HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Artikel kali ini menyediakan<strong><a>soal-soal latihan</a></strong>Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk siswa IPA kelas 12 semester ganjil 2024. Yuk, latihan bersama!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Artikel kali ini menyediakan<strong><a>soal-soal latihan</a></strong>Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk siswa IPA kelas 12 semester ganjil 2024. Yuk, latihan bersama!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 </blockquote><p>Teman-teman,<em>nggak</em>terasa ya sudah akhir tahun. Ada yang<em>udah</em>punya rencana, liburan akhir tahun nanti mau kemana? Atau, bakal rebahan aja di rumah. Ala ala remaja<em>santuy</em>zaman sekarang.<em>Hehe</em>… Mumpung masih muda, harus banyak melakukan aktivitas yang produktif<em>dong</em>ya.</p>
3 </blockquote><p>Teman-teman,<em>nggak</em>terasa ya sudah akhir tahun. Ada yang<em>udah</em>punya rencana, liburan akhir tahun nanti mau kemana? Atau, bakal rebahan aja di rumah. Ala ala remaja<em>santuy</em>zaman sekarang.<em>Hehe</em>… Mumpung masih muda, harus banyak melakukan aktivitas yang produktif<em>dong</em>ya.</p>
4 <p>Oke, tapi, sebelum memikirkan apa yang mau dilakukan di akhir tahun nanti, ada yang perlu kamu persiapkan lebih dulu,<em>nih</em>. Kamu pasti<em>udah tau</em>kan apa itu?<em>Yap</em>, persiapan untuk Penilaian Akhir Semester!</p>
4 <p>Oke, tapi, sebelum memikirkan apa yang mau dilakukan di akhir tahun nanti, ada yang perlu kamu persiapkan lebih dulu,<em>nih</em>. Kamu pasti<em>udah tau</em>kan apa itu?<em>Yap</em>, persiapan untuk Penilaian Akhir Semester!</p>
5 <p>Jangan sampai liburan akhir tahun kamu jadi berantakan karena nilai PAS yang jelek-jelek, ya.<em>Yuk</em>, mulai persiapkan dari sekarang. Apalagi, bagi kamu anak kelas 12, PAS kali ini penting banget<em>lho</em>sebagai modal untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi tahun depan.</p>
5 <p>Jangan sampai liburan akhir tahun kamu jadi berantakan karena nilai PAS yang jelek-jelek, ya.<em>Yuk</em>, mulai persiapkan dari sekarang. Apalagi, bagi kamu anak kelas 12, PAS kali ini penting banget<em>lho</em>sebagai modal untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi tahun depan.</p>
6 <p><em>Nah</em>, seperti biasa, artikel<strong>blog Ruangguru</strong>telah menyediakan beberapa soal latihan, khusus buat kamu anak IPA kelas 12. Ayo tes sampai mana persiapan kamu saat ini dengan menyimak artikel ini sampai selesai, ya!</p>
6 <p><em>Nah</em>, seperti biasa, artikel<strong>blog Ruangguru</strong>telah menyediakan beberapa soal latihan, khusus buat kamu anak IPA kelas 12. Ayo tes sampai mana persiapan kamu saat ini dengan menyimak artikel ini sampai selesai, ya!</p>
7 <h2>MATEMATIKA</h2>
7 <h2>MATEMATIKA</h2>
8 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi</strong></p>
8 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi</strong></p>
9 <p><strong>Subtopik: Ulasan Bangun Ruang</strong></p>
9 <p><strong>Subtopik: Ulasan Bangun Ruang</strong></p>
10 <p>1. Perhatikan bangun ruang berikut ini:</p>
10 <p>1. Perhatikan bangun ruang berikut ini:</p>
11 <p>Yang merupakan bangun limas ditunjukkan oleh …</p>
11 <p>Yang merupakan bangun limas ditunjukkan oleh …</p>
12 <ol><li>U.QRST</li>
12 <ol><li>U.QRST</li>
13 <li>ABGH.IJOP</li>
13 <li>ABGH.IJOP</li>
14 <li>IJOP.QRST</li>
14 <li>IJOP.QRST</li>
15 <li>BCDEFG.JKLMNO</li>
15 <li>BCDEFG.JKLMNO</li>
16 <li>U.QRST.IJOP</li>
16 <li>U.QRST.IJOP</li>
17 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
17 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
18 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
18 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
19 <p>U.QRST adalah limas.</p>
19 <p>U.QRST adalah limas.</p>
20 <p>ABGH.IJOP adalah kubus.</p>
20 <p>ABGH.IJOP adalah kubus.</p>
21 <p>IJOP.QRST adalah balok.</p>
21 <p>IJOP.QRST adalah balok.</p>
22 <p>U.QRST.IJOP adalah prisma.</p>
22 <p>U.QRST.IJOP adalah prisma.</p>
23 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
23 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
24 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi</strong></p>
24 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi</strong></p>
25 <p><strong>Subtopik: Proyeksi</strong></p>
25 <p><strong>Subtopik: Proyeksi</strong></p>
26 <p>2. Diketahui titik R adalah proyeksi titik T pada bidang BAIK. cotan TKR = 0,05, cotan TAR = 0,4, cotan TIR = 0,35. Maka cotan TBR = …</p>
26 <p>2. Diketahui titik R adalah proyeksi titik T pada bidang BAIK. cotan TKR = 0,05, cotan TAR = 0,4, cotan TIR = 0,35. Maka cotan TBR = …</p>
27 <ol><li>0,05</li>
27 <ol><li>0,05</li>
28 <li>0,08</li>
28 <li>0,08</li>
29 <li>0,1</li>
29 <li>0,1</li>
30 <li>0,2</li>
30 <li>0,2</li>
31 <li>0,25</li>
31 <li>0,25</li>
32 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
32 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
33 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
33 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
34 <p>Diketahui:</p>
34 <p>Diketahui:</p>
35 <p><strong>Ingat!</strong>cotan α = sisi depan α/sisi samping α.</p>
35 <p><strong>Ingat!</strong>cotan α = sisi depan α/sisi samping α.</p>
36 <p>Maka, cotan TBR = 0,2.</p>
36 <p>Maka, cotan TBR = 0,2.</p>
37 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
37 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
38 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 12 IPA Semester Ganjil 2021</a></strong></p>
38 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 12 IPA Semester Ganjil 2021</a></strong></p>
39 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Jarak</strong></p>
39 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Jarak</strong></p>
40 <p><strong>Subtopik: Jarak Titik ke Bidang</strong></p>
40 <p><strong>Subtopik: Jarak Titik ke Bidang</strong></p>
41 <p>3. Pada kubus ABCD.EFGH yang mempunyai rusuk 12 cm. Titik P dan Q terletak pada perpanjangan DH, dimana DH : HP : PQ = 2 : 2 : 1. Jarak titik Q ke bidang ACF adalah …</p>
41 <p>3. Pada kubus ABCD.EFGH yang mempunyai rusuk 12 cm. Titik P dan Q terletak pada perpanjangan DH, dimana DH : HP : PQ = 2 : 2 : 1. Jarak titik Q ke bidang ACF adalah …</p>
42 <ol><li>14√3 cm</li>
42 <ol><li>14√3 cm</li>
43 <li>12√3 cm</li>
43 <li>12√3 cm</li>
44 <li>10√3 cm</li>
44 <li>10√3 cm</li>
45 <li>5√3 cm</li>
45 <li>5√3 cm</li>
46 <li>4√3 cm</li>
46 <li>4√3 cm</li>
47 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
47 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
48 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
48 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
49 <p>HB = PF = 12√3 (diagonal ruang).</p>
49 <p>HB = PF = 12√3 (diagonal ruang).</p>
50 <p>RV = 7/6 RF.</p>
50 <p>RV = 7/6 RF.</p>
51 <p>Sehingga,</p>
51 <p>Sehingga,</p>
52 <p>Maka jarak titik Q ke bidang ACF adalah 14√3 cm.</p>
52 <p>Maka jarak titik Q ke bidang ACF adalah 14√3 cm.</p>
53 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
53 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
54 <p><strong>Topik:</strong><strong>Bidang Ruang (Dimensi Tiga) I</strong></p>
54 <p><strong>Topik:</strong><strong>Bidang Ruang (Dimensi Tiga) I</strong></p>
55 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Titik, Garis, dan Bidang</strong></p>
55 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Titik, Garis, dan Bidang</strong></p>
56 <p>4. Diketahui sebuah kubus ABCD.EFGH dengan P titik tengah EF, Q titik tengah BF, R titik tengah CG, dan S titik tengah GH. Bidang yang sejajar dengan PR adalah ….</p>
56 <p>4. Diketahui sebuah kubus ABCD.EFGH dengan P titik tengah EF, Q titik tengah BF, R titik tengah CG, dan S titik tengah GH. Bidang yang sejajar dengan PR adalah ….</p>
57 <ol><li>CDGH</li>
57 <ol><li>CDGH</li>
58 <li>ADHE </li>
58 <li>ADHE </li>
59 <li>ABCD </li>
59 <li>ABCD </li>
60 <li>BCHE</li>
60 <li>BCHE</li>
61 <li>AFGD </li>
61 <li>AFGD </li>
62 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
62 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
63 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
63 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
64 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
64 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
65 <p>Dapat diperhatikan bahwa PR terletak pada bidang PQRS.</p>
65 <p>Dapat diperhatikan bahwa PR terletak pada bidang PQRS.</p>
66 <p>Dapat diperhatikan pula bahwa bidang PQRS sejajar dengan bidang BCHE.</p>
66 <p>Dapat diperhatikan pula bahwa bidang PQRS sejajar dengan bidang BCHE.</p>
67 <p>Oleh karena itu, PR juga sejajar dengan bidang BCHE.</p>
67 <p>Oleh karena itu, PR juga sejajar dengan bidang BCHE.</p>
68 <p>Dengan demikian, bidang yang sejajar dengan PR adalah bidang BCHE.</p>
68 <p>Dengan demikian, bidang yang sejajar dengan PR adalah bidang BCHE.</p>
69 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
69 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
70 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Sudut</strong></p>
70 <p><strong>Topik: Bidang Ruang: Sudut</strong></p>
71 <p><strong>Subtopik: Sudut Dua Garis</strong></p>
71 <p><strong>Subtopik: Sudut Dua Garis</strong></p>
72 <p>5. Jika panjang rusuk kubus ABCD.EFGH sama dengan 10 cm, maka cosinus sudut antara AE dan AC adalah …</p>
72 <p>5. Jika panjang rusuk kubus ABCD.EFGH sama dengan 10 cm, maka cosinus sudut antara AE dan AC adalah …</p>
73 <ol><li>0</li>
73 <ol><li>0</li>
74 <li>1/2</li>
74 <li>1/2</li>
75 <li>1/2 √2</li>
75 <li>1/2 √2</li>
76 <li>1/2 √3</li>
76 <li>1/2 √3</li>
77 <li>1</li>
77 <li>1</li>
78 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
78 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
79 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
79 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
80 <p>AE dan AC berpotongan di A, sehingga sudut antara AE dan AC adalah ∠CAE. Perhatikan garis AE tegak lurus dengan bidang ABCD, berarti AE tegak lurus dengan seluruh garis pada bidang ABCD, termasuk AC. Sehingga AE tegak lurus AC di titik A.</p>
80 <p>AE dan AC berpotongan di A, sehingga sudut antara AE dan AC adalah ∠CAE. Perhatikan garis AE tegak lurus dengan bidang ABCD, berarti AE tegak lurus dengan seluruh garis pada bidang ABCD, termasuk AC. Sehingga AE tegak lurus AC di titik A.</p>
81 <p>∠CAE = 90o</p>
81 <p>∠CAE = 90o</p>
82 <p>cos ∠CAE = cos 90o = 0</p>
82 <p>cos ∠CAE = cos 90o = 0</p>
83 <p>Maka cos ∠CAE = 0.</p>
83 <p>Maka cos ∠CAE = 0.</p>
84 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
84 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
85 <p><strong>Topik: Statistika Deskriptif</strong></p>
85 <p><strong>Topik: Statistika Deskriptif</strong></p>
86 <p><strong>Subtopik: Statistik Data Tunggal</strong></p>
86 <p><strong>Subtopik: Statistik Data Tunggal</strong></p>
87 <p>6. Data berat badan keluarga Cemara adalah 35, 42, 72, 12, 17. Median dari data tersebut adalah …</p>
87 <p>6. Data berat badan keluarga Cemara adalah 35, 42, 72, 12, 17. Median dari data tersebut adalah …</p>
88 <ol><li>12</li>
88 <ol><li>12</li>
89 <li>17</li>
89 <li>17</li>
90 <li>35</li>
90 <li>35</li>
91 <li>42</li>
91 <li>42</li>
92 <li>72</li>
92 <li>72</li>
93 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
93 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
94 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
94 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
95 <p>Median atau nilai tengah adalah data yang berada di tengah setelah data diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar.</p>
95 <p>Median atau nilai tengah adalah data yang berada di tengah setelah data diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar.</p>
96 <p>12, 17, 35, 42, 72</p>
96 <p>12, 17, 35, 42, 72</p>
97 <p>Jadi median data di atas adalah 35.</p>
97 <p>Jadi median data di atas adalah 35.</p>
98 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
98 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
99 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Kelas 12 SMA IPA 2023</a></strong></p>
99 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Kelas 12 SMA IPA 2023</a></strong></p>
100 <p><strong>Topik:</strong><strong>Statistika Deskriptif</strong></p>
100 <p><strong>Topik:</strong><strong>Statistika Deskriptif</strong></p>
101 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Ukuran Pemusatan Data Tunggal</strong></p>
101 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Ukuran Pemusatan Data Tunggal</strong></p>
102 <p><strong></strong>7. Jika rata-rata dari 10, 12, 12, 13, 14, 15, 15, dan <em>a</em> adalah 12,5, maka nilai<em>a</em>adalah ….</p>
102 <p><strong></strong>7. Jika rata-rata dari 10, 12, 12, 13, 14, 15, 15, dan <em>a</em> adalah 12,5, maka nilai<em>a</em>adalah ….</p>
103 <ol><li>9</li>
103 <ol><li>9</li>
104 <li>10</li>
104 <li>10</li>
105 <li>11</li>
105 <li>11</li>
106 <li>12</li>
106 <li>12</li>
107 <li>13</li>
107 <li>13</li>
108 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
108 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
109 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
109 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
110 <p>Pada kumpulan data tersebut, terdapat 8 buah data dengan rata-ratanya 12,5, maka didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
110 <p>Pada kumpulan data tersebut, terdapat 8 buah data dengan rata-ratanya 12,5, maka didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
111 <p>Dengan demikian, nilai<em>a</em> adalah 9.</p>
111 <p>Dengan demikian, nilai<em>a</em> adalah 9.</p>
112 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
112 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
113 <p><strong>Topik:</strong><strong>MINAT - Limit</strong></p>
113 <p><strong>Topik:</strong><strong>MINAT - Limit</strong></p>
114 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Limit Fungsi Trigonometri</strong></p>
114 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Limit Fungsi Trigonometri</strong></p>
115 <p>8. Nilai dari adalah ….</p>
115 <p>8. Nilai dari adalah ….</p>
116 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
116 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
117 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
117 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
118 <p>Ingat identitas trigonometri berikut!</p>
118 <p>Ingat identitas trigonometri berikut!</p>
119 <p>Dengan demikian, nilai dari dapat dihitung sebagai berikut.</p>
119 <p>Dengan demikian, nilai dari dapat dihitung sebagai berikut.</p>
120 <p><strong></strong><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
120 <p><strong></strong><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
121 <p><strong>Topik:</strong><strong>MINAT - Turunan</strong></p>
121 <p><strong>Topik:</strong><strong>MINAT - Turunan</strong></p>
122 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Turunan Fungsi Trigonometri &amp; Latihan Soal Turunan Trigonometri</strong></p>
122 <p><strong>Subtopik:</strong><strong>Turunan Fungsi Trigonometri &amp; Latihan Soal Turunan Trigonometri</strong></p>
123 <p>8. Turunan pertama dari fungsi adalah ….</p>
123 <p>8. Turunan pertama dari fungsi adalah ….</p>
124 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
124 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
125 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
125 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
126 <p>Diketahui bahwa .</p>
126 <p>Diketahui bahwa .</p>
127 <p>Dengan menggunakan aturan rantai, didapat turunan pertama dari fungsi tersebut adalah sebagai berikut.</p>
127 <p>Dengan menggunakan aturan rantai, didapat turunan pertama dari fungsi tersebut adalah sebagai berikut.</p>
128 <p>Ingat bahwa. Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
128 <p>Ingat bahwa. Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
129 <p><strong></strong><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
129 <p><strong></strong><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
130 <p>-</p>
130 <p>-</p>
131 <p>Yuk, maksimalkan belajarmu dengan <strong><a>Ruangguru Privat</a></strong>! Kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu bisa pilih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
131 <p>Yuk, maksimalkan belajarmu dengan <strong><a>Ruangguru Privat</a></strong>! Kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu bisa pilih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
132 <h2>FISIKA</h2>
132 <h2>FISIKA</h2>
133 <p><strong>Topik: Listrik Arus Searah</strong></p>
133 <p><strong>Topik: Listrik Arus Searah</strong></p>
134 <p><strong>Subtopik: Rangkaian Listrik</strong></p>
134 <p><strong>Subtopik: Rangkaian Listrik</strong></p>
135 <p>1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!</p>
135 <p>1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!</p>
136 <p>(1) Arus listrik berbanding terbalik dengan tegangan.</p>
136 <p>(1) Arus listrik berbanding terbalik dengan tegangan.</p>
137 <p>(2) Arus listrik berbanding lurus dengan tegangan.</p>
137 <p>(2) Arus listrik berbanding lurus dengan tegangan.</p>
138 <p>(3) Arus listrik berbanding terbalik dengan hambatan listrik.</p>
138 <p>(3) Arus listrik berbanding terbalik dengan hambatan listrik.</p>
139 <p>(4) Arus listrik berbanding lurus dengan hambatan listrik.</p>
139 <p>(4) Arus listrik berbanding lurus dengan hambatan listrik.</p>
140 <p>Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor …</p>
140 <p>Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor …</p>
141 <ol><li>1 dan 3</li>
141 <ol><li>1 dan 3</li>
142 <li>1 dan 4</li>
142 <li>1 dan 4</li>
143 <li>2 dan 3</li>
143 <li>2 dan 3</li>
144 <li>2 dan 4</li>
144 <li>2 dan 4</li>
145 <li>4 saja</li>
145 <li>4 saja</li>
146 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
146 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
147 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
147 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
148 <p>Kuat arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian dinyatakan dalam persamaan berikut.</p>
148 <p>Kuat arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian dinyatakan dalam persamaan berikut.</p>
149 <p>Berdasarkan persamaan tersebut, dapat diketahui bahwa kuat arus listrik sebanding dengan tegangan listrik dan berbanding terbalik dengan hambatan listrik.</p>
149 <p>Berdasarkan persamaan tersebut, dapat diketahui bahwa kuat arus listrik sebanding dengan tegangan listrik dan berbanding terbalik dengan hambatan listrik.</p>
150 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
150 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
151 <p><strong>Baca Juga:<a>Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel</a></strong></p>
151 <p><strong>Baca Juga:<a>Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel</a></strong></p>
152 <p><strong>Topik</strong><strong>: Listrik Arus Searah</strong><strong></strong></p>
152 <p><strong>Topik</strong><strong>: Listrik Arus Searah</strong><strong></strong></p>
153 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Rangkaian Listrik</strong></p>
153 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Rangkaian Listrik</strong></p>
154 <p><strong>Perhatikan rangkaian listrik berikut ini!</strong></p>
154 <p><strong>Perhatikan rangkaian listrik berikut ini!</strong></p>
155 <p>2. Jika pada rangkaian tersebut mengalir arus 3 A, nilai hambatan R adalah … ohm.</p>
155 <p>2. Jika pada rangkaian tersebut mengalir arus 3 A, nilai hambatan R adalah … ohm.</p>
156 <ol><li>1,2</li>
156 <ol><li>1,2</li>
157 <li>2,4</li>
157 <li>2,4</li>
158 <li>3,6</li>
158 <li>3,6</li>
159 <li>4,8</li>
159 <li>4,8</li>
160 <li>6,0</li>
160 <li>6,0</li>
161 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
161 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
162 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
162 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
163 <p>Besar hambatan total pada rangkaian adalah:</p>
163 <p>Besar hambatan total pada rangkaian adalah:</p>
164 <p>Resistor 8 ohm dan 32 ohm dipasang paralel, maka hambatan pengganti keduanya (Rp) yaitu:</p>
164 <p>Resistor 8 ohm dan 32 ohm dipasang paralel, maka hambatan pengganti keduanya (Rp) yaitu:</p>
165 <p>Rp dipasang seri dengan<em>R</em>, maka nilai hambatan<em>R</em>dapat diketahui dengan:</p>
165 <p>Rp dipasang seri dengan<em>R</em>, maka nilai hambatan<em>R</em>dapat diketahui dengan:</p>
166 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
166 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
167 <p><strong>Topik: Listrik Statis</strong></p>
167 <p><strong>Topik: Listrik Statis</strong></p>
168 <p><strong>Subtopik: Hukum Coulomb</strong></p>
168 <p><strong>Subtopik: Hukum Coulomb</strong></p>
169 <p>3. Gaya Coulomb yang dialami oleh muatan 4 C yang berada sejauh 3 meter dari muatan 3 C adalah …</p>
169 <p>3. Gaya Coulomb yang dialami oleh muatan 4 C yang berada sejauh 3 meter dari muatan 3 C adalah …</p>
170 <ol><li>1 x 109</li>
170 <ol><li>1 x 109</li>
171 <li>2 x 109</li>
171 <li>2 x 109</li>
172 <li>3 x 109</li>
172 <li>3 x 109</li>
173 <li>6 x 109</li>
173 <li>6 x 109</li>
174 <li>12 x 109</li>
174 <li>12 x 109</li>
175 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
175 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
176 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
176 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
177 <p>Gaya Coulomb yang dialami oleh dua buah muatan q1 dan q2 yang terpisah sejauh r dirumuskan sebagai:</p>
177 <p>Gaya Coulomb yang dialami oleh dua buah muatan q1 dan q2 yang terpisah sejauh r dirumuskan sebagai:</p>
178 <p>maka gaya Coulomb yang dialami oleh muatan 2 C adalah:</p>
178 <p>maka gaya Coulomb yang dialami oleh muatan 2 C adalah:</p>
179 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
179 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
180 <p><strong>Topik: Listrik Statis</strong></p>
180 <p><strong>Topik: Listrik Statis</strong></p>
181 <p><strong>Subtopik: Kapasitor</strong></p>
181 <p><strong>Subtopik: Kapasitor</strong></p>
182 <p>4. Pernyataan berikut ini yang benar mengenai muatan yang dapat disimpan dalam kapasitor adalah …</p>
182 <p>4. Pernyataan berikut ini yang benar mengenai muatan yang dapat disimpan dalam kapasitor adalah …</p>
183 <ol><li>Sebanding dengan tegangan</li>
183 <ol><li>Sebanding dengan tegangan</li>
184 <li>Sebanding dengan kuadrat tegangan</li>
184 <li>Sebanding dengan kuadrat tegangan</li>
185 <li>Berbanding terbalik dengan kuadrat tegangan</li>
185 <li>Berbanding terbalik dengan kuadrat tegangan</li>
186 <li>Berbanding terbalik dengan kapasitor tegangan</li>
186 <li>Berbanding terbalik dengan kapasitor tegangan</li>
187 <li>Berbanding terbalik dengan kapasitor kuadrat tegangan</li>
187 <li>Berbanding terbalik dengan kapasitor kuadrat tegangan</li>
188 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
188 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
189 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
189 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
190 <p>Muatan yang dapat disimpan pada kapasitor dapat diketahui dengan</p>
190 <p>Muatan yang dapat disimpan pada kapasitor dapat diketahui dengan</p>
191 <p>Berdasarkan formula tersebut dapat diketahui bahwa jumlah muatan yang dapat disimpan pada kapasitor sebanding dengan kapasitas kapasitor dan tegangan yang diberikan pada kapasitor.</p>
191 <p>Berdasarkan formula tersebut dapat diketahui bahwa jumlah muatan yang dapat disimpan pada kapasitor sebanding dengan kapasitas kapasitor dan tegangan yang diberikan pada kapasitor.</p>
192 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
192 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
193 <p><strong>Topik</strong><strong>: Listrik Statis</strong><strong></strong></p>
193 <p><strong>Topik</strong><strong>: Listrik Statis</strong><strong></strong></p>
194 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Energi Listrik</strong></p>
194 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Energi Listrik</strong></p>
195 <p>5. Suatu percikan dihasilkan di antara dua buah keping yang terisolasi dengan perbedaan potensial antar kepingnya adalah . Jika besar energi yang dihasilkan adalah , jumlah elektron yang mengalir pada saat itu adalah … buah.</p>
195 <p>5. Suatu percikan dihasilkan di antara dua buah keping yang terisolasi dengan perbedaan potensial antar kepingnya adalah . Jika besar energi yang dihasilkan adalah , jumlah elektron yang mengalir pada saat itu adalah … buah.</p>
196 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
196 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
197 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
197 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
198 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
198 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
199 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
199 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
200 <p>n = … ?</p>
200 <p>n = … ?</p>
201 <p><strong>Jawab:</strong></p>
201 <p><strong>Jawab:</strong></p>
202 <p>Besar muatan yang dipindahkan dari keping satu ke keping lainnya memenuhi</p>
202 <p>Besar muatan yang dipindahkan dari keping satu ke keping lainnya memenuhi</p>
203 <p>Dengan demikian, banyaknya elektron yang pindah yaitu</p>
203 <p>Dengan demikian, banyaknya elektron yang pindah yaitu</p>
204 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
204 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
205 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian, Sifat, Jenis &amp; Bentuk Magnet</a></strong></p>
205 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian, Sifat, Jenis &amp; Bentuk Magnet</a></strong></p>
206 <p><strong>Topik: Medan Magnet</strong></p>
206 <p><strong>Topik: Medan Magnet</strong></p>
207 <p><strong>Subtopik: Gaya Magnet</strong></p>
207 <p><strong>Subtopik: Gaya Magnet</strong></p>
208 <p>6. Sebuah partikel bergerak dari A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B secara tegak lurus.</p>
208 <p>6. Sebuah partikel bergerak dari A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B secara tegak lurus.</p>
209 <p>Jika partikel tersebut menempuh lintasan I, maka partikel yang dimaksud adalah …</p>
209 <p>Jika partikel tersebut menempuh lintasan I, maka partikel yang dimaksud adalah …</p>
210 <ol><li>Proton</li>
210 <ol><li>Proton</li>
211 <li>Neutron</li>
211 <li>Neutron</li>
212 <li>Elektron</li>
212 <li>Elektron</li>
213 <li>Positron</li>
213 <li>Positron</li>
214 <li>Quark</li>
214 <li>Quark</li>
215 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
215 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
216 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
216 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
217 <p>Berdasarkan kaidah tangan kanan, ibu jari menunjukkan arah kecepatan, keempat jari menunjukkan arah medan magnet, dan telapak tangan menunjukkan arah gaya Lorentz, maka partikel yang dimaksud bermuatan negatif. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah elektron.</p>
217 <p>Berdasarkan kaidah tangan kanan, ibu jari menunjukkan arah kecepatan, keempat jari menunjukkan arah medan magnet, dan telapak tangan menunjukkan arah gaya Lorentz, maka partikel yang dimaksud bermuatan negatif. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah elektron.</p>
218 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
218 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
219 <p><strong>Topik</strong><strong>: Medan Magnet</strong></p>
219 <p><strong>Topik</strong><strong>: Medan Magnet</strong></p>
220 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gaya Magnet</strong></p>
220 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gaya Magnet</strong></p>
221 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
221 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
222 <p>7. Sebuah positron bergerak dari A dengan kecepatan<em>v</em>memasuki medan magnet homogen<em>B</em>secara tegak lurus. Salah satu lintasan yang mungkin dilalui positron adalah ….</p>
222 <p>7. Sebuah positron bergerak dari A dengan kecepatan<em>v</em>memasuki medan magnet homogen<em>B</em>secara tegak lurus. Salah satu lintasan yang mungkin dilalui positron adalah ….</p>
223 <ol><li>mengikuti lintasan I</li>
223 <ol><li>mengikuti lintasan I</li>
224 <li>mengikuti lintasan II</li>
224 <li>mengikuti lintasan II</li>
225 <li>mengikuti lintasan III</li>
225 <li>mengikuti lintasan III</li>
226 <li>masuk ke bidang gambar</li>
226 <li>masuk ke bidang gambar</li>
227 <li>keluar dari bidang gambar</li>
227 <li>keluar dari bidang gambar</li>
228 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
228 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
229 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
229 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
230 <p>Positron merupakan partikel yang identik dengan elektron, namun bermuatan positif.</p>
230 <p>Positron merupakan partikel yang identik dengan elektron, namun bermuatan positif.</p>
231 <p>Medan magnet memiliki arah keluar bidang. Berdasarkan kaidah tangan kanan; ibu jari menunjukkan arah kecepatan, keempat jari menunjukkan arah medan magnet, dan telapak tangan menunjukkan arah gaya Lorentz, maka positron akan dibelokkan ke kanan ketika melewati medan magnet.</p>
231 <p>Medan magnet memiliki arah keluar bidang. Berdasarkan kaidah tangan kanan; ibu jari menunjukkan arah kecepatan, keempat jari menunjukkan arah medan magnet, dan telapak tangan menunjukkan arah gaya Lorentz, maka positron akan dibelokkan ke kanan ketika melewati medan magnet.</p>
232 <p>Dengan demikian, positron akan mengikuti lintasan III.</p>
232 <p>Dengan demikian, positron akan mengikuti lintasan III.</p>
233 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
233 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
234 <p><strong>Topik: Listrik Arus Bolak-Balik</strong></p>
234 <p><strong>Topik: Listrik Arus Bolak-Balik</strong></p>
235 <p><strong>Subtopik: Resonansi</strong></p>
235 <p><strong>Subtopik: Resonansi</strong></p>
236 <p>8. Rangkaian LC memiliki frekuensi sudut 200 rad/s. Jika besar induktor 4 H, maka kapasitas kapasitor yang digunakan pada rangkaian tersebut adalah …</p>
236 <p>8. Rangkaian LC memiliki frekuensi sudut 200 rad/s. Jika besar induktor 4 H, maka kapasitas kapasitor yang digunakan pada rangkaian tersebut adalah …</p>
237 <ol><li>1,25 μF</li>
237 <ol><li>1,25 μF</li>
238 <li>2,50 μF</li>
238 <li>2,50 μF</li>
239 <li>3,75 μF</li>
239 <li>3,75 μF</li>
240 <li>5,00 μF</li>
240 <li>5,00 μF</li>
241 <li>6,25 μF</li>
241 <li>6,25 μF</li>
242 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
242 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
243 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
243 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
244 <p>Kapasitas kapasitor yang digunakan dapat diketahui dengan menggunakan persamaan berikut.</p>
244 <p>Kapasitas kapasitor yang digunakan dapat diketahui dengan menggunakan persamaan berikut.</p>
245 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
245 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
246 <p><strong>Topik</strong><strong>: Listrik Arus Bolak-Balik</strong></p>
246 <p><strong>Topik</strong><strong>: Listrik Arus Bolak-Balik</strong></p>
247 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Rangkaian AC Resistif Murni</strong></p>
247 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Rangkaian AC Resistif Murni</strong></p>
248 <p>9. Terdapat suatu rangkaian AC resistif murni. Arus yang terbaca pada amperemeter sebesar 5 A dengan tegangan maksimum V. Jika arus maksimum yang mengalir diubah menjadi 10 A, nilai tegangan maksimumnya menjadi ….</p>
248 <p>9. Terdapat suatu rangkaian AC resistif murni. Arus yang terbaca pada amperemeter sebesar 5 A dengan tegangan maksimum V. Jika arus maksimum yang mengalir diubah menjadi 10 A, nilai tegangan maksimumnya menjadi ….</p>
249 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong><strong></strong></p>
249 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong><strong></strong></p>
250 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
250 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
251 <p>Arus yang terbaca pada amperemeter adalah arus efektif, maka diketahui:</p>
251 <p>Arus yang terbaca pada amperemeter adalah arus efektif, maka diketahui:</p>
252 <p>Hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan pada pada rangkaian arus bolak-balik dapat dinyatakan dengan persamaan:</p>
252 <p>Hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan pada pada rangkaian arus bolak-balik dapat dinyatakan dengan persamaan:</p>
253 <p>Hitung arus maksimum semula:</p>
253 <p>Hitung arus maksimum semula:</p>
254 <p>Resistor yang digunakan tidak diubah, maka dapat digunakan perbandingan:</p>
254 <p>Resistor yang digunakan tidak diubah, maka dapat digunakan perbandingan:</p>
255 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
255 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
256 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Elektromagnetik</strong><strong></strong></p>
256 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Elektromagnetik</strong><strong></strong></p>
257 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Transformator</strong></p>
257 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Transformator</strong></p>
258 <p>10. Seorang murid menginginkan tegangan listrik AC 2 V. Ia memiliki baterai 10 V dan transformator ideal yang jumlah lilitan sekunder dan primernya berturut-turut 100 dan 500. Dia menghubungkan lilitan primer dengan baterai. Ternyata dia tidak mendapatkan arus listrik yang diharapkan. Perbaikan yang dapat dilakukan adalah …</p>
258 <p>10. Seorang murid menginginkan tegangan listrik AC 2 V. Ia memiliki baterai 10 V dan transformator ideal yang jumlah lilitan sekunder dan primernya berturut-turut 100 dan 500. Dia menghubungkan lilitan primer dengan baterai. Ternyata dia tidak mendapatkan arus listrik yang diharapkan. Perbaikan yang dapat dilakukan adalah …</p>
259 <ol><li>Mengganti baterai 10 V dengan sumber tegangan AC 10 V.</li>
259 <ol><li>Mengganti baterai 10 V dengan sumber tegangan AC 10 V.</li>
260 <li>Mengganti baterai 10 V dengan sumber tegangan AC 20V.</li>
260 <li>Mengganti baterai 10 V dengan sumber tegangan AC 20V.</li>
261 <li>Mengubah hubungan lilitan 500 dengan baterai 10 V menjadi lilitan 100.</li>
261 <li>Mengubah hubungan lilitan 500 dengan baterai 10 V menjadi lilitan 100.</li>
262 <li>Menganti dengan transformator ideal yang jumlah lilitannya 100 dan 1.000.</li>
262 <li>Menganti dengan transformator ideal yang jumlah lilitannya 100 dan 1.000.</li>
263 <li>Mengganti dengan transformator yang memiliki efisiensi 100%.</li>
263 <li>Mengganti dengan transformator yang memiliki efisiensi 100%.</li>
264 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong><strong></strong></p>
264 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong><strong></strong></p>
265 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
265 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
266 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
266 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
267 <p><strong>Ditanya: </strong></p>
267 <p><strong>Ditanya: </strong></p>
268 <p>Perbaikan yang dapat dilakukan?</p>
268 <p>Perbaikan yang dapat dilakukan?</p>
269 <p><strong>Jawab:</strong></p>
269 <p><strong>Jawab:</strong></p>
270 <p>Trafo hanya bekerja pada sumber arus AC, maka baterai harus diganti karena baterai adalah sumber arus DC. Jadi, opsi yang tepat kemungkinan adalah A atau B.</p>
270 <p>Trafo hanya bekerja pada sumber arus AC, maka baterai harus diganti karena baterai adalah sumber arus DC. Jadi, opsi yang tepat kemungkinan adalah A atau B.</p>
271 <p>Kemudian hitung nilai sumber tegangan (Vp).</p>
271 <p>Kemudian hitung nilai sumber tegangan (Vp).</p>
272 <p>maka perbaikan yang dapat dilakukan siswa adalah mengganti baterai dengan sumber tegangan AC 10 V.</p>
272 <p>maka perbaikan yang dapat dilakukan siswa adalah mengganti baterai dengan sumber tegangan AC 10 V.</p>
273 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
273 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
274 <h2> KIMIA</h2>
274 <h2> KIMIA</h2>
275 <p><strong>Topik: Sifat Koligatif</strong></p>
275 <p><strong>Topik: Sifat Koligatif</strong></p>
276 <p><strong>Subtopik: Tekanan Osmotik</strong></p>
276 <p><strong>Subtopik: Tekanan Osmotik</strong></p>
277 <p>1. Tekanan osmotik larutan yang mengandung 24 gram urea (Mr = 60) dalam 200 mL larutan pada suhu 27 0C adalah …</p>
277 <p>1. Tekanan osmotik larutan yang mengandung 24 gram urea (Mr = 60) dalam 200 mL larutan pada suhu 27 0C adalah …</p>
278 <ol><li>13,46 atm</li>
278 <ol><li>13,46 atm</li>
279 <li>19,84 atm</li>
279 <li>19,84 atm</li>
280 <li>23,57 atm</li>
280 <li>23,57 atm</li>
281 <li>49,20 atm</li>
281 <li>49,20 atm</li>
282 <li>58,92 atm</li>
282 <li>58,92 atm</li>
283 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
283 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
284 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
284 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
285 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
285 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
286 <p><strong>Topik: Sifat Koligatif</strong></p>
286 <p><strong>Topik: Sifat Koligatif</strong></p>
287 <p><strong>Subtopik: Penurunan Titik Beku</strong></p>
287 <p><strong>Subtopik: Penurunan Titik Beku</strong></p>
288 <p>2. Titik beku zat nonelektrolit (Mr = 200) dalam 100 gram air adalah -1,395oC. Massa zat non elektrolit tersebut adalah … (Kb = 0,520 C/m).</p>
288 <p>2. Titik beku zat nonelektrolit (Mr = 200) dalam 100 gram air adalah -1,395oC. Massa zat non elektrolit tersebut adalah … (Kb = 0,520 C/m).</p>
289 <ol><li>6 gram</li>
289 <ol><li>6 gram</li>
290 <li>10 gram</li>
290 <li>10 gram</li>
291 <li>12 gram</li>
291 <li>12 gram</li>
292 <li>15 gram</li>
292 <li>15 gram</li>
293 <li>20 gram</li>
293 <li>20 gram</li>
294 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
294 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
295 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
295 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
296 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
296 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
297 <p><strong>Topik: Redoks dan Sel Elektrokimia</strong></p>
297 <p><strong>Topik: Redoks dan Sel Elektrokimia</strong></p>
298 <p><strong>Subtopik: Sel Elektrolisis</strong></p>
298 <p><strong>Subtopik: Sel Elektrolisis</strong></p>
299 <p>3. Pada elektrolisis lelehan CaCl2 dengan elektroda grafit, di anoda akan dihasilkan …</p>
299 <p>3. Pada elektrolisis lelehan CaCl2 dengan elektroda grafit, di anoda akan dihasilkan …</p>
300 <ol><li>Gas klor</li>
300 <ol><li>Gas klor</li>
301 <li>Gas hidrogen</li>
301 <li>Gas hidrogen</li>
302 <li>Larutan Mg(OH)2</li>
302 <li>Larutan Mg(OH)2</li>
303 <li>Logam Mg</li>
303 <li>Logam Mg</li>
304 <li>Gas oksigen</li>
304 <li>Gas oksigen</li>
305 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
305 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
307 <p>Elektrolisis lelehan CaCl2 dengan elektrode grafit:</p>
307 <p>Elektrolisis lelehan CaCl2 dengan elektrode grafit:</p>
308 <p>CaCl2 → Ca2+ + 2Cl-</p>
308 <p>CaCl2 → Ca2+ + 2Cl-</p>
309 <p>Ca2+ bereaksi di katoda karena merupakan lelehan logam alkali tanah.</p>
309 <p>Ca2+ bereaksi di katoda karena merupakan lelehan logam alkali tanah.</p>
310 <p>Cl- dapat bereaksi di anoda. Reaksinya sebagai berikut:</p>
310 <p>Cl- dapat bereaksi di anoda. Reaksinya sebagai berikut:</p>
311 <p>Katoda : Mg2+ (l) + 2e → Mg (s)</p>
311 <p>Katoda : Mg2+ (l) + 2e → Mg (s)</p>
312 <p>Anoda : 2Cl- (l) → Cl2 (g) + 2e</p>
312 <p>Anoda : 2Cl- (l) → Cl2 (g) + 2e</p>
313 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
313 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
314 <p><strong>Topik: Penyetaraan Reaksi Redoks</strong></p>
314 <p><strong>Topik: Penyetaraan Reaksi Redoks</strong></p>
315 <p><strong>Subtopik: Konsep Redoks dan Biloks</strong></p>
315 <p><strong>Subtopik: Konsep Redoks dan Biloks</strong></p>
316 <p>4. Perhatikan persamaan reaksi berikut!</p>
316 <p>4. Perhatikan persamaan reaksi berikut!</p>
317 <p> Bilangan oksidasi Sn berubah dari ….</p>
317 <p> Bilangan oksidasi Sn berubah dari ….</p>
318 <ol><li>+1 menjadi +2</li>
318 <ol><li>+1 menjadi +2</li>
319 <li>+2 menjadi +4</li>
319 <li>+2 menjadi +4</li>
320 <li>0 menjadi 0</li>
320 <li>0 menjadi 0</li>
321 <li>+4 menjadi +2</li>
321 <li>+4 menjadi +2</li>
322 <li>+2 menjadi -4</li>
322 <li>+2 menjadi -4</li>
323 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
323 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
324 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
324 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
325 <p><strong>Biloks Sn dalam SnCl</strong><strong>2</strong><strong>:</strong></p>
325 <p><strong>Biloks Sn dalam SnCl</strong><strong>2</strong><strong>:</strong></p>
326 <p><strong>Biloks Sn dalam SnCl</strong><strong>4</strong><strong>:</strong></p>
326 <p><strong>Biloks Sn dalam SnCl</strong><strong>4</strong><strong>:</strong></p>
327 <p>Bilangan oksidasi Sn berubah dari +2 menjadi +4.</p>
327 <p>Bilangan oksidasi Sn berubah dari +2 menjadi +4.</p>
328 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
328 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
329 <p><strong>Topik: Sel Elektrokimia</strong></p>
329 <p><strong>Topik: Sel Elektrokimia</strong></p>
330 <p><strong>Subtopik: Sel Volta</strong></p>
330 <p><strong>Subtopik: Sel Volta</strong></p>
331 <p>5. Diberikan data potensial elektroda standar berikut.</p>
331 <p>5. Diberikan data potensial elektroda standar berikut.</p>
332 <p>Pasangan logam yang dapat bereaksi dengan asam encer untuk menghasilkan gas hidrogen adalah ….</p>
332 <p>Pasangan logam yang dapat bereaksi dengan asam encer untuk menghasilkan gas hidrogen adalah ….</p>
333 <ol><li>Cu dan Pb</li>
333 <ol><li>Cu dan Pb</li>
334 <li>Pb dan Mn</li>
334 <li>Pb dan Mn</li>
335 <li>Cu dan Ag</li>
335 <li>Cu dan Ag</li>
336 <li>Pb dan Ag</li>
336 <li>Pb dan Ag</li>
337 <li>Ag dan Mn</li>
337 <li>Ag dan Mn</li>
338 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
338 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
339 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
339 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
340 <p>Gas hidrogen dapat terbentuk dari reduksi asam sesuai reaksi berikut.</p>
340 <p>Gas hidrogen dapat terbentuk dari reduksi asam sesuai reaksi berikut.</p>
341 <p>Logam yang dapat mereduksi asam encer berarti mengalami oksidasi. Jika mengalami oksidasi, logam tersebut memiliki potensial standar yang lebih rendah dari 0 yang menyebabkan tereduksinya hidrogen, yaitu<strong>Pb dan Mn</strong>.</p>
341 <p>Logam yang dapat mereduksi asam encer berarti mengalami oksidasi. Jika mengalami oksidasi, logam tersebut memiliki potensial standar yang lebih rendah dari 0 yang menyebabkan tereduksinya hidrogen, yaitu<strong>Pb dan Mn</strong>.</p>
342 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
342 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
343 <p><strong>Topik: Kimia Unsur</strong></p>
343 <p><strong>Topik: Kimia Unsur</strong></p>
344 <p><strong>Subtopik: Unsur Periode Ketiga</strong></p>
344 <p><strong>Subtopik: Unsur Periode Ketiga</strong></p>
345 <p>6. Unsur di alam dapat ditemui baik secara bebas atau berikatan membentuk senyawa. Senyawa tersebut dapat berupa molekul senyawa atau molekul unsur. Unsur yang terletak pada periode ketiga yang terdapat bebas di alam dalam bentuk unsur tanpa harus membentuk senyawa adalah …</p>
345 <p>6. Unsur di alam dapat ditemui baik secara bebas atau berikatan membentuk senyawa. Senyawa tersebut dapat berupa molekul senyawa atau molekul unsur. Unsur yang terletak pada periode ketiga yang terdapat bebas di alam dalam bentuk unsur tanpa harus membentuk senyawa adalah …</p>
346 <ol><li>Ar dan S</li>
346 <ol><li>Ar dan S</li>
347 <li>Na dan Mg</li>
347 <li>Na dan Mg</li>
348 <li>P dan Ar</li>
348 <li>P dan Ar</li>
349 <li>Na dan S</li>
349 <li>Na dan S</li>
350 <li>P dan S</li>
350 <li>P dan S</li>
351 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
351 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
352 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
352 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
353 <p>Unsur periode ketiga kecuali argon pada umumnya di alam berada dalam bentuk senyawa. Fakta itu menunjukkan kereaktifan unsur-unsur tersebut. Argon, seperti halnya unsur-unsur gas mulia lainnya, terdapat sebagai unsur bebas. Belerang, selain sebagai senyawa juga ditemukan dalam bentuk bebas.</p>
353 <p>Unsur periode ketiga kecuali argon pada umumnya di alam berada dalam bentuk senyawa. Fakta itu menunjukkan kereaktifan unsur-unsur tersebut. Argon, seperti halnya unsur-unsur gas mulia lainnya, terdapat sebagai unsur bebas. Belerang, selain sebagai senyawa juga ditemukan dalam bentuk bebas.</p>
354 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
354 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
355 <p><strong>Topik: Kimia Unsur</strong></p>
355 <p><strong>Topik: Kimia Unsur</strong></p>
356 <p><strong>Subtopik: Alkali, Alkali Tanah</strong></p>
356 <p><strong>Subtopik: Alkali, Alkali Tanah</strong></p>
357 <p>7. Rahayu ingin mengetahui jenis logam yang terkandung dalam cuplikan suatu garam dengan melakukan uji nyala. Setelah dilakukan uji nyala, ternyata didapatkan hasil warna merah, dapat disimpulkan garam tersebut mengandung kation dari …</p>
357 <p>7. Rahayu ingin mengetahui jenis logam yang terkandung dalam cuplikan suatu garam dengan melakukan uji nyala. Setelah dilakukan uji nyala, ternyata didapatkan hasil warna merah, dapat disimpulkan garam tersebut mengandung kation dari …</p>
358 <ol><li>Na</li>
358 <ol><li>Na</li>
359 <li>Ca</li>
359 <li>Ca</li>
360 <li>K</li>
360 <li>K</li>
361 <li>Li</li>
361 <li>Li</li>
362 <li>Ba</li>
362 <li>Ba</li>
363 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
363 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
364 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
364 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
365 <p>Hasil uji nyala terhadap unsur golongan alkali:</p>
365 <p>Hasil uji nyala terhadap unsur golongan alkali:</p>
366 <p>Natrium → kuning</p>
366 <p>Natrium → kuning</p>
367 <p>Barium → Hijau</p>
367 <p>Barium → Hijau</p>
368 <p>Litium → merah</p>
368 <p>Litium → merah</p>
369 <p>Kalsium → jingga</p>
369 <p>Kalsium → jingga</p>
370 <p>Kalium → ungu</p>
370 <p>Kalium → ungu</p>
371 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
371 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
372 <p><strong>Baca Juga:<a>Sifat Unsur Halogen dan Manfaatnya dalam Kehidupan Sehari-hari</a></strong></p>
372 <p><strong>Baca Juga:<a>Sifat Unsur Halogen dan Manfaatnya dalam Kehidupan Sehari-hari</a></strong></p>
373 <p><strong>Topik: Kimia Unsur 1</strong></p>
373 <p><strong>Topik: Kimia Unsur 1</strong></p>
374 <p><strong>Subtopik: Unsur Golongan Alkali Tanah</strong></p>
374 <p><strong>Subtopik: Unsur Golongan Alkali Tanah</strong></p>
375 <p>8. Unsur golongan alkali tanah yang menyusun komponen pada semen untuk bangunan adalah ….</p>
375 <p>8. Unsur golongan alkali tanah yang menyusun komponen pada semen untuk bangunan adalah ….</p>
376 <ol><li>magnesium</li>
376 <ol><li>magnesium</li>
377 <li>kalsium</li>
377 <li>kalsium</li>
378 <li>stronsium</li>
378 <li>stronsium</li>
379 <li>barium</li>
379 <li>barium</li>
380 <li>radium</li>
380 <li>radium</li>
381 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
381 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
382 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
382 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
383 <p>Semen adalah salah satu contoh pemanfaatan unsur logam alkali tanah. Semen merupakan suspensi dari banyak senyawa, utamanya oksida logam kalsium (CaO), silika (SiO2), alumina (Al2O3), dan oksida besi (Fe2O3). Unsur alkali tanah yang terkandung dalam semen adalah kalsium.</p>
383 <p>Semen adalah salah satu contoh pemanfaatan unsur logam alkali tanah. Semen merupakan suspensi dari banyak senyawa, utamanya oksida logam kalsium (CaO), silika (SiO2), alumina (Al2O3), dan oksida besi (Fe2O3). Unsur alkali tanah yang terkandung dalam semen adalah kalsium.</p>
384 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong></p>
384 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong></p>
385 <p><strong>Topik: Kimia Unsur 2</strong></p>
385 <p><strong>Topik: Kimia Unsur 2</strong></p>
386 <p><strong>Subtopik: Unsur Golongan Halogen</strong></p>
386 <p><strong>Subtopik: Unsur Golongan Halogen</strong></p>
387 <p>9. Unsur halogen yang paling mudah menangkap elektron adalah ….</p>
387 <p>9. Unsur halogen yang paling mudah menangkap elektron adalah ….</p>
388 <ol><li>fluorin</li>
388 <ol><li>fluorin</li>
389 <li>iodin</li>
389 <li>iodin</li>
390 <li>klorin</li>
390 <li>klorin</li>
391 <li>astatin</li>
391 <li>astatin</li>
392 <li>bromin</li>
392 <li>bromin</li>
393 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
393 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
394 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
394 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
395 <p>Unsur halogen yang paling mudah menangkap elektron adalah unsur yang memiliki nilai keelektronegatifan tertinggi. Dalam satu golongan, keelektronegatifan unsur dari atas ke bawah makin kecil. Urutannya adalah fluorin, klorin, bromin, iodin, dan astatin. Dengan demikian, unsur halogen yang paling mudah menangkap elektron adalah<strong>fluorin</strong>.</p>
395 <p>Unsur halogen yang paling mudah menangkap elektron adalah unsur yang memiliki nilai keelektronegatifan tertinggi. Dalam satu golongan, keelektronegatifan unsur dari atas ke bawah makin kecil. Urutannya adalah fluorin, klorin, bromin, iodin, dan astatin. Dengan demikian, unsur halogen yang paling mudah menangkap elektron adalah<strong>fluorin</strong>.</p>
396 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
396 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
397 <p><strong>Topik: Kimia Unsur 3</strong></p>
397 <p><strong>Topik: Kimia Unsur 3</strong></p>
398 <p><strong>Subtopik: Senyawa dan Ion Kompleks</strong></p>
398 <p><strong>Subtopik: Senyawa dan Ion Kompleks</strong></p>
399 <p>10. Berikut ini nama senyawa kompleks K2[Zn(CN)4] yang tepat adalah ….</p>
399 <p>10. Berikut ini nama senyawa kompleks K2[Zn(CN)4] yang tepat adalah ….</p>
400 <ol><li>kalium tetrasianozinkat(III)</li>
400 <ol><li>kalium tetrasianozinkat(III)</li>
401 <li>kalium tetrasianozinkat(II)</li>
401 <li>kalium tetrasianozinkat(II)</li>
402 <li>kalium tetrasianatozinkat(II)</li>
402 <li>kalium tetrasianatozinkat(II)</li>
403 <li>kalsium tetrasianozinkat(II)</li>
403 <li>kalsium tetrasianozinkat(II)</li>
404 <li>kalium tetrasianozink(II)</li>
404 <li>kalium tetrasianozink(II)</li>
405 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
405 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
406 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
406 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
407 <p>K2[Zn(CN)4] merupakan senyawa kompleks yang tersusun dari kation sederhana dengan anion kompleks. Reaksi ionisasi senyawa kompleksnya adalah sebagai berikut.</p>
407 <p>K2[Zn(CN)4] merupakan senyawa kompleks yang tersusun dari kation sederhana dengan anion kompleks. Reaksi ionisasi senyawa kompleksnya adalah sebagai berikut.</p>
408 <p>Dari reaksi di atas, terdapat 2 kation K+ dan 1 anion kompleks yang bermuatan 2-. Kation K+ diberi nama sesuai nama logamnya, yaitu ion<strong>kalium</strong>. Lalu, anion kompleksnya diberi nama sesuai aturan penamaan ion kompleks. Tetapi, tidak perlu diawali dengan kata “ion”.</p>
408 <p>Dari reaksi di atas, terdapat 2 kation K+ dan 1 anion kompleks yang bermuatan 2-. Kation K+ diberi nama sesuai nama logamnya, yaitu ion<strong>kalium</strong>. Lalu, anion kompleksnya diberi nama sesuai aturan penamaan ion kompleks. Tetapi, tidak perlu diawali dengan kata “ion”.</p>
409 <p>Ion kompleks [Zn(CN)4]2- memiliki 4 ligan CN- sehingga nama ligannya menjadi<strong>tetrasiano</strong>. Atom pusatnya adalah<strong>zink</strong>. Biloks atom Zn dapat kita hitung sebagai berikut.</p>
409 <p>Ion kompleks [Zn(CN)4]2- memiliki 4 ligan CN- sehingga nama ligannya menjadi<strong>tetrasiano</strong>. Atom pusatnya adalah<strong>zink</strong>. Biloks atom Zn dapat kita hitung sebagai berikut.</p>
410 <p>Oleh karena ion kompleks bermuatan negatif, atom pusat zink ditulis dengan nama Latin dan diberi akhiran -at, yaitu<strong>zinkat(II)</strong>. Dengan demikian, nama dari senyawa kompleks K2[Zn(CN)4] adalah<strong>kalium tetrasianozinkat(II)</strong>.</p>
410 <p>Oleh karena ion kompleks bermuatan negatif, atom pusat zink ditulis dengan nama Latin dan diberi akhiran -at, yaitu<strong>zinkat(II)</strong>. Dengan demikian, nama dari senyawa kompleks K2[Zn(CN)4] adalah<strong>kalium tetrasianozinkat(II)</strong>.</p>
411 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
411 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
412 <h2>BIOLOGI</h2>
412 <h2>BIOLOGI</h2>
413 <p><strong>Topik: Enzim</strong></p>
413 <p><strong>Topik: Enzim</strong></p>
414 <p><strong>Subtopik: Faktor yang mempengaruhi kerja enzim</strong></p>
414 <p><strong>Subtopik: Faktor yang mempengaruhi kerja enzim</strong></p>
415 <p>1. Perhatikan grafik di bawah ini!</p>
415 <p>1. Perhatikan grafik di bawah ini!</p>
416 <p>Berdasarkan grafik di atas, menunjukkan bahwa enzim …</p>
416 <p>Berdasarkan grafik di atas, menunjukkan bahwa enzim …</p>
417 <ol><li>Bekerja optimum pada pH basa</li>
417 <ol><li>Bekerja optimum pada pH basa</li>
418 <li>Bekerja optimum pada pH asam</li>
418 <li>Bekerja optimum pada pH asam</li>
419 <li>Rusak pada lingkungan asam</li>
419 <li>Rusak pada lingkungan asam</li>
420 <li>Tidak aktif pada lingkungan asam</li>
420 <li>Tidak aktif pada lingkungan asam</li>
421 <li>Bekerja optimum pada pH netral</li>
421 <li>Bekerja optimum pada pH netral</li>
422 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
422 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
423 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
423 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
424 <p>Grafik pada soal menunjukkan hubungan antara kecepatan kerja enzim dengan pH. Enzim pada grafik di atas menunjukkan bahwa enzim tersebut bekerja optimum pada pH asam yaitu pH 2, hal ini dibuktikan pada grafik aktivitas enzim mencapai 80 ketika berada pada pH 2. Jenis enzim yang bekerja pada pH 2 adalah enzim pepsin yang terdapat di dalam lambung. Fungsi utama enzim pepsin adalah memecah struktur protein yang ada di dalam makanan menjadi asam amino. Tubuh melakukan proses ini guna mempermudah penyerapan nutrisi di dalam usus. Proses pemecahan protein ini baru terjadi jika kadar asam atau pH di lambung berada di kisaran 1,5 hingga 2. Enzim pepsin tidak akan bekerja jika pH lambung berada di atas 4.</p>
424 <p>Grafik pada soal menunjukkan hubungan antara kecepatan kerja enzim dengan pH. Enzim pada grafik di atas menunjukkan bahwa enzim tersebut bekerja optimum pada pH asam yaitu pH 2, hal ini dibuktikan pada grafik aktivitas enzim mencapai 80 ketika berada pada pH 2. Jenis enzim yang bekerja pada pH 2 adalah enzim pepsin yang terdapat di dalam lambung. Fungsi utama enzim pepsin adalah memecah struktur protein yang ada di dalam makanan menjadi asam amino. Tubuh melakukan proses ini guna mempermudah penyerapan nutrisi di dalam usus. Proses pemecahan protein ini baru terjadi jika kadar asam atau pH di lambung berada di kisaran 1,5 hingga 2. Enzim pepsin tidak akan bekerja jika pH lambung berada di atas 4.</p>
425 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
425 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
426 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Saja Fungsi, Struktur, dan Sifat Enzim?</a></strong></p>
426 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Saja Fungsi, Struktur, dan Sifat Enzim?</a></strong></p>
427 <p><strong>Topik: Materi genetik</strong></p>
427 <p><strong>Topik: Materi genetik</strong></p>
428 <p><strong>Subtopik: DNA dan RNA</strong></p>
428 <p><strong>Subtopik: DNA dan RNA</strong></p>
429 <p>2. Berdasarkan teori endosimbion, DNA yang terdapat pada organel kloroplas berasal dari …</p>
429 <p>2. Berdasarkan teori endosimbion, DNA yang terdapat pada organel kloroplas berasal dari …</p>
430 <ol><li>Fusi sel yang terjadi antara dua jenis organisme eukariotik</li>
430 <ol><li>Fusi sel yang terjadi antara dua jenis organisme eukariotik</li>
431 <li>Organisme prokariotik fotosintetik yang tertelan leluhur sel eukariotik</li>
431 <li>Organisme prokariotik fotosintetik yang tertelan leluhur sel eukariotik</li>
432 <li>Organisme eukariotik fotosintetik yang tertelan leluhur sel prokariotik</li>
432 <li>Organisme eukariotik fotosintetik yang tertelan leluhur sel prokariotik</li>
433 <li>Organisme prokariotik aerob yang tertelan leluhur sel eukariotik</li>
433 <li>Organisme prokariotik aerob yang tertelan leluhur sel eukariotik</li>
434 <li>Peleburan materi genetik dari nukleus organisme eukariotik</li>
434 <li>Peleburan materi genetik dari nukleus organisme eukariotik</li>
435 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
435 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
436 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
436 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
437 <p>Teori endosimbion menjelaskan tentang proses asal-usul organel mitokondria dan kloroplas pada sel eukariotik. Kloroplas yang terdapat pada sel eukariotik berasal dari organisme prokariotik fotosintetik yang tertelan secara fagositosis oleh leluhur sel eukariotik. Organisme yang tertelan tersebut tidak dapat dicerna oleh sel sehingga sel prokariotik tersebut berkembang di dalam sel dengan memanfaatkan nutrisi yang ada di dalam sitoplasma. Organisme prokariotik yang tertelan tersebut lama-kelamaan akan berubah menjadi organel kloroplas. Bukti yang kuat yang menunjukkan kloroplas berasal dari sel prokariotik fotosintetik adalah RNA ribosomal kloroplas memiliki urutan basa nitrogen yang hampir sama dengan RNA bakteri fotosintetik tertentu dibandingkan RNA ribosomal yang ditranskripsikan dari nukleus sel eukariotik.</p>
437 <p>Teori endosimbion menjelaskan tentang proses asal-usul organel mitokondria dan kloroplas pada sel eukariotik. Kloroplas yang terdapat pada sel eukariotik berasal dari organisme prokariotik fotosintetik yang tertelan secara fagositosis oleh leluhur sel eukariotik. Organisme yang tertelan tersebut tidak dapat dicerna oleh sel sehingga sel prokariotik tersebut berkembang di dalam sel dengan memanfaatkan nutrisi yang ada di dalam sitoplasma. Organisme prokariotik yang tertelan tersebut lama-kelamaan akan berubah menjadi organel kloroplas. Bukti yang kuat yang menunjukkan kloroplas berasal dari sel prokariotik fotosintetik adalah RNA ribosomal kloroplas memiliki urutan basa nitrogen yang hampir sama dengan RNA bakteri fotosintetik tertentu dibandingkan RNA ribosomal yang ditranskripsikan dari nukleus sel eukariotik.</p>
438 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
438 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
439 <p><strong>Topik: Materi Genetik</strong></p>
439 <p><strong>Topik: Materi Genetik</strong></p>
440 <p><strong>Subtopik: Sintesis Protein</strong></p>
440 <p><strong>Subtopik: Sintesis Protein</strong></p>
441 <p>Perhatikan tabel berikut!</p>
441 <p>Perhatikan tabel berikut!</p>
442 <p>3. Jika di dalam nukleus sel terdapat DNA<em>template</em>berupa CAC - CCT - CGG - GGT - GTA. Kode DNA template tersebut akan dikodekan untuk membentuk protein yang digunakan untuk memperbaiki membran plasma sel yang rusak akibat serangan virus. Maka urutan asam amino yang dikodekan oleh DNA template tersebut adalah ….</p>
442 <p>3. Jika di dalam nukleus sel terdapat DNA<em>template</em>berupa CAC - CCT - CGG - GGT - GTA. Kode DNA template tersebut akan dikodekan untuk membentuk protein yang digunakan untuk memperbaiki membran plasma sel yang rusak akibat serangan virus. Maka urutan asam amino yang dikodekan oleh DNA template tersebut adalah ….</p>
443 <ol><li>W - V - Y - X - Z</li>
443 <ol><li>W - V - Y - X - Z</li>
444 <li>X - Z - V - W - Y</li>
444 <li>X - Z - V - W - Y</li>
445 <li>X - Z - W - V - Y</li>
445 <li>X - Z - W - V - Y</li>
446 <li>V - Y - X - Z - W</li>
446 <li>V - Y - X - Z - W</li>
447 <li>V - Y - X - W - Z</li>
447 <li>V - Y - X - W - Z</li>
448 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
448 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
449 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
449 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
450 <p>Jika kita sudah mendapatkan kode DNA maka kita dapat menentukan mRNA yang akan mengkode asam amino. Untuk menentukan kode mRNA maka gunakan basa nitrogen RNA, dimana sitosin berpasangan dengan guanin dan adenin berpasangan dengan timin.</p>
450 <p>Jika kita sudah mendapatkan kode DNA maka kita dapat menentukan mRNA yang akan mengkode asam amino. Untuk menentukan kode mRNA maka gunakan basa nitrogen RNA, dimana sitosin berpasangan dengan guanin dan adenin berpasangan dengan timin.</p>
451 <p><strong>DNA</strong>: CAC - CCT - CGG - GGT - GTA<strong>mRNA</strong>: GUG - GGA - GCC - CCA - CAU</p>
451 <p><strong>DNA</strong>: CAC - CCT - CGG - GGT - GTA<strong>mRNA</strong>: GUG - GGA - GCC - CCA - CAU</p>
452 <p>Maka, ketika kita sudah mendapatkan mRNA maka kita menentukan kode tRNA, dimana tRNA ini akan membawa asam amino sesuai dengan mRNA.</p>
452 <p>Maka, ketika kita sudah mendapatkan mRNA maka kita menentukan kode tRNA, dimana tRNA ini akan membawa asam amino sesuai dengan mRNA.</p>
453 <p><strong>mRNA</strong>: GUG - GGA - GCC - CCA - CAU<strong>tRNA</strong>: CAC - CCU - CGG - GGU - GUA</p>
453 <p><strong>mRNA</strong>: GUG - GGA - GCC - CCA - CAU<strong>tRNA</strong>: CAC - CCU - CGG - GGU - GUA</p>
454 <p>Ingat tRNA hanya membawa asam amino, tetapi yang mengkode asam amino adalah mRNA, maka jika mRNA adalah GUG - GGA - GCC - CCA - CAU maka asam amino adalah V - Y - X - Z - W. </p>
454 <p>Ingat tRNA hanya membawa asam amino, tetapi yang mengkode asam amino adalah mRNA, maka jika mRNA adalah GUG - GGA - GCC - CCA - CAU maka asam amino adalah V - Y - X - Z - W. </p>
455 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
455 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
456 <p><strong>Topik: Enzim</strong></p>
456 <p><strong>Topik: Enzim</strong></p>
457 <p><strong>Subtopik: Teori<em>Lock and Key</em></strong></p>
457 <p><strong>Subtopik: Teori<em>Lock and Key</em></strong></p>
458 <p>4. Berikut ini merupakan kerja enzim sesuai teori<em>lock and key</em>adalah …</p>
458 <p>4. Berikut ini merupakan kerja enzim sesuai teori<em>lock and key</em>adalah …</p>
459 <ol><li>Sisi aktif enzim dan substrat fleksibel dalam menghasilkan substrat</li>
459 <ol><li>Sisi aktif enzim dan substrat fleksibel dalam menghasilkan substrat</li>
460 <li>Memiliki bentuk enzim dan substrat yang dapat berubah-ubah</li>
460 <li>Memiliki bentuk enzim dan substrat yang dapat berubah-ubah</li>
461 <li>Memiliki bentuk enzim yang dapat berubah-ubah sesuai kondisi lingkungan</li>
461 <li>Memiliki bentuk enzim yang dapat berubah-ubah sesuai kondisi lingkungan</li>
462 <li>Sisi aktif enzim selalu fleksibel dalam menghasilkan suatu produk</li>
462 <li>Sisi aktif enzim selalu fleksibel dalam menghasilkan suatu produk</li>
463 <li>Memiliki sisi aktif yang bersifat spesifik sehingga dapat berikatan dengan substrat tertentu saja</li>
463 <li>Memiliki sisi aktif yang bersifat spesifik sehingga dapat berikatan dengan substrat tertentu saja</li>
464 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
464 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
465 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
465 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
466 <p>Teori<em>lock and key</em>menyatakan bahwa hanya substrat yang memiliki bentuk spesifik yang komplementer dengan sisi aktif enzim yang dapat berikatan dengan enzim tersebut dan bereaksi. Hal ini menyatakan bahwa enzim memiliki sisi aktif yang spesifik sehingga dapat berikatan hanya dengan substratnya. Sisi aktif enzim memiliki bentuk yang sesuai dengan substratnya agar dapat berikatan.</p>
466 <p>Teori<em>lock and key</em>menyatakan bahwa hanya substrat yang memiliki bentuk spesifik yang komplementer dengan sisi aktif enzim yang dapat berikatan dengan enzim tersebut dan bereaksi. Hal ini menyatakan bahwa enzim memiliki sisi aktif yang spesifik sehingga dapat berikatan hanya dengan substratnya. Sisi aktif enzim memiliki bentuk yang sesuai dengan substratnya agar dapat berikatan.</p>
467 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
467 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
468 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan</strong></p>
468 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan</strong></p>
469 <p><strong>Subtopik: Desain Penelitian</strong></p>
469 <p><strong>Subtopik: Desain Penelitian</strong></p>
470 <p>5. Seorang siswa kelas XII ingin melakukan suatu percobaan pengaruh cahaya terhadap arah gerak tanaman kacang merah. Judul penelitian tersebut adalah “pengaruh cahaya terhadap arah pertumbuhan kacang merah”. Rumusan masalah yang tepat dari percobaan yang dilakukan oleh siswa tersebut adalah …</p>
470 <p>5. Seorang siswa kelas XII ingin melakukan suatu percobaan pengaruh cahaya terhadap arah gerak tanaman kacang merah. Judul penelitian tersebut adalah “pengaruh cahaya terhadap arah pertumbuhan kacang merah”. Rumusan masalah yang tepat dari percobaan yang dilakukan oleh siswa tersebut adalah …</p>
471 <ol><li>Adakah pengaruh hormon terhadap pertumbuhan kacang merah?</li>
471 <ol><li>Adakah pengaruh hormon terhadap pertumbuhan kacang merah?</li>
472 <li>Arah gerak pertumbuhan kacang merah tidak dipengaruhi oleh suhu</li>
472 <li>Arah gerak pertumbuhan kacang merah tidak dipengaruhi oleh suhu</li>
473 <li>Tumbuhan kacang merah akan tumbuh ke arah datangnya cahaya</li>
473 <li>Tumbuhan kacang merah akan tumbuh ke arah datangnya cahaya</li>
474 <li>Tumbuhan kacang merah tidak tumbuh ke arah datangnya cahaya</li>
474 <li>Tumbuhan kacang merah tidak tumbuh ke arah datangnya cahaya</li>
475 <li>Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang merah?</li>
475 <li>Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang merah?</li>
476 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
476 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
477 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
477 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
478 <p>Rumusan masalah adalah masalah-masalah yang akan diuji melalui penelitian. Rumusan masalah harus berupa kalimat pertanyaan dimana pertanyaan tersebut akan terjawab melalui hasil penelitian.</p>
478 <p>Rumusan masalah adalah masalah-masalah yang akan diuji melalui penelitian. Rumusan masalah harus berupa kalimat pertanyaan dimana pertanyaan tersebut akan terjawab melalui hasil penelitian.</p>
479 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
479 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
480 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan</strong></p>
480 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan</strong></p>
481 <p><strong>Subtopik: Desain Penelitian</strong></p>
481 <p><strong>Subtopik: Desain Penelitian</strong></p>
482 <p>6. Sekelompok siswa kelas XII sedang melakukan penelitian yang berkaitan dengan pupuk urea dengan hasil pengamatan sebagai berikut.</p>
482 <p>6. Sekelompok siswa kelas XII sedang melakukan penelitian yang berkaitan dengan pupuk urea dengan hasil pengamatan sebagai berikut.</p>
483 <p>Kesimpulan yang tepat untuk hasil penelitian tersebutadalah …</p>
483 <p>Kesimpulan yang tepat untuk hasil penelitian tersebutadalah …</p>
484 <ol><li>Peningkatan konsentrasi pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan bayam.</li>
484 <ol><li>Peningkatan konsentrasi pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan bayam.</li>
485 <li>Pupuk urea sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.</li>
485 <li>Pupuk urea sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.</li>
486 <li>Pada hari ke-12 tinggi tanaman bayam paling optimal.</li>
486 <li>Pada hari ke-12 tinggi tanaman bayam paling optimal.</li>
487 <li>Semakin lama waktu tanam maka variasi tinggi tanaman bayam semakin banyak.</li>
487 <li>Semakin lama waktu tanam maka variasi tinggi tanaman bayam semakin banyak.</li>
488 <li>Peningkatan konsentrasi pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan bayam.</li>
488 <li>Peningkatan konsentrasi pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan bayam.</li>
489 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
489 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
490 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
490 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
491 <p>Pada tabel dapat kita lihat perbedaan pertumbuhan tinggi batang bayam dalam berbagai jenis konsentrasi pupuk urea. Pada tabel dapat kita lihat bahwa tanaman bayam yang diberi konsentrasi pupuk urea 40 ppm memiliki pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi pupuk urea lainnya. Maka dapat disimpulkan bawah konsentrasi pupuk urea 40 ppm baik untuk pertumbuhan tanaman tersebut. Pada setiap konsentrasi juga menunjukkan pertumbuhan yang optimal pada hari ke 12. Dengan demikian kesimpulannya adalah peningkatan konsentrasi pupuk urea berpengaruh terhadap pertumbuhan batang bayam.</p>
491 <p>Pada tabel dapat kita lihat perbedaan pertumbuhan tinggi batang bayam dalam berbagai jenis konsentrasi pupuk urea. Pada tabel dapat kita lihat bahwa tanaman bayam yang diberi konsentrasi pupuk urea 40 ppm memiliki pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi pupuk urea lainnya. Maka dapat disimpulkan bawah konsentrasi pupuk urea 40 ppm baik untuk pertumbuhan tanaman tersebut. Pada setiap konsentrasi juga menunjukkan pertumbuhan yang optimal pada hari ke 12. Dengan demikian kesimpulannya adalah peningkatan konsentrasi pupuk urea berpengaruh terhadap pertumbuhan batang bayam.</p>
492 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
492 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
493 <p><strong>Topik: Pola-pola Hereditas</strong></p>
493 <p><strong>Topik: Pola-pola Hereditas</strong></p>
494 <p><strong>Subtopik: Penentuan Jenis Kelamin</strong></p>
494 <p><strong>Subtopik: Penentuan Jenis Kelamin</strong></p>
495 <p>7. Jenis kelamin tipe ZW dapat ditemukan pada organisme …</p>
495 <p>7. Jenis kelamin tipe ZW dapat ditemukan pada organisme …</p>
496 <ol><li>Lebah jantan</li>
496 <ol><li>Lebah jantan</li>
497 <li>Kupu-kupu betina</li>
497 <li>Kupu-kupu betina</li>
498 <li>Lebah betina</li>
498 <li>Lebah betina</li>
499 <li>Lalat jantan</li>
499 <li>Lalat jantan</li>
500 <li>Lalat betina</li>
500 <li>Lalat betina</li>
501 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
501 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
502 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
502 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
503 <p>Tipe ZZ (jantan) dan ZW (betina) diterapkan pada unggas, reptil, ikan, dan kupu-kupu. Sehingga organisme yang memungkinkan bertipe ZW dalam pilihan soal di atas adalah kupu-kupu betina.</p>
503 <p>Tipe ZZ (jantan) dan ZW (betina) diterapkan pada unggas, reptil, ikan, dan kupu-kupu. Sehingga organisme yang memungkinkan bertipe ZW dalam pilihan soal di atas adalah kupu-kupu betina.</p>
504 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
504 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
505 <p><strong>Topik: Pola-pola Hereditas</strong></p>
505 <p><strong>Topik: Pola-pola Hereditas</strong></p>
506 <p><strong>Subtopik: Pewarisan Sifat pada Gen Berpautan</strong></p>
506 <p><strong>Subtopik: Pewarisan Sifat pada Gen Berpautan</strong></p>
507 <p>8. Individu yang bergenotip AaBbCcDD memiliki gen A terpaut dengan gen C. Apabila tidak terjadi pindah silang maka individu tersebut akan menghasilkan gamet sebanyak ….</p>
507 <p>8. Individu yang bergenotip AaBbCcDD memiliki gen A terpaut dengan gen C. Apabila tidak terjadi pindah silang maka individu tersebut akan menghasilkan gamet sebanyak ….</p>
508 <ol><li>12</li>
508 <ol><li>12</li>
509 <li>16</li>
509 <li>16</li>
510 <li>20</li>
510 <li>20</li>
511 <li>8</li>
511 <li>8</li>
512 <li>4</li>
512 <li>4</li>
513 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
513 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
514 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
514 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
515 <p>Cara menghitung jumlah gamet adalah , n adalah jumlah kombinasi gen heterozigot.</p>
515 <p>Cara menghitung jumlah gamet adalah , n adalah jumlah kombinasi gen heterozigot.</p>
516 <p>Jika genotipe induknya adalah AaBbCcDD dengan gen A dan C terpaut maka n adalah 2.</p>
516 <p>Jika genotipe induknya adalah AaBbCcDD dengan gen A dan C terpaut maka n adalah 2.</p>
517 <p>Jumlah gametnya adalah 2² = 4 macam gamet.</p>
517 <p>Jumlah gametnya adalah 2² = 4 macam gamet.</p>
518 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
518 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
519 <p><strong>Topik: Enzim</strong></p>
519 <p><strong>Topik: Enzim</strong></p>
520 <p><strong>Subtopik: Faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim</strong></p>
520 <p><strong>Subtopik: Faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim</strong></p>
521 <p>Perhatikan grafik berikut!</p>
521 <p>Perhatikan grafik berikut!</p>
522 <p>9. Grafik tersebut menunjukkan bahwa enzim ….</p>
522 <p>9. Grafik tersebut menunjukkan bahwa enzim ….</p>
523 <ol><li>tidak aktif pada lingkungan asam</li>
523 <ol><li>tidak aktif pada lingkungan asam</li>
524 <li>denaturasi pada lingkungan asam</li>
524 <li>denaturasi pada lingkungan asam</li>
525 <li>bekerja optimum pada lingkungan asam</li>
525 <li>bekerja optimum pada lingkungan asam</li>
526 <li>bekerja optimum pada lingkungan netral</li>
526 <li>bekerja optimum pada lingkungan netral</li>
527 <li>bekerja optimum pada lingkungan basa</li>
527 <li>bekerja optimum pada lingkungan basa</li>
528 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
528 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
529 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
529 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
530 <p>Grafik pada soal menunjukkan hubungan antara kecepatan kerja enzim dengan pH. Enzim pada grafik menunjukkan bahwa enzim tersebut bekerja optimum pada pH asam yaitu pH 1-2. Hal ini dibuktikan pada grafik aktivitas enzim mencapai 80 ketika berada pada pH 1. Jenis enzim yang bekerja pada pH asam adalah enzim pepsin yang terdapat di dalam lambung. Fungsi utama enzim pepsin adalah memecah struktur protein yang ada di dalam makanan menjadi asam amino. Tubuh melakukan proses ini guna mempermudah penyerapan nutrisi di dalam usus. Proses pemecahan protein ini baru terjadi jika kadar asam atau pH di lambung berada di kisaran 1,5 hingga 2. Enzim pepsin tidak akan bekerja jika pH lambung berada di atas 4.</p>
530 <p>Grafik pada soal menunjukkan hubungan antara kecepatan kerja enzim dengan pH. Enzim pada grafik menunjukkan bahwa enzim tersebut bekerja optimum pada pH asam yaitu pH 1-2. Hal ini dibuktikan pada grafik aktivitas enzim mencapai 80 ketika berada pada pH 1. Jenis enzim yang bekerja pada pH asam adalah enzim pepsin yang terdapat di dalam lambung. Fungsi utama enzim pepsin adalah memecah struktur protein yang ada di dalam makanan menjadi asam amino. Tubuh melakukan proses ini guna mempermudah penyerapan nutrisi di dalam usus. Proses pemecahan protein ini baru terjadi jika kadar asam atau pH di lambung berada di kisaran 1,5 hingga 2. Enzim pepsin tidak akan bekerja jika pH lambung berada di atas 4.</p>
531 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
531 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
532 <p><strong>Topik: Anabolisme</strong></p>
532 <p><strong>Topik: Anabolisme</strong></p>
533 <p><strong>Subtopik: Fotosintesis Reaksi Gelap</strong></p>
533 <p><strong>Subtopik: Fotosintesis Reaksi Gelap</strong></p>
534 <p>Perhatikan tabel berikut ini!</p>
534 <p>Perhatikan tabel berikut ini!</p>
535 <p>10. Pasangan yang tepat tentang tahapan siklus Calvin tersebut adalah ….</p>
535 <p>10. Pasangan yang tepat tentang tahapan siklus Calvin tersebut adalah ….</p>
536 <ol><li>I - A - 2</li>
536 <ol><li>I - A - 2</li>
537 <li>II - C - 3</li>
537 <li>II - C - 3</li>
538 <li>II - B - 1</li>
538 <li>II - B - 1</li>
539 <li>III - A - 2</li>
539 <li>III - A - 2</li>
540 <li>I - B - 3</li>
540 <li>I - B - 3</li>
541 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
541 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
542 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
542 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
543 <p>Siklus Calvin dalam proses fotosintesis terjadi di bagian stroma kloroplas. Siklus Calvin terjadi dalam tiga tahapan, yaitu:</p>
543 <p>Siklus Calvin dalam proses fotosintesis terjadi di bagian stroma kloroplas. Siklus Calvin terjadi dalam tiga tahapan, yaitu:</p>
544 <ol><li>Fiksasi karbon → pengikatan karbon dioksida. Pada siklus Calvin dilakukan oleh RuBP dengan dikatalisis enzim rubisco menghasilkan senyawa stabil berupa PGA atau asam fosfogliserat.</li>
544 <ol><li>Fiksasi karbon → pengikatan karbon dioksida. Pada siklus Calvin dilakukan oleh RuBP dengan dikatalisis enzim rubisco menghasilkan senyawa stabil berupa PGA atau asam fosfogliserat.</li>
545 <li>Reduksi PGA menjadi PGAL → 3 fosfogliserat dengan memperoleh fosfat dari ATP menjadi 1,3 fosfogliserat yang selanjutnya mengalami reduksi oleh elektron dari NADPH menjadi Gliseraldehid 3 fosfat atau PGAL.</li>
545 <li>Reduksi PGA menjadi PGAL → 3 fosfogliserat dengan memperoleh fosfat dari ATP menjadi 1,3 fosfogliserat yang selanjutnya mengalami reduksi oleh elektron dari NADPH menjadi Gliseraldehid 3 fosfat atau PGAL.</li>
546 <li>Regenerasi RuBP → Pembentukan kembali RuBP menggunakan PGAL dan ATP.</li>
546 <li>Regenerasi RuBP → Pembentukan kembali RuBP menggunakan PGAL dan ATP.</li>
547 </ol><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
547 </ol><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
548 <p>Gimana<em>nih</em>, teman-teman? Merasa<em>udah</em>optimal belum persiapannya? Kalau belum,<em>yuk</em>belajar lebih giat lagi.<em>Nah</em>, kalau kamu merasa kurang akan soal-soal latihan untuk bekal persiapan PAS nanti, jangan khawatir, di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>telah tersedia banyak sekali latihan soal yang bisa kamu kerjakan. Belajar jadi lebih seru dengan video belajar dan latihan soal anti remed!</p>
548 <p>Gimana<em>nih</em>, teman-teman? Merasa<em>udah</em>optimal belum persiapannya? Kalau belum,<em>yuk</em>belajar lebih giat lagi.<em>Nah</em>, kalau kamu merasa kurang akan soal-soal latihan untuk bekal persiapan PAS nanti, jangan khawatir, di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>telah tersedia banyak sekali latihan soal yang bisa kamu kerjakan. Belajar jadi lebih seru dengan video belajar dan latihan soal anti remed!</p>
549  
549