HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Pada artikel<a>Fisika kelas 10</a>kali ini, kamu akan mengetahui apa itu komponen vektor dan bagaimana cara mencarinya. Yuk, simak pembahasannya di artikel ini!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Pada artikel<a>Fisika kelas 10</a>kali ini, kamu akan mengetahui apa itu komponen vektor dan bagaimana cara mencarinya. Yuk, simak pembahasannya di artikel ini!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 </blockquote><p>Siapa di antara kamu yang suka merakit robot? Biasanya, bagi kamu yang sering ikut kompetisi robot nasional maupun internasional, pasti sudah nggak diragukan lagi ya kemampuannya.</p>
3 </blockquote><p>Siapa di antara kamu yang suka merakit robot? Biasanya, bagi kamu yang sering ikut kompetisi robot nasional maupun internasional, pasti sudah nggak diragukan lagi ya kemampuannya.</p>
4 <p>Nah, dalam merakit sebuah robot, tentunya kamu memerlukan beberapa komponen atau bagian-bagian dasar, nih, seperti<em>controller</em>,<em>sensor</em>,<em>actuator</em>,<em>chassis</em>, dan lain sebagainya. Tapi, kamu tahu nggak, sih? Ternyata, bukan cuma robot saja yang punya komponen-komponen, vektor juga punya, lho!</p>
4 <p>Nah, dalam merakit sebuah robot, tentunya kamu memerlukan beberapa komponen atau bagian-bagian dasar, nih, seperti<em>controller</em>,<em>sensor</em>,<em>actuator</em>,<em>chassis</em>, dan lain sebagainya. Tapi, kamu tahu nggak, sih? Ternyata, bukan cuma robot saja yang punya komponen-komponen, vektor juga punya, lho!</p>
5 <p>Hmm, vektor punya komponen? Duh, nggak kebayang ya komponen vektor itu kayak gimana dan apa saja? Memangnya, vektor juga punya bagian-bagian kayak robot?</p>
5 <p>Hmm, vektor punya komponen? Duh, nggak kebayang ya komponen vektor itu kayak gimana dan apa saja? Memangnya, vektor juga punya bagian-bagian kayak robot?</p>
6 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Bedanya Momentum dan Tumbukan? Cari Tahu, Yuk!</a></strong></p>
6 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Bedanya Momentum dan Tumbukan? Cari Tahu, Yuk!</a></strong></p>
7 <h2>Apa itu Komponen Vektor?</h2>
7 <h2>Apa itu Komponen Vektor?</h2>
8 <p>Ternyata, komponen vektor yang dimaksud ini bukan seperti komponen-komponen pada robot ya. Komponen vektor sebenarnya merupakan<strong>proyeksi vektor terhadap sumbu-sumbu kartesius</strong>, baik itu sumbu x, y, maupun z yang berada di dekatnya.</p>
8 <p>Ternyata, komponen vektor yang dimaksud ini bukan seperti komponen-komponen pada robot ya. Komponen vektor sebenarnya merupakan<strong>proyeksi vektor terhadap sumbu-sumbu kartesius</strong>, baik itu sumbu x, y, maupun z yang berada di dekatnya.</p>
9 <p>Simpelnya sih, komponen vektor merupakan bayangan dari vektor di suatu sumbu kartesius. Gimana, paham? Nah<em>,</em>kalau masih belum kebayang, yuk kita perhatikan penjelasannya pada gambar berikut ini!</p>
9 <p>Simpelnya sih, komponen vektor merupakan bayangan dari vektor di suatu sumbu kartesius. Gimana, paham? Nah<em>,</em>kalau masih belum kebayang, yuk kita perhatikan penjelasannya pada gambar berikut ini!</p>
10 <p>Setiap vektor yang membentuk sudut selalu dapat diuraikan menjadi dua buah vektor yang tegak lurus. Vektor pertama terletak pada sumbu x, dapat disebut dengan vektor komponen pada sumbu x. Sedangkan, vektor kedua terletak pada sumbu y, dapat disebut dengan vektor komponen pada sumbu y.</p>
10 <p>Setiap vektor yang membentuk sudut selalu dapat diuraikan menjadi dua buah vektor yang tegak lurus. Vektor pertama terletak pada sumbu x, dapat disebut dengan vektor komponen pada sumbu x. Sedangkan, vektor kedua terletak pada sumbu y, dapat disebut dengan vektor komponen pada sumbu y.</p>
11 <h2>Rumus Mencari Komponen Vektor</h2>
11 <h2>Rumus Mencari Komponen Vektor</h2>
12 <p>Berdasarkan gambar di atas, ditunjukkan sebuah vektor<strong>A</strong>yang dapat diuraikan menjadi komponen vektor pada sumbu x, yaitu<strong>A</strong>x dan komponen vektor pada sumbu y, yaitu<strong>A</strong>y. Misalkan, sudut antara vektor<strong>A</strong>dengan sumbu x adalah θ, maka besar<strong>A</strong>x dan<strong>A</strong>y dapat kita peroleh dari perbandingan sinus (sin) dan kosinus (cos) yang telah kalian pelajari di studi Matematika sebelumnya, yaitu:</p>
12 <p>Berdasarkan gambar di atas, ditunjukkan sebuah vektor<strong>A</strong>yang dapat diuraikan menjadi komponen vektor pada sumbu x, yaitu<strong>A</strong>x dan komponen vektor pada sumbu y, yaitu<strong>A</strong>y. Misalkan, sudut antara vektor<strong>A</strong>dengan sumbu x adalah θ, maka besar<strong>A</strong>x dan<strong>A</strong>y dapat kita peroleh dari perbandingan sinus (sin) dan kosinus (cos) yang telah kalian pelajari di studi Matematika sebelumnya, yaitu:</p>
13 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Itu Aturan Sinus dan Kosinus?</a></strong></p>
13 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Itu Aturan Sinus dan Kosinus?</a></strong></p>
14 <p>Apakah setiap mencari<strong>A</strong>x selalu menggunakan perbandingan cos dan setiap mencari<strong>A</strong>y selalu menggunakan perbandingan sin? Jawabannya TIDAK! Kamu jangan terlalu terpaku bahwa sumbu x itu pasti menggunakan perbandingan cos dan sumbu y pasti menggunakan perbandingan sin, ya.</p>
14 <p>Apakah setiap mencari<strong>A</strong>x selalu menggunakan perbandingan cos dan setiap mencari<strong>A</strong>y selalu menggunakan perbandingan sin? Jawabannya TIDAK! Kamu jangan terlalu terpaku bahwa sumbu x itu pasti menggunakan perbandingan cos dan sumbu y pasti menggunakan perbandingan sin, ya.</p>
15 <p>Lalu, gimana caranya nih supaya nggak bingung harus pakai perbandingan cos atau sin? Nah, tenang, kamu ingat saja kata-kata, “cari kos-kosan yang dekat”.</p>
15 <p>Lalu, gimana caranya nih supaya nggak bingung harus pakai perbandingan cos atau sin? Nah, tenang, kamu ingat saja kata-kata, “cari kos-kosan yang dekat”.</p>
16 <p>Apa tuh maksudnya?</p>
16 <p>Apa tuh maksudnya?</p>
17 <p>Oke, baca baik-baik, ya. Jadi, kalau kita ingin mencari komponen vektor dari suatu vektor yang membentuk sudut di salah satu sumbu, maka kita dapat menggunakan perbandingan<strong>cos</strong>untuk<strong>sumbu yang jaraknya paling dekat</strong>dengan vektor tersebut. Sementara itu, kita dapat menggunakan perbandingan<strong>sin</strong>untuk<strong>mencari nilai komponen vektor yang lainnya</strong>.</p>
17 <p>Oke, baca baik-baik, ya. Jadi, kalau kita ingin mencari komponen vektor dari suatu vektor yang membentuk sudut di salah satu sumbu, maka kita dapat menggunakan perbandingan<strong>cos</strong>untuk<strong>sumbu yang jaraknya paling dekat</strong>dengan vektor tersebut. Sementara itu, kita dapat menggunakan perbandingan<strong>sin</strong>untuk<strong>mencari nilai komponen vektor yang lainnya</strong>.</p>
18 <p>Paham? Hmm, sudah ketebak, sih. Kalau begitu, daripada kamu semakin pusing, cus, simak contoh soal di bawah ini, ya.</p>
18 <p>Paham? Hmm, sudah ketebak, sih. Kalau begitu, daripada kamu semakin pusing, cus, simak contoh soal di bawah ini, ya.</p>
19 <h2>Contoh Soal Komponen Vektor</h2>
19 <h2>Contoh Soal Komponen Vektor</h2>
20 <p>Sebuah vektor yang panjangnya 20 cm membentuk sudut 30° terhadap sumbu x positif, seperti pada gambar berikut ini.</p>
20 <p>Sebuah vektor yang panjangnya 20 cm membentuk sudut 30° terhadap sumbu x positif, seperti pada gambar berikut ini.</p>
21 <p>Komponen-komponen vektor tersebut terhadap sumbu x dan sumbu y adalah? Kita coba kerjakan bersama-sama, ya!</p>
21 <p>Komponen-komponen vektor tersebut terhadap sumbu x dan sumbu y adalah? Kita coba kerjakan bersama-sama, ya!</p>
22 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
22 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
23 <p>Langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk menyelesaikan soal di atas adalah<strong>mengetahui sumbu mana yang letaknya paling dekat dengan vektor</strong><strong>A</strong>.</p>
23 <p>Langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk menyelesaikan soal di atas adalah<strong>mengetahui sumbu mana yang letaknya paling dekat dengan vektor</strong><strong>A</strong>.</p>
24 <p>Berdasarkan gambar di atas, besar sudut yang terbentuk antara vektor<strong>A</strong>dengan sumbu x adalah 30°. Nah, kalau begitu, besar sudut yang terbentuk antara vektor<strong>A</strong>dengan sumbu y pasti 90°- 30° = 60°.</p>
24 <p>Berdasarkan gambar di atas, besar sudut yang terbentuk antara vektor<strong>A</strong>dengan sumbu x adalah 30°. Nah, kalau begitu, besar sudut yang terbentuk antara vektor<strong>A</strong>dengan sumbu y pasti 90°- 30° = 60°.</p>
25 <p>Tahu 90° dapat dari mana? Yap! Betul, dari sudut siku-siku yang terbentuk antara<strong>A</strong>x dengan <strong>A</strong>y.</p>
25 <p>Tahu 90° dapat dari mana? Yap! Betul, dari sudut siku-siku yang terbentuk antara<strong>A</strong>x dengan <strong>A</strong>y.</p>
26 <p><em>Clear</em>sampai di sini? Kita lanjut, ya. Kalau begitu, kamu sudah tahu<em>dong</em>ya sumbu mana yang letaknya paling dekat dengan vektor<strong>A</strong>. Yap! Betul lagi, jawabannya adalah sumbu x.</p>
26 <p><em>Clear</em>sampai di sini? Kita lanjut, ya. Kalau begitu, kamu sudah tahu<em>dong</em>ya sumbu mana yang letaknya paling dekat dengan vektor<strong>A</strong>. Yap! Betul lagi, jawabannya adalah sumbu x.</p>
27 <p><strong>Baca Juga:<a>Belajar Gerak Melingkar Beraturan (GMB), Yuk!</a></strong></p>
27 <p><strong>Baca Juga:<a>Belajar Gerak Melingkar Beraturan (GMB), Yuk!</a></strong></p>
28 <p>Oke, setelah tahu sumbu yang letaknya terdekat dengan vektor<strong>A</strong>, kita masuk ke langkah kedua, nih. Masih ingat dengan kata-kata, “<strong><em>cari kos-kosan yang dekat</em></strong>”?</p>
28 <p>Oke, setelah tahu sumbu yang letaknya terdekat dengan vektor<strong>A</strong>, kita masuk ke langkah kedua, nih. Masih ingat dengan kata-kata, “<strong><em>cari kos-kosan yang dekat</em></strong>”?</p>
29 <p>Nah! Jadi, untuk mencari komponen vektor<strong>A</strong>pada sumbu x, kita pakai perbandingan cos, sedangkan untuk mencari komponen vektor<strong>A</strong>pada sumbu y, kita pakai perbandingan sin. Mudah, kan? Kalau mudah, langsung kita hitung!</p>
29 <p>Nah! Jadi, untuk mencari komponen vektor<strong>A</strong>pada sumbu x, kita pakai perbandingan cos, sedangkan untuk mencari komponen vektor<strong>A</strong>pada sumbu y, kita pakai perbandingan sin. Mudah, kan? Kalau mudah, langsung kita hitung!</p>
30 <p>Komponen vektor pada sumbu x:</p>
30 <p>Komponen vektor pada sumbu x:</p>
31 <p>Komponen vektor pada sumbu y:</p>
31 <p>Komponen vektor pada sumbu y:</p>
32 <p>Wah, cuma begini doang ternyata. Iya, cuma begini, doang.<em>Easy</em>, bukan? Masih kurang nggak nih latihan soalnya? Kita latihan soal sekali lagi, ya. Tapi, kali ini kamu yang harus menjawabnya sendiri, ya. Oke?</p>
32 <p>Wah, cuma begini doang ternyata. Iya, cuma begini, doang.<em>Easy</em>, bukan? Masih kurang nggak nih latihan soalnya? Kita latihan soal sekali lagi, ya. Tapi, kali ini kamu yang harus menjawabnya sendiri, ya. Oke?</p>
33 <p><strong>Baca Juga:<a>3 Metode Penjumlahan Vektor dan Contohnya</a></strong></p>
33 <p><strong>Baca Juga:<a>3 Metode Penjumlahan Vektor dan Contohnya</a></strong></p>
34 <p>Meskipun materi kali ini terbilang cukup mudah, tapi kamu nggak akan bisa menjawab soal-soal di atas sebelum menguasai materi tentang<strong><a>trigonometri</a></strong>, nih. Jadi, jangan lupa dan malas untuk mempelajari materi-materi yang lainnya, ya.</p>
34 <p>Meskipun materi kali ini terbilang cukup mudah, tapi kamu nggak akan bisa menjawab soal-soal di atas sebelum menguasai materi tentang<strong><a>trigonometri</a></strong>, nih. Jadi, jangan lupa dan malas untuk mempelajari materi-materi yang lainnya, ya.</p>
35 <p>Nah, jika kamu menghadapi kesulitan dalam belajar, nggak usah khawatir! Sekarang kamu bisa langsung tonton video pembelajaran beranimasi lewat <strong><a>ruangbelajar</a></strong>dari Ruangguru. Tinggal tonton di handphone, bisa di mana aja deh!</p>
35 <p>Nah, jika kamu menghadapi kesulitan dalam belajar, nggak usah khawatir! Sekarang kamu bisa langsung tonton video pembelajaran beranimasi lewat <strong><a>ruangbelajar</a></strong>dari Ruangguru. Tinggal tonton di handphone, bisa di mana aja deh!</p>
36  
36