HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em><strong><a>Artikel Ekonomi kelas 7</a></strong>ini akan membahas tentang<strong>peran wirausaha dalam perekonomian Indonesia</strong>dan penyebab keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha.</em></p>
1 <p><em><strong><a>Artikel Ekonomi kelas 7</a></strong>ini akan membahas tentang<strong>peran wirausaha dalam perekonomian Indonesia</strong>dan penyebab keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha.</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 <p>Akhir-akhir ini di beberapa kota, kamu akan mudah menemukan minuman keliling. Biasanya yang dijual berupa kopi ataupun minuman bermacam rasa. Kalau ketemu sama penjualnya, coba deh sekali-kali kamu beli. Secara<em>gak </em>langsung, kamu udah membantu perekonomian Indonesia,<em>lho</em>! Nah, produk minuman tersebut merupakan salah satu bentuk wirausaha.</p>
3 <p>Akhir-akhir ini di beberapa kota, kamu akan mudah menemukan minuman keliling. Biasanya yang dijual berupa kopi ataupun minuman bermacam rasa. Kalau ketemu sama penjualnya, coba deh sekali-kali kamu beli. Secara<em>gak </em>langsung, kamu udah membantu perekonomian Indonesia,<em>lho</em>! Nah, produk minuman tersebut merupakan salah satu bentuk wirausaha.</p>
4 <p>Apa itu wirausaha? Ada tiga ahli yang merumuskan pengertiannya.</p>
4 <p>Apa itu wirausaha? Ada tiga ahli yang merumuskan pengertiannya.</p>
5 <h2>Pengertian Wirausaha</h2>
5 <h2>Pengertian Wirausaha</h2>
6 <p>Pertama, menurut<strong>Peter Drucker</strong>, wirausaha merupakan penciptaan hal baru dan berbeda. Kemudian,<strong>Zimmere</strong>menyatakan bahwa wirausaha adalah bentuk kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan masalah. Sementara,<strong>Kasmir</strong>menyatakan dengan lebih rinci lagi kalau wirausaha merupakan jiwa pemberani yang mau mengambil risiko di berbagai kesempatan.</p>
6 <p>Pertama, menurut<strong>Peter Drucker</strong>, wirausaha merupakan penciptaan hal baru dan berbeda. Kemudian,<strong>Zimmere</strong>menyatakan bahwa wirausaha adalah bentuk kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan masalah. Sementara,<strong>Kasmir</strong>menyatakan dengan lebih rinci lagi kalau wirausaha merupakan jiwa pemberani yang mau mengambil risiko di berbagai kesempatan.</p>
7 <p>Jadi,<strong>wirausaha</strong> <strong>ialah</strong><strong>seseorang yang berani melakukan sesuatu tindakan tertentu dan siap dengan segala risikonya dalam mencapai tujuan</strong>.</p>
7 <p>Jadi,<strong>wirausaha</strong> <strong>ialah</strong><strong>seseorang yang berani melakukan sesuatu tindakan tertentu dan siap dengan segala risikonya dalam mencapai tujuan</strong>.</p>
8 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Kewirausahaan: Tujuan, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
8 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Kewirausahaan: Tujuan, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
9 <p>Lalu, bagaimana peran wirausaha bagi perekonomian Indonesia?</p>
9 <p>Lalu, bagaimana peran wirausaha bagi perekonomian Indonesia?</p>
10 <p>Setidaknya,<strong>wirausaha memiliki tiga peranan dalam ekonomi Indonesia</strong>.</p>
10 <p>Setidaknya,<strong>wirausaha memiliki tiga peranan dalam ekonomi Indonesia</strong>.</p>
11 <h3>1. Membuka Lapangan Pekerjaan</h3>
11 <h3>1. Membuka Lapangan Pekerjaan</h3>
12 <p>Pertama, bisa<strong>membuka lapangan pekerjaan</strong>. Coba kamu bayangkan kalau setiap tahun ada 10.000 wirausaha baru dan tiap wirausaha itu punya 10 karyawan, maka berapa lapangan kerja baru yang tercipta? Kalikan saja jadinya 19 juta 100.000 lapangan pekerjaan baru,<em>lho</em>!</p>
12 <p>Pertama, bisa<strong>membuka lapangan pekerjaan</strong>. Coba kamu bayangkan kalau setiap tahun ada 10.000 wirausaha baru dan tiap wirausaha itu punya 10 karyawan, maka berapa lapangan kerja baru yang tercipta? Kalikan saja jadinya 19 juta 100.000 lapangan pekerjaan baru,<em>lho</em>!</p>
13 <h3>2. Meningkatkan Pendapatan Nasional</h3>
13 <h3>2. Meningkatkan Pendapatan Nasional</h3>
14 <p>Kedua, bisa<strong>meningkatkan pendapatan nasional</strong>. Masih dengan perumpamaan 10.000 wirausaha baru tadi ya. Kalau tiap wirausaha membayar pajak usaha, berapa pendapatan yang diterima negara?<em>Wah</em>, pasti banyak<em>dong</em>, ya.</p>
14 <p>Kedua, bisa<strong>meningkatkan pendapatan nasional</strong>. Masih dengan perumpamaan 10.000 wirausaha baru tadi ya. Kalau tiap wirausaha membayar pajak usaha, berapa pendapatan yang diterima negara?<em>Wah</em>, pasti banyak<em>dong</em>, ya.</p>
15 <h3>3. Mengurangi Kesenjangan Ekonomi dan Sosial</h3>
15 <h3>3. Mengurangi Kesenjangan Ekonomi dan Sosial</h3>
16 <p>Ketiga,<strong>mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial</strong>. Mudahnya begini, kalau semakin banyak lapangan pekerjaan, maka jarak kesenjangan antara masyarakat akan semakin sempit.</p>
16 <p>Ketiga,<strong>mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial</strong>. Mudahnya begini, kalau semakin banyak lapangan pekerjaan, maka jarak kesenjangan antara masyarakat akan semakin sempit.</p>
17 <p><strong>Baca Juga:<a>Hubungan Kelangkaan dengan Permintaan dan Penawaran</a> </strong></p>
17 <p><strong>Baca Juga:<a>Hubungan Kelangkaan dengan Permintaan dan Penawaran</a> </strong></p>
18 <p>Kamu tertarik<em>nggak</em>ketika besar nanti ingin menjadi seorang wirausaha?<em>Eits</em>, sebelum meyakinkan diri, ada beberapa informasi<em>nih</em>yang bisa kamu jadikan acuan, “Kira-kira pantas<em>nggak</em>ya merintis sebuah usaha?” Beberapa poin di bawah ini, dapat menjadi pertimbangan:</p>
18 <p>Kamu tertarik<em>nggak</em>ketika besar nanti ingin menjadi seorang wirausaha?<em>Eits</em>, sebelum meyakinkan diri, ada beberapa informasi<em>nih</em>yang bisa kamu jadikan acuan, “Kira-kira pantas<em>nggak</em>ya merintis sebuah usaha?” Beberapa poin di bawah ini, dapat menjadi pertimbangan:</p>
19 <h2>Penyebab Keberhasilan dalam Berwirausaha</h2>
19 <h2>Penyebab Keberhasilan dalam Berwirausaha</h2>
20 <p>Setiap orang pasti ingin berhasil dalam berwirausaha. Nah, berikut penyebab keberhasilan seseorang dalam melakukan wirausahanya.</p>
20 <p>Setiap orang pasti ingin berhasil dalam berwirausaha. Nah, berikut penyebab keberhasilan seseorang dalam melakukan wirausahanya.</p>
21 <h3>1. Visi, misi, dan strategi yang jelas</h3>
21 <h3>1. Visi, misi, dan strategi yang jelas</h3>
22 <p>Sebagai orang yang ingin berwirausaha harus memiliki tujuan dan strategi yang jelas dalam melakukan usahanya. Contohnya, aplikasi ojek<em>online</em> yang bermula dari keinginan pemilik usahanya untuk membuat transportasi yang bisa menembus kemacetan Ibukota. Tercetuslah ide mengembangkan aplikasi ini.</p>
22 <p>Sebagai orang yang ingin berwirausaha harus memiliki tujuan dan strategi yang jelas dalam melakukan usahanya. Contohnya, aplikasi ojek<em>online</em> yang bermula dari keinginan pemilik usahanya untuk membuat transportasi yang bisa menembus kemacetan Ibukota. Tercetuslah ide mengembangkan aplikasi ini.</p>
23 <h3>2. Melihat atau menciptakan peluang usaha</h3>
23 <h3>2. Melihat atau menciptakan peluang usaha</h3>
24 <p>Masih ingat dengan minuman es cappuccino cincau? Dulu sangat<em>booming</em> ‘<em>kan</em>? Pencetus usaha tersebut sangat pintar melihat peluang usaha dengan mengombinasikan antara cappuccino dengan cincau. Jadilah minuman baru yang belum pernah ada sebelumnya.</p>
24 <p>Masih ingat dengan minuman es cappuccino cincau? Dulu sangat<em>booming</em> ‘<em>kan</em>? Pencetus usaha tersebut sangat pintar melihat peluang usaha dengan mengombinasikan antara cappuccino dengan cincau. Jadilah minuman baru yang belum pernah ada sebelumnya.</p>
25 <h3>3. Pantang menyerah</h3>
25 <h3>3. Pantang menyerah</h3>
26 <p>Jangan pernah langsung mengharapkan untuk memperoleh keuntungan saat pertama kali mulai berwirausaha. Tentu saja yanh namanya usaha pasti mengalami untung dan rugi. Oleh karena itu, pantang menyerah merupakan sikap yang wajib dimiliki oleh calon wirausahawan.</p>
26 <p>Jangan pernah langsung mengharapkan untuk memperoleh keuntungan saat pertama kali mulai berwirausaha. Tentu saja yanh namanya usaha pasti mengalami untung dan rugi. Oleh karena itu, pantang menyerah merupakan sikap yang wajib dimiliki oleh calon wirausahawan.</p>
27 <h3>4. Mampu mengelola keuangan</h3>
27 <h3>4. Mampu mengelola keuangan</h3>
28 <p>Pisahkan antara pendapatan dari hasil berwirausaha dengan keuangan pribadi. Saat memilih untuk berwirausaha, kamu harus mampu mengelola keuangan. Harus ada pembagiannya<em>nih</em>, mana yang digunakan untuk membeli bahan baku, promosi, dan gaji karyawan. Sulit ya kelihatannya? Namanya juga wirausaha.</p>
28 <p>Pisahkan antara pendapatan dari hasil berwirausaha dengan keuangan pribadi. Saat memilih untuk berwirausaha, kamu harus mampu mengelola keuangan. Harus ada pembagiannya<em>nih</em>, mana yang digunakan untuk membeli bahan baku, promosi, dan gaji karyawan. Sulit ya kelihatannya? Namanya juga wirausaha.</p>
29 <h2>Penyebab Kegagalan dalam Berwirausaha</h2>
29 <h2>Penyebab Kegagalan dalam Berwirausaha</h2>
30 <p>Hati-hati<em>guys</em>, tidak semua wirausaha dapat berhasil. Ada juga kegagalan yang dapat dialami. Walau pasti, tentu saja kita tidak mau hal tersebut terjadi. Oleh karena itu, kamu harus menghindari hal-hal berikut ini.</p>
30 <p>Hati-hati<em>guys</em>, tidak semua wirausaha dapat berhasil. Ada juga kegagalan yang dapat dialami. Walau pasti, tentu saja kita tidak mau hal tersebut terjadi. Oleh karena itu, kamu harus menghindari hal-hal berikut ini.</p>
31 <h3>1. Tidak fokus dan tergesa-gesa</h3>
31 <h3>1. Tidak fokus dan tergesa-gesa</h3>
32 <p>Akan sangat bahaya jika kamu tipe orang yang tergesa-gesa saat berwirausaha. Kenapa? Alasannya, wirausaha membutuhkan proses dan harus fokus dengan visi, misi, serta strategi awal kamu. Kalau kamu melakukannya dengan buru-buru dan ingin cepat mendapatkan hasil, justru nanti malah merugi.</p>
32 <p>Akan sangat bahaya jika kamu tipe orang yang tergesa-gesa saat berwirausaha. Kenapa? Alasannya, wirausaha membutuhkan proses dan harus fokus dengan visi, misi, serta strategi awal kamu. Kalau kamu melakukannya dengan buru-buru dan ingin cepat mendapatkan hasil, justru nanti malah merugi.</p>
33 <h3>2. Pengelolaan keuangan yang buruk</h3>
33 <h3>2. Pengelolaan keuangan yang buruk</h3>
34 <p>Usaha yang bangkrut pasti memiliki sistem pengelolaan keuangan yang buruk. Mungkin karena korupsi atau dibelanjakan tanpa perhitungan yang matang. Keuangan dalam berwirausaha wajib dicatat ya, baik pemasukkan ataupun pengeluarannya.</p>
34 <p>Usaha yang bangkrut pasti memiliki sistem pengelolaan keuangan yang buruk. Mungkin karena korupsi atau dibelanjakan tanpa perhitungan yang matang. Keuangan dalam berwirausaha wajib dicatat ya, baik pemasukkan ataupun pengeluarannya.</p>
35 <h3>3. Putus asa saat mengalami kerugian</h3>
35 <h3>3. Putus asa saat mengalami kerugian</h3>
36 <p>Baru menjalankan wirausaha dan mengalami rugi? Lalu, setelah itu tidak mau melanjutkan lagi usahanya.<em>Nah</em>, itu yang namanya berputus asa. Mudah menyerah dengan situasi dan tidak mau belajar dari kesalahan justru dapat menyebabkan kerugian.</p>
36 <p>Baru menjalankan wirausaha dan mengalami rugi? Lalu, setelah itu tidak mau melanjutkan lagi usahanya.<em>Nah</em>, itu yang namanya berputus asa. Mudah menyerah dengan situasi dan tidak mau belajar dari kesalahan justru dapat menyebabkan kerugian.</p>
37 <h3>4. Tidak memahami mengenai usaha yang dijalankan</h3>
37 <h3>4. Tidak memahami mengenai usaha yang dijalankan</h3>
38 <p>Kembali lagi ke tujuan awal. Sebelum melakukan usaha, kamu harus sudah tahu nantinya bagaimana usaha ini akan berkembang? Apakah punya manfaat untuk orang banyak atau hanya menghasilkan keuntungan untuk diri sendiri? </p>
38 <p>Kembali lagi ke tujuan awal. Sebelum melakukan usaha, kamu harus sudah tahu nantinya bagaimana usaha ini akan berkembang? Apakah punya manfaat untuk orang banyak atau hanya menghasilkan keuntungan untuk diri sendiri? </p>
39 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Tenaga Kerja, Angkatan Kerja, dan Kesempatan Kerja</a></strong></p>
39 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Tenaga Kerja, Angkatan Kerja, dan Kesempatan Kerja</a></strong></p>
40 <p>-</p>
40 <p>-</p>
41 <p>Gimana<em>guys</em>, sekarang kamu sudah jadi lebih tahu ‘<em>kan</em>bagaimana peran wirausaha dalam perekonomian Indonesia? Ditambah juga indikator penyebab keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha. Kalau kamu ingin belajar bareng Tutor untuk membahas hal ini, yuk gabung di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>biar belajarmu jadi makin seru! </p>
41 <p>Gimana<em>guys</em>, sekarang kamu sudah jadi lebih tahu ‘<em>kan</em>bagaimana peran wirausaha dalam perekonomian Indonesia? Ditambah juga indikator penyebab keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha. Kalau kamu ingin belajar bareng Tutor untuk membahas hal ini, yuk gabung di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>biar belajarmu jadi makin seru! </p>
42 <p><strong>Referensi:</strong></p>
42 <p><strong>Referensi:</strong></p>
43 <p>Setiawan D, Winarsih E, Sindhu Y. (2017) IPS Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Erlangga.</p>
43 <p>Setiawan D, Winarsih E, Sindhu Y. (2017) IPS Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Erlangga.</p>
44  
44