan hutan menjadi villa-villa atau penginapan. Seperti yang kita ketahui, salah satu fungsi hutan adalah sebagai daerah resapan air hujan. Dengan adanya alih fungsi lahan hutan di Puncak, maka daerah resapan air hujan akan berkurang dan menyebabkan terjadinya banjir di Jakarta.</p>
896 <p>Interaksi antarruang antara daerah Puncak dan Jakarta menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan hutan menjadi villa-villa atau penginapan. Seperti yang kita ketahui, salah satu fungsi hutan adalah sebagai daerah resapan air hujan. Dengan adanya alih fungsi lahan hutan di Puncak, maka daerah resapan air hujan akan berkurang dan menyebabkan terjadinya banjir di Jakarta.</p>
897 <p>Jawaban yang tepat adalah B.</p>
897 <p>Jawaban yang tepat adalah B.</p>
898 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
898 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
899 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Akibat Interaksi Antarruang</strong></p>
899 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Akibat Interaksi Antarruang</strong></p>
900 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
900 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
901 <p>10. Perubahan pekerjaan dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam seperti petani menjadi pekerjaan yang berorientasi pada kegiatan industri dan jasa, merupakan dampak dari interaksi antarruang dalam bidang….</p>
901 <p>10. Perubahan pekerjaan dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam seperti petani menjadi pekerjaan yang berorientasi pada kegiatan industri dan jasa, merupakan dampak dari interaksi antarruang dalam bidang….</p>
902 <ol><li>sosial dan budaya</li>
902 <ol><li>sosial dan budaya</li>
903 <li>komposisi penduduk</li>
903 <li>komposisi penduduk</li>
904 <li>penggunaan lahan</li>
904 <li>penggunaan lahan</li>
905 <li>orientasi mata pencaharian</li>
905 <li>orientasi mata pencaharian</li>
906 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
906 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
907 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
907 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
908 <p>Interaksi spasial umumnya terjadi karena adanya kepentingan ekonomi. Daerah yang menjadi tujuan pergerakan penduduk akan ditempati oleh penduduk dengan pekerjaan yang beragam. Jenis pekerjaan juga dapat berkembang karena adanya kebutuhan akan barang dan jasa yang semakin beragam. Orientasi pekerjaan dapat berubah dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam, khususnya petani, menjadi pekerjaan lainnya.</p>
908 <p>Interaksi spasial umumnya terjadi karena adanya kepentingan ekonomi. Daerah yang menjadi tujuan pergerakan penduduk akan ditempati oleh penduduk dengan pekerjaan yang beragam. Jenis pekerjaan juga dapat berkembang karena adanya kebutuhan akan barang dan jasa yang semakin beragam. Orientasi pekerjaan dapat berubah dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam, khususnya petani, menjadi pekerjaan lainnya.</p>
909 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
909 <p>Jawaban yang tepat adalah D.</p>
910 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
910 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
911 <p><strong>Subtopik: Syarat Terjadinya Interaksi Sosial</strong></p>
911 <p><strong>Subtopik: Syarat Terjadinya Interaksi Sosial</strong></p>
912 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
912 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
913 <p>11. Berikut ini yang termasuk tindakan dari kontak sosial primer adalah ….</p>
913 <p>11. Berikut ini yang termasuk tindakan dari kontak sosial primer adalah ….</p>
914 <ol><li>Ibu sedang melihat-lihat baju di toko<em>online</em>melalui<em>smartphone</em></li>
914 <ol><li>Ibu sedang melihat-lihat baju di toko<em>online</em>melalui<em>smartphone</em></li>
915 <li>Fathur menulis sebuah artikel untuk sebuah majalah</li>
915 <li>Fathur menulis sebuah artikel untuk sebuah majalah</li>
916 <li>Rizal berdiskusi dengan ayahnya tentang hasil pemilihan presiden</li>
916 <li>Rizal berdiskusi dengan ayahnya tentang hasil pemilihan presiden</li>
917 <li>Arimbi menulis surat untuk sahabat penanya di luar negeri</li>
917 <li>Arimbi menulis surat untuk sahabat penanya di luar negeri</li>
918 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
918 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
919 <p><strong>Pembahasan</strong>:</p>
919 <p><strong>Pembahasan</strong>:</p>
920 <p>Rizal yang berdikusi dengan ayahnya merupakan kontak primer karena syarat dari interaksi adalah lebih dari dua orang, memiliki kesamaan tujuan, dan adanya kontak dan komunikasi. Kemudian, pada kontak sosial primer haruslah dilakukan secara langsung oleh pelakunya.</p>
920 <p>Rizal yang berdikusi dengan ayahnya merupakan kontak primer karena syarat dari interaksi adalah lebih dari dua orang, memiliki kesamaan tujuan, dan adanya kontak dan komunikasi. Kemudian, pada kontak sosial primer haruslah dilakukan secara langsung oleh pelakunya.</p>
921 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
921 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
922 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
922 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
923 <p><strong>Subtopik: Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
923 <p><strong>Subtopik: Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
924 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
924 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
925 <p>12. Polda Metro Jaya kembali menggelar Operasi Patuh Jaya di wilayah DKI Jakarta. Sasaran operasi lalu lintas ini yaitu pengemudi yang melawan arus, pengemudi di bawah umur, pengguna rotator atau sirine bukan peruntukannya, menggunakan hp saat berkendara, sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang gunakan narkoba atau mabuk dan pengendara yang berkendara melebihi batas kecepatan. Tujuan lembaga kepolisian melakukan hal tersebut adalah ….</p>
925 <p>12. Polda Metro Jaya kembali menggelar Operasi Patuh Jaya di wilayah DKI Jakarta. Sasaran operasi lalu lintas ini yaitu pengemudi yang melawan arus, pengemudi di bawah umur, pengguna rotator atau sirine bukan peruntukannya, menggunakan hp saat berkendara, sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang gunakan narkoba atau mabuk dan pengendara yang berkendara melebihi batas kecepatan. Tujuan lembaga kepolisian melakukan hal tersebut adalah ….</p>
926 <ol><li>menjalankan perintah atasan</li>
926 <ol><li>menjalankan perintah atasan</li>
927 <li>menjaga kewibawaan sebagai polisi</li>
927 <li>menjaga kewibawaan sebagai polisi</li>
928 <li>membatasi kegiatan berkendara masyarakat</li>
928 <li>membatasi kegiatan berkendara masyarakat</li>
929 <li>menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat</li>
929 <li>menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat</li>
930 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
930 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
931 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
931 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
932 <p>Lembaga politik dan hukum merupakan suatu lembaga yang mengatur pelaksanaan dan wewenang yang menyangkut kepentingan masyarakat agar tercapai suatu keteraturan dan tata tertib kehidupan bermasyarakat. Lembaga kepolisian merupakan salah satu contoh lembaga politik dan hukum yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
932 <p>Lembaga politik dan hukum merupakan suatu lembaga yang mengatur pelaksanaan dan wewenang yang menyangkut kepentingan masyarakat agar tercapai suatu keteraturan dan tata tertib kehidupan bermasyarakat. Lembaga kepolisian merupakan salah satu contoh lembaga politik dan hukum yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
933 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
933 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
934 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
934 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
935 <p><strong>Subtopik: Faktor Pendorong Terjadinya Interaksi Sosial</strong></p>
935 <p><strong>Subtopik: Faktor Pendorong Terjadinya Interaksi Sosial</strong></p>
936 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
936 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
937 <p><strong>13. Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
937 <p><strong>13. Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
938 <p><em>Sumber: https://1.bp.blogspot.com/-vQJkArYaK6U/V-plVkBR4WI/AAAAAAAAAFs/FIg3TcZZAS4Hfh0Hm33-2XU2DYs2BxN9ACLcB/s640/Memberi1.jpg</em></p>
938 <p><em>Sumber: https://1.bp.blogspot.com/-vQJkArYaK6U/V-plVkBR4WI/AAAAAAAAAFs/FIg3TcZZAS4Hfh0Hm33-2XU2DYs2BxN9ACLcB/s640/Memberi1.jpg</em></p>
939 <p>Faktor pendorong interaksi yang terbentuk sesuai dengan gambar di atas adalah ….</p>
939 <p>Faktor pendorong interaksi yang terbentuk sesuai dengan gambar di atas adalah ….</p>
940 <ol><li>identifikasi</li>
940 <ol><li>identifikasi</li>
941 <li>imitasi</li>
941 <li>imitasi</li>
942 <li>sugesti</li>
942 <li>sugesti</li>
943 <li>empati</li>
943 <li>empati</li>
944 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
944 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
945 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
945 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
946 <p>Memberian bantuan bersedekah kepada orang yang membutuhkan dikategorikan sebagai empati. Hal tersebut dikarenakan empati merupakan wujud tindakan dan menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan.</p>
946 <p>Memberian bantuan bersedekah kepada orang yang membutuhkan dikategorikan sebagai empati. Hal tersebut dikarenakan empati merupakan wujud tindakan dan menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan.</p>
947 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
947 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
948 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
948 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
949 <p><strong>Subtopik: Nilai dan Norma dalam Kehidupan Sosial</strong></p>
949 <p><strong>Subtopik: Nilai dan Norma dalam Kehidupan Sosial</strong></p>
950 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
950 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
951 <p>14. Lani pergi ke acara pesta ulang tahun salah satu teman sekolahnya. Sayangnya, ia melupakan tentang aturan kostum acara tersebut. Saat tiba di lokasi pesta, ternyata tema kostum acara tersebut adalah hitam, sementara ia memakai gaun pesta berwarna kuning. Teman-teman Lani pun mengejek Lani karena telah salah kostum. Ilustrasi tersebut menunjukkan bahwa perilaku yang terjadi melanggar norma ….</p>
951 <p>14. Lani pergi ke acara pesta ulang tahun salah satu teman sekolahnya. Sayangnya, ia melupakan tentang aturan kostum acara tersebut. Saat tiba di lokasi pesta, ternyata tema kostum acara tersebut adalah hitam, sementara ia memakai gaun pesta berwarna kuning. Teman-teman Lani pun mengejek Lani karena telah salah kostum. Ilustrasi tersebut menunjukkan bahwa perilaku yang terjadi melanggar norma ….</p>
952 <ol><li><em>mores</em></li>
952 <ol><li><em>mores</em></li>
953 <li><em>usage</em></li>
953 <li><em>usage</em></li>
954 <li><em>customs</em></li>
954 <li><em>customs</em></li>
955 <li><em>folkways</em></li>
955 <li><em>folkways</em></li>
956 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
956 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
957 <p><strong>Pembahasan</strong>:</p>
957 <p><strong>Pembahasan</strong>:</p>
958 <p>Ilustrasi pada soal menunjukkan Lani yang diejek akibat salah kostum di acara ulang tahun salah satu teman sekolahnya. Dalam hal ini, perilaku Lani merupakan pelanggaran terhadap norma<em>usage</em>atau cara dalam hal aturan mengenakan kostum. Sanksinya tidak terlalu berat, biasanya hanya berupa ejekan atau dicemooh oleh orang di sekitarnya karena telah melanggar norma tersebut.</p>
958 <p>Ilustrasi pada soal menunjukkan Lani yang diejek akibat salah kostum di acara ulang tahun salah satu teman sekolahnya. Dalam hal ini, perilaku Lani merupakan pelanggaran terhadap norma<em>usage</em>atau cara dalam hal aturan mengenakan kostum. Sanksinya tidak terlalu berat, biasanya hanya berupa ejekan atau dicemooh oleh orang di sekitarnya karena telah melanggar norma tersebut.</p>
959 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
959 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
960 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
960 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
961 <p><strong>Subtopik: Bentuk Interaksi Asosiatif</strong></p>
961 <p><strong>Subtopik: Bentuk Interaksi Asosiatif</strong></p>
962 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
962 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
963 <p>15. Perhatikan gambar berikut!</p>
963 <p>15. Perhatikan gambar berikut!</p>
964 <p> <strong>+ </strong> <strong>= </strong></p>
964 <p> <strong>+ </strong> <strong>= </strong></p>
965 <p>Masjid yang biasa disebut Masjid Al Manar (Mesjid Menara) dengan nama resmi “Masjid Al Aqsa Manarat Qudus”ini berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ada keunikan dari masjid ini karena memiliki menara yang serupa bangunan candi serta pola arsitektur yang memadukan konsep budaya Islam dengan budaya Hindu-Buddhis sehingga menunjukkan terjadinya proses perpaduan dalam pengislaman Jawa. Hal ini juga menjadi simbol toleransi yang menjadi warisan dari dakwah Islam Sunan Kudus.</p>
965 <p>Masjid yang biasa disebut Masjid Al Manar (Mesjid Menara) dengan nama resmi “Masjid Al Aqsa Manarat Qudus”ini berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ada keunikan dari masjid ini karena memiliki menara yang serupa bangunan candi serta pola arsitektur yang memadukan konsep budaya Islam dengan budaya Hindu-Buddhis sehingga menunjukkan terjadinya proses perpaduan dalam pengislaman Jawa. Hal ini juga menjadi simbol toleransi yang menjadi warisan dari dakwah Islam Sunan Kudus.</p>
966 <p>Penjelasan di atas menunjukkan adanya interaksi yang bersifat asosiatif, yaitu ….</p>
966 <p>Penjelasan di atas menunjukkan adanya interaksi yang bersifat asosiatif, yaitu ….</p>
967 <ol><li>akulturasi</li>
967 <ol><li>akulturasi</li>
968 <li>asimilasi</li>
968 <li>asimilasi</li>
969 <li>kerjasama</li>
969 <li>kerjasama</li>
970 <li>konflik</li>
970 <li>konflik</li>
971 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
971 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
972 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
972 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
973 <p>Interaksi yang bersifat asosiatif terdiri dari tiga bentuk, yaitu kerjasama, asimilasi, dan akulturasi. Perpaduan dua kebudayaan yang berbeda dengan tidak menghilangkan ciri kebudayaan lama merupakan Akulturasi. Sedangkan asimilasi merupakan percampuran dua kebudayaan yang menghilangkan budaya lama dan menghasilkan budaya yang benar-benar baru. Kerjasama merupakan usaha bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.</p>
973 <p>Interaksi yang bersifat asosiatif terdiri dari tiga bentuk, yaitu kerjasama, asimilasi, dan akulturasi. Perpaduan dua kebudayaan yang berbeda dengan tidak menghilangkan ciri kebudayaan lama merupakan Akulturasi. Sedangkan asimilasi merupakan percampuran dua kebudayaan yang menghilangkan budaya lama dan menghasilkan budaya yang benar-benar baru. Kerjasama merupakan usaha bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.</p>
974 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
974 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
975 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
975 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
976 <p><strong>Subtopik: Interaksi Sosial dan Kehidupan Masyarakat</strong></p>
976 <p><strong>Subtopik: Interaksi Sosial dan Kehidupan Masyarakat</strong></p>
977 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
977 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
978 <p>16. Perhatikan gambar berikut!</p>
978 <p>16. Perhatikan gambar berikut!</p>
979 <p><em>Sumber: http://infopublik.id/assets/upload/headline//20180607034926.jpeg</em></p>
979 <p><em>Sumber: http://infopublik.id/assets/upload/headline//20180607034926.jpeg</em></p>
980 <p>Kegiatan pada gambar tersebut menunjukkan adanya sebuah interaksi di bidang ….</p>
980 <p>Kegiatan pada gambar tersebut menunjukkan adanya sebuah interaksi di bidang ….</p>
981 <ol><li>sosial</li>
981 <ol><li>sosial</li>
982 <li>ekonomi</li>
982 <li>ekonomi</li>
983 <li>pendidikan</li>
983 <li>pendidikan</li>
984 <li>kebudayaan</li>
984 <li>kebudayaan</li>
985 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
985 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
986 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
986 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
987 <p>Kegiatan yang ditunjukkan dalam gambar transaksi jual beli antara penjual dan pembeli di pasar tradisional. Seorang pelanggan memilih-milih sayuran yang akan dibeli dan penjual menawarkan produk yang terbaik untuk pembelinya. Hal ini menunjukkan interaksi di bidang ekonomi. Di pasar, penjual dan pembeli saling berinteraksi melalui kegiatan jual beli agar kebutuhan hidupnya terpenuhi.</p>
987 <p>Kegiatan yang ditunjukkan dalam gambar transaksi jual beli antara penjual dan pembeli di pasar tradisional. Seorang pelanggan memilih-milih sayuran yang akan dibeli dan penjual menawarkan produk yang terbaik untuk pembelinya. Hal ini menunjukkan interaksi di bidang ekonomi. Di pasar, penjual dan pembeli saling berinteraksi melalui kegiatan jual beli agar kebutuhan hidupnya terpenuhi.</p>
988 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
988 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
989 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
989 <p><strong>Topik: Interaksi Sosial</strong></p>
990 <p><strong>Subtopik: Bentuk Interaksi Disosiatif</strong></p>
990 <p><strong>Subtopik: Bentuk Interaksi Disosiatif</strong></p>
991 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
991 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
992 <p>17. Pertentangan antarkelompok suporter bola merupakan fenomena sosial yang termasuk interaksi disosiatif, yaitu ….</p>
992 <p>17. Pertentangan antarkelompok suporter bola merupakan fenomena sosial yang termasuk interaksi disosiatif, yaitu ….</p>
993 <ol><li>ajudikasi</li>
993 <ol><li>ajudikasi</li>
994 <li>kerjasama</li>
994 <li>kerjasama</li>
995 <li>konflik</li>
995 <li>konflik</li>
996 <li>konsiliasi</li>
996 <li>konsiliasi</li>
997 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
997 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
998 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
998 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
999 <p>Interaksi disosiatif terbagi menjadi tiga bentuk, yaitu kompetisi, kontravensi, dan konflik. Pertentangan antarkelompok suporter bola merupakan salah satu contoh dari interaksi disosiatif yang bernama konflik/pertentangan, karena ada usaha untuk menyingkirkan pihak lawan agar tujuannya bisa tercapai.</p>
999 <p>Interaksi disosiatif terbagi menjadi tiga bentuk, yaitu kompetisi, kontravensi, dan konflik. Pertentangan antarkelompok suporter bola merupakan salah satu contoh dari interaksi disosiatif yang bernama konflik/pertentangan, karena ada usaha untuk menyingkirkan pihak lawan agar tujuannya bisa tercapai.</p>
1000 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
1000 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
1001 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
1001 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
1002 <p><strong>Subtopik: Nilai dan Norma dalam Kehidupan Sosial</strong></p>
1002 <p><strong>Subtopik: Nilai dan Norma dalam Kehidupan Sosial</strong></p>
1003 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
1003 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
1004 <p>18. Adanya norma yang dianut sebagai bentuk aturan dan tata cara berperilaku menjadikan manusia dalam berkegiatan sehari-hari tidak dapat bertindak semaunya atau sebebas mungkin. Berdasarkan penjelasan tersebut, tujuan dari norma yang dianut adalah ….</p>
1004 <p>18. Adanya norma yang dianut sebagai bentuk aturan dan tata cara berperilaku menjadikan manusia dalam berkegiatan sehari-hari tidak dapat bertindak semaunya atau sebebas mungkin. Berdasarkan penjelasan tersebut, tujuan dari norma yang dianut adalah ….</p>
1005 <ol><li>sebagai pedoman agar tercipta masyarakat yang teratur dan tentram</li>
1005 <ol><li>sebagai pedoman agar tercipta masyarakat yang teratur dan tentram</li>
1006 <li>sebagai aturan keras dalam meningkatkan kedisiplinan</li>
1006 <li>sebagai aturan keras dalam meningkatkan kedisiplinan</li>
1007 <li>mewujudkan sesuatu yang ajeg dan hanya aturan dalam bentuk tertulis</li>
1007 <li>mewujudkan sesuatu yang ajeg dan hanya aturan dalam bentuk tertulis</li>
1008 <li>tindakan yang mengatur kehidupan individu dan kelompok</li>
1008 <li>tindakan yang mengatur kehidupan individu dan kelompok</li>
1009 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1009 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1010 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1010 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1011 <p>Norma memiliki tujuan sebagai pedoman, arahan, dasar, dan tata tertib bagi anggota masyarakat agar tercipta masyarakat yang teratur. Norma juga berfungsi untuk mengatur tingkah laku masyarakat serta membedakan mana yang salah dan benar. Norma yang berlaku di masyarakat dapat berbentuk tertulis maupun tidak tertulis.</p>
1011 <p>Norma memiliki tujuan sebagai pedoman, arahan, dasar, dan tata tertib bagi anggota masyarakat agar tercipta masyarakat yang teratur. Norma juga berfungsi untuk mengatur tingkah laku masyarakat serta membedakan mana yang salah dan benar. Norma yang berlaku di masyarakat dapat berbentuk tertulis maupun tidak tertulis.</p>
1012 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
1012 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
1013 <p><strong>Subtopik: Bentuk Interaksi Akomodatif</strong></p>
1013 <p><strong>Subtopik: Bentuk Interaksi Akomodatif</strong></p>
1014 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
1014 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
1015 <p>19. Perhatikan gambar berikut!</p>
1015 <p>19. Perhatikan gambar berikut!</p>
1016 <p>Istilah yang biasa digunakan dalam menggambarkan ilustrasi pada gambar tersebut adalah ….</p>
1016 <p>Istilah yang biasa digunakan dalam menggambarkan ilustrasi pada gambar tersebut adalah ….</p>
1017 <ol><li>konsiliasi</li>
1017 <ol><li>konsiliasi</li>
1018 <li>mediasi</li>
1018 <li>mediasi</li>
1019 <li>arbitrasi</li>
1019 <li>arbitrasi</li>
1020 <li>ajudikasi</li>
1020 <li>ajudikasi</li>
1021 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1021 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1022 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1022 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1023 <p>Gambar pada soal menunjukkan suasana pengadilan. Gambar tersebut mengilustrasikan suasana pengadilan yang menggunakan alas meja berwarna hijau. Salah satu cara bentuk akomodasi melalui pengadilan atau meja hijau disebut dengan ajudikasi.</p>
1023 <p>Gambar pada soal menunjukkan suasana pengadilan. Gambar tersebut mengilustrasikan suasana pengadilan yang menggunakan alas meja berwarna hijau. Salah satu cara bentuk akomodasi melalui pengadilan atau meja hijau disebut dengan ajudikasi.</p>
1024 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
1024 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
1025 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
1025 <p><strong>Topik: Pengaruh Interaksi terhadap Pembentukan Lembaga Sosial</strong></p>
1026 <p><strong>Subtopik: Interaksi Sosial dan Kehidupan Masyarakat</strong></p>
1026 <p><strong>Subtopik: Interaksi Sosial dan Kehidupan Masyarakat</strong></p>
1027 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
1027 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
1028 <p>20. Interaksi yang terjadi di sekolah yang dilakukan oleh para siswa dan guru memiliki pola komunikasi dalam proses interaksi, berikut ini contoh pola komunikasi satu arah yang terjadi di lingkungan sekolah adalah ….</p>
1028 <p>20. Interaksi yang terjadi di sekolah yang dilakukan oleh para siswa dan guru memiliki pola komunikasi dalam proses interaksi, berikut ini contoh pola komunikasi satu arah yang terjadi di lingkungan sekolah adalah ….</p>
1029 <ol><li>ketua ekstrakurikuler teater sekolah mengajak berdiskusi dengan seluruh anggota agar mengetahui kendala-kendala yang terjadi</li>
1029 <ol><li>ketua ekstrakurikuler teater sekolah mengajak berdiskusi dengan seluruh anggota agar mengetahui kendala-kendala yang terjadi</li>
1030 <li>Bela dan Rara berdiskusi bersama di perpustakaan sekolah</li>
1030 <li>Bela dan Rara berdiskusi bersama di perpustakaan sekolah</li>
1031 <li>Pak Adit yang sedang memberikan kisi-kisi ujian dan para siswa mendengarkan</li>
1031 <li>Pak Adit yang sedang memberikan kisi-kisi ujian dan para siswa mendengarkan</li>
1032 <li>kegiatan pasca ujian tengah semester di sekolah diisi dengan lomba futsal dan memasak antarkelas</li>
1032 <li>kegiatan pasca ujian tengah semester di sekolah diisi dengan lomba futsal dan memasak antarkelas</li>
1033 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1033 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1034 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1034 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1035 <p>Dalam komunikasi satu arah ini, Pak Adit sebagai guru berperan sebagai pemberi aksi dan siswa sebagai penerima aksi, yaitu dengan mendengarkan. Guru hanya aktif memberikan pesan tetapi para siswa pasif tanpa membalas pesan, sehingga komunikasi seperti ini jelas kurang banyak menghidupkan kegiatan siswa belajar. Contoh jenis kegiatan pembelajaran ini adalah dengan metode ceramah.</p>
1035 <p>Dalam komunikasi satu arah ini, Pak Adit sebagai guru berperan sebagai pemberi aksi dan siswa sebagai penerima aksi, yaitu dengan mendengarkan. Guru hanya aktif memberikan pesan tetapi para siswa pasif tanpa membalas pesan, sehingga komunikasi seperti ini jelas kurang banyak menghidupkan kegiatan siswa belajar. Contoh jenis kegiatan pembelajaran ini adalah dengan metode ceramah.</p>
1036 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
1036 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
1037 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1037 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1038 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ruang dan Interaksi Antarruang</strong></p>
1038 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ruang dan Interaksi Antarruang</strong></p>
1039 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
1039 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
1040 <p>21. Tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal disebut ….</p>
1040 <p>21. Tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal disebut ….</p>
1041 <ol><li>wilayah</li>
1041 <ol><li>wilayah</li>
1042 <li>tempat</li>
1042 <li>tempat</li>
1043 <li>habitat</li>
1043 <li>habitat</li>
1044 <li>ruang</li>
1044 <li>ruang</li>
1045 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1045 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1046 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1046 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1047 <p><strong>Ruang</strong>adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang muka bumi meliputi ruang darat, ruang laut dan perairan lain, dan ruang udara.</p>
1047 <p><strong>Ruang</strong>adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang muka bumi meliputi ruang darat, ruang laut dan perairan lain, dan ruang udara.</p>
1048 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
1048 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
1049 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1049 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1050 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemahaman Peta</strong></p>
1050 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemahaman Peta</strong></p>
1051 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
1051 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
1052 <p>22. Pernyataan yang tepat terkait dengan peta tematik adalah …</p>
1052 <p>22. Pernyataan yang tepat terkait dengan peta tematik adalah …</p>
1053 <ol><li>Peta korografi merupakan contoh peta tematik.</li>
1053 <ol><li>Peta korografi merupakan contoh peta tematik.</li>
1054 <li>Peta tematik memberikan informasi dengan tema tertentu.</li>
1054 <li>Peta tematik memberikan informasi dengan tema tertentu.</li>
1055 <li>Peta tematik dapat dibedakan menjadi peta topografis dan geografis.</li>
1055 <li>Peta tematik dapat dibedakan menjadi peta topografis dan geografis.</li>
1056 <li>Peta tematik menggambarkan fenomena yang bersifat umum di muka bumi.</li>
1056 <li>Peta tematik menggambarkan fenomena yang bersifat umum di muka bumi.</li>
1057 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1057 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1058 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1058 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1059 <p>Peta tematik merupakan salah satu macam peta<strong>berdasarkan isinya</strong>. Peta tematik merupakan peta yang<strong>menggambarkan fenomena</strong>di muka bumi dengan<strong>tema tertentu</strong>. Peta ini dibuat dengan<strong>tujuan atau kepentingan tertentu</strong>.</p>
1059 <p>Peta tematik merupakan salah satu macam peta<strong>berdasarkan isinya</strong>. Peta tematik merupakan peta yang<strong>menggambarkan fenomena</strong>di muka bumi dengan<strong>tema tertentu</strong>. Peta ini dibuat dengan<strong>tujuan atau kepentingan tertentu</strong>.</p>
1060 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
1060 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
1061 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1061 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1062 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Alam Indonesia</strong></p>
1062 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Alam Indonesia</strong></p>
1063 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
1063 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: LOTS</strong></p>
1064 <p>23. Berikut ini sungai yang dapat ditemukan di Pulau Sumatra adalah ….</p>
1064 <p>23. Berikut ini sungai yang dapat ditemukan di Pulau Sumatra adalah ….</p>
1065 <ol><li>Sungai Barito</li>
1065 <ol><li>Sungai Barito</li>
1066 <li>Sungai Serayu</li>
1066 <li>Sungai Serayu</li>
1067 <li>Sungai Batanghari</li>
1067 <li>Sungai Batanghari</li>
1068 <li>Sungai Mamberamo</li>
1068 <li>Sungai Mamberamo</li>
1069 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1069 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1070 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1070 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1071 <p>Indonesia memiliki banyak aliran sungai yang mengaliri wilayahnya. Sungai-sungai ini memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan karakteristiknya. Salah satunya adalah Sungai<strong>Batanghari yang merupakan sungai terpanjang di Provinsi Jambi</strong>, Sumatra. Sungai ini dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, aktivitas pertambangan pasir, pariwisata air, dan juga sarana transportasi.</p>
1071 <p>Indonesia memiliki banyak aliran sungai yang mengaliri wilayahnya. Sungai-sungai ini memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan karakteristiknya. Salah satunya adalah Sungai<strong>Batanghari yang merupakan sungai terpanjang di Provinsi Jambi</strong>, Sumatra. Sungai ini dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, aktivitas pertambangan pasir, pariwisata air, dan juga sarana transportasi.</p>
1072 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
1072 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
1073 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1073 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1074 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Kependudukan Indonesia</strong></p>
1074 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Kependudukan Indonesia</strong></p>
1075 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
1075 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
1076 <p>24. Indonesia diperkirakan akan mendapat bonus demografi pada tahun 2030-2040. Bonus demografi dapat memberikan dampak positif ataupun negatif tergantung persiapan dan pengelolaannya. Bonus demografi dapat menimbulkan berbagai permasalahan ekonomis dan demografis jika ….</p>
1076 <p>24. Indonesia diperkirakan akan mendapat bonus demografi pada tahun 2030-2040. Bonus demografi dapat memberikan dampak positif ataupun negatif tergantung persiapan dan pengelolaannya. Bonus demografi dapat menimbulkan berbagai permasalahan ekonomis dan demografis jika ….</p>
1077 <ol><li>angka kematian rendah</li>
1077 <ol><li>angka kematian rendah</li>
1078 <li>kesempatan bekerja rendah</li>
1078 <li>kesempatan bekerja rendah</li>
1079 <li>kesejahteraan masyarakat menurun</li>
1079 <li>kesejahteraan masyarakat menurun</li>
1080 <li>indeks pembangunan manusia rendah</li>
1080 <li>indeks pembangunan manusia rendah</li>
1081 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1081 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1082 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1082 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1083 <p><strong>Bonus demografi</strong>adalah kondisi suatu negara ketika<strong>jumlah penduduk usia produktif lebih banyak</strong>dibandingkan penduduk usia nonproduktif. Hal ini berarti jumlah penduduk yang berada pada<strong>usia siap kerja menjadi tinggi.</strong>Jika bonus demografi tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat menimbulkan permasalahan demografis dan ekonomi, seperti tingginya angka kriminalitas dan pengangguran.</p>
1083 <p><strong>Bonus demografi</strong>adalah kondisi suatu negara ketika<strong>jumlah penduduk usia produktif lebih banyak</strong>dibandingkan penduduk usia nonproduktif. Hal ini berarti jumlah penduduk yang berada pada<strong>usia siap kerja menjadi tinggi.</strong>Jika bonus demografi tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat menimbulkan permasalahan demografis dan ekonomi, seperti tingginya angka kriminalitas dan pengangguran.</p>
1084 <p>Timbulnya permasalahan tersebut bisa disebabkan oleh<strong>rendahnya kesempatan kerja</strong>. Kesempatan kerja sendiri adalah suatu keadaan yang menggambarkan ketersediaan lapangan pekerjaan di masyarakat.<strong>Kesempatan kerja yang rendah dan tidak dapat mengimbangi jumlah penduduk usia produktif yang tinggi</strong>bisa menyebabkan<strong>persaingan kerja makin ketat dan angka pengangguran meningkat.</strong></p>
1084 <p>Timbulnya permasalahan tersebut bisa disebabkan oleh<strong>rendahnya kesempatan kerja</strong>. Kesempatan kerja sendiri adalah suatu keadaan yang menggambarkan ketersediaan lapangan pekerjaan di masyarakat.<strong>Kesempatan kerja yang rendah dan tidak dapat mengimbangi jumlah penduduk usia produktif yang tinggi</strong>bisa menyebabkan<strong>persaingan kerja makin ketat dan angka pengangguran meningkat.</strong></p>
1085 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
1085 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
1086 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1086 <p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Indonesia</strong></p>
1087 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Akibat Interaksi Antarruang</strong></p>
1087 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perubahan Akibat Interaksi Antarruang</strong></p>
1088 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
1088 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
1089 <p>25. Perubahan pekerjaan dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam seperti petani menjadi pekerjaan yang berorientasi pada kegiatan industri dan jasa, merupakan dampak dari interaksi antarruang dalam bidang ….</p>
1089 <p>25. Perubahan pekerjaan dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam seperti petani menjadi pekerjaan yang berorientasi pada kegiatan industri dan jasa, merupakan dampak dari interaksi antarruang dalam bidang ….</p>
1090 <ol><li>sosial budaya</li>
1090 <ol><li>sosial budaya</li>
1091 <li>komposisi penduduk</li>
1091 <li>komposisi penduduk</li>
1092 <li>penggunaan lahan</li>
1092 <li>penggunaan lahan</li>
1093 <li>orientasi mata pencaharian<strong></strong></li>
1093 <li>orientasi mata pencaharian<strong></strong></li>
1094 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1094 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1095 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1095 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1096 <p>Interaksi spasial umumnya terjadi karena adanya kepentingan ekonomi. Daerah yang menjadi tujuan pergerakan penduduk akan ditempati oleh penduduk dengan pekerjaan yang beragam. Jenis pekerjaan juga dapat berkembang karena adanya kebutuhan akan barang dan jasa yang semakin beragam.<strong>Orientasi pekerjaan dapat berubah</strong>dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam, khususnya petani, menjadi pekerjaan lainnya.</p>
1096 <p>Interaksi spasial umumnya terjadi karena adanya kepentingan ekonomi. Daerah yang menjadi tujuan pergerakan penduduk akan ditempati oleh penduduk dengan pekerjaan yang beragam. Jenis pekerjaan juga dapat berkembang karena adanya kebutuhan akan barang dan jasa yang semakin beragam.<strong>Orientasi pekerjaan dapat berubah</strong>dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam, khususnya petani, menjadi pekerjaan lainnya.</p>
1097 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
1097 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
1098 <p>Dari semua soal yang sudah kamu lihat dan jawab, apa kamu merasa familiar? Kalau iya, berarti kamu sudah cukup memahami materi yang diajarkan oleh guru di dalam kelas. Atau kamu justru asing dengan soal-soal tadi? Wah, kalau begitu, berarti kamu masih<strong>harus banyak belajar</strong>lagi nih.</p>
1098 <p>Dari semua soal yang sudah kamu lihat dan jawab, apa kamu merasa familiar? Kalau iya, berarti kamu sudah cukup memahami materi yang diajarkan oleh guru di dalam kelas. Atau kamu justru asing dengan soal-soal tadi? Wah, kalau begitu, berarti kamu masih<strong>harus banyak belajar</strong>lagi nih.</p>
1099 <p>Baca Juga:<a>Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 7 SMP Semester Ganjil 2024</a></p>
1099 <p>Baca Juga:<a>Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 7 SMP Semester Ganjil 2024</a></p>
1100 <p>Supaya kamu bisa memahami materi pelajaran dengan lebih mudah, kamu bisa belajar dengan melihat seberapa berfungsinya teori pada kehidupan sehari-hari. Materi-materi pelajaran kontekstual seperti itu, bisa kamu dapatkan di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>. Dengan video belajar yang dikemas dengan sangat menarik, juga latihan-latihan soal yang beragam, kamu akan dapat menguasai bahkan memahami materi yang diajarkan.</p>
1100 <p>Supaya kamu bisa memahami materi pelajaran dengan lebih mudah, kamu bisa belajar dengan melihat seberapa berfungsinya teori pada kehidupan sehari-hari. Materi-materi pelajaran kontekstual seperti itu, bisa kamu dapatkan di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>. Dengan video belajar yang dikemas dengan sangat menarik, juga latihan-latihan soal yang beragam, kamu akan dapat menguasai bahkan memahami materi yang diajarkan.</p>
1101 <p>Kamu juga bisa banget <em>drilling </em>soal di<strong><a>ruanguji</a></strong>! Semakin banyak kamu latihan soal, kamu akan semakin percaya diri dalam mengerjakan soal ujian~Jadi, jangan lupa belajar ya, di mana saja, dan kapan saja.</p>
1101 <p>Kamu juga bisa banget <em>drilling </em>soal di<strong><a>ruanguji</a></strong>! Semakin banyak kamu latihan soal, kamu akan semakin percaya diri dalam mengerjakan soal ujian~Jadi, jangan lupa belajar ya, di mana saja, dan kapan saja.</p>
1102  
1102