HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Artikel ini berisi tentang beberapa penulisan Bahasa Indonesia yang sering salah digunakan. Hayo, apakah kamu juga sering melakukannya?</em></p>
1 <blockquote><p><em>Artikel ini berisi tentang beberapa penulisan Bahasa Indonesia yang sering salah digunakan. Hayo, apakah kamu juga sering melakukannya?</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <p>Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu bagi bangsa ini. Kita sudah gunakan setiap harinya, baik dari segi tulisan maupun ucapan. Meskipun bahasa ini sudah kita gunakan dari sejak lahir, masih ada saja <em>lho</em> kesalahan dalam penulisan kosakata bahasa Indonesia untuk orang Indonesia sendiri!</p>
3 <p>Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu bagi bangsa ini. Kita sudah gunakan setiap harinya, baik dari segi tulisan maupun ucapan. Meskipun bahasa ini sudah kita gunakan dari sejak lahir, masih ada saja <em>lho</em> kesalahan dalam penulisan kosakata bahasa Indonesia untuk orang Indonesia sendiri!</p>
4 <p>Bahkan, kadang kita tidak menyadari kalau menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Akhirnya, malah semakin menyesatkan orang lain juga<em> deh</em> mengenai tulisan mana yang benar dan salah.</p>
4 <p>Bahkan, kadang kita tidak menyadari kalau menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Akhirnya, malah semakin menyesatkan orang lain juga<em> deh</em> mengenai tulisan mana yang benar dan salah.</p>
5 <p>Hayo, coba cek <em>deh</em> siapa tahu penulisan kamu juga sering salah? Penulisan kosakata seperti apa saja <em>sih</em> yang seringkali salah tulis? <em>Yuk</em>, cek penulisan berikut ini!</p>
5 <p>Hayo, coba cek <em>deh</em> siapa tahu penulisan kamu juga sering salah? Penulisan kosakata seperti apa saja <em>sih</em> yang seringkali salah tulis? <em>Yuk</em>, cek penulisan berikut ini!</p>
6 <p><strong>Baca Juga:<a>Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia: dari Djadoel sampai Kekinian</a></strong></p>
6 <p><strong>Baca Juga:<a>Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia: dari Djadoel sampai Kekinian</a></strong></p>
7 <h2>1. Silahkan atau Silakan?</h2>
7 <h2>1. Silahkan atau Silakan?</h2>
8 <p>Kalau lagi datang ke suatu tempat, sering nggak<em>sih</em>mendengar sapaan seperti, “silahkan masuk”? Walaupun<em>nggak</em>sering, tapi pasti pernah, ya. Kita pun jadi berasumsi bahwa tulisan yang tepat adalah<strong>silahkan</strong>. Kalau begini ceritanya, kamu harus koreksi<em>nih</em>karena tulisan yang tepat adalah<strong>silakan</strong>.</p>
8 <p>Kalau lagi datang ke suatu tempat, sering nggak<em>sih</em>mendengar sapaan seperti, “silahkan masuk”? Walaupun<em>nggak</em>sering, tapi pasti pernah, ya. Kita pun jadi berasumsi bahwa tulisan yang tepat adalah<strong>silahkan</strong>. Kalau begini ceritanya, kamu harus koreksi<em>nih</em>karena tulisan yang tepat adalah<strong>silakan</strong>.</p>
9 <p>Alasannya, dalam KBBI tidak ditemukan kata dasar “silah”, namun adanya kata “sila”. Kata “sila” itu sendiri memiliki artian sudilah kiranya, yaitu kata perintah yang halus.</p>
9 <p>Alasannya, dalam KBBI tidak ditemukan kata dasar “silah”, namun adanya kata “sila”. Kata “sila” itu sendiri memiliki artian sudilah kiranya, yaitu kata perintah yang halus.</p>
10 <p>Baca Juga:<a>Selingkung Bisa Bikin Setiap Media Punya Gaya Bahasa yang Berbeda, Kok Bisa?</a></p>
10 <p>Baca Juga:<a>Selingkung Bisa Bikin Setiap Media Punya Gaya Bahasa yang Berbeda, Kok Bisa?</a></p>
11 <h2>2. Antri atau Antre?</h2>
11 <h2>2. Antri atau Antre?</h2>
12 <p><em>*</em>lagi jalan-jalan bareng teman*</p>
12 <p><em>*</em>lagi jalan-jalan bareng teman*</p>
13 <p><em>“Cuy, mau makan, nggak? Laper, nih. Kita ke resto itu yuk, kayaknya enak.”</em></p>
13 <p><em>“Cuy, mau makan, nggak? Laper, nih. Kita ke resto itu yuk, kayaknya enak.”</em></p>
14 <p><em>“Yuk! Tapi, rame banget, bro! Banyak yang antri order. Kita cari yang nggak begitu rame kali, yak.”</em></p>
14 <p><em>“Yuk! Tapi, rame banget, bro! Banyak yang antri order. Kita cari yang nggak begitu rame kali, yak.”</em></p>
15 <p>Menurut kamu, penulisan kata<strong>antri</strong>di pembicaraan tadi sudah tepat belum? Ya, cara penulisan ini juga salah, dan yang tepat adalah<strong>antre</strong>. Meski seringkali kita temukan penulisan “mohon mengantri” di tempat umum, seperti di halte, stasiun, atau tempat lainnya, tetapi jangan sampai ikutan salah, ya!</p>
15 <p>Menurut kamu, penulisan kata<strong>antri</strong>di pembicaraan tadi sudah tepat belum? Ya, cara penulisan ini juga salah, dan yang tepat adalah<strong>antre</strong>. Meski seringkali kita temukan penulisan “mohon mengantri” di tempat umum, seperti di halte, stasiun, atau tempat lainnya, tetapi jangan sampai ikutan salah, ya!</p>
16 <h2>3. Sekedar atau Sekadar?</h2>
16 <h2>3. Sekedar atau Sekadar?</h2>
17 <p>Kalau sedang membuat tulisan, biasanya kamu lebih menulis kata sekedar atau sekadar? Untuk kamu yang sudah menggunakan kata<strong>sekadar,</strong>selamat kamu sudah tepat!<em>Hehe</em>.</p>
17 <p>Kalau sedang membuat tulisan, biasanya kamu lebih menulis kata sekedar atau sekadar? Untuk kamu yang sudah menggunakan kata<strong>sekadar,</strong>selamat kamu sudah tepat!<em>Hehe</em>.</p>
18 <p>Menuliskan kata<strong>sekedar</strong>itu salah karena dalam KBBI, tidak terdapat kata dasar “kedar”, yang ada adalah “kadar”. Jadi, yang tepat adalah<strong>sekadar</strong>ya!</p>
18 <p>Menuliskan kata<strong>sekedar</strong>itu salah karena dalam KBBI, tidak terdapat kata dasar “kedar”, yang ada adalah “kadar”. Jadi, yang tepat adalah<strong>sekadar</strong>ya!</p>
19 <h2>4. Dimana atau Di mana?</h2>
19 <h2>4. Dimana atau Di mana?</h2>
20 <p><em>“Lagi dimana?”</em></p>
20 <p><em>“Lagi dimana?”</em></p>
21 <p><em>“Kamu dimana? Aku udah di lokasi, nih.”</em></p>
21 <p><em>“Kamu dimana? Aku udah di lokasi, nih.”</em></p>
22 <p><em>“Dimana, wey! Bilangnya otw, tapi nggak sampe-sampe!”</em></p>
22 <p><em>“Dimana, wey! Bilangnya otw, tapi nggak sampe-sampe!”</em></p>
23 <p>Kamu pasti sering menggunakan kata “dimana”. Sebenarnya, penggunaan yang tepat itu dimana atau di mana,<em>sih</em>? Ternyata, penulisan kata<strong>dimana</strong>itu kurang tepat,<em>guys</em>!</p>
23 <p>Kamu pasti sering menggunakan kata “dimana”. Sebenarnya, penggunaan yang tepat itu dimana atau di mana,<em>sih</em>? Ternyata, penulisan kata<strong>dimana</strong>itu kurang tepat,<em>guys</em>!</p>
24 <p>Apabila kita merujuk dengan pedoman EYD (Ejaan yang Disempurnakan), setiap kata depan, seperti<strong>di-</strong>dan<strong>ke-</strong>, harus ditulis terpisah jika menunjukkan tempat.</p>
24 <p>Apabila kita merujuk dengan pedoman EYD (Ejaan yang Disempurnakan), setiap kata depan, seperti<strong>di-</strong>dan<strong>ke-</strong>, harus ditulis terpisah jika menunjukkan tempat.</p>
25 <p>Jadi, bagi kamu yang masih salah penulisan, yuk, ubah ke penulisan kata yang tepat, ya!</p>
25 <p>Jadi, bagi kamu yang masih salah penulisan, yuk, ubah ke penulisan kata yang tepat, ya!</p>
26 <h2>5. Aktifitas atau Aktivitas?</h2>
26 <h2>5. Aktifitas atau Aktivitas?</h2>
27 <p><em>Nah</em>, untuk penulisan kata ini ada pengecualian,<em>nih</em>! Mungkin kamu sudah mengecek di kamus KBBI bahwa hanya menemukan kata dasar<strong>aktif</strong>, jadi kamu menulisnya dengan tulisan<strong>aktifitas</strong>. Tapi, yang benar sebetulnya adalah<a>aktivitas</a>,<em>lho</em>!</p>
27 <p><em>Nah</em>, untuk penulisan kata ini ada pengecualian,<em>nih</em>! Mungkin kamu sudah mengecek di kamus KBBI bahwa hanya menemukan kata dasar<strong>aktif</strong>, jadi kamu menulisnya dengan tulisan<strong>aktifitas</strong>. Tapi, yang benar sebetulnya adalah<a>aktivitas</a>,<em>lho</em>!</p>
28 <p>Kenapa? Kita perlu ingat bahwa kosakata ini merupakan kata serapan dari bahasa asing. Di bahasa Indonesia, kata asing diserap baik dalam bentuk kata dasar maupun kata berimbuhan.</p>
28 <p>Kenapa? Kita perlu ingat bahwa kosakata ini merupakan kata serapan dari bahasa asing. Di bahasa Indonesia, kata asing diserap baik dalam bentuk kata dasar maupun kata berimbuhan.</p>
29 <p>Sesuai kaidah, imbuhan asing yang berakhiran -ity akan diserap bersama kata dasarnya. Maka dari itu, kata asing<strong><em>active</em></strong>tetap diserap menjadi<strong>aktif</strong>sedangkan untuk<strong><em>activity</em></strong>diserap menjadi<strong>aktivitas</strong>. Untuk contoh kata lainnya, misalnya seperti penulisan kata<strong>efektif</strong>dengan<strong>efektivitas</strong>. Paham, ya?</p>
29 <p>Sesuai kaidah, imbuhan asing yang berakhiran -ity akan diserap bersama kata dasarnya. Maka dari itu, kata asing<strong><em>active</em></strong>tetap diserap menjadi<strong>aktif</strong>sedangkan untuk<strong><em>activity</em></strong>diserap menjadi<strong>aktivitas</strong>. Untuk contoh kata lainnya, misalnya seperti penulisan kata<strong>efektif</strong>dengan<strong>efektivitas</strong>. Paham, ya?</p>
30 <h2>6. Praktek atau Praktik? </h2>
30 <h2>6. Praktek atau Praktik? </h2>
31 <p>Ayo ngaku, apakah kamu lebih sering menggunakan kata<strong>praktek</strong>daripada<strong>praktik</strong>? Sama dengan sebelumnya, kata ini juga merupakan kata serapan dari bahasa Inggris<strong><em>practice</em>.</strong></p>
31 <p>Ayo ngaku, apakah kamu lebih sering menggunakan kata<strong>praktek</strong>daripada<strong>praktik</strong>? Sama dengan sebelumnya, kata ini juga merupakan kata serapan dari bahasa Inggris<strong><em>practice</em>.</strong></p>
32 <p>Untuk setiap kata yang memiliki akhiran<strong>-ic</strong>, maka perubahan yang tepat ke dalam bahasa Indonesia menggunakan<strong>-ik</strong>, sehingga penulisan yang tepat adalah<strong>praktik</strong>. Ini juga berlaku untuk penulisan yang benar adalah<strong>malapraktik</strong>bukan<strong>malapraktek</strong>, ya!</p>
32 <p>Untuk setiap kata yang memiliki akhiran<strong>-ic</strong>, maka perubahan yang tepat ke dalam bahasa Indonesia menggunakan<strong>-ik</strong>, sehingga penulisan yang tepat adalah<strong>praktik</strong>. Ini juga berlaku untuk penulisan yang benar adalah<strong>malapraktik</strong>bukan<strong>malapraktek</strong>, ya!</p>
33 <h2>7. Analisa atau Analisis?</h2>
33 <h2>7. Analisa atau Analisis?</h2>
34 <p>Kalau lagi membuat tulisan ilmiah, pernah<em>nggak</em>kita menggunakan kata analisa atau analisis? Kata ini juga merupakan kata serapan dari bahasa Inggris, yaitu<strong><em>analysis</em></strong>.</p>
34 <p>Kalau lagi membuat tulisan ilmiah, pernah<em>nggak</em>kita menggunakan kata analisa atau analisis? Kata ini juga merupakan kata serapan dari bahasa Inggris, yaitu<strong><em>analysis</em></strong>.</p>
35 <p>Dalam penyerapan ke dalam bahasa Indonesia, akhiran<strong>-ysis</strong>berubah menjadi<strong>-isis</strong>. Jadi dicatat ya, yang benar adalah<strong>analisis</strong>bukan<strong>analisa</strong>!</p>
35 <p>Dalam penyerapan ke dalam bahasa Indonesia, akhiran<strong>-ysis</strong>berubah menjadi<strong>-isis</strong>. Jadi dicatat ya, yang benar adalah<strong>analisis</strong>bukan<strong>analisa</strong>!</p>
36 <h2>8. Nasehat atau Nasihat?</h2>
36 <h2>8. Nasehat atau Nasihat?</h2>
37 <p>Tahukah kamu kalau kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Arab? Kata ini berasal dari kata kerja “nashaha” yang berarti “khalasha”, yaitu murni serta bersih dari segala kotoran. Lalu, yang benar<strong>nasehat</strong>atau<strong>nasihat</strong>?</p>
37 <p>Tahukah kamu kalau kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Arab? Kata ini berasal dari kata kerja “nashaha” yang berarti “khalasha”, yaitu murni serta bersih dari segala kotoran. Lalu, yang benar<strong>nasehat</strong>atau<strong>nasihat</strong>?</p>
38 <p>Yang tepat adalah<strong>nasihat</strong>karena dalam penyerapan bahasa Arab ke bahasa Indonesia, yang berkaitan dengan perubahan bunyi huruf harus disesuaikan dengan ciri khas Indonesia melafalkannya. Maka dari itu, penulisan huruf vokal yang tepat menggunakan<strong>i</strong><strong> </strong>bukan<strong>e</strong>.</p>
38 <p>Yang tepat adalah<strong>nasihat</strong>karena dalam penyerapan bahasa Arab ke bahasa Indonesia, yang berkaitan dengan perubahan bunyi huruf harus disesuaikan dengan ciri khas Indonesia melafalkannya. Maka dari itu, penulisan huruf vokal yang tepat menggunakan<strong>i</strong><strong> </strong>bukan<strong>e</strong>.</p>
39 <h2>9. Resiko atau Risiko?</h2>
39 <h2>9. Resiko atau Risiko?</h2>
40 <p>Masih sering menggunakan kata<strong>resiko</strong>? Mulai sekarang, ayo ubah tulisanmu yang benar menjadi<strong>risiko</strong>! Kata ini diambil dari bahasa Inggris<strong><em>risk</em></strong>.</p>
40 <p>Masih sering menggunakan kata<strong>resiko</strong>? Mulai sekarang, ayo ubah tulisanmu yang benar menjadi<strong>risiko</strong>! Kata ini diambil dari bahasa Inggris<strong><em>risk</em></strong>.</p>
41 <p>Kalau kita mau coba cek di KBBI, maka kita akan menemukan arti dari kata risiko,<strong> </strong>yaitu akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan.</p>
41 <p>Kalau kita mau coba cek di KBBI, maka kita akan menemukan arti dari kata risiko,<strong> </strong>yaitu akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan.</p>
42 <h2>10. Perduli atau Peduli?</h2>
42 <h2>10. Perduli atau Peduli?</h2>
43 <p>Kita pastinya sering menggunakan kata yang satu ini untuk menggambarkan rasa perhatian kita kepada orang lain. Ternyata, penulisan kata yang satu ini juga sering keliru<em>nih</em>, dituliskan menjadi<strong>perduli</strong>, padahal yang tepat adalah<strong>peduli</strong>.</p>
43 <p>Kita pastinya sering menggunakan kata yang satu ini untuk menggambarkan rasa perhatian kita kepada orang lain. Ternyata, penulisan kata yang satu ini juga sering keliru<em>nih</em>, dituliskan menjadi<strong>perduli</strong>, padahal yang tepat adalah<strong>peduli</strong>.</p>
44 <p>Makanya,<em>yuk</em>mulai peduli dengan penulisan bahasa Indonesia yang benar!<em>Hihi</em>.</p>
44 <p>Makanya,<em>yuk</em>mulai peduli dengan penulisan bahasa Indonesia yang benar!<em>Hihi</em>.</p>
45 <h2>11. Ijin atau Izin?</h2>
45 <h2>11. Ijin atau Izin?</h2>
46 <p>Apa kamu masih bingung dengan penulisan kata yang satu ini? Yang benar tuh ijin atau izin, ya?<em>Hehe</em>… Ternyata, penulisan yang benar itu adalah izin, guys.</p>
46 <p>Apa kamu masih bingung dengan penulisan kata yang satu ini? Yang benar tuh ijin atau izin, ya?<em>Hehe</em>… Ternyata, penulisan yang benar itu adalah izin, guys.</p>
47 <p>Penulisan kata ijin mungkin masih banyak ditemukan karena mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) keluaran tahun 1988. Namun, menurut KBBI keluaran terbaru, kata ijin sudah tidak baku lagi, dan bentuk kata bakunya adalah izin.</p>
47 <p>Penulisan kata ijin mungkin masih banyak ditemukan karena mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) keluaran tahun 1988. Namun, menurut KBBI keluaran terbaru, kata ijin sudah tidak baku lagi, dan bentuk kata bakunya adalah izin.</p>
48 <h2>12. Jaman atau Zaman?</h2>
48 <h2>12. Jaman atau Zaman?</h2>
49 <p>Kamu pasti mendengar istilah, “kids jaman now”, deh, yang artinya anak jaman sekarang atau anak masa kini. Pada istilah tersebut, terdapat penulisan kata jaman.</p>
49 <p>Kamu pasti mendengar istilah, “kids jaman now”, deh, yang artinya anak jaman sekarang atau anak masa kini. Pada istilah tersebut, terdapat penulisan kata jaman.</p>
50 <p>Hayo, menurutmu, apakah penulisan kata jaman sudah tepat?<em>Wehehehe</em>… Jangan salah, ya. Penulisan yang betul menurut KBBI adalah zaman, bukan jaman.</p>
50 <p>Hayo, menurutmu, apakah penulisan kata jaman sudah tepat?<em>Wehehehe</em>… Jangan salah, ya. Penulisan yang betul menurut KBBI adalah zaman, bukan jaman.</p>
51 <h2>13. Nafas atau Napas?</h2>
51 <h2>13. Nafas atau Napas?</h2>
52 <p>Siapa yang masih ragu dalam menulis kata yang satu ini? Menurutmu, mana yang benar nih, nafas atau napas? Menurut KBBI, penulisan yang baku adalah napas.</p>
52 <p>Siapa yang masih ragu dalam menulis kata yang satu ini? Menurutmu, mana yang benar nih, nafas atau napas? Menurut KBBI, penulisan yang baku adalah napas.</p>
53 <p>Ini juga berlaku pada kata “bernapas” dan “pernapasan”, ya. Kalau kata hafal dan hapal, yang benar yang mana? Coba kita cek penjelasannya di bawah!</p>
53 <p>Ini juga berlaku pada kata “bernapas” dan “pernapasan”, ya. Kalau kata hafal dan hapal, yang benar yang mana? Coba kita cek penjelasannya di bawah!</p>
54 <h2>14. Hapal atau Hafal?</h2>
54 <h2>14. Hapal atau Hafal?</h2>
55 <p>Manakah kata yang baku, hapal atau hafal?</p>
55 <p>Manakah kata yang baku, hapal atau hafal?</p>
56 <p>Kata hapal atau hafal banyak sekali kita gunakan, dan sering dianggap sebagai kata yang tepat menurut EYD. Padahal, hanya satu kata yang tepat,<em>lho</em>! Kalau menurut KBBI, penulisan yang tepat adalah hafal guys, bukan hapal.</p>
56 <p>Kata hapal atau hafal banyak sekali kita gunakan, dan sering dianggap sebagai kata yang tepat menurut EYD. Padahal, hanya satu kata yang tepat,<em>lho</em>! Kalau menurut KBBI, penulisan yang tepat adalah hafal guys, bukan hapal.</p>
57 <p>Kata ini mengandung arti, telah masuk ke dalam ingatan, atau bisa menyebutkan sesuatu di luar kepala. Jadi, apakah kamu sudah mulai hafal dengan penulisan istilah bahasa Indonesia yang benar?</p>
57 <p>Kata ini mengandung arti, telah masuk ke dalam ingatan, atau bisa menyebutkan sesuatu di luar kepala. Jadi, apakah kamu sudah mulai hafal dengan penulisan istilah bahasa Indonesia yang benar?</p>
58 <h2>15. Fikir atau Pikir?</h2>
58 <h2>15. Fikir atau Pikir?</h2>
59 <p>Selanjutnya, yang benar fikir atau pikir? Penulisan kata yang baku menurut KBBI adalah pikir. Kenapa? Kata ini merupakan serapan dari bahasa Arab, yaitu fikir.</p>
59 <p>Selanjutnya, yang benar fikir atau pikir? Penulisan kata yang baku menurut KBBI adalah pikir. Kenapa? Kata ini merupakan serapan dari bahasa Arab, yaitu fikir.</p>
60 <p>Namun, kita menggunakan pikir karena lebih cocok dengan pelafalan orang Indonesia. Ini juga berlaku untuk penulisan kata “pikiran”, “berpikir”, “terpikirkan”, dan sebagainya, ya.</p>
60 <p>Namun, kita menggunakan pikir karena lebih cocok dengan pelafalan orang Indonesia. Ini juga berlaku untuk penulisan kata “pikiran”, “berpikir”, “terpikirkan”, dan sebagainya, ya.</p>
61 <p>-</p>
61 <p>-</p>
62 <p>Oke, itu dia beberapa informasi mengenai penulisan kata bahasa Indonesia yang tepat. Bagaimana? Apakah kamu termasuk salah satu yang sering melakukan kesalahan penulisan tadi?</p>
62 <p>Oke, itu dia beberapa informasi mengenai penulisan kata bahasa Indonesia yang tepat. Bagaimana? Apakah kamu termasuk salah satu yang sering melakukan kesalahan penulisan tadi?</p>
63 <p>Mulai sekarang,<em>yuk</em>perbaiki cara penulisan kita, supaya sesuai dengan aturan yang ada dan<em>nggak</em>menyesatkan orang lain juga, ya!<em>Hehe</em>…</p>
63 <p>Mulai sekarang,<em>yuk</em>perbaiki cara penulisan kita, supaya sesuai dengan aturan yang ada dan<em>nggak</em>menyesatkan orang lain juga, ya!<em>Hehe</em>…</p>
64 <p>Tunjukkan kalau kita bangsa Indonesia, bisa berbahasa Indonesia yang baik yuk! Kamu bisa mulai dengan belajar bareng Master Teacher yang sudah terstandarisasi kualitasnya di<strong><a>Ruangguru Privat Bahasa Indonesia</a></strong>! 😀</p>
64 <p>Tunjukkan kalau kita bangsa Indonesia, bisa berbahasa Indonesia yang baik yuk! Kamu bisa mulai dengan belajar bareng Master Teacher yang sudah terstandarisasi kualitasnya di<strong><a>Ruangguru Privat Bahasa Indonesia</a></strong>! 😀</p>
65 <p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
65 <p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
66  
66