0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p><em>Dafa bersama Cika pergi ke pameran kebudayaan dan menemukan aneka ragam budaya Indonesia. Sebenarnya apa sih penyebab keberagaman budaya di Indonesia? Yuk, kita baca bersama!</em></p>
1
<p><em>Dafa bersama Cika pergi ke pameran kebudayaan dan menemukan aneka ragam budaya Indonesia. Sebenarnya apa sih penyebab keberagaman budaya di Indonesia? Yuk, kita baca bersama!</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
3
<p>Dafa dan Cika datang ke pameran budaya yang menampilkan beragam kebudayaan Indonesia. Cika kagum karena banyak sekali yang berbeda antara satu budaya dan lainnya. Namun, Cika juga bingung, mengapa budaya Indonesia bisa beragam seperti ini? Apa penyebab<a>keberagaman budaya di Indonesia</a>ya?</p>
3
<p>Dafa dan Cika datang ke pameran budaya yang menampilkan beragam kebudayaan Indonesia. Cika kagum karena banyak sekali yang berbeda antara satu budaya dan lainnya. Namun, Cika juga bingung, mengapa budaya Indonesia bisa beragam seperti ini? Apa penyebab<a>keberagaman budaya di Indonesia</a>ya?</p>
4
<p>“Dafa… Kenapa ya budaya Indonesia bisa beragam seperti ini?” tanya Cika penasaran.</p>
4
<p>“Dafa… Kenapa ya budaya Indonesia bisa beragam seperti ini?” tanya Cika penasaran.</p>
5
<p>“Oh! aku pernah belajar tentang ini, Cik. Jadi,<strong>ada tiga penyebab keberagaman budaya di Indonesia</strong>. Pertama, karena<strong>wilayah Indonesia itu sangat luas</strong>. Kedua, karena adanya<strong>perbedaan kondisi alam di Indonesia</strong>. Lalu yang ketiga, karena<strong>sejarah Indonesia</strong>itu sendiri.”</p>
5
<p>“Oh! aku pernah belajar tentang ini, Cik. Jadi,<strong>ada tiga penyebab keberagaman budaya di Indonesia</strong>. Pertama, karena<strong>wilayah Indonesia itu sangat luas</strong>. Kedua, karena adanya<strong>perbedaan kondisi alam di Indonesia</strong>. Lalu yang ketiga, karena<strong>sejarah Indonesia</strong>itu sendiri.”</p>
6
<p>Cika kembali melihat sekelilingnya, “Bisa<em>jelasin</em>ke aku gak, Daf?”</p>
6
<p>Cika kembali melihat sekelilingnya, “Bisa<em>jelasin</em>ke aku gak, Daf?”</p>
7
<p>“Oke! Aku<em>jelasin</em>ya… Penyebab yang pertama adalah wilayah Indonesia yang luas.<strong>Luasnya itu sekitar 7,81 juta km²</strong>, dan terdiri atas ribuan pulau yang terpisah-pisah. Nah, keadaan ini menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda-beda. Karena itu, masyarakat yang terpisah secara geografis ini jadi mengembangkan budayanya masing-masing deh!” ujar Dafa dengan bangga.</p>
7
<p>“Oke! Aku<em>jelasin</em>ya… Penyebab yang pertama adalah wilayah Indonesia yang luas.<strong>Luasnya itu sekitar 7,81 juta km²</strong>, dan terdiri atas ribuan pulau yang terpisah-pisah. Nah, keadaan ini menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda-beda. Karena itu, masyarakat yang terpisah secara geografis ini jadi mengembangkan budayanya masing-masing deh!” ujar Dafa dengan bangga.</p>
8
<p>“Terus, kalo perbedaan kondisi alam itu gimana maksudnya?” tanya Cika semakin antusias.</p>
8
<p>“Terus, kalo perbedaan kondisi alam itu gimana maksudnya?” tanya Cika semakin antusias.</p>
9
<p>“Jadi,<strong>tiap wilayah</strong>atau daerah di Indonesia<strong>memiliki kondisi alam yang berbeda-beda</strong>, Cik. Makanya kehidupan masyarakat di Indonesia juga berbeda karena dipengaruhi oleh kondisi alam yang ada di masing-masing daerahnya.“ tutur Dafa.</p>
9
<p>“Jadi,<strong>tiap wilayah</strong>atau daerah di Indonesia<strong>memiliki kondisi alam yang berbeda-beda</strong>, Cik. Makanya kehidupan masyarakat di Indonesia juga berbeda karena dipengaruhi oleh kondisi alam yang ada di masing-masing daerahnya.“ tutur Dafa.</p>
10
<p>“Aku kasih tau contoh keberagaman budaya di Indonesia<em>yaaa</em>. Masyarakat yang tinggal di daerah panas, memiliki rumah tanpa dinding atau rumah dengan jendela yang banyak, supaya udara segar dari luar lebih mudah masuk ke dalam rumah. Misalnya, Rumah Baileo dari Maluku.”</p>
10
<p>“Aku kasih tau contoh keberagaman budaya di Indonesia<em>yaaa</em>. Masyarakat yang tinggal di daerah panas, memiliki rumah tanpa dinding atau rumah dengan jendela yang banyak, supaya udara segar dari luar lebih mudah masuk ke dalam rumah. Misalnya, Rumah Baileo dari Maluku.”</p>
11
<p>“Sementara masyarakat yang tinggal di daerah dingin, memiliki bentuk rumah tanpa jendela, agar udara dingin tidak masuk ke dalam rumah. Misalnya, Rumah Honai dari Papua.” lanjut Dafa.</p>
11
<p>“Sementara masyarakat yang tinggal di daerah dingin, memiliki bentuk rumah tanpa jendela, agar udara dingin tidak masuk ke dalam rumah. Misalnya, Rumah Honai dari Papua.” lanjut Dafa.</p>
12
<p>“Oh, gitu! Terus, penyebab terakhir,<a>sejarah Indonesia</a>,<em>kan</em>? Kalau itu<em>gimana</em>?” tanya Cika yang semakin penasaran.</p>
12
<p>“Oh, gitu! Terus, penyebab terakhir,<a>sejarah Indonesia</a>,<em>kan</em>? Kalau itu<em>gimana</em>?” tanya Cika yang semakin penasaran.</p>
13
<p><em>“Kalo</em>itu, berdasarkan sejarahnya, sejak zaman dahulu Indonesia sering kedatangan tamu dari bangsa asing, sehingga pengaruh budaya bangsa asing juga mempengaruhi keberagaman budaya Indonesia.” kata Dafa.</p>
13
<p><em>“Kalo</em>itu, berdasarkan sejarahnya, sejak zaman dahulu Indonesia sering kedatangan tamu dari bangsa asing, sehingga pengaruh budaya bangsa asing juga mempengaruhi keberagaman budaya Indonesia.” kata Dafa.</p>
14
<p>“Bangsa asing.. maksudnya orang-orang dari negara lain, ya?” tanya Cika.</p>
14
<p>“Bangsa asing.. maksudnya orang-orang dari negara lain, ya?” tanya Cika.</p>
15
<p>“Betul! Contohnya, sekitar abad keempat Masehi. Orang-orang dari India datang ke Indonesia dan memperkenalkan agama Hindu dan Buddha serta kebudayaan mereka, yaitu bahasa Sansekerta. Beberapa kata dan istilah dalam bahasa Sansekerta tersebut juga diserap ke dalam bahasa Indonesia,<em>lho</em>. Misalnya kata raja, istana, binasa, dan nirwana, dan lainnya.”</p>
15
<p>“Betul! Contohnya, sekitar abad keempat Masehi. Orang-orang dari India datang ke Indonesia dan memperkenalkan agama Hindu dan Buddha serta kebudayaan mereka, yaitu bahasa Sansekerta. Beberapa kata dan istilah dalam bahasa Sansekerta tersebut juga diserap ke dalam bahasa Indonesia,<em>lho</em>. Misalnya kata raja, istana, binasa, dan nirwana, dan lainnya.”</p>
16
<p>“Oh, jadi tiga penyebab itu yang menjadikan budaya Indonesia sangat beragam ya, Daf. Mulai dari wilayah yang luas, kondisi alam yang berbeda, dan dari sejarahnya juga. Aku paham sekarang!” ujar Cika bersemangat.</p>
16
<p>“Oh, jadi tiga penyebab itu yang menjadikan budaya Indonesia sangat beragam ya, Daf. Mulai dari wilayah yang luas, kondisi alam yang berbeda, dan dari sejarahnya juga. Aku paham sekarang!” ujar Cika bersemangat.</p>
17
<p>“Iya, Cik! Makanya di pameran ini ada berbagai macam budaya!” kata Dafa sambil melihat kembali isi pameran budaya.</p>
17
<p>“Iya, Cik! Makanya di pameran ini ada berbagai macam budaya!” kata Dafa sambil melihat kembali isi pameran budaya.</p>
18
<p>“Kita lanjut keliling lagi yuk, Cik!” sahut Dafa sambil melirik ke panggung pameran di depannya.</p>
18
<p>“Kita lanjut keliling lagi yuk, Cik!” sahut Dafa sambil melirik ke panggung pameran di depannya.</p>
19
<p>Dafa dan Cika pun kembali melihat-lihat isi pameran budaya tersebut.</p>
19
<p>Dafa dan Cika pun kembali melihat-lihat isi pameran budaya tersebut.</p>
20
<p><strong>Baca Juga:<a>Manfaat Melestarikan Keragaman Budaya & Cara Mempertahankannya | IPS Terpadu Kelas 4</a></strong></p>
20
<p><strong>Baca Juga:<a>Manfaat Melestarikan Keragaman Budaya & Cara Mempertahankannya | IPS Terpadu Kelas 4</a></strong></p>
21
<p>-</p>
21
<p>-</p>
22
<p>Itulah cerita kunjungan Dafa dan Cika ke pameran budaya. Banyak hal baru yang kamu dapatkan, bukan? Mau tahu keseruan petualangan Dafa, Cika, dan teman-teman lainnya? Tonton video<a>DafaLulu di ruangbelajar</a>sekarang, yuk!</p>
22
<p>Itulah cerita kunjungan Dafa dan Cika ke pameran budaya. Banyak hal baru yang kamu dapatkan, bukan? Mau tahu keseruan petualangan Dafa, Cika, dan teman-teman lainnya? Tonton video<a>DafaLulu di ruangbelajar</a>sekarang, yuk!</p>
23
<p>Materi Oleh : Prabowo Aji Nugroho</p>
23
<p>Materi Oleh : Prabowo Aji Nugroho</p>
24
<p>Disunting Oleh: Levina Sandra Supadi</p>
24
<p>Disunting Oleh: Levina Sandra Supadi</p>
25
25