0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p>Squad, pernah nggak sedang mengerjakan tugas sekolah dan sampai di bagian kesimpulan. Semuanya terasa lancar hingga akhirnya kamu sadar kalau sudah satu jam kamu belum dapat kesimpulan apapun. Rasanya mau teriak, “aaahh, tau ah sama kesimpulannya. Pusing!” Nah, kalau kamu pernah ada di situasi itu, tenang, kamu tidak seorang diri. Biar kamu nggak terjebak di situasi tersebut, kamu perlu lebih banyak belajar menarik kesimpulan dengan logika matematika. Simak cara-caranya di artikel ini.</p>
1
<p>Squad, pernah nggak sedang mengerjakan tugas sekolah dan sampai di bagian kesimpulan. Semuanya terasa lancar hingga akhirnya kamu sadar kalau sudah satu jam kamu belum dapat kesimpulan apapun. Rasanya mau teriak, “aaahh, tau ah sama kesimpulannya. Pusing!” Nah, kalau kamu pernah ada di situasi itu, tenang, kamu tidak seorang diri. Biar kamu nggak terjebak di situasi tersebut, kamu perlu lebih banyak belajar menarik kesimpulan dengan logika matematika. Simak cara-caranya di artikel ini.</p>
2
<p>Jangan, jangan sampe kamu terjebak rumus-rumus kaya gini, Squad. (Sumber: giphy.com)</p>
2
<p>Jangan, jangan sampe kamu terjebak rumus-rumus kaya gini, Squad. (Sumber: giphy.com)</p>
3
<p>Bukan cuma cinta aja, Squad yang butuh logika. Menarik kesimpulan juga harus menggunakan<a>logika</a>, biar kesimpulan yang kamu ambil tepat. Logika sendiri merupakan cabang ilmu filsafat yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Dalam logika kita perlu melakukan proses penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya. Ada beberapa cara untuk menarik kesimpulan dengan logika matematika;</p>
3
<p>Bukan cuma cinta aja, Squad yang butuh logika. Menarik kesimpulan juga harus menggunakan<a>logika</a>, biar kesimpulan yang kamu ambil tepat. Logika sendiri merupakan cabang ilmu filsafat yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Dalam logika kita perlu melakukan proses penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya. Ada beberapa cara untuk menarik kesimpulan dengan logika matematika;</p>
4
<p><strong>Baca juga:</strong><a><strong>Logika Matematika: Ingkaran, Konjungsi, Disjungsi, Implikasi, dan Biimplikasi.</strong></a></p>
4
<p><strong>Baca juga:</strong><a><strong>Logika Matematika: Ingkaran, Konjungsi, Disjungsi, Implikasi, dan Biimplikasi.</strong></a></p>
5
<h2><strong>Modus Ponens</strong></h2>
5
<h2><strong>Modus Ponens</strong></h2>
6
<p>Modus ponens ditandai dengan adanya<strong>pernyataan majemuk implikasi dan pernyataan tunggal.</strong></p>
6
<p>Modus ponens ditandai dengan adanya<strong>pernyataan majemuk implikasi dan pernyataan tunggal.</strong></p>
7
<h2><strong>Modus Tollens</strong></h2>
7
<h2><strong>Modus Tollens</strong></h2>
8
<p>Modus tollens ditandai dengan adanya<strong>pernyataan majemuk implikasi dan ingkaran dari pernyataan tunggal.</strong></p>
8
<p>Modus tollens ditandai dengan adanya<strong>pernyataan majemuk implikasi dan ingkaran dari pernyataan tunggal.</strong></p>
9
<h2><strong>Modus Silogisme</strong></h2>
9
<h2><strong>Modus Silogisme</strong></h2>
10
<p>Modus silogisme ditandai dengan adanya<strong>dua pernyataan majemuk implikasi.</strong></p>
10
<p>Modus silogisme ditandai dengan adanya<strong>dua pernyataan majemuk implikasi.</strong></p>
11
<p>Masih belum paham bagaimana menarik kesimpulan dengan logika matematika? Latihan,<em>yuk</em>!</p>
11
<p>Masih belum paham bagaimana menarik kesimpulan dengan logika matematika? Latihan,<em>yuk</em>!</p>
12
<p>Premis 1: Jika semua harta benda Andi terbawa banjir, maka ia menderita.</p>
12
<p>Premis 1: Jika semua harta benda Andi terbawa banjir, maka ia menderita.</p>
13
<p>Premis 2: Andi tidak menderita.</p>
13
<p>Premis 2: Andi tidak menderita.</p>
14
<p>Kesimpulan yang sah dari premis-premis tersebut adalah…</p>
14
<p>Kesimpulan yang sah dari premis-premis tersebut adalah…</p>
15
<ol><li>Semua harta benda Andi tidak terbawa banjir.</li>
15
<ol><li>Semua harta benda Andi tidak terbawa banjir.</li>
16
<li>Ada harta benda Andi yang terbawa banjir.</li>
16
<li>Ada harta benda Andi yang terbawa banjir.</li>
17
<li>Semua harta benda Andi terbawa banjir.</li>
17
<li>Semua harta benda Andi terbawa banjir.</li>
18
<li>Ada harta benda Andi yang tidak terbawa banjir.</li>
18
<li>Ada harta benda Andi yang tidak terbawa banjir.</li>
19
<li>Tidak ada banjir.</li>
19
<li>Tidak ada banjir.</li>
20
</ol><p>Pembahasan:</p>
20
</ol><p>Pembahasan:</p>
21
<p>Dengan menggunakan<strong>modus tollen</strong>.</p>
21
<p>Dengan menggunakan<strong>modus tollen</strong>.</p>
22
<p>Premis 1: p => q</p>
22
<p>Premis 1: p => q</p>
23
<p>Premis 2: ~q</p>
23
<p>Premis 2: ~q</p>
24
<p>Konklusi: ~p</p>
24
<p>Konklusi: ~p</p>
25
<p>Jawaban: ~p = ada harta benda Andi yang tidak terbawa banjir<strong>(D).</strong></p>
25
<p>Jawaban: ~p = ada harta benda Andi yang tidak terbawa banjir<strong>(D).</strong></p>
26
<p><em>Gimana,</em>udah<em>nggak</em>bingung<em>dong</em>. Pada intinya, logika dilakukan untuk melakukan pembuktian. Sama<em>kan kaya</em>cinta…<em>Upss.</em>Fokus lagi, Squad! Dengan belajar logika, kemungkinan untuk terjebak saat mengerjakan tugas dan harus menarik kesimpulan, akan berkurang. Nah, untuk dapat berpikir logis, kamu harus terus melatih kemampuan kamu dan belajar menarik kesimpulan dengan logika. Yuk, asah kemampuan logika matematika kamu di<a><strong>RuangUji</strong></a>.</p>
26
<p><em>Gimana,</em>udah<em>nggak</em>bingung<em>dong</em>. Pada intinya, logika dilakukan untuk melakukan pembuktian. Sama<em>kan kaya</em>cinta…<em>Upss.</em>Fokus lagi, Squad! Dengan belajar logika, kemungkinan untuk terjebak saat mengerjakan tugas dan harus menarik kesimpulan, akan berkurang. Nah, untuk dapat berpikir logis, kamu harus terus melatih kemampuan kamu dan belajar menarik kesimpulan dengan logika. Yuk, asah kemampuan logika matematika kamu di<a><strong>RuangUji</strong></a>.</p>
27
<p><strong>Sumber Referensi </strong></p>
27
<p><strong>Sumber Referensi </strong></p>
28
<p>Sharma S. N, Widiastuti N, Himawan C, dkk (2017) Jelajah Matematika SMA Kelas XI Program Wajib. Jakarta:Yudisthira</p>
28
<p>Sharma S. N, Widiastuti N, Himawan C, dkk (2017) Jelajah Matematika SMA Kelas XI Program Wajib. Jakarta:Yudisthira</p>
29
<p><em>Artikel diperbahui 21 Januari 2021</em></p>
29
<p><em>Artikel diperbahui 21 Januari 2021</em></p>
30
30