0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Mau melek hukum? Yuk, masuk ke jurusan Ilmu Hukum! Simak pembahasan mengenai konsentrasi, prospek kerja, pilihan kampus, gelar akademik, dan mata kuliahnya.</em></p>
1
<blockquote><p><em>Mau melek hukum? Yuk, masuk ke jurusan Ilmu Hukum! Simak pembahasan mengenai konsentrasi, prospek kerja, pilihan kampus, gelar akademik, dan mata kuliahnya.</em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Siapa yang tidak mengenal Najwa Shihab?<i>Yups</i>, perempuan yang sering disapa Mbak Nana ini kerap muncul sebagai pembawa acara atau<em>anchor</em>di beberapa berita dan<em>talk show</em>politik. </p>
3
<p>Siapa yang tidak mengenal Najwa Shihab?<i>Yups</i>, perempuan yang sering disapa Mbak Nana ini kerap muncul sebagai pembawa acara atau<em>anchor</em>di beberapa berita dan<em>talk show</em>politik. </p>
4
<p>Pengetahuannya yang luas tentang kondisi hukum dan politik di Indonesia membuat banyak publik penasaran dengan latar pendidikan mbak Nana, yaitu Ilmu Hukum. </p>
4
<p>Pengetahuannya yang luas tentang kondisi hukum dan politik di Indonesia membuat banyak publik penasaran dengan latar pendidikan mbak Nana, yaitu Ilmu Hukum. </p>
5
<p><i>Nah</i>, sebenarnya apa sih yang dipelajari di jurusan Ilmu Hukum? Kalau kamu salah satu yang<i>kepo</i>,<i>yuk</i>simak dulu artikel di bawah ini.</p>
5
<p><i>Nah</i>, sebenarnya apa sih yang dipelajari di jurusan Ilmu Hukum? Kalau kamu salah satu yang<i>kepo</i>,<i>yuk</i>simak dulu artikel di bawah ini.</p>
6
<h2>Apa<em>sih</em>Jurusan Ilmu Hukum itu?</h2>
6
<h2>Apa<em>sih</em>Jurusan Ilmu Hukum itu?</h2>
7
<p>Buat kamu yang masih bertanya-tanya, apa<i>sih</i>jurusan Ilmu Hukum itu?<i>Nah</i>, Jurusan Hukum ini mempelajari bagaimana suatu aturan berkembang dan cara menerapkannya di dalam masyarakat.</p>
7
<p>Buat kamu yang masih bertanya-tanya, apa<i>sih</i>jurusan Ilmu Hukum itu?<i>Nah</i>, Jurusan Hukum ini mempelajari bagaimana suatu aturan berkembang dan cara menerapkannya di dalam masyarakat.</p>
8
<p>Belajar tentang ilmu hukum tidak hanya sekadar hafalan saja, tetapi bagaimana cara menganalisa suatu permasalahan. Di jurusan Ilmu Hukum ini kamu akan banyak menemukan pembahasan kasus-kasus yang berkembang di masyarakat dan juga berkaitan dengan putusan-putusan pengadilan. Oleh karena itu, kamu dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan membaca, menulis dan berargumen.<em>Psst</em>, saat berargumen tetap dasari pendapat kamu dengan bukti dan fakta yang kuat ya.</p>
8
<p>Belajar tentang ilmu hukum tidak hanya sekadar hafalan saja, tetapi bagaimana cara menganalisa suatu permasalahan. Di jurusan Ilmu Hukum ini kamu akan banyak menemukan pembahasan kasus-kasus yang berkembang di masyarakat dan juga berkaitan dengan putusan-putusan pengadilan. Oleh karena itu, kamu dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan membaca, menulis dan berargumen.<em>Psst</em>, saat berargumen tetap dasari pendapat kamu dengan bukti dan fakta yang kuat ya.</p>
9
<p>Baca Juga:<a>5 Mitos dan Fakta Jurusan Hukum yang akan Mengubah Pandanganmu</a></p>
9
<p>Baca Juga:<a>5 Mitos dan Fakta Jurusan Hukum yang akan Mengubah Pandanganmu</a></p>
10
<h2>Konsentrasi dan Mata Kuliah di Jurusan Ilmu Hukum</h2>
10
<h2>Konsentrasi dan Mata Kuliah di Jurusan Ilmu Hukum</h2>
11
<p>Setelah kamu membaca sedikit gambaran apa saja yang harus dipersiapkan jika ingin mempelajari Ilmu Hukum, kamu juga perlu tau<i>nih</i>apa saja macam-macam konsentrasi di bidang hukum yang bisa menambah pengetahuan kamu tentang jurusan keren satu ini. </p>
11
<p>Setelah kamu membaca sedikit gambaran apa saja yang harus dipersiapkan jika ingin mempelajari Ilmu Hukum, kamu juga perlu tau<i>nih</i>apa saja macam-macam konsentrasi di bidang hukum yang bisa menambah pengetahuan kamu tentang jurusan keren satu ini. </p>
12
<h3><strong>1. Hukum Perdata</strong></h3>
12
<h3><strong>1. Hukum Perdata</strong></h3>
13
<p>Konsentrasi Hukum Perdata bisa dibilang konsentrasi favorit bagi para mahasiswa jurusan Ilmu Hukum, karena pembahasannya banyak mengatur tentang hak-hak dan kepentingan antarindividu yang penerapannya bisa sangat luas.</p>
13
<p>Konsentrasi Hukum Perdata bisa dibilang konsentrasi favorit bagi para mahasiswa jurusan Ilmu Hukum, karena pembahasannya banyak mengatur tentang hak-hak dan kepentingan antarindividu yang penerapannya bisa sangat luas.</p>
14
<p>Di konsentrasi ini, kamu akan banyak belajar tentang hukum yang mengikat kontrak dan perjanjian. Jika kamu memiliki cita-cita menjadi seorang notaris atau pihak legal, kamu akan cocok sekali jika mengambil konsentrasi ini.</p>
14
<p>Di konsentrasi ini, kamu akan banyak belajar tentang hukum yang mengikat kontrak dan perjanjian. Jika kamu memiliki cita-cita menjadi seorang notaris atau pihak legal, kamu akan cocok sekali jika mengambil konsentrasi ini.</p>
15
<p>Berikut beberapa mata kuliah yang akan kamu temui jika mengambil konsentrasi ini:</p>
15
<p>Berikut beberapa mata kuliah yang akan kamu temui jika mengambil konsentrasi ini:</p>
16
<ul><li>Hukum Perkawinan</li>
16
<ul><li>Hukum Perkawinan</li>
17
<li>Hukum Keluarga dan Waris</li>
17
<li>Hukum Keluarga dan Waris</li>
18
<li>Hukum Perselisihan</li>
18
<li>Hukum Perselisihan</li>
19
<li>Hukum Adat dalam Perkembangan</li>
19
<li>Hukum Adat dalam Perkembangan</li>
20
<li>Perbandingan Hukum Perdata</li>
20
<li>Perbandingan Hukum Perdata</li>
21
</ul><h3><strong>2. Hukum Pidana</strong></h3>
21
</ul><h3><strong>2. Hukum Pidana</strong></h3>
22
<p>Konsentrasi Hukum Pidana ini sama tuanya dengan Hukum Perdata. Perbedaannya, Hukum Pidana biasanya mempelajari tentang hukum yang mengatur apa saja perbuatan yang dilarang dan termasuk dalam tindak pidana, serta menentukan hukuman apa yang pantas dijatuhkan terhadap pelakunya.</p>
22
<p>Konsentrasi Hukum Pidana ini sama tuanya dengan Hukum Perdata. Perbedaannya, Hukum Pidana biasanya mempelajari tentang hukum yang mengatur apa saja perbuatan yang dilarang dan termasuk dalam tindak pidana, serta menentukan hukuman apa yang pantas dijatuhkan terhadap pelakunya.</p>
23
<p>Yang perlu kamu ketahui, konsentrasi ini hobi banget sama menganalisis pasal-pasal<i>lho</i>. Pasal yang biasa dianalisis merupakan pasal KUHP yang jumlahnya sangat banyak. Tapi jangan khawatir, untuk jadi praktisi hukum yang keren, kamu<i>nggak</i>perlu menghafal semuanya<i>kok</i>. Kamu hanya perlu memahaminya saja. Mantap<i>‘kan</i>?</p>
23
<p>Yang perlu kamu ketahui, konsentrasi ini hobi banget sama menganalisis pasal-pasal<i>lho</i>. Pasal yang biasa dianalisis merupakan pasal KUHP yang jumlahnya sangat banyak. Tapi jangan khawatir, untuk jadi praktisi hukum yang keren, kamu<i>nggak</i>perlu menghafal semuanya<i>kok</i>. Kamu hanya perlu memahaminya saja. Mantap<i>‘kan</i>?</p>
24
<p>Sebagai gambarannya, berikut mata kuliah yang akan kamu pelajari dalam konsentrasi ini:</p>
24
<p>Sebagai gambarannya, berikut mata kuliah yang akan kamu pelajari dalam konsentrasi ini:</p>
25
<ul><li>Kriminologi</li>
25
<ul><li>Kriminologi</li>
26
<li>Hukum Pidana Internasional</li>
26
<li>Hukum Pidana Internasional</li>
27
<li>Perbandingan Hukum Pidana</li>
27
<li>Perbandingan Hukum Pidana</li>
28
<li>Hukum Pidana dan Yurisprudensi</li>
28
<li>Hukum Pidana dan Yurisprudensi</li>
29
<li>Pengadilan Hak Asasi Manusia</li>
29
<li>Pengadilan Hak Asasi Manusia</li>
30
</ul><h3><strong>3. Hukum Administrasi Negara</strong></h3>
30
</ul><h3><strong>3. Hukum Administrasi Negara</strong></h3>
31
<p>Hukum Administrasi Negara mempelajari tentang aspek-aspek hukum yang dinamis dan “merakyat” dalam aturan kenegaraan, seperti pembangunan dan aparatur negara dari segi<i>behavioral</i>. Karena konsentrasi ini akan selalu berurusan dengan administrasi maka pemahaman kamu soal birokrasi juga harus baik.</p>
31
<p>Hukum Administrasi Negara mempelajari tentang aspek-aspek hukum yang dinamis dan “merakyat” dalam aturan kenegaraan, seperti pembangunan dan aparatur negara dari segi<i>behavioral</i>. Karena konsentrasi ini akan selalu berurusan dengan administrasi maka pemahaman kamu soal birokrasi juga harus baik.</p>
32
<p>Berikut ini merupakan mata kuliah yang akan kamu pelajari di konsentrasi ini:</p>
32
<p>Berikut ini merupakan mata kuliah yang akan kamu pelajari di konsentrasi ini:</p>
33
<ul><li>Hukum Kepegawaian</li>
33
<ul><li>Hukum Kepegawaian</li>
34
<li>Hukum Administrasi Negara di Daerah</li>
34
<li>Hukum Administrasi Negara di Daerah</li>
35
<li>Hukum Perizinan</li>
35
<li>Hukum Perizinan</li>
36
<li>Hukum Keuangan</li>
36
<li>Hukum Keuangan</li>
37
<li>Hukum Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan</li>
37
<li>Hukum Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan</li>
38
</ul><h3><strong>4. Hukum Tata Negara</strong></h3>
38
</ul><h3><strong>4. Hukum Tata Negara</strong></h3>
39
<p><i>Nah</i>, Hukum Tata Negara ini pokok bahasannya hampir mirip dengan Hukum Administrasi Negara, namun konsentrasi Hukum Tata Negara ini mempelajari aturan kenegaraan lebih ke aspek statis atau pokok aturannya itu sendiri. Di sini kamu akan belajar mengenai lembaga kenegaraan, konstitusi, sampai pembuatan undang-undang.</p>
39
<p><i>Nah</i>, Hukum Tata Negara ini pokok bahasannya hampir mirip dengan Hukum Administrasi Negara, namun konsentrasi Hukum Tata Negara ini mempelajari aturan kenegaraan lebih ke aspek statis atau pokok aturannya itu sendiri. Di sini kamu akan belajar mengenai lembaga kenegaraan, konstitusi, sampai pembuatan undang-undang.</p>
40
<p><i>Psstt</i>, untuk kamu yang ingin berkarier di lembaga kenegaraan seperti Mahkamah Konstitusi atau Dewan Perwakilan Rakyat, konsentrasi ini akan cocok sekali kamu pelajari.</p>
40
<p><i>Psstt</i>, untuk kamu yang ingin berkarier di lembaga kenegaraan seperti Mahkamah Konstitusi atau Dewan Perwakilan Rakyat, konsentrasi ini akan cocok sekali kamu pelajari.</p>
41
<p>Konsentrasi Hukum Tata Negara memiliki 5 gambaran mata kuliah, berikut diantaranya:</p>
41
<p>Konsentrasi Hukum Tata Negara memiliki 5 gambaran mata kuliah, berikut diantaranya:</p>
42
<ul><li>Hukum Acara Mahkamah Konstitusi</li>
42
<ul><li>Hukum Acara Mahkamah Konstitusi</li>
43
<li>Hukum Konstitusi</li>
43
<li>Hukum Konstitusi</li>
44
<li>Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian</li>
44
<li>Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian</li>
45
<li>Kapita Selekta Hukum Tata Negara</li>
45
<li>Kapita Selekta Hukum Tata Negara</li>
46
<li>Perbandingan Hukum Tata Negara</li>
46
<li>Perbandingan Hukum Tata Negara</li>
47
</ul><h3><strong>5. Hukum dan Perkembangan Masyarakat</strong></h3>
47
</ul><h3><strong>5. Hukum dan Perkembangan Masyarakat</strong></h3>
48
<p>Selaras dengan namanya, Hukum dan Perkembangan Masyarakat menitikberatkan pada sejarah hukum dan perkembangannya sesuai dengan kehidupan masyarakat dari zaman ke zaman. Selain akan bertemu dengan banyak teori dan sejarah-sejarah hukum, kamu juga akan mempelajari dinamika hukum yang terjadi pada masyarakat modern. Jika kamu berencana untuk menjadi dosen, ahli, atau pengamat hukum di masa depan, konsentrasi ini akan menjadi pilihan tepat untuk kamu pelajari.</p>
48
<p>Selaras dengan namanya, Hukum dan Perkembangan Masyarakat menitikberatkan pada sejarah hukum dan perkembangannya sesuai dengan kehidupan masyarakat dari zaman ke zaman. Selain akan bertemu dengan banyak teori dan sejarah-sejarah hukum, kamu juga akan mempelajari dinamika hukum yang terjadi pada masyarakat modern. Jika kamu berencana untuk menjadi dosen, ahli, atau pengamat hukum di masa depan, konsentrasi ini akan menjadi pilihan tepat untuk kamu pelajari.</p>
49
<p>Ada 5 mata kuliah yang akan kamu temui jika memilih konsentrasi ini.</p>
49
<p>Ada 5 mata kuliah yang akan kamu temui jika memilih konsentrasi ini.</p>
50
<ul><li>Sistem Hukum Nasional</li>
50
<ul><li>Sistem Hukum Nasional</li>
51
<li>Sejarah Hukum</li>
51
<li>Sejarah Hukum</li>
52
<li>Antropologi Hukum</li>
52
<li>Antropologi Hukum</li>
53
<li>Penafsiran Hukum</li>
53
<li>Penafsiran Hukum</li>
54
<li>Penemuan Hukum</li>
54
<li>Penemuan Hukum</li>
55
</ul><p><strong>Baca Juga:</strong><a>15 Jurusan Kuliah untuk Kamu dengan Kepribadian Ekstrovert</a></p>
55
</ul><p><strong>Baca Juga:</strong><a>15 Jurusan Kuliah untuk Kamu dengan Kepribadian Ekstrovert</a></p>
56
<h3><strong>6. Hukum Acara (Peradilan)</strong></h3>
56
<h3><strong>6. Hukum Acara (Peradilan)</strong></h3>
57
<p>Konsentrasi Hukum Acara (Peradilan) sebenarnya<i>nggak</i>jauh-jauh amat dengan bahasan hukum pidana dan hukum perdata. Namun Hukum Acara tentunya lebih fokus pada proses yang terjadi dalam pengadilan, seperti etika advokat, pembuktian, atau penghadiran serta syarat saksi. Untuk kamu yang bercita-cita jadi pejabat peradilan, pas banget<i>nih</i>kalau kamu memilih konsentrasi ini.</p>
57
<p>Konsentrasi Hukum Acara (Peradilan) sebenarnya<i>nggak</i>jauh-jauh amat dengan bahasan hukum pidana dan hukum perdata. Namun Hukum Acara tentunya lebih fokus pada proses yang terjadi dalam pengadilan, seperti etika advokat, pembuktian, atau penghadiran serta syarat saksi. Untuk kamu yang bercita-cita jadi pejabat peradilan, pas banget<i>nih</i>kalau kamu memilih konsentrasi ini.</p>
58
<p>Berikut gambaran mata kuliah yang akan kamu temui jika memilih konsentrasi ini:</p>
58
<p>Berikut gambaran mata kuliah yang akan kamu temui jika memilih konsentrasi ini:</p>
59
<ul><li>Teknik Pemecahan Kasus</li>
59
<ul><li>Teknik Pemecahan Kasus</li>
60
<li>Perbandingan Hukum Acara</li>
60
<li>Perbandingan Hukum Acara</li>
61
<li>Kapita Selekta Hukum Acara</li>
61
<li>Kapita Selekta Hukum Acara</li>
62
<li>Praktikum Negosiasi dan Mediasi</li>
62
<li>Praktikum Negosiasi dan Mediasi</li>
63
<li>Etika Profesi Hukum</li>
63
<li>Etika Profesi Hukum</li>
64
</ul><h3>7. Hukum Ekonomi</h3>
64
</ul><h3>7. Hukum Ekonomi</h3>
65
<p>Hukum Ekonomi ini juga dikenal sebagai Hukum Dagang. Pastinya pembahasannya tidak jauh dari persoalan tingkah laku manusia dalam melakukan kegiatan perdagangan. Meskipun pembahasannya mengenai ekonomi, tapi kamu hanya belajar dari aspek legalnya saja. Jika kamu berimpian untuk menjadi<i>corporate lawyer</i>, konsentrasi Hukum Ekonomi ini akan cocok kamu pelajari<i>lho</i>.</p>
65
<p>Hukum Ekonomi ini juga dikenal sebagai Hukum Dagang. Pastinya pembahasannya tidak jauh dari persoalan tingkah laku manusia dalam melakukan kegiatan perdagangan. Meskipun pembahasannya mengenai ekonomi, tapi kamu hanya belajar dari aspek legalnya saja. Jika kamu berimpian untuk menjadi<i>corporate lawyer</i>, konsentrasi Hukum Ekonomi ini akan cocok kamu pelajari<i>lho</i>.</p>
66
<p>Ada 5 mata kuliah yang bisa menjadi gambaran jika kamu ingin menekuni konsentrasi ilmu ini.</p>
66
<p>Ada 5 mata kuliah yang bisa menjadi gambaran jika kamu ingin menekuni konsentrasi ilmu ini.</p>
67
<ul><li>Hukum Ekonomi</li>
67
<ul><li>Hukum Ekonomi</li>
68
<li>Hukum Jaminan</li>
68
<li>Hukum Jaminan</li>
69
<li>Hukum Ekonomi Internasional</li>
69
<li>Hukum Ekonomi Internasional</li>
70
<li>Hukum Perusahaan</li>
70
<li>Hukum Perusahaan</li>
71
<li>Hukum Penanaman Modal</li>
71
<li>Hukum Penanaman Modal</li>
72
</ul><h3>8. Hukum Lingkungan dan Tata Ruang</h3>
72
</ul><h3>8. Hukum Lingkungan dan Tata Ruang</h3>
73
<p><i>Nah</i>, untuk konsentrasi Hukum Lingkungan dan Tata Ruang, kamu akan sering bertemu<i>nih</i>dengan kasus yang berkaitan dengan sengketa lahan dan tanah karena pembahasannya<i>nggak</i>jauh-jauh dari perizinan dan aturan tata ruang. Kelebihan lain dari konsentrasi ini ialah kamu juga bisa belajar mengenai pelestarian lingkungan<i>lho</i>karena Hukum Tata Ruang meliputi sumber daya alam yang ada di dalamnya. </p>
73
<p><i>Nah</i>, untuk konsentrasi Hukum Lingkungan dan Tata Ruang, kamu akan sering bertemu<i>nih</i>dengan kasus yang berkaitan dengan sengketa lahan dan tanah karena pembahasannya<i>nggak</i>jauh-jauh dari perizinan dan aturan tata ruang. Kelebihan lain dari konsentrasi ini ialah kamu juga bisa belajar mengenai pelestarian lingkungan<i>lho</i>karena Hukum Tata Ruang meliputi sumber daya alam yang ada di dalamnya. </p>
74
<p>Beberapa mata kuliah yang akan dibahas jika kamu mengambil konsentrasi ini ialah:</p>
74
<p>Beberapa mata kuliah yang akan dibahas jika kamu mengambil konsentrasi ini ialah:</p>
75
<ul><li>Hukum Perizinan</li>
75
<ul><li>Hukum Perizinan</li>
76
<li>Hukum Lingkungan Internasional</li>
76
<li>Hukum Lingkungan Internasional</li>
77
<li>Hukum Tata Ruang</li>
77
<li>Hukum Tata Ruang</li>
78
<li>Hukum Keuangan Negara</li>
78
<li>Hukum Keuangan Negara</li>
79
<li>Kapita Selekta Hukum Lingkungan </li>
79
<li>Kapita Selekta Hukum Lingkungan </li>
80
</ul><h3>9. Hukum Internasional</h3>
80
</ul><h3>9. Hukum Internasional</h3>
81
<p>Konsentrasi Hukum yang satu ini masih terbilang baru<i>lho</i>, dikarenakan adanya pengaruh globalisasi dan banyaknya wilayah-wilayah yang tidak terkena jangkauan perlindungan hukum suatu negara. Sama halnya dengan Hukum Ekonomi, meskipun ada kaitannya dengan jurusan Hubungan Internasional, konsentrasi ini hanya menitikberatkan pembelajaran pada aspek yang legal.</p>
81
<p>Konsentrasi Hukum yang satu ini masih terbilang baru<i>lho</i>, dikarenakan adanya pengaruh globalisasi dan banyaknya wilayah-wilayah yang tidak terkena jangkauan perlindungan hukum suatu negara. Sama halnya dengan Hukum Ekonomi, meskipun ada kaitannya dengan jurusan Hubungan Internasional, konsentrasi ini hanya menitikberatkan pembelajaran pada aspek yang legal.</p>
82
<p>Yang perlu kamu tahu, ada 5 mata kuliah yang akan kamu pelajari di Hukum Internasional.</p>
82
<p>Yang perlu kamu tahu, ada 5 mata kuliah yang akan kamu pelajari di Hukum Internasional.</p>
83
<ul><li>Hukum Organisasi Internasional</li>
83
<ul><li>Hukum Organisasi Internasional</li>
84
<li>Hukum Udara dan Ruang Angkasa</li>
84
<li>Hukum Udara dan Ruang Angkasa</li>
85
<li>Hukum Perjanjian Internasional</li>
85
<li>Hukum Perjanjian Internasional</li>
86
<li>Hukum Laut Internasional</li>
86
<li>Hukum Laut Internasional</li>
87
<li>Studi Kasus Hukum Internasional</li>
87
<li>Studi Kasus Hukum Internasional</li>
88
</ul><h3>10. Hukum dan Teknologi</h3>
88
</ul><h3>10. Hukum dan Teknologi</h3>
89
<p>Sama seperti konsentrasi Hukum Internasional, konsentrasi Hukum dan Teknologi juga baru muncul karena adanya perkembangan teknologi. Di konsentrasi ini, kamu akan belajar hal-hal seputar hukum yang menaungi media, teknologi informasi dan telekomunikasi, sampai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).</p>
89
<p>Sama seperti konsentrasi Hukum Internasional, konsentrasi Hukum dan Teknologi juga baru muncul karena adanya perkembangan teknologi. Di konsentrasi ini, kamu akan belajar hal-hal seputar hukum yang menaungi media, teknologi informasi dan telekomunikasi, sampai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).</p>
90
<p>Dengan munculnya kebebasan beropini di media sosial dan maraknya<i>hate comment</i>, sepertinya praktisi hukum teknologi yang berkualitas akan banyak dibutuhkan di negara ini<i>‘kan</i>? </p>
90
<p>Dengan munculnya kebebasan beropini di media sosial dan maraknya<i>hate comment</i>, sepertinya praktisi hukum teknologi yang berkualitas akan banyak dibutuhkan di negara ini<i>‘kan</i>? </p>
91
<p>Mata kuliah yang akan kamu temui di konsentrasi Hukum dan Teknologi yaitu:</p>
91
<p>Mata kuliah yang akan kamu temui di konsentrasi Hukum dan Teknologi yaitu:</p>
92
<ul><li>Hukum Perdagangan Secara Elektronik</li>
92
<ul><li>Hukum Perdagangan Secara Elektronik</li>
93
<li>Hukum Telekomunikasi</li>
93
<li>Hukum Telekomunikasi</li>
94
<li>Hukum Media</li>
94
<li>Hukum Media</li>
95
<li>Studi Kasus Hukum Teknologi</li>
95
<li>Studi Kasus Hukum Teknologi</li>
96
<li>Hukum Penyelesaian Sengketa Hukum dan Arbitrase</li>
96
<li>Hukum Penyelesaian Sengketa Hukum dan Arbitrase</li>
97
</ul><p>Tak hanya 10 konsentrasi saja<i>lho</i>yang ada di jurusan Ilmu Hukum, ada juga beberapa jurusan Ilmu Hukum di universitas-universitas yang menyediakan konsentrasi yang lebih spesifik seperti Hukum Islam, Hukum Adat, Hukum Pajak, dan lainnya.<i>So</i>, untuk kamu yang berminat memilih jurusan Ilmu Hukum dengan beberapa konsentrasi ilmunya, kamu bisa langsung temukan di laman universitas impian kamu.</p>
97
</ul><p>Tak hanya 10 konsentrasi saja<i>lho</i>yang ada di jurusan Ilmu Hukum, ada juga beberapa jurusan Ilmu Hukum di universitas-universitas yang menyediakan konsentrasi yang lebih spesifik seperti Hukum Islam, Hukum Adat, Hukum Pajak, dan lainnya.<i>So</i>, untuk kamu yang berminat memilih jurusan Ilmu Hukum dengan beberapa konsentrasi ilmunya, kamu bisa langsung temukan di laman universitas impian kamu.</p>
98
<h2>Prospek Kerja di Jurusan Ilmu Hukum</h2>
98
<h2>Prospek Kerja di Jurusan Ilmu Hukum</h2>
99
<p>Mau tahu prospek kerja yang mumpuni untuk para lulusan Ilmu Hukum? Buat kamu yang tertarik untuk masuk prodi ini saat kuliah nanti, yuk disimak!</p>
99
<p>Mau tahu prospek kerja yang mumpuni untuk para lulusan Ilmu Hukum? Buat kamu yang tertarik untuk masuk prodi ini saat kuliah nanti, yuk disimak!</p>
100
<h3>1. Konsultan hukum</h3>
100
<h3>1. Konsultan hukum</h3>
101
<p>Mahasiswa di jurusan Ilmu Hukum akan sangat akrab dengan ribuan pasal dan sejarah dari terbentuknya aturan hukum di Indonesia. <em>Nah</em>, kamu bisa mengaplikasikan ilmu terkait pasal-pasal ini untuk keperluan hukum. Kemampuan kamu ini biasanya dibutuhkan oleh kantor yang sedang melakukan ekspansi dan membutuhkan konsultan untuk berdiskusi mengenai kelengkapan dokumen serta tata cara prosesnya. Untuk berkarier sebagai konsultan, kamu bisa bekerja di sebuah lembaga.</p>
101
<p>Mahasiswa di jurusan Ilmu Hukum akan sangat akrab dengan ribuan pasal dan sejarah dari terbentuknya aturan hukum di Indonesia. <em>Nah</em>, kamu bisa mengaplikasikan ilmu terkait pasal-pasal ini untuk keperluan hukum. Kemampuan kamu ini biasanya dibutuhkan oleh kantor yang sedang melakukan ekspansi dan membutuhkan konsultan untuk berdiskusi mengenai kelengkapan dokumen serta tata cara prosesnya. Untuk berkarier sebagai konsultan, kamu bisa bekerja di sebuah lembaga.</p>
102
<h3>2. Staf legal</h3>
102
<h3>2. Staf legal</h3>
103
<p>Kamu juga bisa <em>lho</em> bekerja di perusahaan swasta atau bahkan<em> start-up</em> sebagai seorang staf legal. Kemampuan kamu di bidang hukum akan sangat dibutuhkan karena sebuah perusahaan pasti akan banyak berurusan dengan banyak surat perjanjian kerja, dokumen aset, kontrak, dan dokumen bisnis lainnya yang membutuhkan seorang tenaga ahli yang mengerti akan regulasi hukum pada dunia bisnis yang berlaku saat ini.</p>
103
<p>Kamu juga bisa <em>lho</em> bekerja di perusahaan swasta atau bahkan<em> start-up</em> sebagai seorang staf legal. Kemampuan kamu di bidang hukum akan sangat dibutuhkan karena sebuah perusahaan pasti akan banyak berurusan dengan banyak surat perjanjian kerja, dokumen aset, kontrak, dan dokumen bisnis lainnya yang membutuhkan seorang tenaga ahli yang mengerti akan regulasi hukum pada dunia bisnis yang berlaku saat ini.</p>
104
<h3>3. Notaris</h3>
104
<h3>3. Notaris</h3>
105
<p>Ini dia salah satu profesi yang cukup menjanjikan untuk para lulusan Ilmu Hukum. Notaris merupakan seorang pejabat umum yang berwenang untuk membuat Akta Otentik mengenai perjanjian dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan. Kamu akan bertanggung jawab pada pengurusan berbagai dokumen penting seperti akta tanah, pendirian perusahaan, yayasan, dan sebagainya.</p>
105
<p>Ini dia salah satu profesi yang cukup menjanjikan untuk para lulusan Ilmu Hukum. Notaris merupakan seorang pejabat umum yang berwenang untuk membuat Akta Otentik mengenai perjanjian dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan. Kamu akan bertanggung jawab pada pengurusan berbagai dokumen penting seperti akta tanah, pendirian perusahaan, yayasan, dan sebagainya.</p>
106
<p>Untuk menjadi notaris, kamu harus sekolah lagi dan mengambil program Magister Kenotariatan. Profesi ini merupakan salah satu yang paling banyak diincar karena memiliki masa depan yang cukup cerah.</p>
106
<p>Untuk menjadi notaris, kamu harus sekolah lagi dan mengambil program Magister Kenotariatan. Profesi ini merupakan salah satu yang paling banyak diincar karena memiliki masa depan yang cukup cerah.</p>
107
<h3>4. Staf HRD</h3>
107
<h3>4. Staf HRD</h3>
108
<p><em>Psst</em>, <em>nggak</em> hanya lulusan Psikologi saja yang bisa berkarier di bidang sumber daya manusia. Seorang sarjana hukum juga dibutuhkan untuk mengurus perihal relasi kerja antara karyawan dengan perusahaan. Lulusan Ilmu Hukum di divisi HRD juga akan membantu kembali menegaskan apa saja hak-hak karyawan yang harus dipenuhi oleh perusahaan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.</p>
108
<p><em>Psst</em>, <em>nggak</em> hanya lulusan Psikologi saja yang bisa berkarier di bidang sumber daya manusia. Seorang sarjana hukum juga dibutuhkan untuk mengurus perihal relasi kerja antara karyawan dengan perusahaan. Lulusan Ilmu Hukum di divisi HRD juga akan membantu kembali menegaskan apa saja hak-hak karyawan yang harus dipenuhi oleh perusahaan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.</p>
109
<p>Baca Juga:<a>30 Jurusan Kuliah untuk Anak IPS, Pilih yang Mana?</a></p>
109
<p>Baca Juga:<a>30 Jurusan Kuliah untuk Anak IPS, Pilih yang Mana?</a></p>
110
<h3>5. Diplomat</h3>
110
<h3>5. Diplomat</h3>
111
<p>Mau kerja di luar negeri? <em>Nggak</em> hanya lulusan Hubungan Internasional saja yang bisa, lulusan Ilmu Hukum juga bisa berkarier menjadi diplomat. Apalagi jika kamu mengambil konsentrasi Hukum Internasional. Kamu bisa menjadi wakil negara dan bermukim di negara lain. Seru <em>‘kan</em>? Pasti kamu akan mendapatkan banyak pengalaman serta kolega baru dari negara tempat kamu bertugas.</p>
111
<p>Mau kerja di luar negeri? <em>Nggak</em> hanya lulusan Hubungan Internasional saja yang bisa, lulusan Ilmu Hukum juga bisa berkarier menjadi diplomat. Apalagi jika kamu mengambil konsentrasi Hukum Internasional. Kamu bisa menjadi wakil negara dan bermukim di negara lain. Seru <em>‘kan</em>? Pasti kamu akan mendapatkan banyak pengalaman serta kolega baru dari negara tempat kamu bertugas.</p>
112
<h3>6. Hakim atau Jaksa</h3>
112
<h3>6. Hakim atau Jaksa</h3>
113
<p>Profesi hakim atau jaksa tentu menjadi salah satu yang paling populer di kalangan anak hukum. Sebagai hakim, kamu akan bertugas menerima, memeriksa, mengadili, serta menyelesaikan semua perkara di pengadilan. Sementara itu, seorang jaksa bertugas untuk menyampaikan dakwaan atau tuduhan di dalam proses pengadilan terhadap yang diduga telah melakukan pelanggaran hukum.</p>
113
<p>Profesi hakim atau jaksa tentu menjadi salah satu yang paling populer di kalangan anak hukum. Sebagai hakim, kamu akan bertugas menerima, memeriksa, mengadili, serta menyelesaikan semua perkara di pengadilan. Sementara itu, seorang jaksa bertugas untuk menyampaikan dakwaan atau tuduhan di dalam proses pengadilan terhadap yang diduga telah melakukan pelanggaran hukum.</p>
114
<p>Kedua profesi ini memiliki gaji yang menggiurkan <em>lho</em>. Namun, tanggung jawab yang kamu pegang pun sangat berat karena kamu yang bertugas menegakkan keadilan di meja hijau nantinya. Kamu pun harus punya pendirian yang kuat agar tak mudah “tergoda”.</p>
114
<p>Kedua profesi ini memiliki gaji yang menggiurkan <em>lho</em>. Namun, tanggung jawab yang kamu pegang pun sangat berat karena kamu yang bertugas menegakkan keadilan di meja hijau nantinya. Kamu pun harus punya pendirian yang kuat agar tak mudah “tergoda”.</p>
115
<h3>7. Staf Kementerian</h3>
115
<h3>7. Staf Kementerian</h3>
116
<p>Banyak juga <em>lho</em> kementerian dan BUMN yang membutuhkan sarjana hukum. Tak hanya jadi staf saja, jika kamu memang berkualitas dan punya kemampuan yang mumpuni, tak menutup kemungkinan kamu bisa mendapat peningkatan karier atau bahkan menjadi menteri.</p>
116
<p>Banyak juga <em>lho</em> kementerian dan BUMN yang membutuhkan sarjana hukum. Tak hanya jadi staf saja, jika kamu memang berkualitas dan punya kemampuan yang mumpuni, tak menutup kemungkinan kamu bisa mendapat peningkatan karier atau bahkan menjadi menteri.</p>
117
<h3>8. Dosen</h3>
117
<h3>8. Dosen</h3>
118
<p>Buat kamu yang suka mengajar, kamu juga bisa bekerja sebagai pengajar atau dosen setelah lulus dari jurusan Ilmu Hukum nanti. Untuk mendaftarkan diri menjadi dosen, tentu gelar sarjana saja tidak cukup. Kamu perlu melanjutkan studi dan minimal harus menyelesaikan pendidikan setingkat S2 sebelum melamar jadi dosen.</p>
118
<p>Buat kamu yang suka mengajar, kamu juga bisa bekerja sebagai pengajar atau dosen setelah lulus dari jurusan Ilmu Hukum nanti. Untuk mendaftarkan diri menjadi dosen, tentu gelar sarjana saja tidak cukup. Kamu perlu melanjutkan studi dan minimal harus menyelesaikan pendidikan setingkat S2 sebelum melamar jadi dosen.</p>
119
<h2>Gelar Akademik Jurusan Ilmu Hukum</h2>
119
<h2>Gelar Akademik Jurusan Ilmu Hukum</h2>
120
<p>Setelah menjalani kuliah dan lulus dari jurusan Filsafat, kamu akan mendapatkan gelar S.H. (Sarjana Hukum). Sementara, kalau kamu mau lanjut ke jenjang S2, gelar yang akan kamu dapatkan adalah<strong>M.H. (Magister Hukum)</strong>.</p>
120
<p>Setelah menjalani kuliah dan lulus dari jurusan Filsafat, kamu akan mendapatkan gelar S.H. (Sarjana Hukum). Sementara, kalau kamu mau lanjut ke jenjang S2, gelar yang akan kamu dapatkan adalah<strong>M.H. (Magister Hukum)</strong>.</p>
121
<h2>Kampus dengan Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia</h2>
121
<h2>Kampus dengan Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia</h2>
122
<p><em>Guys</em>, hampir seluruh kampus di Indonesia memiliki jurusan Ilmu Hukum. Wajar aja, sebab jurusan ini termasuk jurusan yang paling diminati setiap tahunnya. Lulusannya pun masih terus dicari di berbagai lembaga dan perusahaan.</p>
122
<p><em>Guys</em>, hampir seluruh kampus di Indonesia memiliki jurusan Ilmu Hukum. Wajar aja, sebab jurusan ini termasuk jurusan yang paling diminati setiap tahunnya. Lulusannya pun masih terus dicari di berbagai lembaga dan perusahaan.</p>
123
<p>Sebagai referensi, berikut ini adalah beberapa kampus terbaik bidang Hukum di Indonesia berdasarkan Times Higher Education Asia University Rankings (THE AUR) tahun 2022 lalu.</p>
123
<p>Sebagai referensi, berikut ini adalah beberapa kampus terbaik bidang Hukum di Indonesia berdasarkan Times Higher Education Asia University Rankings (THE AUR) tahun 2022 lalu.</p>
124
<ol><li>Universitas Indonesia (UI)</li>
124
<ol><li>Universitas Indonesia (UI)</li>
125
<li>Universitas Airlangga (Unair)</li>
125
<li>Universitas Airlangga (Unair)</li>
126
<li>Universitas Gadjah Mada (UGM)</li>
126
<li>Universitas Gadjah Mada (UGM)</li>
127
<li>Universitas Sebelas Maret (UNS)</li>
127
<li>Universitas Sebelas Maret (UNS)</li>
128
<li>Binus University</li>
128
<li>Binus University</li>
129
<li>Universitas Brawijaya (UB)</li>
129
<li>Universitas Brawijaya (UB)</li>
130
<li>Universitas Diponegoro (Undip)</li>
130
<li>Universitas Diponegoro (Undip)</li>
131
<li>Universitas Padjadjaran (Unpad)</li>
131
<li>Universitas Padjadjaran (Unpad)</li>
132
<li>Universitas Negeri Surabaya (Unesa)</li>
132
<li>Universitas Negeri Surabaya (Unesa)</li>
133
<li>Universitas Kristen Satya Wacana</li>
133
<li>Universitas Kristen Satya Wacana</li>
134
<li>Universitas Sumatera Utara (USU)</li>
134
<li>Universitas Sumatera Utara (USU)</li>
135
</ol><p>-</p>
135
</ol><p>-</p>
136
<p>Gimana, semakin yakin untuk masuk jurusan ini? Jangan lupa, kamu bisa persiapkan dirimu supaya bisa diterima di jurusan Ilmu Hukum dengan kuis dan latihan, rangkuman modul bimbel, serta video belajar yang bisa kamu dapatkan di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>.<i>Yuk</i>, berlanggangan sekarang!</p>
136
<p>Gimana, semakin yakin untuk masuk jurusan ini? Jangan lupa, kamu bisa persiapkan dirimu supaya bisa diterima di jurusan Ilmu Hukum dengan kuis dan latihan, rangkuman modul bimbel, serta video belajar yang bisa kamu dapatkan di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>.<i>Yuk</i>, berlanggangan sekarang!</p>
137
<p>Referensi:</p>
137
<p>Referensi:</p>
138
<p>Kampus Terbaik Bidang Hukum di Indonesia [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-6210178/11-kampus-terbaik-bidang-hukum-di-indonesia-versi-the-aur-2022 (Diakses: 18 Oktober 2022)</p>
138
<p>Kampus Terbaik Bidang Hukum di Indonesia [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-6210178/11-kampus-terbaik-bidang-hukum-di-indonesia-versi-the-aur-2022 (Diakses: 18 Oktober 2022)</p>
139
139