0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p><em>Artikel ini membahas tentang rumus dan hukum Coloumb, serta bagaimana kita bisa memahami konsepnya dengan mudah.</em></p>
1
<p><em>Artikel ini membahas tentang rumus dan hukum Coloumb, serta bagaimana kita bisa memahami konsepnya dengan mudah.</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
3
<p>Dalam tulisan<strong><a>mengapa petir bisa terjadi</a></strong>ini, kamu sudah tahu kalau muatan listrik terdiri dari dua jenis: muatan positif dan negatif. Kenyataannya, interaksi dari muatan-muatan itu bisa menghasilkan gaya,<em>lho</em>.<em>Wah</em>, gaya? Seperti apa itu? Di kelas delapan, kita sudah sama-sama tahu<strong><a>apa itu pengertian gaya dan pengaruhnya terhadap benda lain.</a></strong></p>
3
<p>Dalam tulisan<strong><a>mengapa petir bisa terjadi</a></strong>ini, kamu sudah tahu kalau muatan listrik terdiri dari dua jenis: muatan positif dan negatif. Kenyataannya, interaksi dari muatan-muatan itu bisa menghasilkan gaya,<em>lho</em>.<em>Wah</em>, gaya? Seperti apa itu? Di kelas delapan, kita sudah sama-sama tahu<strong><a>apa itu pengertian gaya dan pengaruhnya terhadap benda lain.</a></strong></p>
4
<p>Tapi, gaya hasil dari benda bermuatan listrik, kira-kira<em>kayak</em>gimana ya?</p>
4
<p>Tapi, gaya hasil dari benda bermuatan listrik, kira-kira<em>kayak</em>gimana ya?</p>
5
<p>Supaya bisa menjawabnya, mari kita berkenalan dengan fisikawan Prancis bernama<strong>Charles-Augustin de Coulomb</strong>. Dialah salah satu ilmuwan yang penemuannya paling berpengaruh dalam sejarah kelistrikan.</p>
5
<p>Supaya bisa menjawabnya, mari kita berkenalan dengan fisikawan Prancis bernama<strong>Charles-Augustin de Coulomb</strong>. Dialah salah satu ilmuwan yang penemuannya paling berpengaruh dalam sejarah kelistrikan.</p>
6
<p>Coulomb belajar matematika di kampus terkenal Collège des Quatre-Nations. Tahun 1759, ia masuk sekolah militer Mézières. Setelahnya, Coloumb menghabiskan sembilan tahun hidupnya di Hindia Barat menjadi insinyur militer. Saat<a><strong>revolusi Prancis</strong></a>bergejolak, dia memutuskan untuk pensiun dan tinggal di Blois, Prancis, dan mengabdikan dirinya menjadi peneliti ilmiah.</p>
6
<p>Coulomb belajar matematika di kampus terkenal Collège des Quatre-Nations. Tahun 1759, ia masuk sekolah militer Mézières. Setelahnya, Coloumb menghabiskan sembilan tahun hidupnya di Hindia Barat menjadi insinyur militer. Saat<a><strong>revolusi Prancis</strong></a>bergejolak, dia memutuskan untuk pensiun dan tinggal di Blois, Prancis, dan mengabdikan dirinya menjadi peneliti ilmiah.</p>
7
<p>Coulomb ini mulai mengembangkan penelitian mengenai listrik dengan menyelidiki lebih lanjut mengenai hukum tolakan listrik yang ditemukan Joseph Priestley. Lalu, pada 1768, dengan menggunakan Torsion Balance, Coloumb mulai ngotak-ngatik dan mengecek interaksi dari dua benda bermuatan.</p>
7
<p>Coulomb ini mulai mengembangkan penelitian mengenai listrik dengan menyelidiki lebih lanjut mengenai hukum tolakan listrik yang ditemukan Joseph Priestley. Lalu, pada 1768, dengan menggunakan Torsion Balance, Coloumb mulai ngotak-ngatik dan mengecek interaksi dari dua benda bermuatan.</p>
8
<p>Torsion balance (Sumber: nationalmaglab.org)</p>
8
<p>Torsion balance (Sumber: nationalmaglab.org)</p>
9
<p>Dari sana dia tahu kalau ada<strong>karakteristik tertentu dari benda-benda yang bermuatan.</strong>Kalau muatannya sejenis, benda ini akan mengalami gaya tolak-menolak. Sementara kalau muatannya beda jenis, gaya yang timbul tarik-menarik.</p>
9
<p>Dari sana dia tahu kalau ada<strong>karakteristik tertentu dari benda-benda yang bermuatan.</strong>Kalau muatannya sejenis, benda ini akan mengalami gaya tolak-menolak. Sementara kalau muatannya beda jenis, gaya yang timbul tarik-menarik.</p>
10
<p>Seperti apa?</p>
10
<p>Seperti apa?</p>
11
<p>Yak, betul. Kayak<strong><a>sifat magnet.</a></strong></p>
11
<p>Yak, betul. Kayak<strong><a>sifat magnet.</a></strong></p>
12
<p>Tidak hanya sifat dari gaya yang muncul, Coulomb juga mencoba mengubah variabel-variabel yang ada. Iya, dia pengen tahu, “<em>Gimana sih</em>cara menghitung gayanya?”</p>
12
<p>Tidak hanya sifat dari gaya yang muncul, Coulomb juga mencoba mengubah variabel-variabel yang ada. Iya, dia pengen tahu, “<em>Gimana sih</em>cara menghitung gayanya?”</p>
13
<p>Pertama, dari dua benda tadi, dia mengubah besar-kecilnya muatan di salah satu benda (dengan menambah muatan, atau menguranginya dengan mengalirkan ke bumi) sambil mengecek perubahan gaya yang terjadi.</p>
13
<p>Pertama, dari dua benda tadi, dia mengubah besar-kecilnya muatan di salah satu benda (dengan menambah muatan, atau menguranginya dengan mengalirkan ke bumi) sambil mengecek perubahan gaya yang terjadi.</p>
14
<p>Ternyata,<strong>gaya sebanding dengan perubahan muatan kedua benda.</strong>Maka, dia mendapatkan hasil sementara:</p>
14
<p>Ternyata,<strong>gaya sebanding dengan perubahan muatan kedua benda.</strong>Maka, dia mendapatkan hasil sementara:</p>
15
<p>F ∝ Q1Q2</p>
15
<p>F ∝ Q1Q2</p>
16
<p>Tidak berhenti sampai di sana, ia mengubah jarak antara dua benda tadi. Ia menjauhkan lalu mendekatkan kembali kedua benda tersebut. Sambil tetap memeriksa gaya yang terjadi.</p>
16
<p>Tidak berhenti sampai di sana, ia mengubah jarak antara dua benda tadi. Ia menjauhkan lalu mendekatkan kembali kedua benda tersebut. Sambil tetap memeriksa gaya yang terjadi.</p>
17
<p>Ternyata, gaya<strong>berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.</strong>Semakin jauh jarak dua benda tadi, gaya yang dihasilkan akan semakin mengecil sebesar pangkat dua. Dia pun dapat hipotesis lanjutan:</p>
17
<p>Ternyata, gaya<strong>berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.</strong>Semakin jauh jarak dua benda tadi, gaya yang dihasilkan akan semakin mengecil sebesar pangkat dua. Dia pun dapat hipotesis lanjutan:</p>
18
<p>dengan menggabungkan dengan hipotesis pertama, maka gaya yang timbul menjadi seperti gini:</p>
18
<p>dengan menggabungkan dengan hipotesis pertama, maka gaya yang timbul menjadi seperti gini:</p>
19
<p><em>Wah</em>, udah mulai<em>kebentuk nih</em>pencarian gaya dari benda-benda bermuatan si Coulomb.</p>
19
<p><em>Wah</em>, udah mulai<em>kebentuk nih</em>pencarian gaya dari benda-benda bermuatan si Coulomb.</p>
20
<p>Tapi, ini belum selesai.</p>
20
<p>Tapi, ini belum selesai.</p>
21
<p>Coulomb ternyata menyadari bahwa interaksi ini akan beda hasilnya,<strong>kalau dilakukan di medium yang berbeda.</strong>Kalau benda ini ada di dalam air, misalnya. Hasilnya akan berbeda dengan di udara terbuka, misalnya.</p>
21
<p>Coulomb ternyata menyadari bahwa interaksi ini akan beda hasilnya,<strong>kalau dilakukan di medium yang berbeda.</strong>Kalau benda ini ada di dalam air, misalnya. Hasilnya akan berbeda dengan di udara terbuka, misalnya.</p>
22
<p><strong>Baca juga:<a>Penerapan Listrik Dinamis di Sekitar Kita</a></strong></p>
22
<p><strong>Baca juga:<a>Penerapan Listrik Dinamis di Sekitar Kita</a></strong></p>
23
<p>Maka, dia butuh satu variabel lagi.</p>
23
<p>Maka, dia butuh satu variabel lagi.</p>
24
<p>Yak, betul. konstanta. Berhubung kita kemungkinan besar ngebuat percobaan atau ngitung gaya dua benda bermuatan ini di udara terbuka, atau ruang hampa, sehingga konstantanya jadi 9 x 109 Nm2/C2. Sehingga kesimpulan hukum Coulomb adalah sebagai berikut:</p>
24
<p>Yak, betul. konstanta. Berhubung kita kemungkinan besar ngebuat percobaan atau ngitung gaya dua benda bermuatan ini di udara terbuka, atau ruang hampa, sehingga konstantanya jadi 9 x 109 Nm2/C2. Sehingga kesimpulan hukum Coulomb adalah sebagai berikut:</p>
25
<p>Konsep pencarian konstanta ini sebenarnya mirip-mirip dengan penemuan Cavendish tentang gaya gravitasi bumi. Cuma, ya, kita<em>nggak</em>akan terlalu jauh sampai sana sih. Yang paling penting adalah kebayang bagaimana konsep dari penemuan gaya ini. Soalnya, kalau udah kebayang, kan,<em>nggak</em>perlu ribet-ribet harus terpaksa menghafal rumusnya. Tinggal pahamin cerita soal Coulomb ini, lalu bakal<em>auto</em>inget deh sama materi dan konsepnya. Ya, kamu bisa aja, sih, bikin “hafalan cepet” pakai singkatan kayak gaya = kakiku dibagi rata-rata buat ngapalin rumusnya. Tapi, buat apa, kalau cuma sekadar ingat gituan? :p</p>
25
<p>Konsep pencarian konstanta ini sebenarnya mirip-mirip dengan penemuan Cavendish tentang gaya gravitasi bumi. Cuma, ya, kita<em>nggak</em>akan terlalu jauh sampai sana sih. Yang paling penting adalah kebayang bagaimana konsep dari penemuan gaya ini. Soalnya, kalau udah kebayang, kan,<em>nggak</em>perlu ribet-ribet harus terpaksa menghafal rumusnya. Tinggal pahamin cerita soal Coulomb ini, lalu bakal<em>auto</em>inget deh sama materi dan konsepnya. Ya, kamu bisa aja, sih, bikin “hafalan cepet” pakai singkatan kayak gaya = kakiku dibagi rata-rata buat ngapalin rumusnya. Tapi, buat apa, kalau cuma sekadar ingat gituan? :p</p>
26
<p>Sekarang kita coba masuk ke contoh soal ya. Di artikel ini gampang aja deh. Cuma biar<em>nggak</em>salah<em>pake</em>dan tahu kalau kita harus<em>muterin</em>balik ke satuan yang dipakai.</p>
26
<p>Sekarang kita coba masuk ke contoh soal ya. Di artikel ini gampang aja deh. Cuma biar<em>nggak</em>salah<em>pake</em>dan tahu kalau kita harus<em>muterin</em>balik ke satuan yang dipakai.</p>
27
<p><strong>Contoh:</strong></p>
27
<p><strong>Contoh:</strong></p>
28
<p>Jika ada dua benda bermuatan dengan Q1 = 4 x 10-6 C dan Q2 = 6 x 10-6 C dengan jarak 2 cm. Berapakah gaya Coulomb yang terdapat di antara dua benda tersebut?</p>
28
<p>Jika ada dua benda bermuatan dengan Q1 = 4 x 10-6 C dan Q2 = 6 x 10-6 C dengan jarak 2 cm. Berapakah gaya Coulomb yang terdapat di antara dua benda tersebut?</p>
29
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
29
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
30
<p><em>Catatan: karena jenis muatan Q1 (+4) dan Q2 (+6) sama-sama positif, maka gaya yang terjadi di antara mereka adalah gaya tolak-menolak.</em></p>
30
<p><em>Catatan: karena jenis muatan Q1 (+4) dan Q2 (+6) sama-sama positif, maka gaya yang terjadi di antara mereka adalah gaya tolak-menolak.</em></p>
31
<p>Nah, gimana? Sekarang udah lebih paham, kan, soal rumus<strong>hukum Coulomb</strong>ini? Kalau kamu ingin mencoba latihan dengan soal-soal yang lebih banyak, atau ingin tahu penerapannya,<em>tonton</em>aja di<strong><a>ruangbelajar!</a></strong></p>
31
<p>Nah, gimana? Sekarang udah lebih paham, kan, soal rumus<strong>hukum Coulomb</strong>ini? Kalau kamu ingin mencoba latihan dengan soal-soal yang lebih banyak, atau ingin tahu penerapannya,<em>tonton</em>aja di<strong><a>ruangbelajar!</a></strong></p>
32
32