0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Penilaian Tengah Semester (PTS) semakin dekat nih! Buat kelas 11 IPS. Udah persiapan belum? Yuk, cek dan kerjakan Latihan Soal PTS kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2025 di artikel ini! </em></p>
1
<blockquote><p><em>Penilaian Tengah Semester (PTS) semakin dekat nih! Buat kelas 11 IPS. Udah persiapan belum? Yuk, cek dan kerjakan Latihan Soal PTS kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2025 di artikel ini! </em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Wah,<em>nggak</em>kerasa kita sebentar lagi udah masuk ujian PTS aja, yah. Buat yang sekarang kelas 11, gimana nih progres belajar kalian? Yuk, kejar nilai tinggi di sekolah dengan rajin latihan soal. Simak juga pembahasannya, ya!</p>
3
<p>Wah,<em>nggak</em>kerasa kita sebentar lagi udah masuk ujian PTS aja, yah. Buat yang sekarang kelas 11, gimana nih progres belajar kalian? Yuk, kejar nilai tinggi di sekolah dengan rajin latihan soal. Simak juga pembahasannya, ya!</p>
4
<h2><strong>GEOGRAFI</strong></h2>
4
<h2><strong>GEOGRAFI</strong></h2>
5
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</a></strong></p>
5
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</a></strong></p>
6
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Letak, Luas dan Batas Wilayah Indonesia</a></strong></p>
6
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Letak, Luas dan Batas Wilayah Indonesia</a></strong></p>
7
<p>1. Indonesia terletak di area pertemuan tiga lempeng di dunia mengakibatkan rawan terhadap bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus. Hal ini menunjukkan dampak dari letak Indonesia secara ….</p>
7
<p>1. Indonesia terletak di area pertemuan tiga lempeng di dunia mengakibatkan rawan terhadap bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus. Hal ini menunjukkan dampak dari letak Indonesia secara ….</p>
8
<ol><li>astronomis</li>
8
<ol><li>astronomis</li>
9
<li>maritim</li>
9
<li>maritim</li>
10
<li>geografis</li>
10
<li>geografis</li>
11
<li>geologis</li>
11
<li>geologis</li>
12
<li>topografis</li>
12
<li>topografis</li>
13
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
13
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
14
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
14
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
15
<p>Secara<strong>geologis,</strong>Indonesia<strong>terletak di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia</strong>yang memberikan banyak pengaruh pada kehidupan di Indonesia. Gerakan lempeng menyebabkan terbentuknya relief muka bumi. Salah satu dampaknya adalah terbentuknya jalur pegunungan api yang melintasi Indonesia, yaitu Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Selain itu, gerakan lempeng juga dapat menimbulkan gempa bumi dan tsunami.</p>
15
<p>Secara<strong>geologis,</strong>Indonesia<strong>terletak di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia</strong>yang memberikan banyak pengaruh pada kehidupan di Indonesia. Gerakan lempeng menyebabkan terbentuknya relief muka bumi. Salah satu dampaknya adalah terbentuknya jalur pegunungan api yang melintasi Indonesia, yaitu Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Selain itu, gerakan lempeng juga dapat menimbulkan gempa bumi dan tsunami.</p>
16
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
16
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
17
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</a></strong></p>
17
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</a></strong></p>
18
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Potensi dan Pengelolaan Laut Indonesia</a></strong></p>
18
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Potensi dan Pengelolaan Laut Indonesia</a></strong></p>
19
<p>2. Indonesia memiliki potensi perikanan laut yang besar di dunia. Potensi ini mencapai hingga 6,5 juta ton per tahunnya. Faktor yang mempengaruhi tingginya potensi sumber daya perikanan tangkap di Indonesia adalah ….</p>
19
<p>2. Indonesia memiliki potensi perikanan laut yang besar di dunia. Potensi ini mencapai hingga 6,5 juta ton per tahunnya. Faktor yang mempengaruhi tingginya potensi sumber daya perikanan tangkap di Indonesia adalah ….</p>
20
<ol><li>rendahnya tingkat salinitas laut di Indonesia</li>
20
<ol><li>rendahnya tingkat salinitas laut di Indonesia</li>
21
<li>pengendapan ganggang membentuk batuan induk</li>
21
<li>pengendapan ganggang membentuk batuan induk</li>
22
<li>peran nelayan dalam memelihara dan menangkap ikan</li>
22
<li>peran nelayan dalam memelihara dan menangkap ikan</li>
23
<li>permintaan kebutuhan protein oleh masyarakat meningkat</li>
23
<li>permintaan kebutuhan protein oleh masyarakat meningkat</li>
24
<li>pertemuan arus panas dan arus dingin di perairan laut</li>
24
<li>pertemuan arus panas dan arus dingin di perairan laut</li>
25
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
25
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
26
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
26
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
27
<p>Laut Indonesia memiliki potensi perikanan yang sangat tinggi. Potensi perikanan di Indonesia ini dipengaruhi oleh kondisi arus laut. Indonesia dilewati berbagai arus dari Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang menjadikan<strong>perairan laut di Indonesia menjadi hangat</strong>dan<strong>menjadikannya kaya akan plankton</strong>sebagai makanan ikan. Kondisi ini menjadikan potensi perikanan Indonesia menjadi sangat tinggi.</p>
27
<p>Laut Indonesia memiliki potensi perikanan yang sangat tinggi. Potensi perikanan di Indonesia ini dipengaruhi oleh kondisi arus laut. Indonesia dilewati berbagai arus dari Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang menjadikan<strong>perairan laut di Indonesia menjadi hangat</strong>dan<strong>menjadikannya kaya akan plankton</strong>sebagai makanan ikan. Kondisi ini menjadikan potensi perikanan Indonesia menjadi sangat tinggi.</p>
28
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E</strong>.</p>
28
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E</strong>.</p>
29
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</a></strong></p>
29
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</a></strong></p>
30
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Faktor-faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna</a></strong></p>
30
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Faktor-faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna</a></strong></p>
31
<p>3. Suhu udara merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di dunia. Hanya beberapa negara yang memiliki suhu udara rata-rata hangat sepanjang tahun. Salah satunya adalah Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh ….</p>
31
<p>3. Suhu udara merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di dunia. Hanya beberapa negara yang memiliki suhu udara rata-rata hangat sepanjang tahun. Salah satunya adalah Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh ….</p>
32
<ol><li>rendahnya tekanan udara</li>
32
<ol><li>rendahnya tekanan udara</li>
33
<li>kelembapan udara yang rendah</li>
33
<li>kelembapan udara yang rendah</li>
34
<li>banyaknya keragaman jenis makhluk hidup yang tinggal</li>
34
<li>banyaknya keragaman jenis makhluk hidup yang tinggal</li>
35
<li>adanya hutan hujan tropis yang memiliki kelembapan tinggi</li>
35
<li>adanya hutan hujan tropis yang memiliki kelembapan tinggi</li>
36
<li>sinar matahari yang masuk ke Indonesia merata sepanjang tahun</li>
36
<li>sinar matahari yang masuk ke Indonesia merata sepanjang tahun</li>
37
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
37
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
38
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
38
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
39
<p>Bentuk bumi yang relatif bulat dan miring 23,5 terhadap bidang ekliptikanya mengakibatkan<strong>sinar matahari yang datang ke bumi tidak sama rata di semua wilayah.</strong>Pada wilayah<strong>lintang rendah atau khatulistiwa, sinar matahari didapatkan hampir sepanjang tahun sehingga suhu udaranya selalu hangat.</strong>Salah satu negara yang berada di wilayah ini adalah<strong>Indonesia</strong>. Suhu udara yang hangat seringkali dianggap merupakan suhu yang ideal bagi pertumbuhan flora dan fauna sehingga wilayah ini memiliki biodiversitas yang cukup tinggi.</p>
39
<p>Bentuk bumi yang relatif bulat dan miring 23,5 terhadap bidang ekliptikanya mengakibatkan<strong>sinar matahari yang datang ke bumi tidak sama rata di semua wilayah.</strong>Pada wilayah<strong>lintang rendah atau khatulistiwa, sinar matahari didapatkan hampir sepanjang tahun sehingga suhu udaranya selalu hangat.</strong>Salah satu negara yang berada di wilayah ini adalah<strong>Indonesia</strong>. Suhu udara yang hangat seringkali dianggap merupakan suhu yang ideal bagi pertumbuhan flora dan fauna sehingga wilayah ini memiliki biodiversitas yang cukup tinggi.</p>
40
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
40
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
41
<p>Baca Juga:<a>Latihan Soal & Pembahasan PTS Kelas 11 IPS Semester Genap 2024</a></p>
41
<p>Baca Juga:<a>Latihan Soal & Pembahasan PTS Kelas 11 IPS Semester Genap 2024</a></p>
42
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</a></strong></p>
42
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</a></strong></p>
43
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Karakteristik Bioma di Dunia</a></strong></p>
43
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Karakteristik Bioma di Dunia</a></strong></p>
44
<p>4. Bioma yang memiliki ciri-ciri suhu yang sangat tinggi pada siang hari dan berbalik menjadi sangat rendah pada malam hari adalah ….</p>
44
<p>4. Bioma yang memiliki ciri-ciri suhu yang sangat tinggi pada siang hari dan berbalik menjadi sangat rendah pada malam hari adalah ….</p>
45
<ol><li>stepa</li>
45
<ol><li>stepa</li>
46
<li>gurun</li>
46
<li>gurun</li>
47
<li>sabana</li>
47
<li>sabana</li>
48
<li>taiga</li>
48
<li>taiga</li>
49
<li>tundra</li>
49
<li>tundra</li>
50
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
50
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
51
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
51
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
52
<p><strong>Bioma gurun identik dengan suhunya yang tinggi pada siang hari dan berbalik menjadi sangat rendah pada malam hari.</strong>Hal tersebut terjadi karena wilayah gurun adalah wilayah yang kering dan biasanya terletak tengah benua. Pada wilayah gurun di siang hari, sinar matahari memancar dan diserap langsung oleh permukaan tanah, kondisi berpasir dan hampir tidak ada vegetasi di permukaannya membuat panas tersebut tidak bertahan dan berubah menjadi suhu lingkungan yang panas.</p>
52
<p><strong>Bioma gurun identik dengan suhunya yang tinggi pada siang hari dan berbalik menjadi sangat rendah pada malam hari.</strong>Hal tersebut terjadi karena wilayah gurun adalah wilayah yang kering dan biasanya terletak tengah benua. Pada wilayah gurun di siang hari, sinar matahari memancar dan diserap langsung oleh permukaan tanah, kondisi berpasir dan hampir tidak ada vegetasi di permukaannya membuat panas tersebut tidak bertahan dan berubah menjadi suhu lingkungan yang panas.</p>
53
<p>Sedangkan pada malam hari disebabkan oleh<strong>kondisi permukaan tanah</strong>yang cepat menyerap panas dan<strong>cepat melepaskan panas sehingga saat malam hari akan menjadi sangat dingin.</strong>Selain itu udara gurun yang kering juga menyebabkan suhu lingkungannya menjadi dingin karena semakin rendah kelembapan (titik air di udara) makin sedikit juga panas yang tertahan di udara. Sehingga ketika udara kering, panas akan langsung dipantulkan menuju angkasa<strong>.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
53
<p>Sedangkan pada malam hari disebabkan oleh<strong>kondisi permukaan tanah</strong>yang cepat menyerap panas dan<strong>cepat melepaskan panas sehingga saat malam hari akan menjadi sangat dingin.</strong>Selain itu udara gurun yang kering juga menyebabkan suhu lingkungannya menjadi dingin karena semakin rendah kelembapan (titik air di udara) makin sedikit juga panas yang tertahan di udara. Sehingga ketika udara kering, panas akan langsung dipantulkan menuju angkasa<strong>.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
54
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
54
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
55
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</a></strong></p>
55
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</a></strong></p>
56
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Persebaran Jenis-jenis Flora dan Fauna di Indonesia</a></strong></p>
56
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Persebaran Jenis-jenis Flora dan Fauna di Indonesia</a></strong></p>
57
<p>5. Jenis fauna Asiatis yang hidup di wilayah Indonesia bagian barat memiliki ciri-ciri ….</p>
57
<p>5. Jenis fauna Asiatis yang hidup di wilayah Indonesia bagian barat memiliki ciri-ciri ….</p>
58
<ol><li>tidak terdapat di daerah lain (endemik)</li>
58
<ol><li>tidak terdapat di daerah lain (endemik)</li>
59
<li>banyak jenis tikus berkantung</li>
59
<li>banyak jenis tikus berkantung</li>
60
<li>jenis burung berwarna-warni</li>
60
<li>jenis burung berwarna-warni</li>
61
<li>terdapat banyak jenis kera</li>
61
<li>terdapat banyak jenis kera</li>
62
<li>banyak burung kasuari</li>
62
<li>banyak burung kasuari</li>
63
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
63
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
64
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
64
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
65
<p>Hewan yang tinggal di wilayah Indonesia bagian barat adalah hewan dengan jenis fauna Asiatis.<strong>Fauna Asiatis memiliki ciri-ciri sebagai berikut:</strong></p>
65
<p>Hewan yang tinggal di wilayah Indonesia bagian barat adalah hewan dengan jenis fauna Asiatis.<strong>Fauna Asiatis memiliki ciri-ciri sebagai berikut:</strong></p>
66
<ul><li>Banyak hewan yang menyusui.</li>
66
<ul><li>Banyak hewan yang menyusui.</li>
67
<li>Jenis burung yang berwarna-warni sedikit.</li>
67
<li>Jenis burung yang berwarna-warni sedikit.</li>
68
<li>Banyak jenis ikan air tawar.</li>
68
<li>Banyak jenis ikan air tawar.</li>
69
<li>Tidak terdapat hewan berkantung.</li>
69
<li>Tidak terdapat hewan berkantung.</li>
70
<li><strong>Terdapat berbagai jenis kera.</strong><strong></strong></li>
70
<li><strong>Terdapat berbagai jenis kera.</strong><strong></strong></li>
71
</ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D</strong>.</p>
71
</ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D</strong>.</p>
72
<p><strong>Topik: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia </strong></p>
72
<p><strong>Topik: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia </strong></p>
73
<p><strong>Subtopik: Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Indonesia</strong></p>
73
<p><strong>Subtopik: Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Indonesia</strong></p>
74
<p><strong>Level Kognitif: HOTS </strong></p>
74
<p><strong>Level Kognitif: HOTS </strong></p>
75
<p>6. Tanaman cendana dapat tumbuh dengan baik di wilayah Nusa Tenggara Timur karena ….</p>
75
<p>6. Tanaman cendana dapat tumbuh dengan baik di wilayah Nusa Tenggara Timur karena ….</p>
76
<ol><li>kecepatan anginnya relatif tinggi</li>
76
<ol><li>kecepatan anginnya relatif tinggi</li>
77
<li>curah hujannya cenderung rendah</li>
77
<li>curah hujannya cenderung rendah</li>
78
<li>topografi wilayahnya bergelombang</li>
78
<li>topografi wilayahnya bergelombang</li>
79
<li>didominasi wilayah dataran tinggi</li>
79
<li>didominasi wilayah dataran tinggi</li>
80
<li>intensitas penyinaran mataharinya rendah</li>
80
<li>intensitas penyinaran mataharinya rendah</li>
81
</ol><p><strong>Jawaban: B </strong></p>
81
</ol><p><strong>Jawaban: B </strong></p>
82
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
82
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
83
<p>Ada beberapa faktor yang memengaruhi persebaran flora fauna, yaitu faktor klimatik, fisiografis, edafik, dan biotik.<strong>Persebaran tanaman cendana</strong>juga dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Hal ini menyebabkan tanaman cendana hanya ditemukan di beberapa tempat saja yang sesuai dengan syarat hidupnya.<strong>Salah satu wilayah di Indonesia yang banyak ditemukan tanaman cendana adalah Nusa Tenggara Timur</strong><b>.</b></p>
83
<p>Ada beberapa faktor yang memengaruhi persebaran flora fauna, yaitu faktor klimatik, fisiografis, edafik, dan biotik.<strong>Persebaran tanaman cendana</strong>juga dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Hal ini menyebabkan tanaman cendana hanya ditemukan di beberapa tempat saja yang sesuai dengan syarat hidupnya.<strong>Salah satu wilayah di Indonesia yang banyak ditemukan tanaman cendana adalah Nusa Tenggara Timur</strong><b>.</b></p>
84
<p>Hal tersebut karena wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki<strong>curah hujan yang cenderung rendah, yaitu berkisar antara 800-1.500 mm/tahun</strong><b>,</b>dan memiliki intensitas penyinaran matahari yang tinggi. Kedua hal tersebut sangat sesuai dengan syarat hidup tanaman cendana yang akan tumbuh dengan optimal pada wilayah dengan<strong>curah hujan 600-900 mm/tahun</strong>serta intensitas penyinaran matahari yang tinggi. </p>
84
<p>Hal tersebut karena wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki<strong>curah hujan yang cenderung rendah, yaitu berkisar antara 800-1.500 mm/tahun</strong><b>,</b>dan memiliki intensitas penyinaran matahari yang tinggi. Kedua hal tersebut sangat sesuai dengan syarat hidup tanaman cendana yang akan tumbuh dengan optimal pada wilayah dengan<strong>curah hujan 600-900 mm/tahun</strong>serta intensitas penyinaran matahari yang tinggi. </p>
85
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
85
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
86
<h2>EKONOMI</h2>
86
<h2>EKONOMI</h2>
87
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Pendapatan Nasional</a></strong></p>
87
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Pendapatan Nasional</a></strong></p>
88
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional</strong></p>
88
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional</strong></p>
89
<p>1. Definisi pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan yang tepat adalah ….</p>
89
<p>1. Definisi pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan yang tepat adalah ….</p>
90
<ol><li>jumlah nilai akhir barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu</li>
90
<ol><li>jumlah nilai akhir barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu</li>
91
<li>jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh pelaku ekonomi dari faktor produksi suatu negara dalam periode tertentu</li>
91
<li>jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh pelaku ekonomi dari faktor produksi suatu negara dalam periode tertentu</li>
92
<li>jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh pelaku ekonomi dari barang dan jasa suatu negara dalam periode tertentu</li>
92
<li>jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh pelaku ekonomi dari barang dan jasa suatu negara dalam periode tertentu</li>
93
<li>jumlah seluruh pendapatan yang dikeluarkan oleh pelaku ekonomi suatu negara dalam periode tertentu</li>
93
<li>jumlah seluruh pendapatan yang dikeluarkan oleh pelaku ekonomi suatu negara dalam periode tertentu</li>
94
<li>jumlah seluruh pengeluaran yang dikeluarkan oleh pelaku ekonomi suatu negara dalam periode tertentu</li>
94
<li>jumlah seluruh pengeluaran yang dikeluarkan oleh pelaku ekonomi suatu negara dalam periode tertentu</li>
95
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
95
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
96
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
96
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
97
<p>Definisi pendapatan nasional dapat dilihat dari 3 pendekatan, yaitu pendekatan produksi, pendekatan pendapatan, dan pendekatan pengeluaran. Berdasarkan pendekatan pendapatan, pendapatan nasional adalah<strong>jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh pelaku ekonomi dari faktor produksi suatu negara dalam periode tertentu.</strong></p>
97
<p>Definisi pendapatan nasional dapat dilihat dari 3 pendekatan, yaitu pendekatan produksi, pendekatan pendapatan, dan pendekatan pengeluaran. Berdasarkan pendekatan pendapatan, pendapatan nasional adalah<strong>jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh pelaku ekonomi dari faktor produksi suatu negara dalam periode tertentu.</strong></p>
98
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
98
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
99
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pendapatan Nasional</strong></p>
99
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pendapatan Nasional</strong></p>
100
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Konsep Pendapatan Nasional</a></strong></p>
100
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Konsep Pendapatan Nasional</a></strong></p>
101
<p>2. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai pendapatan nasional di negara berkembang adalah ….</p>
101
<p>2. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai pendapatan nasional di negara berkembang adalah ….</p>
102
<ol><li>GNP = GDP</li>
102
<ol><li>GNP = GDP</li>
103
<li>GNP < GDP</li>
103
<li>GNP < GDP</li>
104
<li>GNP > GDP</li>
104
<li>GNP > GDP</li>
105
<li>PI > DI</li>
105
<li>PI > DI</li>
106
<li>PI < DI</li>
106
<li>PI < DI</li>
107
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
107
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
108
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
108
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
109
<p><strong>Jika GNP lebih kecil dibandingkan GDP (GNP < GDP)</strong>, menunjukkan bahwa investasi negara asing di dalam negeri lebih besar daripada investasi negara tersebut di negara lain. Hal tersebut menunjukkan perekonomian negara tersebut belum maju karena masih menerima banyak modal dari luar negeri (terjadi di negara berkembang) dan begitupun sebaliknya.</p>
109
<p><strong>Jika GNP lebih kecil dibandingkan GDP (GNP < GDP)</strong>, menunjukkan bahwa investasi negara asing di dalam negeri lebih besar daripada investasi negara tersebut di negara lain. Hal tersebut menunjukkan perekonomian negara tersebut belum maju karena masih menerima banyak modal dari luar negeri (terjadi di negara berkembang) dan begitupun sebaliknya.</p>
110
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
110
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
111
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
111
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
112
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Teori Pertumbuhan Ekonomi</a></strong></p>
112
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Teori Pertumbuhan Ekonomi</a></strong></p>
113
<p>3. Salah satu ekonom yang menjelaskan teori pertumbuhan ekonomi klasik dengan pandangan bahwa bahan makanan bertambah menurut deret hitung sedangkan penduduk bertambah menurut deret ukur. Hal tersebut pada akhirnya akan mengakibatkan bahan makanan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan pangan manusia sehingga perekonomian mengalami kemandegan adalah ….</p>
113
<p>3. Salah satu ekonom yang menjelaskan teori pertumbuhan ekonomi klasik dengan pandangan bahwa bahan makanan bertambah menurut deret hitung sedangkan penduduk bertambah menurut deret ukur. Hal tersebut pada akhirnya akan mengakibatkan bahan makanan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan pangan manusia sehingga perekonomian mengalami kemandegan adalah ….</p>
114
<ol><li>Thomas Robert Malthus</li>
114
<ol><li>Thomas Robert Malthus</li>
115
<li>David Ricardo</li>
115
<li>David Ricardo</li>
116
<li>Adam Smith</li>
116
<li>Adam Smith</li>
117
<li>John Maynard Keynes</li>
117
<li>John Maynard Keynes</li>
118
<li>Werner Sombart</li>
118
<li>Werner Sombart</li>
119
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
119
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
120
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
120
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
121
<p>Salah satu ekonom klasik yang mengemukakan teori pertumbuhan ekonomi adalah<strong>TR. Malthus</strong>. Ia mengemukakan bahwa bahan makanan bertambah menurut deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya), sedangkan penduduk bertambah menurut deret ukur (1, 2, 4, 8, 16 dan seterusnya). Akibatnya, bahan makanan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan pangan manusia sehingga masyarakat hidup pada tingkat<em>subsistence</em>(pas-pasan untuk hidup) dan perekonomian mengalami kemandekan.</p>
121
<p>Salah satu ekonom klasik yang mengemukakan teori pertumbuhan ekonomi adalah<strong>TR. Malthus</strong>. Ia mengemukakan bahwa bahan makanan bertambah menurut deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya), sedangkan penduduk bertambah menurut deret ukur (1, 2, 4, 8, 16 dan seterusnya). Akibatnya, bahan makanan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan pangan manusia sehingga masyarakat hidup pada tingkat<em>subsistence</em>(pas-pasan untuk hidup) dan perekonomian mengalami kemandekan.</p>
122
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
122
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
123
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal PTS Kelas 11 SMA IPS Tahun 2023</a></strong></p>
123
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal PTS Kelas 11 SMA IPS Tahun 2023</a></strong></p>
124
<p><strong>Topik</strong><strong>: Ketenagakerjaan</strong></p>
124
<p><strong>Topik</strong><strong>: Ketenagakerjaan</strong></p>
125
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja dan Mengatasi</a></strong><a><strong>Pengangguran</strong></a></p>
125
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja dan Mengatasi</a></strong><a><strong>Pengangguran</strong></a></p>
126
<p>4. Kurangnya tenaga kerja yang berkualitas berpengaruh kepada pihak perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan perusahaan kurang berkembang karena mempunyai tenaga kerja berkualitas yang sangat sedikit. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka sikap yang harus dilakukan perusahaan adalah ….</p>
126
<p>4. Kurangnya tenaga kerja yang berkualitas berpengaruh kepada pihak perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan perusahaan kurang berkembang karena mempunyai tenaga kerja berkualitas yang sangat sedikit. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka sikap yang harus dilakukan perusahaan adalah ….</p>
127
<ol><li>menerima calon tenaga kerja yang pintar</li>
127
<ol><li>menerima calon tenaga kerja yang pintar</li>
128
<li>mengadakan pelatihan untuk calon tenaga kerja</li>
128
<li>mengadakan pelatihan untuk calon tenaga kerja</li>
129
<li>menerima calon tenaga kerja lulusan luar negeri</li>
129
<li>menerima calon tenaga kerja lulusan luar negeri</li>
130
<li>mengadakan seleksi untuk para calon tenaga kerja</li>
130
<li>mengadakan seleksi untuk para calon tenaga kerja</li>
131
<li>mengadakan<em>test online</em>dengan tingkatan soal yang sulit</li>
131
<li>mengadakan<em>test online</em>dengan tingkatan soal yang sulit</li>
132
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
132
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
133
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
133
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
134
<p>Salah satu masalah tenaga kerja adalah kualitas tenaga kerja yang rendah. Di sisi lain perusahaan menginginkan pekerjanya memiliki kemampuan dan kualitas yang baik agar dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan bisa<strong>mengadakan pelatihan calon tenaga kerja</strong>. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja agar sesuai dengan kualitas yang diinginkan.</p>
134
<p>Salah satu masalah tenaga kerja adalah kualitas tenaga kerja yang rendah. Di sisi lain perusahaan menginginkan pekerjanya memiliki kemampuan dan kualitas yang baik agar dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan bisa<strong>mengadakan pelatihan calon tenaga kerja</strong>. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja agar sesuai dengan kualitas yang diinginkan.</p>
135
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
135
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
136
<p><strong>Topik</strong><strong>: Ketenagakerjaan</strong></p>
136
<p><strong>Topik</strong><strong>: Ketenagakerjaan</strong></p>
137
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Sistem Upah</a></strong></p>
137
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Sistem Upah</a></strong></p>
138
<p>5. Penyebab upah tenaga kerja terdidik lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah ….</p>
138
<p>5. Penyebab upah tenaga kerja terdidik lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah ….</p>
139
<ol><li>produktivitas tenaga terdidik lebih tinggi</li>
139
<ol><li>produktivitas tenaga terdidik lebih tinggi</li>
140
<li>jumlah tenaga kerja terdidik lebih banyak</li>
140
<li>jumlah tenaga kerja terdidik lebih banyak</li>
141
<li>kebutuhan akan tenaga terdidik lebih besar</li>
141
<li>kebutuhan akan tenaga terdidik lebih besar</li>
142
<li>status ekonomi dan sosial tenaga terdidik lebih tinggi</li>
142
<li>status ekonomi dan sosial tenaga terdidik lebih tinggi</li>
143
<li>pekerjaan utama tenaga kerja terdidik mengutamakan fisik</li>
143
<li>pekerjaan utama tenaga kerja terdidik mengutamakan fisik</li>
144
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
144
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
145
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
145
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
146
<p>Penyebab upah tenaga kerja terdidik lebih tinggi dibandingkan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah<strong>status ekonomi dan sosial tenaga terdidik lebih tinggi</strong>, sehingga dianggap lebih kompeten dan terpandang di mata masyarakat. Selain itu, biaya pendidikan yang dikeluarkan untuk menghasilkan tenaga kerja terdidik relatif lebih mahal.</p>
146
<p>Penyebab upah tenaga kerja terdidik lebih tinggi dibandingkan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah<strong>status ekonomi dan sosial tenaga terdidik lebih tinggi</strong>, sehingga dianggap lebih kompeten dan terpandang di mata masyarakat. Selain itu, biaya pendidikan yang dikeluarkan untuk menghasilkan tenaga kerja terdidik relatif lebih mahal.</p>
147
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
147
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
148
<p><strong>Topik:<a>APBN dan APBD </a></strong></p>
148
<p><strong>Topik:<a>APBN dan APBD </a></strong></p>
149
<p><strong>Subtopik: Mekanisme Penyusunan APBN dan APBD </strong></p>
149
<p><strong>Subtopik: Mekanisme Penyusunan APBN dan APBD </strong></p>
150
<p><strong>Level Kognitif: MOTS </strong></p>
150
<p><strong>Level Kognitif: MOTS </strong></p>
151
<p>6. Pemerintah daerah menyampaikan kebijakan umum APBD tahun anggaran berikutnya sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebagai landasan penyusunan RAPBD kepada DPRD. Hal tersebut termasuk ke dalam mekanisme penyusunan APBD tahap ….</p>
151
<p>6. Pemerintah daerah menyampaikan kebijakan umum APBD tahun anggaran berikutnya sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebagai landasan penyusunan RAPBD kepada DPRD. Hal tersebut termasuk ke dalam mekanisme penyusunan APBD tahap ….</p>
152
<ol><li>I</li>
152
<ol><li>I</li>
153
<li>II</li>
153
<li>II</li>
154
<li>III</li>
154
<li>III</li>
155
<li>IV</li>
155
<li>IV</li>
156
<li>V</li>
156
<li>V</li>
157
</ol><p><strong>Jawaban: A </strong></p>
157
</ol><p><strong>Jawaban: A </strong></p>
158
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
158
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
159
<p><strong>Tahap pertama</strong>dalam penyusunan APBD adalah Pemerintah daerah (Pemda) menyampaikan kebijakan umum APBD tahun anggaran berikutnya selambat-lambatnya pertengahan Juni tahun berjalan. Jika disepakati maka Pemda dan DPRD membahas prioritas dan plafon anggaran sementara. </p>
159
<p><strong>Tahap pertama</strong>dalam penyusunan APBD adalah Pemerintah daerah (Pemda) menyampaikan kebijakan umum APBD tahun anggaran berikutnya selambat-lambatnya pertengahan Juni tahun berjalan. Jika disepakati maka Pemda dan DPRD membahas prioritas dan plafon anggaran sementara. </p>
160
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
160
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
161
<h2>MATEMATIKA</h2>
161
<h2>MATEMATIKA</h2>
162
<p>Topik:<a>Induksi Matematika</a></p>
162
<p>Topik:<a>Induksi Matematika</a></p>
163
<p>Subtopik: Induksi Matematika 3 (Keterbagian)</p>
163
<p>Subtopik: Induksi Matematika 3 (Keterbagian)</p>
164
<p>Level: Medium</p>
164
<p>Level: Medium</p>
165
<p>1. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
165
<p>1. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
166
<p>Pn : 52n-1+1 habis dibagi 6.</p>
166
<p>Pn : 52n-1+1 habis dibagi 6.</p>
167
<p>Dalam pembuktian dengan induksi matematika, maka yang harus diasumsikan benar pada langkah kedua induksi adalah ….</p>
167
<p>Dalam pembuktian dengan induksi matematika, maka yang harus diasumsikan benar pada langkah kedua induksi adalah ….</p>
168
<ol><li>52(1)-1+1 habis dibagi 6</li>
168
<ol><li>52(1)-1+1 habis dibagi 6</li>
169
<li>52k-1+1 habis dibagi 6<em>k</em></li>
169
<li>52k-1+1 habis dibagi 6<em>k</em></li>
170
<li>52k-1+1 habis dibagi 6</li>
170
<li>52k-1+1 habis dibagi 6</li>
171
<li>52(k+1)-1+1 habis dibagi 6<em>k</em></li>
171
<li>52(k+1)-1+1 habis dibagi 6<em>k</em></li>
172
<li>52(k+1)-1+1 habis dibagi 6</li>
172
<li>52(k+1)-1+1 habis dibagi 6</li>
173
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
173
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
174
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
174
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
175
<p>Dalam langkah kedua pembuktian dengan induksi matematika, Pk<em> </em>harus diasumsikan benar.</p>
175
<p>Dalam langkah kedua pembuktian dengan induksi matematika, Pk<em> </em>harus diasumsikan benar.</p>
176
<p>Dengan demikian, yang harus diasumsikan benar pada langkah kedua adalah</p>
176
<p>Dengan demikian, yang harus diasumsikan benar pada langkah kedua adalah</p>
177
<p> Pk: 52k-1+1 habis dibagi 6.</p>
177
<p> Pk: 52k-1+1 habis dibagi 6.</p>
178
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
178
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
179
<p>Topik:<a>Program Linear</a></p>
179
<p>Topik:<a>Program Linear</a></p>
180
<p>Subtopik: Prasyarat Program Linear</p>
180
<p>Subtopik: Prasyarat Program Linear</p>
181
<p>Level: HOTS</p>
181
<p>Level: HOTS</p>
182
<p>2. Perhatikan gambar berikut ini!</p>
182
<p>2. Perhatikan gambar berikut ini!</p>
183
<p>Daerah himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan (x + y - 10)(x + 3y - 15) ≤ 0, x ≥ 0, dan y ≥ 0 ditunjukkan oleh nomor ….</p>
183
<p>Daerah himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan (x + y - 10)(x + 3y - 15) ≤ 0, x ≥ 0, dan y ≥ 0 ditunjukkan oleh nomor ….</p>
184
<ol><li>I saja</li>
184
<ol><li>I saja</li>
185
<li>II saja</li>
185
<li>II saja</li>
186
<li>III saja</li>
186
<li>III saja</li>
187
<li>I dan III</li>
187
<li>I dan III</li>
188
<li>II dan IV</li>
188
<li>II dan IV</li>
189
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
189
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
190
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
190
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
191
<p>Diketahui sistem pertidaksamaan linear berikut.</p>
191
<p>Diketahui sistem pertidaksamaan linear berikut.</p>
192
<p> </p>
192
<p> </p>
193
<p>Terlebih dahulu, tentukan titik potong garis x + y - 10 = 0 terhadap sumbu-x dan sumbu-y sebagai berikut.</p>
193
<p>Terlebih dahulu, tentukan titik potong garis x + y - 10 = 0 terhadap sumbu-x dan sumbu-y sebagai berikut.</p>
194
<p>Kemudian, tentukan titik potong garis x + 3y - 15 = 0 terhadap sumbu-x dan sumbu-y sebagai berikut.</p>
194
<p>Kemudian, tentukan titik potong garis x + 3y - 15 = 0 terhadap sumbu-x dan sumbu-y sebagai berikut.</p>
195
<p> </p>
195
<p> </p>
196
<p>Oleh karena itu, dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
196
<p>Oleh karena itu, dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
197
<p>Perhatikan bahwa (x + y - 10)(x + 3y - 15) ≤ 0. Oleh karena itu, penyelesaiannya dapat dibagi menjadi 2 kasus, yaitu:</p>
197
<p>Perhatikan bahwa (x + y - 10)(x + 3y - 15) ≤ 0. Oleh karena itu, penyelesaiannya dapat dibagi menjadi 2 kasus, yaitu:</p>
198
<p>Kasus I: <em>x + y</em>- 10 ≤ 0 dan<em>x + 3y - 15 ≥ 0</em></p>
198
<p>Kasus I: <em>x + y</em>- 10 ≤ 0 dan<em>x + 3y - 15 ≥ 0</em></p>
199
<p>Kasus II:<em>x + y</em>- 10 ≥ 0 dan<em>x + 3y - 15 ≤ 0</em></p>
199
<p>Kasus II:<em>x + y</em>- 10 ≥ 0 dan<em>x + 3y - 15 ≤ 0</em></p>
200
<p>Selanjutnya, tentukan daerah himpunan penyelesaian dari masing-masing kasus.</p>
200
<p>Selanjutnya, tentukan daerah himpunan penyelesaian dari masing-masing kasus.</p>
201
<p>Kasus I : x + y - 10 ≤ 0 dan x + 3y - 15 ≥ 0, dengan x ≥ 0 dan y ≥ 0.</p>
201
<p>Kasus I : x + y - 10 ≤ 0 dan x + 3y - 15 ≥ 0, dengan x ≥ 0 dan y ≥ 0.</p>
202
<ul><li>Untuk x + y - 10 ≤ 0, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah I dan IV.</li>
202
<ul><li>Untuk x + y - 10 ≤ 0, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah I dan IV.</li>
203
<li>Untuk x + 3y - 15 ≥ 0, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah I dan II.</li>
203
<li>Untuk x + 3y - 15 ≥ 0, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah I dan II.</li>
204
</ul><p>Karena harus memenuhi kedua pertidaksamaan di atas, maka daerah himpunan penyelesaiannya adalah irisan dari kedua daerah penyelesaiannya, yaitu daerah<strong>I</strong>.</p>
204
</ul><p>Karena harus memenuhi kedua pertidaksamaan di atas, maka daerah himpunan penyelesaiannya adalah irisan dari kedua daerah penyelesaiannya, yaitu daerah<strong>I</strong>.</p>
205
<p>Kasus II : x + y - 10 ≥ 0 dan x + 3y - 15 ≤ 0, dengan x ≥ 0 dan y ≥ 0.</p>
205
<p>Kasus II : x + y - 10 ≥ 0 dan x + 3y - 15 ≤ 0, dengan x ≥ 0 dan y ≥ 0.</p>
206
<ul><li>Untuk x + y - 10 ≥ 0, berarti berada di daerah II dan III.</li>
206
<ul><li>Untuk x + y - 10 ≥ 0, berarti berada di daerah II dan III.</li>
207
<li>Untuk x + 3y - 15 ≤ 0, berarti berada di daerah III dan IV.</li>
207
<li>Untuk x + 3y - 15 ≤ 0, berarti berada di daerah III dan IV.</li>
208
</ul><p>Karena harus memenuhi kedua pertidaksamaan di atas, maka daerah himpunan penyelesaiannya adalah irisan dari kedua daerah penyelesaiannya, yaitu daerah<strong>III</strong>.</p>
208
</ul><p>Karena harus memenuhi kedua pertidaksamaan di atas, maka daerah himpunan penyelesaiannya adalah irisan dari kedua daerah penyelesaiannya, yaitu daerah<strong>III</strong>.</p>
209
<p>Dengan demikian, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah himpunan penyelesaian dari kedua kasus tersebut, yaitu daerah<strong>I</strong>dan<strong>III</strong>.</p>
209
<p>Dengan demikian, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah himpunan penyelesaian dari kedua kasus tersebut, yaitu daerah<strong>I</strong>dan<strong>III</strong>.</p>
210
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
210
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
211
<p>Topik: Program Linear</p>
211
<p>Topik: Program Linear</p>
212
<p>Subtopik: Pemodelan Matematika</p>
212
<p>Subtopik: Pemodelan Matematika</p>
213
<p>Level: Medium</p>
213
<p>Level: Medium</p>
214
<p>3. Perhatikan gambar berikut!</p>
214
<p>3. Perhatikan gambar berikut!</p>
215
<p>Pada daerah yang diarsir, fungsi objektif z = 10x + 5y mencapai nilai maksimum di titik ….</p>
215
<p>Pada daerah yang diarsir, fungsi objektif z = 10x + 5y mencapai nilai maksimum di titik ….</p>
216
<ol><li>P</li>
216
<ol><li>P</li>
217
<li>Q</li>
217
<li>Q</li>
218
<li>R</li>
218
<li>R</li>
219
<li>S</li>
219
<li>S</li>
220
<li>T</li>
220
<li>T</li>
221
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
221
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
222
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
222
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
223
<p>Pertama, buat garis selidiknya.</p>
223
<p>Pertama, buat garis selidiknya.</p>
224
<p>Dari fungsi objektif <em>z = 10x + 5y</em>, dapat dibuat garis selidiknya, yaitu <em>10x + 5y = k</em>.</p>
224
<p>Dari fungsi objektif <em>z = 10x + 5y</em>, dapat dibuat garis selidiknya, yaitu <em>10x + 5y = k</em>.</p>
225
<p>Dimisalkan <em>k</em>= 10 sehingga didapat persamaan garis awalnya adalah <em>10x + 5y = 10.</em></p>
225
<p>Dimisalkan <em>k</em>= 10 sehingga didapat persamaan garis awalnya adalah <em>10x + 5y = 10.</em></p>
226
<p>Gunakan metode uji selidik dengan menggeser garis awal sehingga didapat ilustrasi sebagai berikut.</p>
226
<p>Gunakan metode uji selidik dengan menggeser garis awal sehingga didapat ilustrasi sebagai berikut.</p>
227
<p>Karena koefisien<em>x</em>dan<em>y</em>pada fungsi objektif <em>z = 10x + 5y</em> bernilai positif, maka nilai maksimum dari fungsi objektif tersebut terdapat pada titik dengan garis selidik yang terletak paling kanan.</p>
227
<p>Karena koefisien<em>x</em>dan<em>y</em>pada fungsi objektif <em>z = 10x + 5y</em> bernilai positif, maka nilai maksimum dari fungsi objektif tersebut terdapat pada titik dengan garis selidik yang terletak paling kanan.</p>
228
<p>Dapat diperhatikan bahwa garis paling kanan melalui titik S sehingga nilai maksimum dari fungsi objektif tersebut terjadi di titik S.</p>
228
<p>Dapat diperhatikan bahwa garis paling kanan melalui titik S sehingga nilai maksimum dari fungsi objektif tersebut terjadi di titik S.</p>
229
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
229
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
230
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal PTS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2024</a></strong></p>
230
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal PTS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2024</a></strong></p>
231
<p>Topik: Matriks</p>
231
<p>Topik: Matriks</p>
232
<p>Subtopik:<a>Determinan Matriks</a></p>
232
<p>Subtopik:<a>Determinan Matriks</a></p>
233
<p>Level: Medium</p>
233
<p>Level: Medium</p>
234
<p>4. Diketahui matriks<em>p</em>= (1 2 3 2) dan<em>l</em>adalah matriks identitas yang berordo sama dengan matriks<em>P</em>. Hasil kali dan jumlah akar-akar persamaan<em>det (P - x · I)</em>= 0 berturut-turut adalah ….</p>
234
<p>4. Diketahui matriks<em>p</em>= (1 2 3 2) dan<em>l</em>adalah matriks identitas yang berordo sama dengan matriks<em>P</em>. Hasil kali dan jumlah akar-akar persamaan<em>det (P - x · I)</em>= 0 berturut-turut adalah ….</p>
235
<ol><li>-6 dan -4</li>
235
<ol><li>-6 dan -4</li>
236
<li>-4 dan 3</li>
236
<li>-4 dan 3</li>
237
<li>-3 dan -4</li>
237
<li>-3 dan -4</li>
238
<li>3 dan 4</li>
238
<li>3 dan 4</li>
239
<li>-3 dan 4</li>
239
<li>-3 dan 4</li>
240
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
240
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
241
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
241
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
242
<p>Tentukan terlebih dahulu matriks<em>P - x · I</em> sebagai berikut.</p>
242
<p>Tentukan terlebih dahulu matriks<em>P - x · I</em> sebagai berikut.</p>
243
<p>Karena <em>det(P - x · I)</em>= 0, maka didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
243
<p>Karena <em>det(P - x · I)</em>= 0, maka didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
244
<p>Dengan demikian, didapat hasil kali dan jumlah akar-akarnya adalah sebagai berikut.</p>
244
<p>Dengan demikian, didapat hasil kali dan jumlah akar-akarnya adalah sebagai berikut.</p>
245
<p>Dengan demikian, hasil kali dan jumlah akar-akar persamaan det(<em>P - x · I)</em>= 0 berturut-turut adalah -4 dan 3.</p>
245
<p>Dengan demikian, hasil kali dan jumlah akar-akar persamaan det(<em>P - x · I)</em>= 0 berturut-turut adalah -4 dan 3.</p>
246
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
246
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
247
<p>Topic: Matriks</p>
247
<p>Topic: Matriks</p>
248
<p>Subtopic: Determinan Matriks & Invers Matriks</p>
248
<p>Subtopic: Determinan Matriks & Invers Matriks</p>
249
<p>Level: Medium</p>
249
<p>Level: Medium</p>
250
<p>5. Jika<em>M</em>= (3 5 4 7) , maka invers matriks<em>MT</em>adalah ….</p>
250
<p>5. Jika<em>M</em>= (3 5 4 7) , maka invers matriks<em>MT</em>adalah ….</p>
251
<ol><li>(-5 3 3 -2)</li>
251
<ol><li>(-5 3 3 -2)</li>
252
<li>(2 -3 -3 5)</li>
252
<li>(2 -3 -3 5)</li>
253
<li>(7 -4 -5 3)</li>
253
<li>(7 -4 -5 3)</li>
254
<li>(7 -5 -4 3)</li>
254
<li>(7 -5 -4 3)</li>
255
<li>(7 4 5 -3)</li>
255
<li>(7 4 5 -3)</li>
256
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
256
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
257
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
257
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
258
<p>Diketahui bahwa <em>M</em>= (3 5 4 7) . Oleh karena itu,<em>MT</em>= (3 4 5 7 )</p>
258
<p>Diketahui bahwa <em>M</em>= (3 5 4 7) . Oleh karena itu,<em>MT</em>= (3 4 5 7 )</p>
259
<p>Kemudian, ingat bahwa invers dari matriks<em>(a b c d)</em> adalah .</p>
259
<p>Kemudian, ingat bahwa invers dari matriks<em>(a b c d)</em> adalah .</p>
260
<p>Oleh karena itu, invers dari<em>MT</em>= (3 4 5 7) dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
260
<p>Oleh karena itu, invers dari<em>MT</em>= (3 4 5 7) dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
261
<p>Dengan demikian, invers matriks<em>MT</em>adalah (7 -4 -5 3).</p>
261
<p>Dengan demikian, invers matriks<em>MT</em>adalah (7 -4 -5 3).</p>
262
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
262
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
263
<p><strong>Topik: Program Linear </strong></p>
263
<p><strong>Topik: Program Linear </strong></p>
264
<p><strong>Subtopik: Aplikasi dan Latihan Soal Pogram Linear </strong></p>
264
<p><strong>Subtopik: Aplikasi dan Latihan Soal Pogram Linear </strong></p>
265
<p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
265
<p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
266
<p>6. Ridho ingin membeli maksimal 30 tas untuk persediaan di tokonya. Ridho ingin membeli tas berukuran besar seharga Rp400.000,00 dan tas berukuran kecil seharga Rp150.000,00. Ridho berencana tidak akan mengeluarkan uang lebih dari Rp6.000.000,00. Jika keuntungan menjual tas berukuran besar dan kecil berturut-turut Rp85.000,00 dan Rp45.000,00, maka keuntungan maksimum yang diterima Ridho adalah ….</p>
266
<p>6. Ridho ingin membeli maksimal 30 tas untuk persediaan di tokonya. Ridho ingin membeli tas berukuran besar seharga Rp400.000,00 dan tas berukuran kecil seharga Rp150.000,00. Ridho berencana tidak akan mengeluarkan uang lebih dari Rp6.000.000,00. Jika keuntungan menjual tas berukuran besar dan kecil berturut-turut Rp85.000,00 dan Rp45.000,00, maka keuntungan maksimum yang diterima Ridho adalah ….</p>
267
<ol><li>Rp1.275.000,00</li>
267
<ol><li>Rp1.275.000,00</li>
268
<li>Rp1.350.000,00</li>
268
<li>Rp1.350.000,00</li>
269
<li>Rp1.590.000,00</li>
269
<li>Rp1.590.000,00</li>
270
<li>Rp1.725.000,00</li>
270
<li>Rp1.725.000,00</li>
271
<li>Rp1.950.000,00</li>
271
<li>Rp1.950.000,00</li>
272
</ol><p><strong>Jawaban: C </strong></p>
272
</ol><p><strong>Jawaban: C </strong></p>
273
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
273
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
274
<p>Misal <em>x</em>menyatakan banyak tas berukuran besar dan <em>y</em> menyatakan banyaknya tas berukuran kecil.</p>
274
<p>Misal <em>x</em>menyatakan banyak tas berukuran besar dan <em>y</em> menyatakan banyaknya tas berukuran kecil.</p>
275
<p>Ridho ingin membeli maksimal 30 tas untuk persediaan di tokonya sehingga</p>
275
<p>Ridho ingin membeli maksimal 30 tas untuk persediaan di tokonya sehingga</p>
276
<p>Ridho ingin membeli tas berukuran besar seharga Rp400.000,00 dan tas berukuran kecil seharga Rp150.000,00 dan Ridho berencana tidak akan mengeluarkan uang lebih dari Rp6.000.000,00 sehingga diperoleh pertidaksamaan berikut.</p>
276
<p>Ridho ingin membeli tas berukuran besar seharga Rp400.000,00 dan tas berukuran kecil seharga Rp150.000,00 dan Ridho berencana tidak akan mengeluarkan uang lebih dari Rp6.000.000,00 sehingga diperoleh pertidaksamaan berikut.</p>
277
<p>Sebelum menggambarkan sistem pertidaksamaan tersebut, akan ditentukan terlebih dahulu titik potong terhadap sumbu-<em>x</em>dan sumbu-<em>y</em>pada garis <em>x + y = 30</em>dan 8<em>x</em>+ 3<em>y</em>= 120. Perhatikan tabel berikut!</p>
277
<p>Sebelum menggambarkan sistem pertidaksamaan tersebut, akan ditentukan terlebih dahulu titik potong terhadap sumbu-<em>x</em>dan sumbu-<em>y</em>pada garis <em>x + y = 30</em>dan 8<em>x</em>+ 3<em>y</em>= 120. Perhatikan tabel berikut!</p>
278
<p>Selanjutnya, garis dari sistem pertidaksamaan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
278
<p>Selanjutnya, garis dari sistem pertidaksamaan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
279
<h2>SEJARAH</h2>
279
<h2>SEJARAH</h2>
280
<p>Topik:<a>Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</a></p>
280
<p>Topik:<a>Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</a></p>
281
<p>Subtopik: Perkembangan Kekuasaan Bangsa Eropa di Indonesia</p>
281
<p>Subtopik: Perkembangan Kekuasaan Bangsa Eropa di Indonesia</p>
282
<p>1. Jatuhnya Hindia-Belanda ke tangan Inggris terjadi pada tahun 1.811 tak lama setelah Gubernur Jenderal Daendels digantikan oleh….</p>
282
<p>1. Jatuhnya Hindia-Belanda ke tangan Inggris terjadi pada tahun 1.811 tak lama setelah Gubernur Jenderal Daendels digantikan oleh….</p>
283
<ol><li>Johannes Van Mook</li>
283
<ol><li>Johannes Van Mook</li>
284
<li>Jan Willem Raffles</li>
284
<li>Jan Willem Raffles</li>
285
<li>Jan Willem Janssen</li>
285
<li>Jan Willem Janssen</li>
286
<li>Van den Bosch</li>
286
<li>Van den Bosch</li>
287
<li>Pieter Both</li>
287
<li>Pieter Both</li>
288
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
288
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
289
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
289
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
290
<p>Jan Willem Janssen merupakan pengganti dari Gubernur Jenderal H. Willem Daendels dalam mempertahankan wilayah jajahan Hindia-Belanda dari serangan Inggris. Namun, penggantian tersebut ternyata tidaklah efektif dan Gubernur Willem Janssens tidak dapat melakukan banyak hal dalam menyelamatkan tanah jajahan karena pada akhir tahun 1.811 akhirnya Inggris berhasil menyerang dan menguasai tanah Hindia-Belanda.</p>
290
<p>Jan Willem Janssen merupakan pengganti dari Gubernur Jenderal H. Willem Daendels dalam mempertahankan wilayah jajahan Hindia-Belanda dari serangan Inggris. Namun, penggantian tersebut ternyata tidaklah efektif dan Gubernur Willem Janssens tidak dapat melakukan banyak hal dalam menyelamatkan tanah jajahan karena pada akhir tahun 1.811 akhirnya Inggris berhasil menyerang dan menguasai tanah Hindia-Belanda.</p>
291
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
291
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
292
<p>Topik:<a>Dampak Penjajahan Bangsa Eropa</a></p>
292
<p>Topik:<a>Dampak Penjajahan Bangsa Eropa</a></p>
293
<p>Subtopik:<a>Dampak Penjajahan Bangsa Eropa Pada Bidang Budaya dan Pendidikan</a></p>
293
<p>Subtopik:<a>Dampak Penjajahan Bangsa Eropa Pada Bidang Budaya dan Pendidikan</a></p>
294
<p>2. Dalam bidang pendidikan, salah satu dampak dari adanya penjajahan kolonial adalah munculnya golongan baru, yakni golongan elit terdidik. Golongan ini muncul setelah Belanda menerapkan politik etis. Golongan ini pada mulanya sengaja diciptakan oleh penjajah kolonial dengan tujuan ….</p>
294
<p>2. Dalam bidang pendidikan, salah satu dampak dari adanya penjajahan kolonial adalah munculnya golongan baru, yakni golongan elit terdidik. Golongan ini muncul setelah Belanda menerapkan politik etis. Golongan ini pada mulanya sengaja diciptakan oleh penjajah kolonial dengan tujuan ….</p>
295
<ol><li>agar bangsa Indonesia setidaknya bisa sejajar dengan bangsa Timur Asing</li>
295
<ol><li>agar bangsa Indonesia setidaknya bisa sejajar dengan bangsa Timur Asing</li>
296
<li>sebagai pembantu dalam diplomasi saat terjadinya pergolakan daerah</li>
296
<li>sebagai pembantu dalam diplomasi saat terjadinya pergolakan daerah</li>
297
<li>pemerintah kolonial Belanda menginginkan adanya para peneliti dari golongan bumiputra</li>
297
<li>pemerintah kolonial Belanda menginginkan adanya para peneliti dari golongan bumiputra</li>
298
<li>mendapatkan tenaga kerja muda dan terampil untuk bekerja di berbagai perusahaan swasta</li>
298
<li>mendapatkan tenaga kerja muda dan terampil untuk bekerja di berbagai perusahaan swasta</li>
299
<li>untuk mempermudah dalam mendapatkan pegawai pemerintahan</li>
299
<li>untuk mempermudah dalam mendapatkan pegawai pemerintahan</li>
300
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
300
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
301
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
301
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
302
<p>Diberikannya ilmu pengetahuan melalui pendidikan Eropa kepada bangsa Indonesia pada awalnya bertujuan untuk mempermudahkan pemerintah kolonial Belanda dalam memenuhi tingginya kebutuhan terhadap pegawai pemerintahan. Hal ini terjadi karena pada saat itu banyak posisi pegawai pemerintahan yang membutuhkan pegawai yang minimal bisa membaca dan berhitung, sehingga diperlukan pegawai yang terdidik.</p>
302
<p>Diberikannya ilmu pengetahuan melalui pendidikan Eropa kepada bangsa Indonesia pada awalnya bertujuan untuk mempermudahkan pemerintah kolonial Belanda dalam memenuhi tingginya kebutuhan terhadap pegawai pemerintahan. Hal ini terjadi karena pada saat itu banyak posisi pegawai pemerintahan yang membutuhkan pegawai yang minimal bisa membaca dan berhitung, sehingga diperlukan pegawai yang terdidik.</p>
303
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
303
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
304
<p>Topik: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Hindu-Buddha</p>
304
<p>Topik: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Hindu-Buddha</p>
305
<p>Subtopik:<a>Kerajaan Maritim Hindu-Buddha</a></p>
305
<p>Subtopik:<a>Kerajaan Maritim Hindu-Buddha</a></p>
306
<p>3. Bagi Kerajaan Sriwijaya penguasaan Selat Malaka mempunyai arti penting dalam bidang ekonomi dan pemerintahan, karena ….</p>
306
<p>3. Bagi Kerajaan Sriwijaya penguasaan Selat Malaka mempunyai arti penting dalam bidang ekonomi dan pemerintahan, karena ….</p>
307
<ol><li>menguasai Selat Malaka berarti menguasai pelayaran dan perniagaan dunia</li>
307
<ol><li>menguasai Selat Malaka berarti menguasai pelayaran dan perniagaan dunia</li>
308
<li>dengan menguasai Selat Malaka Kerajaan Sriwijaya bisa menguasai seluruh Semenanjung Malaya</li>
308
<li>dengan menguasai Selat Malaka Kerajaan Sriwijaya bisa menguasai seluruh Semenanjung Malaya</li>
309
<li>dapat memperkuat armada laut Kerajaan Sriwijaya</li>
309
<li>dapat memperkuat armada laut Kerajaan Sriwijaya</li>
310
<li>kesejahteraan rakyat Sriwijaya bergantung pada Selat Malaka</li>
310
<li>kesejahteraan rakyat Sriwijaya bergantung pada Selat Malaka</li>
311
<li>dapat mempersempit ruang gerak perekonomian Kerajaan Singasari</li>
311
<li>dapat mempersempit ruang gerak perekonomian Kerajaan Singasari</li>
312
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
312
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
313
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
313
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
314
<p>Selat Malaka pada masa Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu jalur perdagangan laut dunia. Banyak kapal asing seperti kapal-kapal yang berasal dari Cina dan Arab singgah di pelabuhan Sriwijaya. Pada saat itu kapal laut asing yang singgah di pelabuhan Sriwijaya harus membayar pajak bea cukai sehingga aktivitas perekonomian kerajaan berjalan seimbang. Maka dari itu penguasaan Selat Malaka bagi Kerajaan Sriwijaya sangat berpengaruh bagi aspek perekonomian dan pemerintahan kerajaan Sriwijaya.</p>
314
<p>Selat Malaka pada masa Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu jalur perdagangan laut dunia. Banyak kapal asing seperti kapal-kapal yang berasal dari Cina dan Arab singgah di pelabuhan Sriwijaya. Pada saat itu kapal laut asing yang singgah di pelabuhan Sriwijaya harus membayar pajak bea cukai sehingga aktivitas perekonomian kerajaan berjalan seimbang. Maka dari itu penguasaan Selat Malaka bagi Kerajaan Sriwijaya sangat berpengaruh bagi aspek perekonomian dan pemerintahan kerajaan Sriwijaya.</p>
315
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A. </strong></p>
315
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A. </strong></p>
316
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas 11 SMA IPS Tahun 2025</a></strong></p>
316
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas 11 SMA IPS Tahun 2025</a></strong></p>
317
<p>Topik: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</p>
317
<p>Topik: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</p>
318
<p>Subtopik:<a>Kerajaan Maritim Islam</a></p>
318
<p>Subtopik:<a>Kerajaan Maritim Islam</a></p>
319
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
319
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
320
<p>4. Gambar tersebut merupakan gambar dari Masjid Agung Demak, jika diperhatikan masjid ini mendapat pengaruh dari kearifan lokal Nusantara, yakni ….</p>
320
<p>4. Gambar tersebut merupakan gambar dari Masjid Agung Demak, jika diperhatikan masjid ini mendapat pengaruh dari kearifan lokal Nusantara, yakni ….</p>
321
<ol><li>penyebaran agama Islam mengalami sinkretisme budaya</li>
321
<ol><li>penyebaran agama Islam mengalami sinkretisme budaya</li>
322
<li>adanya peran dari penduduk Hindu Majapahit dalam pembangunan Masjid Agung Demak</li>
322
<li>adanya peran dari penduduk Hindu Majapahit dalam pembangunan Masjid Agung Demak</li>
323
<li>genting Masjid menggunakan tanah liat seperti bangunan-bangunan candi Majapahit</li>
323
<li>genting Masjid menggunakan tanah liat seperti bangunan-bangunan candi Majapahit</li>
324
<li>adanya pengaruh kerajaan Majapahit berupa bangunan masjid yang dibangun menyerupai candi</li>
324
<li>adanya pengaruh kerajaan Majapahit berupa bangunan masjid yang dibangun menyerupai candi</li>
325
<li>bentuk atap masjid ini terdapat persingungan antara pengaruh masjid dengan bangunan Majapahit</li>
325
<li>bentuk atap masjid ini terdapat persingungan antara pengaruh masjid dengan bangunan Majapahit</li>
326
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
326
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
327
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
327
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
328
<p>Persinggungan arsitektur Masjid Agung Demak dengan bangunan Majapahit bisa dilihat dari bentuk atapnya. Dengan bentuk atap berupa tajug tumpang tiga berbentuk segi empat, atap Masjid Agung Demak lebih mirip dengan bangunan suci umat Hindu, pura yang terdiri atas tiga tajug.</p>
328
<p>Persinggungan arsitektur Masjid Agung Demak dengan bangunan Majapahit bisa dilihat dari bentuk atapnya. Dengan bentuk atap berupa tajug tumpang tiga berbentuk segi empat, atap Masjid Agung Demak lebih mirip dengan bangunan suci umat Hindu, pura yang terdiri atas tiga tajug.</p>
329
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
329
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
330
<p>Topik:<a>Pemikiran dan Peristiwa Penting di Eropa</a></p>
330
<p>Topik:<a>Pemikiran dan Peristiwa Penting di Eropa</a></p>
331
<p>Subtopik:<a>Revolusi Industri</a></p>
331
<p>Subtopik:<a>Revolusi Industri</a></p>
332
<p>5. Revolusi Industri yang terjadi di Inggris membawa dampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat dunia. Adapun dampak dari Revolusi Industri pada bidang sosial adalah ….</p>
332
<p>5. Revolusi Industri yang terjadi di Inggris membawa dampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat dunia. Adapun dampak dari Revolusi Industri pada bidang sosial adalah ….</p>
333
<ol><li>upah buruh menjadi murah</li>
333
<ol><li>upah buruh menjadi murah</li>
334
<li>berkembangnya paham liberalisme</li>
334
<li>berkembangnya paham liberalisme</li>
335
<li>berkembangnya paham imperialisme modern</li>
335
<li>berkembangnya paham imperialisme modern</li>
336
<li>munculnya urbanisasi secara besar-besaran</li>
336
<li>munculnya urbanisasi secara besar-besaran</li>
337
<li>sistem kapitalisme menggantikan sistem merkantilisme dalam tatanan masyarakat</li>
337
<li>sistem kapitalisme menggantikan sistem merkantilisme dalam tatanan masyarakat</li>
338
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
338
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
339
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
339
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
340
<p>Salah satu dampak dari adanya Revolusi Industri yang terjadi di Inggris adalah munculnya urbanisasi secara besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan ke kota untuk menjadi buruh pabrik. Hal itu biasanya terjadi karena banyak faktor di antaranya adalah semakin sedikitnya lahan pertanian dan juga kesejahteraan petani yang semakin menurun menyebabkan banyak petani desa pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.</p>
340
<p>Salah satu dampak dari adanya Revolusi Industri yang terjadi di Inggris adalah munculnya urbanisasi secara besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan ke kota untuk menjadi buruh pabrik. Hal itu biasanya terjadi karena banyak faktor di antaranya adalah semakin sedikitnya lahan pertanian dan juga kesejahteraan petani yang semakin menurun menyebabkan banyak petani desa pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.</p>
341
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
341
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
342
<p><strong>Topik: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</strong></p>
342
<p><strong>Topik: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</strong></p>
343
<p><strong>Subtopik: Kerajaan Maritim Islam </strong></p>
343
<p><strong>Subtopik: Kerajaan Maritim Islam </strong></p>
344
<p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
344
<p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
345
<p>6. Agama dan kebudayaan Islam diperkirakan masuk melalui pedagang Gujarat berdasarkan bukti ….</p>
345
<p>6. Agama dan kebudayaan Islam diperkirakan masuk melalui pedagang Gujarat berdasarkan bukti ….</p>
346
<ol><li>catatan Ibnu Batutah</li>
346
<ol><li>catatan Ibnu Batutah</li>
347
<li>makam Fatimah binti Maimun</li>
347
<li>makam Fatimah binti Maimun</li>
348
<li>corak batu nisan Sultan Malik Al-Saleh</li>
348
<li>corak batu nisan Sultan Malik Al-Saleh</li>
349
<li>perayaan<i>tabuik</i>setiap 10 Muharram di Bengkulu</li>
349
<li>perayaan<i>tabuik</i>setiap 10 Muharram di Bengkulu</li>
350
<li>penggunaan gelar Al-Malik pada sultan-sultan Pasai</li>
350
<li>penggunaan gelar Al-Malik pada sultan-sultan Pasai</li>
351
</ol><p><strong>Jawaban: C </strong></p>
351
</ol><p><strong>Jawaban: C </strong></p>
352
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
352
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
353
<p>Terdapat beberapa<strong><a>teori mengenai masuknya agama dan kebudayaan Islam</a></strong>ke Nusantara, salah satunya adalah teori Gujarat. Menurut teori Gujarat, kedatangan Islam ke Nusantara dibuktikan melalui keberadaan corak batu nisan Sultan Malik Al-Saleh yang mirip dengan corak batu nisan yang ada di Gujarat. Bukti lainnya adalah catatan Marco Polo pada abad ke-13 yang menyebutkan peran pedagang Gujarat (India) dalam penyebaran Islam di Perlak. </p>
353
<p>Terdapat beberapa<strong><a>teori mengenai masuknya agama dan kebudayaan Islam</a></strong>ke Nusantara, salah satunya adalah teori Gujarat. Menurut teori Gujarat, kedatangan Islam ke Nusantara dibuktikan melalui keberadaan corak batu nisan Sultan Malik Al-Saleh yang mirip dengan corak batu nisan yang ada di Gujarat. Bukti lainnya adalah catatan Marco Polo pada abad ke-13 yang menyebutkan peran pedagang Gujarat (India) dalam penyebaran Islam di Perlak. </p>
354
<p><strong>Jadi, agama dan kebudayaan Islam diperkirakan masuk melalui pedagang Gujarat berdasarkan bukti corak batu nisan Sultan Malik Al-Saleh. </strong></p>
354
<p><strong>Jadi, agama dan kebudayaan Islam diperkirakan masuk melalui pedagang Gujarat berdasarkan bukti corak batu nisan Sultan Malik Al-Saleh. </strong></p>
355
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
355
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
356
<h2>SOSIOLOGI</h2>
356
<h2>SOSIOLOGI</h2>
357
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Pembentukan Kelompok Sosial</a></strong></p>
357
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Pembentukan Kelompok Sosial</a></strong></p>
358
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Bentuk Kelompok Terstruktur</strong></p>
358
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Bentuk Kelompok Terstruktur</strong></p>
359
<p><strong>1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!</strong></p>
359
<p><strong>1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!</strong></p>
360
<ol><li>Perkumpulan guru Indonesia melakukan evaluasi pembelajaran di Jepang.</li>
360
<ol><li>Perkumpulan guru Indonesia melakukan evaluasi pembelajaran di Jepang.</li>
361
<li>Para sukarelawan bencana turun ke jalan mengadakan penggalangan dana sosial.</li>
361
<li>Para sukarelawan bencana turun ke jalan mengadakan penggalangan dana sosial.</li>
362
<li>Kelompok PKK Desa Mawar mengadakan silaturahmi ke kelompok PKK di desa lain.</li>
362
<li>Kelompok PKK Desa Mawar mengadakan silaturahmi ke kelompok PKK di desa lain.</li>
363
<li>Keluarga Situmorang mengadakan pertemuan keluarga menjelang hari raya keagamaan.</li>
363
<li>Keluarga Situmorang mengadakan pertemuan keluarga menjelang hari raya keagamaan.</li>
364
<li>Pemuda Dusun Tanahtinggi membentuk karang taruna.</li>
364
<li>Pemuda Dusun Tanahtinggi membentuk karang taruna.</li>
365
</ol><p>Kelompok<em>gemeinschaft</em>(paguyuban) ditunjukkan oleh pilihan ….</p>
365
</ol><p>Kelompok<em>gemeinschaft</em>(paguyuban) ditunjukkan oleh pilihan ….</p>
366
<ol><li>1, 2, dan 3</li>
366
<ol><li>1, 2, dan 3</li>
367
<li>1, 2, dan 4</li>
367
<li>1, 2, dan 4</li>
368
<li>1, 3, dan 5</li>
368
<li>1, 3, dan 5</li>
369
<li>2, 4, dan 5</li>
369
<li>2, 4, dan 5</li>
370
<li>3, 4, dan 5</li>
370
<li>3, 4, dan 5</li>
371
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
371
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
372
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
372
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
373
<p><strong>Kelompok</strong><strong><em>gemeinschaft</em></strong><strong>atau paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama yang bersifat alami, memiliki solidaritas mekanis, dan kekal.</strong>Penyataan nomor 1 dan 2 menunjukkan patembayan karena perkumpulan yang terbentuk untuk waktu yang pendek.<strong>Pernyataan nomor 3, 4, dan 5 menunjukkan paguyuban karena menunjukkan hubungan yang mekanis, alami, dan kekal.</strong></p>
373
<p><strong>Kelompok</strong><strong><em>gemeinschaft</em></strong><strong>atau paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama yang bersifat alami, memiliki solidaritas mekanis, dan kekal.</strong>Penyataan nomor 1 dan 2 menunjukkan patembayan karena perkumpulan yang terbentuk untuk waktu yang pendek.<strong>Pernyataan nomor 3, 4, dan 5 menunjukkan paguyuban karena menunjukkan hubungan yang mekanis, alami, dan kekal.</strong></p>
374
<p><strong>Maka, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong></p>
374
<p><strong>Maka, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong></p>
375
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</a></strong></p>
375
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</a></strong></p>
376
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kemiskinan Sebagai Masalah Sosial</strong></p>
376
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kemiskinan Sebagai Masalah Sosial</strong></p>
377
<p>2. Berikut ini yang merupakan alasan kemiskinan menarik untuk disimak dari aspek psikologi, yaitu ….</p>
377
<p>2. Berikut ini yang merupakan alasan kemiskinan menarik untuk disimak dari aspek psikologi, yaitu ….</p>
378
<ol><li>akan tampak pada terbatasnya interaksi individu dengan individu lain yang membuatnya tidak memiliki rasa percaya diri</li>
378
<ol><li>akan tampak pada terbatasnya interaksi individu dengan individu lain yang membuatnya tidak memiliki rasa percaya diri</li>
379
<li>kecilnya akses terhadap berbagai fasilitas dan kesempatan, diskriminatif, dan posisi lemah dalam pengambil keputusan</li>
379
<li>kecilnya akses terhadap berbagai fasilitas dan kesempatan, diskriminatif, dan posisi lemah dalam pengambil keputusan</li>
380
<li>terbatasnya interaksi sosial dan penguasaan informasi</li>
380
<li>terbatasnya interaksi sosial dan penguasaan informasi</li>
381
<li>rasa rendah diri, fatalisme, malas, dan rasa terisolir</li>
381
<li>rasa rendah diri, fatalisme, malas, dan rasa terisolir</li>
382
<li>terlihat seberapa besar minat seorang individu dalam mencari tau dan melihat masa depannya</li>
382
<li>terlihat seberapa besar minat seorang individu dalam mencari tau dan melihat masa depannya</li>
383
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
383
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
384
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
384
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
385
<p>Berbagai persoalan kemiskinan penduduk merupakan suatu hal yang menarik untuk disimak dari berbagai aspek, salah satunya dari aspek psikologi.<strong>Masalah kemiskinan dilihat dari aspek psikologi timbul karena adanya perasaan tertentu yang dimiliki individu atau kelompok terutama akibat rasa rendah diri, fatalisme, malas, dan rasa terisolir.</strong></p>
385
<p>Berbagai persoalan kemiskinan penduduk merupakan suatu hal yang menarik untuk disimak dari berbagai aspek, salah satunya dari aspek psikologi.<strong>Masalah kemiskinan dilihat dari aspek psikologi timbul karena adanya perasaan tertentu yang dimiliki individu atau kelompok terutama akibat rasa rendah diri, fatalisme, malas, dan rasa terisolir.</strong></p>
386
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
386
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
387
<p><strong>Topik</strong><strong>: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
387
<p><strong>Topik</strong><strong>: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
388
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Ketidakadilan Sebagai Masalah Sosial</a></strong></p>
388
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Ketidakadilan Sebagai Masalah Sosial</a></strong></p>
389
<p>3. Tiga macam keadilan menurut Aristoteles, yaitu ….</p>
389
<p>3. Tiga macam keadilan menurut Aristoteles, yaitu ….</p>
390
<ol><li>keadilan distributif, keadilan komutatif, keadilanrestitutif</li>
390
<ol><li>keadilan distributif, keadilan komutatif, keadilanrestitutif</li>
391
<li>keadilan remedial, keadilan restitutif, keadilan komutatif</li>
391
<li>keadilan remedial, keadilan restitutif, keadilan komutatif</li>
392
<li>keadilan distributif, keadilan komutatif, keadilanremedial</li>
392
<li>keadilan distributif, keadilan komutatif, keadilanremedial</li>
393
<li>keadilan distributif, keadilan restitutif, keadilan<em>restorative</em></li>
393
<li>keadilan distributif, keadilan restitutif, keadilan<em>restorative</em></li>
394
<li>keadilan distributif, keadilan restitutif, keadilan fluktuatif</li>
394
<li>keadilan distributif, keadilan restitutif, keadilan fluktuatif</li>
395
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
395
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
396
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
396
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
397
<p>Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia.<strong>Terdapat 5 macam keadilan menurut Aristoteles, yaitu keadilan komutatif, keadilan distributif, keadilan kodrat alam, keadilan konvensional, dan keadilan perbaikan (remedial).</strong>Berdasarkan penjelasan tersebut pilihan yang tepat adalah keadilan distributif, keadilan komutatif, dan keadilan remedial.</p>
397
<p>Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia.<strong>Terdapat 5 macam keadilan menurut Aristoteles, yaitu keadilan komutatif, keadilan distributif, keadilan kodrat alam, keadilan konvensional, dan keadilan perbaikan (remedial).</strong>Berdasarkan penjelasan tersebut pilihan yang tepat adalah keadilan distributif, keadilan komutatif, dan keadilan remedial.</p>
398
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
398
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
399
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Kelas 11 SMA IPS 2023</a></strong></p>
399
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Kelas 11 SMA IPS 2023</a></strong></p>
400
<p><strong>Topik</strong><strong>: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
400
<p><strong>Topik</strong><strong>: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
401
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Masalah Sosial sebagai Realitas Sosial</a></strong></p>
401
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Masalah Sosial sebagai Realitas Sosial</a></strong></p>
402
<p>4. Fenomena yang ada di masyarakat dapat menimbulkan masalah sosial. Namun, tidak semua fenomena disebut sebagai masalah sosial. Suatu fenomena dapat disebut sebagai masalah sosial karena ….</p>
402
<p>4. Fenomena yang ada di masyarakat dapat menimbulkan masalah sosial. Namun, tidak semua fenomena disebut sebagai masalah sosial. Suatu fenomena dapat disebut sebagai masalah sosial karena ….</p>
403
<ol><li>merugikan masyarakat</li>
403
<ol><li>merugikan masyarakat</li>
404
<li>menimbulkan keresahan di masyarakat</li>
404
<li>menimbulkan keresahan di masyarakat</li>
405
<li>sulit diatasi di masyarakat</li>
405
<li>sulit diatasi di masyarakat</li>
406
<li>menimbulkan kesulitan pada orang lain</li>
406
<li>menimbulkan kesulitan pada orang lain</li>
407
<li>terdapat korban dalam masalah tersebut</li>
407
<li>terdapat korban dalam masalah tersebut</li>
408
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
408
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
409
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
409
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
410
<p><strong>Masalah sosial merupakan suatu kondisi yang dianggap merugikan masyarakat</strong>. Berbagai masalah sosial yang ada di masyarakat dapat menimbulkan kerugian, baik fisik maupun non fisik. Sehingga, fenomena dapat disebut sebagai masalah sosial karena merugikan masyarakat.</p>
410
<p><strong>Masalah sosial merupakan suatu kondisi yang dianggap merugikan masyarakat</strong>. Berbagai masalah sosial yang ada di masyarakat dapat menimbulkan kerugian, baik fisik maupun non fisik. Sehingga, fenomena dapat disebut sebagai masalah sosial karena merugikan masyarakat.</p>
411
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong></p>
411
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong></p>
412
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
412
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
413
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Dasar-dasar Pembentukan Kelompok</a></strong></p>
413
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Dasar-dasar Pembentukan Kelompok</a></strong></p>
414
<p>5. Setiap individu melakukan interaksi dengan individu lain dalam masyarakat untuk mencukupi kebutuhannya. Individu yang berada dalam masyarakat tersebut akan membentuk ….</p>
414
<p>5. Setiap individu melakukan interaksi dengan individu lain dalam masyarakat untuk mencukupi kebutuhannya. Individu yang berada dalam masyarakat tersebut akan membentuk ….</p>
415
<ol><li>hubungan sosial</li>
415
<ol><li>hubungan sosial</li>
416
<li>ikatan sosial</li>
416
<li>ikatan sosial</li>
417
<li>kelompok sosial</li>
417
<li>kelompok sosial</li>
418
<li>interaksi sosial</li>
418
<li>interaksi sosial</li>
419
<li>solidaritas sosial</li>
419
<li>solidaritas sosial</li>
420
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
420
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
421
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
421
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
422
<p>Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan orang lain. Selain itu, manusia memiliki naluri untuk selalu berinteraksi dengan sesama. Interaksi sosial di masyarakat dihasilkan oleh hubungan antarindividu yang dilakukan secara berkesinambungan.<strong>Manusia (individu) dalam suatu masyarakat yang melakukan interaksi dengan yang lain akan membentuk suatu kelompok sosial.</strong></p>
422
<p>Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan orang lain. Selain itu, manusia memiliki naluri untuk selalu berinteraksi dengan sesama. Interaksi sosial di masyarakat dihasilkan oleh hubungan antarindividu yang dilakukan secara berkesinambungan.<strong>Manusia (individu) dalam suatu masyarakat yang melakukan interaksi dengan yang lain akan membentuk suatu kelompok sosial.</strong></p>
423
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
423
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
424
<p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial </strong></p>
424
<p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial </strong></p>
425
<p><strong>Subtopik: Bentuk Kelompok Terstruktur </strong></p>
425
<p><strong>Subtopik: Bentuk Kelompok Terstruktur </strong></p>
426
<p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
426
<p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
427
<p>6. Terjadi keributan antara Karang Taruna RT 01 dengan Karang Taruna RT 02. Hal ini disebabkan oleh perasaan tidak suka jika ide perayaan Hari Kemerdekaan Karang Taruna RT 01 seperti diplagiat oleh Karang Taruna RT 02. Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan ilustrasi adalah …</p>
427
<p>6. Terjadi keributan antara Karang Taruna RT 01 dengan Karang Taruna RT 02. Hal ini disebabkan oleh perasaan tidak suka jika ide perayaan Hari Kemerdekaan Karang Taruna RT 01 seperti diplagiat oleh Karang Taruna RT 02. Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan ilustrasi adalah …</p>
428
<ol><li>interaksi disosiatif antara dua solidaritas organik.</li>
428
<ol><li>interaksi disosiatif antara dua solidaritas organik.</li>
429
<li>hubungan sosial antara paguyuban dengan patembayan.</li>
429
<li>hubungan sosial antara paguyuban dengan patembayan.</li>
430
<li>hubungan tidak baik antara kelompok primer dan sekunder.</li>
430
<li>hubungan tidak baik antara kelompok primer dan sekunder.</li>
431
<li>terdapat hubungan antara kelompok<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>.</li>
431
<li>terdapat hubungan antara kelompok<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>.</li>
432
<li>terdapat perasaan antipati antara kelompok<em>gemeinschaft</em>dan<em>gesellschaft</em>.</li>
432
<li>terdapat perasaan antipati antara kelompok<em>gemeinschaft</em>dan<em>gesellschaft</em>.</li>
433
</ol><p><strong>Jawaban: D </strong></p>
433
</ol><p><strong>Jawaban: D </strong></p>
434
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
434
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
435
<p>Ilustrasi menyebutkan terdapat perasaan tidak suka dari satu kelompok kepada kelompok lain. Bentuk kelompok sosial yang didasari oleh perasaan anggotanya disebut dengan kelompok<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>. Pada kelompok<em>in-group</em>terdapat perasaan saling memiliki yang kuat, sehingga mengarah kepada fanatisme dan persatuan. Sementara pada kelompok<em>out-group</em>, terdapat perasaan tidak suka, sehingga mengarah kepada perselisihan. </p>
435
<p>Ilustrasi menyebutkan terdapat perasaan tidak suka dari satu kelompok kepada kelompok lain. Bentuk kelompok sosial yang didasari oleh perasaan anggotanya disebut dengan kelompok<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>. Pada kelompok<em>in-group</em>terdapat perasaan saling memiliki yang kuat, sehingga mengarah kepada fanatisme dan persatuan. Sementara pada kelompok<em>out-group</em>, terdapat perasaan tidak suka, sehingga mengarah kepada perselisihan. </p>
436
<p>Berdasarkan konsep ini terlihat bahwa<strong>dalam ilustrasi terdapat hubungan antara kelompok<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>. Pada Karang Taruna RT 01 terdapat perasaan<em>in-group</em>, yaitu rasa memiliki pada tiap anggota bahwa ide tersebut adalah milik mereka. Namun karena merasa idenya diplagiat (dijiplak), Karang Taruna RT 01 jadi memiliki perasaan<em>out-group</em>kepada Karang Taruna RT 02. Karang Taruna RT 01 merasa tidak suka dan tidak terima, sehingga sampai menimbulkan keributan. </strong></p>
436
<p>Berdasarkan konsep ini terlihat bahwa<strong>dalam ilustrasi terdapat hubungan antara kelompok<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>. Pada Karang Taruna RT 01 terdapat perasaan<em>in-group</em>, yaitu rasa memiliki pada tiap anggota bahwa ide tersebut adalah milik mereka. Namun karena merasa idenya diplagiat (dijiplak), Karang Taruna RT 01 jadi memiliki perasaan<em>out-group</em>kepada Karang Taruna RT 02. Karang Taruna RT 01 merasa tidak suka dan tidak terima, sehingga sampai menimbulkan keributan. </strong></p>
437
<p><strong>Pilihan A, B, C, dan E tidak tepat</strong>karena bentuk kelompok yang didasari oleh perasaan anggotanya hanya klasifikasi kelompok menurut Sumner, yaitu<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>.</p>
437
<p><strong>Pilihan A, B, C, dan E tidak tepat</strong>karena bentuk kelompok yang didasari oleh perasaan anggotanya hanya klasifikasi kelompok menurut Sumner, yaitu<em>in-group</em>dan<em>out-group</em>.</p>
438
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
438
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
439
<p>Yeay, Keren nih hari ini kamu udah belajar Latihan Soal PTS kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2025! Gimana nih latihan soal dan<em>nyimak</em>pembahasan dari Ruangguru? Gampang bukan! Mau lebih banyak mengerjakan latihan soal? Kamu bisa langsung kerjain di<strong><a>ruanguji</a></strong>!</p>
439
<p>Yeay, Keren nih hari ini kamu udah belajar Latihan Soal PTS kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2025! Gimana nih latihan soal dan<em>nyimak</em>pembahasan dari Ruangguru? Gampang bukan! Mau lebih banyak mengerjakan latihan soal? Kamu bisa langsung kerjain di<strong><a>ruanguji</a></strong>!</p>
440
440