0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p><em>Apa saja sih yang termasuk dalam jenis-jenis perdagangan internasional? Yuk simak pembahasan lengkapnya di<strong><a>artikel Ekonomi kelas 11</a></strong>berikut ini!</em></p>
1
<p><em>Apa saja sih yang termasuk dalam jenis-jenis perdagangan internasional? Yuk simak pembahasan lengkapnya di<strong><a>artikel Ekonomi kelas 11</a></strong>berikut ini!</em></p>
2
<p>-</p>
2
<p>-</p>
3
<p>Pernah<em>nggak</em>terpikir bagaimana caranya membeli barang dari luar negeri? Bisa jadi karena kamu menemukan barang yang menarik di<strong><a>Instagram</a></strong>, atau malah ingin membuka usaha dan membeli barang produksi dari negara luar.</p>
3
<p>Pernah<em>nggak</em>terpikir bagaimana caranya membeli barang dari luar negeri? Bisa jadi karena kamu menemukan barang yang menarik di<strong><a>Instagram</a></strong>, atau malah ingin membuka usaha dan membeli barang produksi dari negara luar.</p>
4
<p><em>Nah,</em>supaya bisa melakukan transaksi itu, kamu perlu tahu dulu pengertian dari perdagangan internasional.</p>
4
<p><em>Nah,</em>supaya bisa melakukan transaksi itu, kamu perlu tahu dulu pengertian dari perdagangan internasional.</p>
5
<p><strong>Baca Juga:<a>Perdagangan Internasional: Pengertian, Tujuan, Faktor & Contoh</a> </strong></p>
5
<p><strong>Baca Juga:<a>Perdagangan Internasional: Pengertian, Tujuan, Faktor & Contoh</a> </strong></p>
6
<p>Setelah mengetahui apa itu pengertian perdagangan internasional, sekarang kita berlanjut tentang apa saja cara yang bisa kita lakukan untuk melakukan transaksi internasional. Berikut adalah berbagai<strong>jenis-jenis perdagangan internasional</strong>. Simak yuk~</p>
6
<p>Setelah mengetahui apa itu pengertian perdagangan internasional, sekarang kita berlanjut tentang apa saja cara yang bisa kita lakukan untuk melakukan transaksi internasional. Berikut adalah berbagai<strong>jenis-jenis perdagangan internasional</strong>. Simak yuk~</p>
7
<h2>1. Ekspor</h2>
7
<h2>1. Ekspor</h2>
8
<p>Ekspor adalah<strong>kegiatan menjual barang ke luar negeri</strong>. Contohnya, ketika Indonesia melakukan ekspor pakaian ke Amerika Serikat. Itu artinya Indonesia menjadi negara yang melakukan penjualan pakaian.</p>
8
<p>Ekspor adalah<strong>kegiatan menjual barang ke luar negeri</strong>. Contohnya, ketika Indonesia melakukan ekspor pakaian ke Amerika Serikat. Itu artinya Indonesia menjadi negara yang melakukan penjualan pakaian.</p>
9
<p>Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam melakukan ekspor:</p>
9
<p>Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam melakukan ekspor:</p>
10
<p>1) Ekspor Biasa, dan</p>
10
<p>1) Ekspor Biasa, dan</p>
11
<p>2) Ekspor Tanpa L/C.</p>
11
<p>2) Ekspor Tanpa L/C.</p>
12
<p>Apa beda keduanya?</p>
12
<p>Apa beda keduanya?</p>
13
<p>Perbedaannya terletak di penggunaan<strong><a>letter of credit</a></strong>sebagai alat pembayaran. Ekspor biasa adalah penjualan ke luar negeri dengan segala ketentuan yang berlaku, yang kemudian ditujukan ke pembeli menggunakan L/C.</p>
13
<p>Perbedaannya terletak di penggunaan<strong><a>letter of credit</a></strong>sebagai alat pembayaran. Ekspor biasa adalah penjualan ke luar negeri dengan segala ketentuan yang berlaku, yang kemudian ditujukan ke pembeli menggunakan L/C.</p>
14
<p>Sementara Ekspor Tanpa L/C bisa terjadi jika mendapat izin khusus dari departemen perdagangan.</p>
14
<p>Sementara Ekspor Tanpa L/C bisa terjadi jika mendapat izin khusus dari departemen perdagangan.</p>
15
<h2><strong>2. Impor</strong></h2>
15
<h2><strong>2. Impor</strong></h2>
16
<p>Impor adalah<strong>kegiatan membeli barang</strong><strong>dari luar negeri</strong>. Impor ini kebalikan dari ekspor. Artinya, jika Amerika Serikat membeli pakaian dari Indonesia, dapat dikatakan bahwa Amerika Serikat melakukan impor pakaian.</p>
16
<p>Impor adalah<strong>kegiatan membeli barang</strong><strong>dari luar negeri</strong>. Impor ini kebalikan dari ekspor. Artinya, jika Amerika Serikat membeli pakaian dari Indonesia, dapat dikatakan bahwa Amerika Serikat melakukan impor pakaian.</p>
17
<h2>3. Barter</h2>
17
<h2>3. Barter</h2>
18
<p>Merupakan transaksi dengan<strong>saling menukarkan barang satu sama lain.</strong>Barter dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan nilai suatu barang, untuk kemudian dibayar kembali dengan barang yang memiliki nilai yang sesuai dan disepakati.</p>
18
<p>Merupakan transaksi dengan<strong>saling menukarkan barang satu sama lain.</strong>Barter dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan nilai suatu barang, untuk kemudian dibayar kembali dengan barang yang memiliki nilai yang sesuai dan disepakati.</p>
19
<h2>4. Konsinyasi (<em>Consignment</em>)</h2>
19
<h2>4. Konsinyasi (<em>Consignment</em>)</h2>
20
<p>Kamu pernah lihat nggak ada ibu-ibu yang menitipkan kue untuk dijual di warung? Atau dalam skala lain,<em>brand</em>yang menitipkan bajunya untuk dijual di distro-distro.<em>Nah,</em><strong>transaksi dengan sistem “menitipkan barang” disebut dengan konsinyasi</strong>.</p>
20
<p>Kamu pernah lihat nggak ada ibu-ibu yang menitipkan kue untuk dijual di warung? Atau dalam skala lain,<em>brand</em>yang menitipkan bajunya untuk dijual di distro-distro.<em>Nah,</em><strong>transaksi dengan sistem “menitipkan barang” disebut dengan konsinyasi</strong>.</p>
21
<p>Dalam lingkup internasional, barang-barang yang mau dijual “dititipkan” di pasar internasional dulu menunggu adanya pembeli. Penjualannya dapat dilakukan melalui pasar bebas atau bursa dagang dengan cara dilelang.</p>
21
<p>Dalam lingkup internasional, barang-barang yang mau dijual “dititipkan” di pasar internasional dulu menunggu adanya pembeli. Penjualannya dapat dilakukan melalui pasar bebas atau bursa dagang dengan cara dilelang.</p>
22
<h2>5.<em>Package Deal</em></h2>
22
<h2>5.<em>Package Deal</em></h2>
23
<p>Merupakan kegiatan perdagangan internasional yang berguna untuk memperluas pasar suatu produk. Sistem ini<strong>dilakukan dengan cara membuat perjanjian dagang (<em>trade agreement</em>) dengan suatu negara</strong>.</p>
23
<p>Merupakan kegiatan perdagangan internasional yang berguna untuk memperluas pasar suatu produk. Sistem ini<strong>dilakukan dengan cara membuat perjanjian dagang (<em>trade agreement</em>) dengan suatu negara</strong>.</p>
24
<p>Isi perjanjian tersebut berupa ketetapan jumlah barang yang akan diekspor ke negera lain atau diimpor ke negara tertentu.</p>
24
<p>Isi perjanjian tersebut berupa ketetapan jumlah barang yang akan diekspor ke negera lain atau diimpor ke negara tertentu.</p>
25
<h2>6.<em>Border Crossing</em></h2>
25
<h2>6.<em>Border Crossing</em></h2>
26
<p><em>Border Crossing</em>adalah<strong>perdagangan yang terjadi di negara yang saling berbatasan</strong>dan berdasarkan perjanjian tertentu.</p>
26
<p><em>Border Crossing</em>adalah<strong>perdagangan yang terjadi di negara yang saling berbatasan</strong>dan berdasarkan perjanjian tertentu.</p>
27
<p>Tujuan perdagangan ini adalah untuk memudahkan penduduk yang berada di negara perbatasan agar lebih mudah dalam berbelanja.</p>
27
<p>Tujuan perdagangan ini adalah untuk memudahkan penduduk yang berada di negara perbatasan agar lebih mudah dalam berbelanja.</p>
28
<h2>7.<em>Sea Border Crossing</em></h2>
28
<h2>7.<em>Sea Border Crossing</em></h2>
29
<p><strong>Perdagangan antarnegara yang melewati lintas batas laut.</strong>Sistem ini dilakukan oleh negara yang memiliki batas negara berupa laut dan dilakukan berdasarkan persetujuan dan ketentuan yang berlaku.</p>
29
<p><strong>Perdagangan antarnegara yang melewati lintas batas laut.</strong>Sistem ini dilakukan oleh negara yang memiliki batas negara berupa laut dan dilakukan berdasarkan persetujuan dan ketentuan yang berlaku.</p>
30
<h2>8.<em>Overland Border Crossing</em></h2>
30
<h2>8.<em>Overland Border Crossing</em></h2>
31
<p><strong>Perdagangan antarnegara yang melewati lintas batas darat.</strong>Sistem ini dilakukan oleh negara yang memiliki batas negara berupa daratan dan dilakukan berdasarkan persetujuan yang berlaku.</p>
31
<p><strong>Perdagangan antarnegara yang melewati lintas batas darat.</strong>Sistem ini dilakukan oleh negara yang memiliki batas negara berupa daratan dan dilakukan berdasarkan persetujuan yang berlaku.</p>
32
<p>-</p>
32
<p>-</p>
33
<p>Wah, ternyata ada banyak ya, jenis-jenis perdagangan internasional. Semoga materi ini bisa membantu dalam mempelajari materi perdagangan internasional ya! Kalau kamu ingin mencari tahu bahan pembelajaran hanya dengan menonton video beranimasi,<em>yuk</em>cobain di<a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
33
<p>Wah, ternyata ada banyak ya, jenis-jenis perdagangan internasional. Semoga materi ini bisa membantu dalam mempelajari materi perdagangan internasional ya! Kalau kamu ingin mencari tahu bahan pembelajaran hanya dengan menonton video beranimasi,<em>yuk</em>cobain di<a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
34
<p><strong>Referensi</strong>Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga</p>
34
<p><strong>Referensi</strong>Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga</p>
35
<p><em>Artikel pertama kali terbit 21 Februari 2018, kemudian diperbarui 25 Desember 2020 dan 21 November 2025.</em></p>
35
<p><em>Artikel pertama kali terbit 21 Februari 2018, kemudian diperbarui 25 Desember 2020 dan 21 November 2025.</em></p>
36
36