HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Kali ini, Bona menemani Lulu yang akan membeli 3 pita dengan panjang berbeda-beda. Karena ukurannya dalam bentuk pecahan, mereka berusaha mengurutkan pecahan untuk mengetahui pita yang terpendek hingga terpanjang. Ikuti kisah mereka, yuk di pelajaran<strong><a>Matematika Kelas 4</a></strong>!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Kali ini, Bona menemani Lulu yang akan membeli 3 pita dengan panjang berbeda-beda. Karena ukurannya dalam bentuk pecahan, mereka berusaha mengurutkan pecahan untuk mengetahui pita yang terpendek hingga terpanjang. Ikuti kisah mereka, yuk di pelajaran<strong><a>Matematika Kelas 4</a></strong>!</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <p>Suatu pagi, Lulu bersama Bona berjalan di pasar. Mereka melihat-lihat sekeliling toko dengan teliti.</p>
3 <p>Suatu pagi, Lulu bersama Bona berjalan di pasar. Mereka melihat-lihat sekeliling toko dengan teliti.</p>
4 <p>“Kamu<em>tuh</em>disuruh beli apa sama Kak Alya?” tanya Bona sambil terus berjalan.</p>
4 <p>“Kamu<em>tuh</em>disuruh beli apa sama Kak Alya?” tanya Bona sambil terus berjalan.</p>
5 <p>“Aku disuruh beli tiga pita dengan ukuran masing-masing jawab Lulu.</p>
5 <p>“Aku disuruh beli tiga pita dengan ukuran masing-masing jawab Lulu.</p>
6 <p>“Banyak juga, ya. Dari ketiga pita itu, kira-kira<em>gimana</em>ya urutan pita dari yang paling pendek sampai paling panjang?”</p>
6 <p>“Banyak juga, ya. Dari ketiga pita itu, kira-kira<em>gimana</em>ya urutan pita dari yang paling pendek sampai paling panjang?”</p>
7 <p>“Urutannya, ya? Hmm… ‘<em>Kan</em>satuan panjangnya<em>udah</em>sama semua, sama-sama meter. Berarti kita lihat bilangannya<em>aja</em>! Bilangannya itu<strong><a>pecahan</a></strong>. Ada pecahan biasa dan juga pecahan campuran. Itu artinya kita harus mengurutkan pecahannya!” jelas Lulu.</p>
7 <p>“Urutannya, ya? Hmm… ‘<em>Kan</em>satuan panjangnya<em>udah</em>sama semua, sama-sama meter. Berarti kita lihat bilangannya<em>aja</em>! Bilangannya itu<strong><a>pecahan</a></strong>. Ada pecahan biasa dan juga pecahan campuran. Itu artinya kita harus mengurutkan pecahannya!” jelas Lulu.</p>
8 <p>“Gimana caranya?”</p>
8 <p>“Gimana caranya?”</p>
9 <p>“Cara mengurutkan pecahan ada tiga. Aku coba jelasin satu-satu, ya.”</p>
9 <p>“Cara mengurutkan pecahan ada tiga. Aku coba jelasin satu-satu, ya.”</p>
10 <p><strong>“Cara pertama,</strong>dengan<strong>menggunakan garis bilangan</strong>untuk mengetahui posisi pecahan-pecahannya.</p>
10 <p><strong>“Cara pertama,</strong>dengan<strong>menggunakan garis bilangan</strong>untuk mengetahui posisi pecahan-pecahannya.</p>
11 <p>Sebelum diurutkan, kita samakan dulu bentuk pecahannya, ya. Setelah itu kita lihat pada garis bilangan, urutan pita dari paling pendek sampai paling panjang adalah </p>
11 <p>Sebelum diurutkan, kita samakan dulu bentuk pecahannya, ya. Setelah itu kita lihat pada garis bilangan, urutan pita dari paling pendek sampai paling panjang adalah </p>
12 <p>Bona mengangguk-angguk sambil terus melanjutkan langkahnya. Dia kembali bertanya kepada Lulu.</p>
12 <p>Bona mengangguk-angguk sambil terus melanjutkan langkahnya. Dia kembali bertanya kepada Lulu.</p>
13 <p>“Terus, cara keduanya<em>gimana</em>?”</p>
13 <p>“Terus, cara keduanya<em>gimana</em>?”</p>
14 <p><strong>“Cara kedua</strong><em>buat</em>mengurutkan pecahan, adalah dengan<strong>membandingkan pembilang</strong>pada pecahannya!”</p>
14 <p><strong>“Cara kedua</strong><em>buat</em>mengurutkan pecahan, adalah dengan<strong>membandingkan pembilang</strong>pada pecahannya!”</p>
15 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Pecahan Senilai dan Contohnya</a></strong></p>
15 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Pecahan Senilai dan Contohnya</a></strong></p>
16 <p>Melihat Bona yang masih kebingungan, Lulu buru-buru menjelaskan.</p>
16 <p>Melihat Bona yang masih kebingungan, Lulu buru-buru menjelaskan.</p>
17 <p>“Untuk dapat membandingkan pembilangnya, kita perlu samakan dulu bentuk pecahannya menjadi pecahan biasa, dan samakan juga penyebutnya. Selanjutnya, tinggal bandingkan pembilangnya<em>aja</em>. Jadi, urutan dari yang paling pendek sampai paling panjang adalah</p>
17 <p>“Untuk dapat membandingkan pembilangnya, kita perlu samakan dulu bentuk pecahannya menjadi pecahan biasa, dan samakan juga penyebutnya. Selanjutnya, tinggal bandingkan pembilangnya<em>aja</em>. Jadi, urutan dari yang paling pendek sampai paling panjang adalah</p>
18 <p>Sekali lagi, Bona mengangguk. Tapi setelah itu dia kembali bertanya.</p>
18 <p>Sekali lagi, Bona mengangguk. Tapi setelah itu dia kembali bertanya.</p>
19 <p>“Oke, oke.<em>Terus,</em>cara ketiga<em>buat</em>mengurutkan pecahan<em>gimana</em>?”</p>
19 <p>“Oke, oke.<em>Terus,</em>cara ketiga<em>buat</em>mengurutkan pecahan<em>gimana</em>?”</p>
20 <p><strong>“Cara ketiga</strong>, dengan<strong>membandingkan bilangan bulatnya</strong>. Jangan lupa untuk mengubah pecahan tidak murninya jadi pecahan campuran,<em>ya</em>! Setelah itu, baru dibandingkan<em>deh</em>. Urutan pita dari yang paling pendek adalah ⅞, 1 ½, 8/3.” jelas Lulu.</p>
20 <p><strong>“Cara ketiga</strong>, dengan<strong>membandingkan bilangan bulatnya</strong>. Jangan lupa untuk mengubah pecahan tidak murninya jadi pecahan campuran,<em>ya</em>! Setelah itu, baru dibandingkan<em>deh</em>. Urutan pita dari yang paling pendek adalah ⅞, 1 ½, 8/3.” jelas Lulu.</p>
21 <p>“Oh… Jadi itu, ya cara-cara untuk mengurutkan pecahan biasa dan campuran.” seru Bona dengan raut puas.</p>
21 <p>“Oh… Jadi itu, ya cara-cara untuk mengurutkan pecahan biasa dan campuran.” seru Bona dengan raut puas.</p>
22 <p>“Berarti, urutan pita yang terpendek hingga terpanjang adalah lanjut Bona.</p>
22 <p>“Berarti, urutan pita yang terpendek hingga terpanjang adalah lanjut Bona.</p>
23 <p>Lulu terus berjalan menyusuri pasar diikuti Bona.</p>
23 <p>Lulu terus berjalan menyusuri pasar diikuti Bona.</p>
24 <p>“Iya. Seru,<em>‘kan</em>? Masih banyak materi-materi lain tentang pecahan,<em>lho</em>!” ungkap Lulu dengan antusias.</p>
24 <p>“Iya. Seru,<em>‘kan</em>? Masih banyak materi-materi lain tentang pecahan,<em>lho</em>!” ungkap Lulu dengan antusias.</p>
25 <p>Bona melebarkan matanya dan terlihat bersemangat.</p>
25 <p>Bona melebarkan matanya dan terlihat bersemangat.</p>
26 <p>“<em>Emang</em>nya apa<em>aja</em>?”</p>
26 <p>“<em>Emang</em>nya apa<em>aja</em>?”</p>
27 <p>Lulu tersenyum usil, “<em>Eits</em>! Nanti ya! Sekarang, kita cari pita buat Kak Alya dulu.”</p>
27 <p>Lulu tersenyum usil, “<em>Eits</em>! Nanti ya! Sekarang, kita cari pita buat Kak Alya dulu.”</p>
28 <p>Lulu dan Bona berjalan bersebelahan menuju toko pita sambil terus berbincang dengan seru.</p>
28 <p>Lulu dan Bona berjalan bersebelahan menuju toko pita sambil terus berbincang dengan seru.</p>
29 <p><em>Gimana</em>cerita Lulu dan Bona tentang<strong>cara mengurutkan pecahan</strong>kali ini? Masih banyak cerita yang bisa kamu pelajari bersama teman-teman lainnya,<em>lho</em>! Caranya, kamu tinggal<em>download aplikasi</em>Ruangguru dan mulai berlangganan<strong><a>ruangbelajar</a></strong>.<em>Yuk</em>, kita belajar bersama!</p>
29 <p><em>Gimana</em>cerita Lulu dan Bona tentang<strong>cara mengurutkan pecahan</strong>kali ini? Masih banyak cerita yang bisa kamu pelajari bersama teman-teman lainnya,<em>lho</em>! Caranya, kamu tinggal<em>download aplikasi</em>Ruangguru dan mulai berlangganan<strong><a>ruangbelajar</a></strong>.<em>Yuk</em>, kita belajar bersama!</p>
30 <p>Materi oleh: Hana Wibawanty Baihaki</p>
30 <p>Materi oleh: Hana Wibawanty Baihaki</p>
31 <p>Disunting oleh: Taufiq Radityadji</p>
31 <p>Disunting oleh: Taufiq Radityadji</p>
32  
32